Mahasiswa STIK Angkatan 83 Laksanakan Korve Pascabanjir Di SMAN 1 Tanah Jambo Aye

Dutainfo.com-Aceh: Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Pengabdian Masyarakat (Dianmas), Mahasiswa STIK Lemdiklat Polri Angkatan 83/WPS Sindikat 8 melaksanakan kegiatan korve (kerja bakti) di SMAN 1 Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, Minggu (22/02/2026) pukul 09.00 WIB.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian Mahasiswa STIK terhadap kondisi fasilitas pendidikan yang terdampak bencana banjir.

SMAN 1 Tanah Jambo Aye masih terdapat sisa lumpur di sejumlah area sekolah akibat genangan banjir yang terjadi sebelumnya, sehingga diperlukan upaya pembersihan agar proses belajar mengajar dapat kembali berjalan secara optimal.

Dalam pelaksanaannya, Mahasiswa S1 STIK Angkatan 83/WPS Sindikat 8 bersama personel Brimobda Banten melaksanakan kegiatan bersih-bersih di lingkungan sekolah, dengan fokus pada pembersihan sisa lumpur di ruang dan area sekitar sekolah.

Kegiatan ini bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih, aman, dan nyaman bagi siswa-siswi serta tenaga pendidik.

Jumlah Mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS Sindikat 8 yang terlibat sebanyak 22 orang dan seluruhnya hadir lengkap. Kegiatan berlangsung dalam keadaan aman dan tertib.

Kegiatan ini didampingi oleh Perwira Pendamping, KBP Didit Bambang Wibowo S., S.I.K., M.H.
Melalui kegiatan korve pascabanjir ini, Mahasiswa STIK tidak hanya menunjukkan kepedulian sosial, tetapi juga mengaktualisasikan nilai-nilai Polri Presisi yang mengedepankan respons cepat, pelayanan humanis, serta sinergitas dengan satuan kewilayahan dan masyarakat dalam penanganan dampak bencana.

Diharapkan dengan terlaksananya kegiatan ini, siswa-siswi SMAN 1 Tanah Jambo Aye dapat kembali melaksanakan proses belajar mengajar dengan tenang, aman, dan nyaman di lingkungan sekolah yang telah dibersihkan. (Tim)

Kapolres Jakbar Pimpin Patroli KRYD Ramadan, Pastikan Wilayah Aman Dan Kondusif

Dutainfo.com-Jakarta: Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan suci Ramadhan 1447 H, Polres Metro Jakarta Barat menggelar patroli skala besar atau Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), Sabtu (21/2/2026).

Sebanyak 173 personel gabungan yang terdiri dari unsur TNI-Polri, BKO Polda Metro Jaya, serta Dinas Perhubungan turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Patroli dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi, diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin oleh Kabag Ops Polres Metro Jakarta Barat AKBP Tri Bayu Nugroho.

Dalam arahannya, disampaikan bahwa kegiatan patroli skala besar ini merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya pada momentum bulan Ramadhan yang identik dengan meningkatnya aktivitas masyarakat, baik pada malam hari maupun menjelang sahur.

“Ramadhan adalah bulan penuh berkah. Sudah menjadi tanggung jawab kita bersama untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman,” tegasnya dalam apel tersebut.

Usai pelaksanaan apel, sejumlah pejabat utama Polres Metro Jakarta Barat melakukan pengecekan langsung ke 33 pos pantau Ramadhan yang telah disiagakan di berbagai titik wilayah hukum Polres Metro Jakarta Barat.

Pos-pos tersebut menjadi pusat monitoring dan pengamanan guna memastikan situasi tetap kondusif.

Melalui patroli skala besar ini, diharapkan kehadiran aparat di tengah masyarakat dapat memberikan rasa aman serta mempererat sinergitas antarinstansi dalam menjaga Jakarta Barat tetap tertib dan damai selama bulan suci Ramadhan. (Tim)

Mahasiswa STIK Angkatan 83 Laksanakan Program Trauma Healing Di Masjid Desa Ulee Rubek Barat

dutainfo.com-Aceh: Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Pengabdian Masyarakat (Dianmas), Mahasiswa STIK Lemdiklat Polri Angkatan 83/WPS Sindikat 8 melaksanakan Program Trauma Healing di Masjid Desa Ulee Rubek Barat, Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara, Sabtu (21/02/2026) pukul 14.00 WIB.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian Mahasiswa STIK terhadap kondisi psikologis masyarakat, khususnya anak-anak, pascabencana yang terjadi di wilayah tersebut.

Program trauma healing bertujuan membantu memulihkan kondisi mental dan emosional secara bertahap agar anak-anak kembali merasa aman, tenang, serta mampu beraktivitas dan belajar secara optimal di lingkungannya.

