dutainfo.com-Jaksa: Kejaksaan Agung RI (Kejagung RI) telah melimpahkan berkas perkara dan empat tersangka kasus dugaan korupsi dalam pengadaan laptop Chorembook di lingkungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) tahun 2019-2022, kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat.
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung RI, Anang Supriatna mengatakan empat tersangka yang dilimpahkan:
1. Nadiem Makarim selaku mantan Mendikbudristek. 2. Sri Wahyuni selaku Direktur SD pada Kemendikbudristek 2020-2021. 3. Mulyatsah selaku Direktur SMP pada Kemendikbudristek 2020. 4. Ibrahim Arif, selaku konsultan perorangan.
Sementara satu tersangka lainya, Juristan yang merupakan Staf Khusus Mendikbudristek 2022-2024 belum dilimpahkan ke JPU karena masih status buron. (Tim)
Dutainfo.com-Jakarta: Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan tahun 2025, Polres Metro Jakarta Barat melaksanakan upacara bendera dengan penuh khidmat, Senin (10/11/2025).
Tahun ini, peringatan Hari Pahlawan mengusung tema “Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan.”
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi, S.Sos., S.I.K., M.H. melaksanakan upacara di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, sementara di halaman Polres Metro Jakarta Barat upacara dipimpin oleh Wakapolres Metro Jakarta Barat, AKBP Dr. Tri Suhartanto, S.H., M.H., M.Si., yang bertindak sebagai inspektur upacara.
Sebanyak 204 personel mengikuti upacara dengan semangat kebangsaan yang tinggi.
Dalam amanatnya, AKBP Tri Suhartanto menyampaikan pentingnya meneladani semangat para pahlawan dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, nilai kepahlawanan tak hanya dimaknai lewat pertempuran, tetapi juga melalui tindakan kecil yang membawa kebaikan.
Ia mencontohkan kisah sederhana anak-anak SDN 02 Cipayung, Jakarta Timur, yang menemukan ponsel dan dengan jujur menyerahkannya ke kantor polisi untuk dikembalikan kepada pemiliknya.
“Itulah contoh kecil dari jiwa pahlawan masa kini,” ujar Tri.
Lebih lanjut, Wakapolres membacakan amanat Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri yang menegaskan bahwa perjuangan di masa kini bukan lagi dengan senjata, melainkan dengan pengabdian tulus kepada masyarakat.
“Menjadi anggota Polri berarti melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan sepenuh hati, memastikan masyarakat merasa aman, hukum ditegakkan dengan adil, dan pelayanan publik diberikan dengan tulus,” demikian amanat Kapolda yang dibacakan.
Upacara peringatan Hari Pahlawan di Polres Metro Jakarta Barat menjadi momentum untuk meneguhkan semangat pengabdian dan keteladanan dalam menjalankan tugas. Bahwa setiap langkah, senyum, dan pelayanan tulus kepada masyarakat adalah bagian dari perjuangan yang sesungguhnya. (Tim)
dutainfo.com-Jakarta: Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasri Azhar meninggal dunia.
Kabar meninggalnya Antasari Azhar dibenarkan oleh Kuasa Hukumnya Boyamin Saiman.
“Benar, barusan konfirmasi ke pengurus Masjid Asy Syarif memang akan diselenggarakan salat jenazah Pak Antasari Azhar ba’da Ashar,” ujar kuasa hukum Antasari, Bonyamin Saiman, dikutip dari detikcom, Sabtu (8/11/2025).
Antasari Azhar, sempat diketahui sebelum meninggal dunia, Bonyamin sempat mengungkapkan almarhum pernah menderita sakit tumor hidung.
Jenazah akan dimakamkan di San Diego Hills Karawang Jawa Barat. (**)
dutainfo.com-Jakarta: Penyidik pada Pidsus Kejagung RI akan melimpahkan berkas perkara dan tersangka korupsi pengadaan laptop Chromebook pekan depan, ada 4 tersangka yang akan dilimpahkan, termasuk Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim.
“Insyaallah nanti dalam minggu depan dilaksanakan mudah-mudahan kan sudah hampir, dan 90 persen, sebentar lagi 100 persen,” ujar Kapuspenkum Kejagung RI, Anang Supriatna, Jumat (7/11/2025).
Masih kata Anang, kerugian keuangan negara dalam kasus ini lebih dari Rp 1 triliun.
“Yang jelas diatas Rp 1 triliun, Rp 1,5 triliun ke atas diatas Rp 1 triliun,” ucapnya.
Berikut daftar 4 tersangka:
Direktur Sekolah Dasar Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menegah Tahun 2020-2021, Sri Wahyuningsih (SW).
Foto: Kapolres Jakpus Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro (ist)
dutainfo.com-Jakarta: Polres Merto Jakarta Pusat, mengamankan sedikitnya 5 pemuda saat melakukan patroli diwilayah Jl Baladewa Kiri I, Johar Baru, kelima pemuda tersebut diamankan karena diduga akan tawuran.
“Ya benar ada 5 pemuda diamankan dalam patroli yang dilakukan pada Jumat (7/11) pukul 04.15 WIB, selain mengamankan 5 pemuda, polisi juga menyita 8 senjata tajam,” ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Purnomo Condro, Jumat (7/11/2025).
Masih kata Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, kelima pemuda yang diamankan adalah H (21), R (21), T (21), RF (18) dan G (20), kelimanya langsung di bawa ke Mapolres Jakpus.
Para pelaku dikenakan Pasal 2 ayat (1) Undang- undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951, dengan ancaman pidana maksimal 10 tahun penjara. (Tim)