Kapolsek Tambora Himbau Kamtibmas Saat Tinjau Vihara Malam Imlek

Dutainfo.com-Jakarta: Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek, suasana penuh persiapan terasa di berbagai vihara di Kecamatan Tambora, Jakarta Barat.

Demi memastikan perayaan berjalan dengan aman dan lancar, Kapolsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Muhammad Kukuh Islami, S.I.K., M.I.K., didampingi Wakapolsek AKP Sudargo, S.H., serta Kanit Binmas IPTU Agus Sudrajat, S.H., melakukan pengecekan langsung ke sejumlah vihara pada Selasa malam (28/1/2025).

Dalam kegiatan ini, Kapolsek Tambora meninjau kesiapan vihara serta kesiapsiagaan personel Polsek Tambora yang bertugas menjaga keamanan.

Ia memastikan seluruh rangkaian ibadah dan perayaan dapat berlangsung dengan nyaman bagi umat Buddha yang merayakan.

“Kami ingin memastikan semua berjalan aman dan kondusif. Personel kami telah disiagakan di titik-titik strategis untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang akan menjalankan ibadah dan merayakan Imlek,” ujar Kompol Muhammad Kukuh Islami saat dikonfirmasi, Rabu, 29/1/2025.

Sejumlah vihara yang dikunjungi dalam giat ini antara lain Vihara Sabda Kasih di Jln. Prof Dr Latumenten, Vihara Toapekong Lie Tekkwan Tiat Kwaij Sian di Jln. Perniagaan Raya, Vihara Padilapa di Jln. Pejagalan III, serta Vihara Dewi Samudera di Jln. Bandengan Selatan.

Di sela-sela pengecekan, Kapolsek juga memberikan himbauan kamtibmas kepada para pengurus vihara agar selalu waspada terhadap potensi gangguan keamanan.

Untuk memperkuat koordinasi, ia menyerahkan nomor hotline Polsek Tambora (0817 1717 8687) agar pihak vihara dapat segera menghubungi kepolisian jika terjadi situasi darurat.

“Kami mengimbau kepada pengurus vihara dan masyarakat sekitar untuk selalu berkoordinasi dengan kepolisian. Jika ada hal yang mencurigakan atau membutuhkan bantuan, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui hotline yang telah disediakan,” tambahnya.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari para pengurus vihara.

Salah satu pengurus Vihara Sabda Kasih, menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian dan kesiapsiagaan kepolisian.

“Kami merasa lebih tenang karena pihak kepolisian turut menjaga keamanan di malam Imlek ini. Semoga perayaan Imlek bisa berjalan dengan lancar dan penuh berkah,” ujarnya dengan senyum penuh syukur.

Dengan pengamanan yang maksimal dan sinergi antara kepolisian serta pengurus vihara, diharapkan perayaan Imlek tahun ini dapat berjalan aman, nyaman, dan penuh kedamaian bagi seluruh umat yang merayakan. (Tim)

Polantas Jakbar: Jl Raya Grogol Genangan Air Capai 40 Cm

Dutainfo.com-Jakarta: Personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Metro Jakarta Barat sigap melakukan pengaturan lalu lintas serta pengalihan arus di sejumlah ruas jalan yang terdampak genangan air pada Rabu (29/1/2025).

Langkah ini diambil guna memastikan kelancaran arus kendaraan serta mengurangi risiko kecelakaan akibat genangan yang cukup tinggi di beberapa titik.

PS Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Mujiyanto, menyampaikan bahwa beberapa ruas jalan di wilayah Jakarta Barat mengalami genangan air yang cukup signifikan.

Salah satunya adalah Jl. Raya Daan Mogot depan Hotel Samara, arah Timur atau Samsat.

“Genangan di lokasi ini mulai surut dan sudah bisa dilalui di dua jalur, baik busway maupun arteri. Namun, demi kelancaran, arus lalu lintas tetap dialihkan sementara ke jalur busway,” ujarnya.

Selain itu, di Jl. Raya Grogol, arah Latumeten, depan RS Jiwa, genangan air mencapai 30 hingga 40 cm.