Dalam pelaksanaannya, Mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS melaksanakan berbagai kegiatan interaktif dan edukatif yang dirancang untuk menciptakan suasana hangat dan menyenangkan, sehingga anak-anak dapat mengekspresikan perasaan mereka dengan lebih terbuka.

Pendekatan yang digunakan menekankan empati, komunikasi persuasif, serta penguatan motivasi guna membangun kembali rasa percaya diri dan semangat mereka.

Kegiatan berlangsung dalam keadaan aman dan tertib, dengan jumlah peserta Mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS Sindikat 8 sebanyak 22 orang dan seluruhnya hadir lengkap.

Program ini didampingi oleh Perwira Pendamping, KBP Didit Bambang Wibowo S., S.I.K., M.H.
Melalui kegiatan trauma healing ini, Mahasiswa STIK tidak hanya mengimplementasikan kepekaan sosial dan kemampuan komunikasi kemasyarakatan, tetapi juga mengaktualisasikan nilai-nilai Polri Presisi yang mengedepankan pelayanan humanis, kepedulian, serta penguatan hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat.

Diharapkan, melalui program ini masyarakat Desa Ulee Rubek Barat, khususnya anak-anak, dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan rasa aman, semangat, dan optimisme pascabencana. (Tim)

Oknum Brimob Di Tual Aniaya Siswa MTs Hingga Tewas, Diperiksa Polda Maluku

dutainfo.com-Ambon: Oknum anggota Brimob Polda Maluku berinisial Bripda MS yang menganiaya siswa MTs inisial AT (14) hingga tewas di Kota Tual, Maluku, telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Maluku.

“Setelah tiba di Mapolda Maluku, Bripda MS langsung diperiksa kode etik di Subbid Wabprof Bidpropam Polda Maluku, proses ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam penegakan disiplin dan etika anggota,” ujar Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Rositah Umasugi, Sabtu (21/2/2026).

Masih kata Rositah, pemeriksaan Bripda MS berlangsung secara intensif.

Lebih lanjut Rositah berharap masyarakat mempercayakan sepenuhnya proses hukum perkara kepada Polda Maluku.

“Polda Maluku berkomitmen memperoses tegas dalam proses penegakan hukum dan kode etik kasus ini secara akuntabel dan profesional, setiap perkembangan akan kami sampaikan secara terbuka dan transparan kepada publik,” ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, AT tewas diduga dianiaya Bripda MS di sekitar Kampus Uningrat Kota Tual, Kamis (19/2/2026), Bripda MS diketahui berdinas di Kompi 1 Batalyon Pelopor Brimob Polda Maluku.
(**)

Mahasiswa STIK Angkatan 83 Laksanakan Kegiatan Mitigasi Bencana Kolaborasi Dengan BPS Di Aceh Utara

dutainfo.com-Aceh: Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Pengabdian Masyarakat (Dianmas), Mahasiswa STIK Lemdiklat Polri Angkatan 83/WPS Sindikat 8 melaksanakan kegiatan mitigasi bencana yang berkolaborasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) di Kantor BPS Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, Jumat (19/02/2026) pukul 09.00 WIB.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari rangkaian program Dianmas yang difokuskan pada penguatan manajemen logistik kebencanaan, khususnya dalam pendataan titik lokasi pengungsian serta jumlah pengungsi.

Kolaborasi ini bertujuan untuk meningkatkan akurasi data dan efektivitas penyaluran bantuan apabila terjadi bencana di wilayah Aceh Utara.

Dalam pelaksanaannya, Mahasiswa STIK Angkatan 83 berkoordinasi langsung dengan jajaran Badan Pusat Statistik Kabupaten Aceh Utara guna memperoleh gambaran terkait sistem pendataan, pemetaan wilayah terdampak, serta dukungan data statistik dalam perencanaan logistik.

Kegiatan berlangsung dalam suasana aman, tertib, dan penuh semangat kolaboratif.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut:
Paping Mahasiswa STIK
Kasubag Umum BPS Aceh Utara, Bapak Iqbal Firdaus
Ahli Madya BPS, Ibu Fitri Aswin
Kegiatan ini didampingi oleh Perwira Pendamping, KBP Didit Bambang Wibowo S., S.I.K., M.H.
Jumlah peserta Mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS Sindikat 8 yang hadir sebanyak 22 orang dan seluruhnya hadir lengkap.

Melalui kegiatan mitigasi bencana ini, Mahasiswa STIK tidak hanya memperkuat kompetensi manajerial dalam bidang logistik dan kebencanaan, tetapi juga mengimplementasikan nilai-nilai Polri Presisi yang menekankan pada kesiapsiagaan, kolaborasi lintas sektor, serta pelayanan berbasis data demi kepentingan masyarakat.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi kontribusi nyata Mahasiswa STIK dalam mendukung upaya penanggulangan bencana yang lebih terencana, terukur, dan terintegrasi di wilayah Kabupaten Aceh Utara. (Tim)