Terkait Kasus Dugaan Pemerasan Oleh Pamen Polri AKBP Bintoro, Polda Metro Jaya Akan Usut Tuntas

Foto: Kabid Propam Polda Metro Jaya Kombes Pol Radjo Alriadi Harahap (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Polda Metro Jaya melalui Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Metro Jaya, terus mendalami kasus dugaan pemerasan yang dilakukan oleh mantan Perwira Menengah (Pamen) Polri AKBP Bintoro sewaktu menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan.

Polda Metro Jaya, berjanji akan mengusut tuntas kasus tersebut.

“Ya benar Polda Metro Jaya telah diasistensi dari awal penanganan oleh Divisi Propam Polri,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam, kepada awak media, Rabu (29/1/2025).

Masih kata Kombes Pol Ade Ary, Polda Metro Jaya, berkomitmen mengusut tuntas kasus ini dan akan menindak tegas segala bentuk pelanggaran yang dilakukan oleh anggota secara prosedural, proporsional dan profesional.

Sementara Kepala Bidang Propam Polda Metro Jaya, Kombes Pol Radjo Alriadi Harahap, mengatakan pihaknya akan segera menyelesaikan penyelidikan dugaan pemerasan itu.

“Kami akan segera menggelar Kode Etik Profesi Polri (KKEP), terhadap AKBP Bintoro dan tiga anggota polri lainya,” tegas Radjo.

Jadi sesuai dengan pemberitaan yang sudah kita ketahui bersama, yang sudah ramai dan viral, Polda Metro Jaya telah melakukan penyelidikan Pengamanan Internal dugaan pelanggaran kode etik terhadap AKBP Bintoro dan rekan-rekannya.

“Kami dari Bidpropam Polda Metro Jaya dan Paminal akan segera menyelenggarakan sidang kode etik terhadap AKBP Bintoro dan rekan-rekannya,” ungkap Kombes Pol Radjo.

Total ada 4 orang yang telah dilakukan penempatan khusus (patsus) terkait kejadian tersebut.

Kasus ini bermula dari perkara dugaan pembunuhan dan kekerasan terhadap dua anak dibawah umur yang tengah diusut AKBP Bintoro yang saat itu menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, dengan menangkap dua tersangka yakni AN dan MBH, yang terjadi di salah satu Hotel di Jaksel, sedangkan dua korban itu adalah anak dibawah umur inisial N dan X.

Kedua korban dv iduga dicekoki narkoba hingga overdosis, dan diduga diperkosa sebelum akhirnya meninggal dunia.
(**)

Bahu Membahu Polsek Dan Koramil Cengkareng Evakuasi Warga Kebanjiran Di Taman Kencana

Dutainfo.com-Jakarta: Potret kebersamaan dan kepedulian terlihat di Jalan Taman Kencana, RT 01/12, Kelurahan Cengkareng Barat, Jakarta Barat, saat personel Polsek Cengkareng bersama 3 Pilar dan warga bahu membahu mengevakuasi warga yang terdampak banjir, Rabu (29/1/2025).

Dengan mengenakan seragam lengkap, para personel kepolisian turun langsung ke lokasi, membantu warga menggunakan perahu karet untuk memastikan mereka bisa dievakuasi dengan aman.

Kapolsek Cengkareng Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Abdul Jana, bersama Lurah Cengkareng Barat, Mustika Briliantoro, turut hadir untuk memantau situasi dan memastikan proses evakuasi berjalan lancar.

Menurut Kapolsek Abdul Jana, ketinggian air di kawasan tersebut bervariasi antara 30 hingga 80 cm, yang membuat akses jalan sulit dilalui kendaraan.

“Kami terus berkoordinasi dengan Unit Alkal Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta, yang saat ini sedang melakukan upaya pemompaan agar genangan segera surut,” ujarnya. Rabu, 29/1/2025.

Meskipun genangan air cukup tinggi, kondisi listrik masih normal dan belum ada laporan pemadaman.

Sejauh ini, belum ada warga yang mengungsi, karena sebagian besar masih bertahan di rumah, terutama mereka yang memiliki bangunan bertingkat.

Sementara itu, untuk menghindari kerusakan kendaraan akibat banjir, warga memilih memarkirkan kendaraan mereka di area Ruko Sedayu Square, yang memiliki lokasi lebih tinggi dan aman dari genangan.

Aksi cepat tanggap yang dilakukan oleh kepolisian dan aparat setempat mendapat apresiasi dari warga.

Pak Herman (52), salah satu warga yang dievakuasi, mengungkapkan rasa terima kasihnya.

“Alhamdulillah, bantuan cepat datang. Polisi dan warga saling membantu, jadi kami merasa lebih tenang meski kondisi masih banjir,” ujarnya.

Abdul Jana menegaskan bahwa pihaknya akan terus siaga di lokasi untuk memastikan keamanan dan memberikan bantuan kepada warga yang membutuhkan.

“Kami akan terus melakukan pemantauan dan siap membantu evakuasi jika ada warga yang membutuhkan,” tambahnya. (Tim)

Polsek Cengkareng Evakuasi Warga Dampak Banjir Di Taman Kencana

Dutainfo.com-Jakarta: Potret kebersamaan dan kepedulian terlihat di Jalan Taman Kencana, RT 01/12, Kelurahan Cengkareng Barat, Jakarta Barat, saat personel Polsek Cengkareng bersama 3 Pilar dan warga bahu membahu mengevakuasi warga yang terdampak banjir, Rabu (29/1/2025).

Dengan mengenakan seragam lengkap, para personel kepolisian turun langsung ke lokasi, membantu warga menggunakan perahu karet untuk memastikan mereka bisa dievakuasi dengan aman.