Hanya kendaraan besar seperti bus yang masih bisa melintas, sementara kendaraan roda dua disarankan mencari jalur alternatif.

Petugas telah melakukan pengalihan arus sebelum traffic light (TL) agar pengendara menuju Latumeten bisa menggunakan flyover Grogol.

Genangan juga terjadi di Jl. Panjang, tepatnya depan Perumahan Green Garden, dengan ketinggian air mencapai 30 hingga 40 cm.

Kendaraan roda empat masih dapat melintas dengan hati-hati. Begitu pula di Jl. Pangeran Tubagus Angke, dekat Rumah Duka Jelambar, dari arah Pesing menuju Jembatan 2, yang mengalami genangan air sekitar 20 cm bisa dilalui oleh kendaraan roda 4 maupun roda 2

Petugas menyarankan kendaraan untuk melintas melalui jalur alternatif di Pergudangan Jalan Fajar Aladin guna menghindari hambatan.

Dengan adanya pengaturan ini, Satlantas Polres Metro Jakarta Barat berharap masyarakat tetap berhati-hati dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

Keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama, terutama di tengah kondisi cuaca yang kurang bersahabat. (Tim)

Satlantas Polres Jakbar Atur Lalin Ditengah Genangan Air Ini Titiknya

Dutainfo.com-Jakarta: Personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Metro Jakarta Barat sigap melakukan pengaturan lalu lintas serta pengalihan arus di sejumlah ruas jalan yang terdampak genangan air pada Rabu (29/1/2025).

Langkah ini diambil guna memastikan kelancaran arus kendaraan serta mengurangi risiko kecelakaan akibat genangan yang cukup tinggi di beberapa titik.

PS Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Mujiyanto, menyampaikan bahwa beberapa ruas jalan di wilayah Jakarta Barat mengalami genangan air yang cukup signifikan.

Salah satunya adalah Jl. Raya Daan Mogot depan Hotel Samara, arah Timur atau Samsat.

“Genangan di lokasi ini mulai surut dan sudah bisa dilalui di dua jalur, baik busway maupun arteri. Namun, demi kelancaran, arus lalu lintas tetap dialihkan sementara ke jalur busway,” ujarnya.

Selain itu, di Jl. Raya Grogol, arah Latumeten, depan RS Jiwa, genangan air mencapai 30 hingga 40 cm.

Hanya kendaraan besar seperti bus yang masih bisa melintas, sementara kendaraan roda dua disarankan mencari jalur alternatif.

Petugas telah melakukan pengalihan arus sebelum traffic light (TL) agar pengendara menuju Latumeten bisa menggunakan flyover Grogol.

Genangan juga terjadi di Jl. Panjang, tepatnya depan Perumahan Green Garden, dengan ketinggian air mencapai 30 hingga 40 cm.

Kendaraan roda empat masih dapat melintas dengan hati-hati. Begitu pula di Jl. Pangeran Tubagus Angke, dekat Rumah Duka Jelambar, dari arah Pesing menuju Jembatan 2, yang mengalami genangan air sekitar 20 cm bisa dilalui oleh kendaraan roda 4 maupun roda 2

Petugas menyarankan kendaraan untuk melintas melalui jalur alternatif di Pergudangan Jalan Fajar Aladin guna menghindari hambatan.

Dengan adanya pengaturan ini, Satlantas Polres Metro Jakarta Barat berharap masyarakat tetap berhati-hati dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

Keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama, terutama di tengah kondisi cuaca yang kurang bersahabat. (Tim)

Kapolres Jakbar Tinjau Pam Vihara Turunkan 289 Personel Di Imlek 2025

Dutainfo.com-Jakarta: Polres Metro Jakarta Barat menerjunkan sekira 289 personel untuk mengamankan sebanyak 47 vihara atau tempat ibadah umat Budha jelang Imlek.

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi mengatakan, pihaknya melakukan pengamanan selama dua hari yaitu Selasa (28/1/2025 dan hari H Imlek Rabu (29/1/2025).

