Kapolsek Taman Sari Ajak Pelajar SMK Strada 2 Menjadi Generasi Taat Hukum Dan Berprestasi

Dutainfo.com-Jakarta: Dalam upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan dunia pendidikan, Polsek Metro Taman Sari melaksanakan kegiatan Police Goes To School dan program cooling system di SMK Strada 2, Jakarta Barat, pada Senin (1/12/2025) pagi.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolsek Metro Taman Sari, AKBP Riyanto, SH, SIK, MA, didampingi Bhabinkamtibmas Aiptu A. Budiono.

Kedatangan Kapolsek disambut hangat oleh Kepala Sekolah Ibu Sri Wulandari, Spd, Wakil Kepala Sekolah Ibu Santi, Spd, para guru, serta ratusan siswa dan siswi yang antusias mengikuti kegiatan pembinaan tersebut.

Dalam kesempatan itu, Kapolsek memberikan sosialisasi mengenai kesadaran hukum dan pesan-pesan kamtibmas, terutama terkait maraknya kenakalan remaja seperti tawuran, kepemilikan senjata tajam, hingga ajakan mengikuti aksi unjuk rasa yang tidak sesuai dengan peran pelajar.

Beliau menegaskan bahwa tindakan-tindakan tersebut memiliki konsekuensi hukum yang jelas, mulai dari ancaman pidana Pasal 170, 351, hingga 358 KUHP.

AKBP Riyanto juga mengajak para pelajar untuk melaporkan apabila ada ajakan yang mengarah pada perusakan, tawuran, bullying, maupun penyalahgunaan narkoba.

“Kalian adalah generasi masa depan. Jadilah pelajar yang membanggakan orang tua, sekolah, dan bermanfaat bagi masyarakat,” pesannya.

Selain memberi pemahaman hukum, Kapolsek juga memberikan motivasi agar para siswa fokus pada pendidikan dan cita-cita mereka.

Suasana kegiatan berlangsung hangat, komunikatif, dan penuh antusiasme dari para pelajar.

Kegiatan Police Goes To School ini berjalan aman dan kondusif, sebagai wujud nyata kepedulian Polri dalam membentuk generasi muda yang cerdas, disiplin, dan berkarakter positif. (Tim)

Diduga Hendak Tawuran 8 Orang Di Bogor Diamankan Polisi

dutainfo.com-Bogor: 8 pria diamankan warga dan polisi karena diduga hendak tawuran di Bogor Selatan, Kota Bogor, dua clurit disita polisi.

“Telah diamankan 8 orang anak remaja diduga akan tawuran oleh Polmas, Bhabinkamtibmas serta warga Kelurahan Mulyaharja,” ujar Kasi Humas Polresta Bogor Kota Ipda Eko Agus, Minggu (30/11/2025).

Masih kata Ipda Eko, delapan orang diamankan menindaklanjuti aduan rencana tawuran antargeng.

“Pada saat pemeriksaan wilayah melintas anak sebanyak 2 motor dengan berboncengan 4 orang dalam 1 motor dengan kecepatan penuh, spontan kita kejar dan diamankan 4 orang didepan Perumahan Arga dan 4 orang di depan Cabana,” ungkapnya.

Masih menurut Ipda Eko, dalam proses penangkapan, petugas mendapati senjata tajam jenis clurit, para pelaku diamankan ke Polsek Bogor Selatan.

“Setelah dilakukan pencarian, didapat dua sajam jenis clurit, namum tidak diketahui milik siapa, kemudian kedelapan anak remaja dibawa ke Polsek Bogor Selatan,” ucap Ipda Eko.
(Tim)

Pencegahan Bos Djarum Ke Luar Negeri Dicabut Kejagung

dutainfo.com-Jakarta: Kejaksaan Agung, mencabut permohonan pencegahan Direktur Utama PT Djarum, Victor Rachmat Hartono ke luar negeri.

“Benar, terhadap yang bersangkutan telah dimintakan pencabutan (pencegahan ke luar negeri),” ujar Kapuspenkum Kejagung RI, Anang Supriatna, Sabtu (29/11/2025).

Masih kata Anang, dikarenakan menurut penyidik yang bersangkutan masih kooperatif.
(Tim)

Dua Pelaku Pencuri Kotak Amal Diringkus Polisi

dutainfo.com-Jakarta: Polsek Mampang, meringkus dua pelaku pencuri kotak amal di Masjid Jami Sa’adatusholihin, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

“Ya hasil penangkapan itu bermula dari adanya kiriman video pencurian kotak amal dari masyarakat, kemudian polisi pun bergerak meyelidiki kasus itu,” ujar Kapolsek Mampang Kompol Wahid Key, Sabtu (29/11/2025).

Para pelaku ini ditangkap di kamar kost kawasan JL Bangka, Jaksel, Kedua pelaku berinisial P (20), dan CA (20).

“Para pelaku berhasil menggondol uang Rp 1 juta, namun ini bukan aksi pertamanya,” ungkapnya.

Pelaku diduga sudah sering melakukan aksi pencurian kotak amal dengan modus berpura-pura sebagai jemaah masjid.
(Tim)

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Menangkap Dua Orang Maling Motor

dutainfo.com-Jakarta: Dua pelaku pencurian sepeda motor, ditangkap Polres Pelabuhan Tanjung Priok, mereka sudah enam kali dibeberapa wilayah Tanjung Priok, Jakarta Utara, hingga Jakarta Timur.

“Keberhasilan Operasi Sikat Jaya Tahun 2025 diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang beraktifitas di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok,” ujar Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Martuasah kepada awak media, Jumat (28/11/2025).

Sementara Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP I Krisnha Narayana mengatakan kasus diungkap berdasarkan analisa dari laporan masyarakat, polisi berhasil menangkap satu pelaku berinisial BP.

Selanjutnya polisi melakukan pengembangan dan menangkap MH, menurut keterangan keduanya mereka telah melakukan tindakan pidana pencurian kendaraan bermotor di sekitar 6 titik lokasi.

“Para pelaku merupakan residivis. BP residivis curanmor dan penganiayaan sementara MH, kasusnya narkoba, sasaran mereka sepeda motor, tapi tak ada target khusus,” ungkapnya.

AKP Krishna melanjutkan para pelaku menjual motor hasil curian dengan harga murah, uang hasil kejahatan digunakan pelaku membeli narkoba.

“Motifnya karena untuk memenuhi kebutuhan sehari-sehari, namun berdasarkan hasil pendalaman untuk beli narkoba, mereka mengakui menjual motor korban dengan Rp.1 juta sampai Rp. 1,5 juta,” katanya.

Polisi turut menyita sejumlah barang bukti diantaranya kunci leter T dan leter Y.
(Tim)