Kapolsek Cengkareng Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Abdul Jana, bersama Lurah Cengkareng Barat, Mustika Briliantoro, turut hadir untuk memantau situasi dan memastikan proses evakuasi berjalan lancar.

Menurut Kapolsek Abdul Jana, ketinggian air di kawasan tersebut bervariasi antara 30 hingga 80 cm, yang membuat akses jalan sulit dilalui kendaraan.

“Kami terus berkoordinasi dengan Unit Alkal Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta, yang saat ini sedang melakukan upaya pemompaan agar genangan segera surut,” ujarnya. Rabu, 29/1/2025.

Meskipun genangan air cukup tinggi, kondisi listrik masih normal dan belum ada laporan pemadaman.

Sejauh ini, belum ada warga yang mengungsi, karena sebagian besar masih bertahan di rumah, terutama mereka yang memiliki bangunan bertingkat.

Sementara itu, untuk menghindari kerusakan kendaraan akibat banjir, warga memilih memarkirkan kendaraan mereka di area Ruko Sedayu Square, yang memiliki lokasi lebih tinggi dan aman dari genangan.

Aksi cepat tanggap yang dilakukan oleh kepolisian dan aparat setempat mendapat apresiasi dari warga.

Pak Herman (52), salah satu warga yang dievakuasi, mengungkapkan rasa terima kasihnya.

“Alhamdulillah, bantuan cepat datang. Polisi dan warga saling membantu, jadi kami merasa lebih tenang meski kondisi masih banjir,” ujarnya.

Abdul Jana menegaskan bahwa pihaknya akan terus siaga di lokasi untuk memastikan keamanan dan memberikan bantuan kepada warga yang membutuhkan.

“Kami akan terus melakukan pemantauan dan siap membantu evakuasi jika ada warga yang membutuhkan,” tambahnya. (Tim)

Genangan Air 20 Cm Masih Menggenang Di Jelambar Baru Gropet

Foto: Genangan air di Jelambar Barat II Raya, Kelurahan Jelambar Baru, Grogol Petamburan Jakbar (dok dutainfo.com)

dutainfo.com-Jakarta: Hujan deras yang mengguyur Kota Jakarta pada Selasa 28-1-2025 sore hari, hingga pagi hari Rabu 29-1-2025, membuat genangan air di Jakarta Barat khususnya wilayah Kelurahan Jelambar Baru, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Pantauan awak media dutainfo.com, pada Rabu 29/1/2025, pukul 17.00 WIB, di ruas Jalan Raya Jelambar Barat II dan sekitanya, genangan air mencapai 20 Cm, masih menggenang.

Namun terlihat untuk kendaraan roda dua dan roda empat masih aman untuk melintas di Jalan Raya Jelambar Barat II dan sekitarnya.

Namun untuk warga sekitar dan pejalan kaki dihimbau untuk waspada mengingat curah hujan kemungkinan akan turun lagi di wilayah khususnya Jakarta Barat, dan hindari selokan-selokan atau got yang tertutup genangan air. (Tim)

Kapolsek Kebon Jeruk Bersama Tiga Pilar Tinjau Lokasi Banjir

Dutainfo.com-Jakarta: Hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta sejak Selasa malam menyebabkan sejumlah titik mengalami genangan air.

Menyikapi hal ini, Kapolsek Kebon Jeruk Polres Metro Jakarta Barat, KOMPOL Nur Aqsha Ferdianto, bersama Wakapolsek dan unsur Tiga Pilar turun langsung untuk mengecek kondisi wilayah terdampak, Rabu (29/1/2025).

Berdasarkan pantauan dilokasi terlihat Kapolsek Kebon jeruk Kompol Nur Aqsha Ferdianto bersama jajaran melaksanakan pengaturan lalu lintas di jalan panjang perempatan MCD Green Garden Kebon Jeruk Jakarta Barat

Mereka memastikan akses jalan tetap bisa dilalui warga serta tidak ada korban atau kerusakan yang membahayakan.

“Kami melakukan pengecekan langsung untuk memastikan situasi tetap kondusif. Dari hasil pantauan, beberapa titik di Kelurahan Duri Kepa, Sukabumi Utara, Kedoya Utara, dan Kedoya Selatan mengalami genangan air dengan ketinggian bervariasi, mulai dari 10 hingga 25 cm. Namun, secara umum, kondisi masih terkendali,” ujar Kompol Nur Aqsha Ferdianto, saat dikonfirmasi, Rabu, 29/1/2025.

Di Kelurahan Duri Kepa, genangan setinggi 15 cm terpantau di depan Pospol Duri Kepa RW 05 dan Jalan Mangga 1 RW 03. Sementara di Jalan Patra RW 02, air telah surut sepenuhnya.

Sedangkan di wilayah Sukabumi Utara, genangan nihil

Namun, genangan lebih tinggi terpantau di Kedoya Selatan, dengan beberapa titik seperti RT 004/05 mengalami ketinggian air hingga 25 cm.

Kapolsek bersama tim memastikan tidak ada warga yang terdampak secara serius dan menghimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan susulan.

Selain melakukan pengecekan, Kapolsek juga berkoordinasi dengan petugas terkait untuk memastikan aliran air dapat segera surut.

“Kami tetap berkoordinasi dengan pihak PPSU dan Sudin Sumber Daya Air agar penanganan genangan bisa dilakukan secepat mungkin,” tambahnya.

Dengan upaya yang terus dilakukan oleh jajaran Polsek Kebon Jeruk bersama Tiga Pilar, diharapkan kondisi wilayah segera kembali normal dan masyarakat bisa beraktivitas tanpa hambatan.

Kapolsek juga mengimbau warga untuk tetap waspada dan segera melaporkan jika terjadi kondisi darurat. (Tim)