Twedi meninjau Vihara Dharma Bakti, Tamansari, Jakarta Barat untuk memastikan keamanan bagi para umat yang beribadah.

Ia juga sempat berbincang dengan salah satu pengurus vihara bernama Kong Tet Sen.

Dari lantai bawah dan lantai atas tempat ibadah, dilakukan pengecekan oleh polisi berpangkat melati tiga tersebut.

Setelah memastikan aman, ia pun memberikan keterangan kepada awak media di lantai bawah vihara tersebut.

“di Dharma Bakti ada 10 personel gabungan dari Polsek dan Koramil Tamansari yang sudah ditugaskan ,” kata Twedi di lokasi, Selasa.

Menurutnya, setiap vihara akan dilakukan pengamanan oleh aparat gabungan dengan jumlah berbeda tergantung dari besar dan kecilnya area tempat ibadah.

Twedi juga sudah mengerahkan tim penjinak bom dari Gegana untuk lakukam sterilisasi tempat ibadah.

Sehingga, kata dia ketika masyarakat menjalankan ibadah Imlek dalam kondisi tenang dan aman.

“Sudah kami lakukan (sterilisasi) mulai pukul 08.00 WIB dibeberapa vihara. Kami lakukan sterilisasi sesuai informasi dari intelegent. Kami lakukan penyisiran terhadap barang-barang yang dianggap berbahaya bagi para umat yang beribadah,” ungkapnya.

Dikesempatan yang sama Kabag Ops Polres Metro Jakarta Barat Akbp Tri Bayu Nugroho mengatakan, Selain personel di lapangan, Polres Metro Jakarta Barat juga menyiagakan 86 personel di markas sebagai tim power on hand untuk mengantisipasi kemungkinan kontijensi atau situasi darurat yang memerlukan pengerahan cepat.

Pengamanan ini dilaksanakan sebagai bentuk komitmen Polres Metro Jakarta Barat dalam menjaga keharmonisan, keberagaman, dan toleransi di tengah masyarakat.

“Kami ingin memastikan perayaan Tahun Baru Imlek berjalan dengan aman, damai, dan penuh kebahagiaan. Semoga semua warga yang merayakan dapat menjalankan ibadah dan tradisinya dengan tenang,” tambahnya. (Tim)

Ini Rekayasa Lalin Di Sekitar Festival Bandeng Rawa Belong Jakbar

Dutainfo.com-Jakarta: Kemeriahan terasa di kawasan Rawa Belong, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Selasa, 28 Januari 2025, saat Festival Bandeng Rawa Belong 2025 digelar dengan semarak.

Acara ini tidak hanya menjadi perayaan budaya, tetapi juga momentum penting dalam menyongsong peringatan 5 abad Kota Jakarta.

Festival ini menghadirkan nuansa khas budaya Betawi yang begitu kental, mulai dari seni pertunjukan, musik tradisional, hingga kuliner khas.

Kehadiran bandeng sebagai simbol kekayaan wilayah Rawa Belong semakin menambah daya tarik acara yang dihadiri oleh warga dari berbagai penjuru Jakarta.

Untuk mendukung kelancaran kegiatan, Sat Lantas Polres Metro Jakarta Barat memberlakukan rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi.

PS Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Mujiyanto, menjelaskan bahwa rekayasa lalu lintas dilakukan di beberapa titik guna mengurai kemacetan akibat tingginya antusiasme masyarakat.

“Rekayasa lalu lintas yang kami terapkan meliputi contra flow dari Simpang Jalan Adam hingga TL Rawa Belong, kanalisasi di Pertigaan Rawa Belong, dan pengaturan Single-Side Arrangement (SSA) di Jalan Salam, Jalan Isa, hingga Simpang Bang Pitung. Pengaturan ini diberlakukan mulai pukul 06.30 WIB hingga acara selesai,” ujar Kompol Mujiyanto saat dikonfirmasi, Selasa, 28/1/2025.

Festival ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga menjadi wujud pelestarian budaya lokal.

Kehangatan interaksi antarwarga dan semangat gotong royong mencerminkan kuatnya ikatan sosial di tengah masyarakat Jakarta Barat. (Tim)