Polsek Gropet Bantu WNA Tiongkok Temukan HP Hilang Di Taksi Online

Dutainfo.com-Jakarta: Kepolisian Sektor Grogol Petamburan Polres Metro Jakarta Barat menunjukkan respons cepat dan pelayanan humanis kepada masyarakat, termasuk warga negara asing, dengan membantu seorang pria asal Tiongkok yang kehilangan telepon genggamnya.

Peristiwa terjadi pada Sabtu (31/5/2025), ketika Wang Chaoxu, WNA asal Tiongkok, mendatangi Polsek Grogol Petamburan dalam kondisi panik.

Ia kehilangan ponsel jenis iPhone 14 Pro Max yang tertinggal di dalam kendaraan taksi online saat perjalanan menuju Mall Taman Anggrek.

Menindaklanjuti laporan tersebut, anggota Reskrim Polsek Grogol Petamburan Briptu Novin Setya Wijaya langsung bergerak cepat.

Ia menghubungi call center penyedia layanan taksi online dan berkoordinasi untuk melacak kendaraan yang ditumpangi korban.

Setelah melalui proses pelacakan dan komunikasi intensif, sekitar pukul 19.09 WIB, ponsel berhasil ditemukan di area depan Hotel Kyriad Airport Jakarta.

Barang tersebut kemudian diamankan dan diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Saat dikonfirmasi Kapolsek Grogol Petamburan Polres Metro Jakarta Barat Kompol Reza Hafiz Gumilang menjelaskan apa yang dilakukan oleh anggota kami merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat terutama bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian

“Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan latar belakang, termasuk warga negara asing yang memerlukan bantuan,” ujar Kompol Reza Hafiz Gumilang saat dikonfirmasi, Minggu, 1/6/2025

“Tindakan cepat ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri dalam memberikan rasa aman dan membantu menyelesaikan masalah yang dihadapi warga secara humanis dan profesional,” tambahnya.

Wang Chaoxu mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kepolisian Indonesia atas kecepatan dan ketulusan dalam membantu.

Ia mengaku terkesan dengan pelayanan yang diberikan oleh anggota kepolisian di Jakarta Barat. (Tim)

Ngaku LSM Dan Wartawan Peras Jaksa Kejati DKI, Berakhit Ditangkap

dutainfo.com-Jakarta: Seorang pria inisial LSN, ditangkap tim Intelijen Kejaksaan Tinggi DKI, Jakarta, pasalnya LSN ini diduga melakukan pemerasan terhadap jaksa di Kejati DKI.

Kepala Seksi Penerangan Hukum, Kejati DKI, Syahron Hasibuan, mengatakan, LSN ini kerap mengaku-ngaku sebagai LSM dan Wartawan.

“Ya, dia mengaku sebagai wartawan kadang juga sebagai LSM,” ujar Syahron Hasibuan kepada awak media, Jumat (30/5/2025).

Pelaku LSN, ini ditangkap tim Intelijen Kejati DKI, di depan kantor Kejati DKI, Jakarta pada Rabu (28/5/2025).

Pemerasan dilakukan setelah LSN, ini mengikuti persidangan hingga kemudian melayangkan tuduhan terhadap jaksa melalui WhatsApp, tak hanya itu pelaku juga mengancam akan menggelar demo.

LSN juga menuding jaksa telah membuat persekongkolan dalam penanganan perkara.

“Kemudian membuat berita di media massa dan sarana untuk unjuk rasa, bahwa jaksa TH, yang menyidangkan perkara bersekongkol dengan pejabat bea cukai dengan tak melakukan penetapan tersangka kepada seseorang inisial AJ,” ungkapnya.

Masih kata Syahron, pada 27 Mei 2025, LSN menghubungi pejabat struktural Kejati DKI, inisial AR dan meminta uang.

Selanjutnya pejabat AR itu menemui LSN, di depan Kantor Kejati DKI, LSN meminta uang Rp 5 juta dan berjanji tak akan memberitakan lagi terkait penanganan perkara Bea Cukai yang ditangani oleh Jaksa TH.

“Sesaat kemudian tim intelijen Kejati DKI, melakukan pemeriksaan awal terhadap LSN dan menemukan rekaman suara yang berisikan ancaman dan permintaan uang kepada AR, dan didalam tas LSN tim menemukan uang Rp 5 juta didalam tas LSN,” papar Syahron.

Selanjutnya LSN diserahkan ke pihak Polda Metro Jaya, guna ditindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku.
(**)

Polri Tegaskan Akan Tindak Tegas Aksi Premanisme Yang Ganggu Masyarakat

Foto: Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Kepala Kepolisian Republik Indonesia, (Kapolri), Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, menegaskan tak akan memberikan ruang bagi aksi premanisme di Indonesia.

Masyarakat harus menjalankan aktivitas dengan aman baik siang hingga malam.

“Yang jelas kaitan preman, kita tentunya tidak ingin premanisme membuat aktivitas masyarakat jadi resah,” ujar Jenderal Pol Sigit, kepada awak media, Rabu (28/5/2025).

Masih kata Kapolri, setiap kementerian maupun lembaga telah memiliki langkah guna antisipasi premanisme yang mengganggu.

“Apabila terdapat perilaku kriminal, polri akan langsung menindak tegas,” ujarnya.

Yang paling utama adalah terkait dengan hal-hal yang meresahkan masyarakat, apalagi mengarah ke tindak kriminal, tentunya polisi akan turun melakukan penegakan aturan, sambung Sigit.
(**)

Tiga Pilar Kalideres Tertibkan Jukir Liar Dan Atribut Ormas

Dutainfo.com-Jakarta: Polsek Kalideres bersama Tiga Pilar Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, melaksanakan operasi premanisme di wilayah Kalideres pada Rabu (28/5/2025).

Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen aparat dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Dalam operasi tersebut, petugas berhasil menjaring empat orang yang diduga sebagai juru parkir liar (jukir) dan “pak ogah”.

Selain itu, petugas gabungan juga menertibkan atribut ormas yang tidak sesuai aturan.

Sebanyak tiga bendera ormas diturunkan dari lokasi yang tidak semestinya.

Sejumlah lokasi rawan menjadi sasaran dalam operasi ini, di antaranya parkiran liar di depan RS Hermina, Perumahan Daan Mogot Baru, lahan kosong di samping RS Mitra Keluarga Kalideres, dan area parkir liar di depan Pasar HIPLi, Semanan.

Penurunan atribut ormas dilakukan di beberapa titik, termasuk di sekitar traffic light (TL) Terbus Kalideres dan depan jembatan HIPLi. Total 23 personel gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, dan Satpol PP dikerahkan dalam operasi tersebut.

Kapolsek Kalideres Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Arnold Julius Simanjuntak menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan upaya berkelanjutan dalam menjaga ketertiban umum dan merespons keluhan masyarakat.

“Operasi ini adalah tindak lanjut atas laporan masyarakat. Kami akan terus melakukan penertiban terhadap aktivitas liar maupun simbol-simbol yang dapat mengganggu ketertiban dan kenyamanan warga,” ujar Kompol Arnold saat dikonfirmasi, Rabu, 28/5/2025. (Tim)

Polsek Kalideres Amankan 5 Pak Ogah Dan Jukir Liar Di Sejumlah Titik

Dutainfo.com-Jakarta: Polres Metro Jakarta Barat beserta jajaran terus menunjukkan komitmennya dalam memberantas aksi premanisme dan praktik pungutan liar (pungli) di wilayah hukumnya.

Langkah konkret ini dibuktikan dengan penindakan terhadap sejumlah oknum yang meresahkan masyarakat.

Sebanyak lima orang yang diduga sebagai “pak ogah” dan juru parkir liar diamankan oleh personel Polsek Kalideres pada Selasa malam, 27 Mei 2025.

Mereka diamankan dari beberapa titik rawan di wilayah Kalideres, antara lain Taman Palm, Terminal Bus Kalideres, parkiran liar Mal Daan Mogot, Tikungan Pabrik Seng, Tikungan Mayora, parkiran Pasar Ipli, dan parkir liar di sekitar RS Hermina.

Tindakan ini dilakukan sebagai respons cepat atas aduan dari masyarakat yang merasa resah dengan keberadaan oknum-oknum tersebut.

Kapolsek Kalideres Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Arnold Julius Simanjuntak mengatakan bahwa pihaknya tidak akan mentoleransi segala bentuk premanisme dan pungli di wilayah hukumnya.

“Kami menerima laporan dari masyarakat terkait adanya aktivitas yang meresahkan, dan kami langsung tindak lanjuti. Penertiban ini sebagai bentuk keseriusan kami dalam menciptakan rasa aman dan nyaman di lingkungan masyarakat,” ujar Kompol Arnold saat dikonfirmasi, Rabu, 28/5/2025.

Kelima orang tersebut selanjutnya dibawa ke Polsek Kalideres untuk dilakukan pendataan dan pembinaan lebih lanjut. (Tim)