Kapolres Jakbar Bagikan 150 Takjil dan 10 Paket Sembako Kepada Marbot

Dutainfo.com-Jakarta: Dalam rangka mengisi bulan suci Ramadhan 1446 H dengan kegiatan yang penuh makna, Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi, kembali melaksanakan bakti sosial dengan menyambangi sejumlah masjid di wilayah Jakarta Barat.

Kali ini, Kapolres mengunjungi Masjid Uswatun Hasanah yang terletak di Jalan Daan Mogot Km 10, Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (11/3/2025).

Kehadirannya didampingi oleh Kapolsek Cengkareng, Kompol Abdul Jana, serta sejumlah pejabat utama Polres Metro Jakarta Barat.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres membagikan 150 takjil kepada pengendara dan masyarakat yang melintas di sekitar masjid.

Kegiatan ini disambut dengan antusias oleh warga yang sedang dalam perjalanan menjelang waktu berbuka puasa.

Selain itu, sebagai bentuk kepedulian kepada pengurus masjid, Kapolres juga menyerahkan 10 paket sembako kepada marbot Masjid Uswatun Hasanah.

Bantuan ini diharapkan dapat meringankan kebutuhan sehari-hari mereka selama bulan suci Ramadhan.

“Kami ingin berbagi kebahagiaan di bulan penuh berkah ini. Semoga kegiatan ini bermanfaat dan semakin mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat,” ujar Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi, Selasa, 11/3/2025.

Warga yang menerima takjil dan pengurus masjid yang mendapatkan bantuan sembako mengaku bersyukur atas kepedulian yang ditunjukkan oleh jajaran kepolisian.

“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih kepada Pak Kapolres dan jajarannya. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ungkap salah satu marbot Masjid Uswatun Hasanah. (Tim)

Terlibat Tawuran 12 Remaja Di Tambora Dibina Melalui Pesantren Kilat

Dutainfo.com-Jakarta: Bukannya menghabiskan waktu dengan kegiatan bermanfaat, sebanyak 12 remaja justru terlibat aksi tawuran di Jalan Duri Utara 2, Kelurahan Duri Utara, Tambora, Jakarta Barat, pada Minggu (9/3/2025).

Beruntung, aparat kepolisian Polsek Tambora bergerak cepat mengamankan mereka sebelum aksi tersebut menimbulkan korban.

Namun, alih-alih memberikan hukuman berat, Kapolsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Muhammad Kukuh Islami, memilih pendekatan yang lebih humanis.

Para remaja tersebut akan menjalani pembinaan melalui program pesantren kilat selama 7 (tujuh) hari di Polsek Tambora.

“Kami telah mendata para remaja yang diamankan dan juga memanggil orang tua mereka. Selain itu, kami juga melibatkan RT dan RW setempat untuk menandatangani surat pernyataan agar mereka mengikuti pembinaan melalui program pesantren kilat,” ujar Kompol Kukuh saat dikonfirmasi, Senin, 10/3/2025.

Selama tujuh hari, para remaja ini akan mendapatkan bimbingan dari Bhabinkamtibmas serta dai kamtibmas Polsek Tambora.

Program ini bertujuan untuk membentuk karakter yang lebih baik dan menjauhkan mereka dari pergaulan yang bisa menjerumuskan ke dalam tindakan kriminal.

Dalam kesempatan yang sama, turut hadir Kasatpel Dinas Pendidikan Kecamatan Tambora, Zainal, yang menyampaikan dukungannya terhadap program ini.

Ia berharap pendekatan pembinaan melalui pesantren kilat dapat memberikan efek jera sekaligus membimbing para remaja ke arah yang lebih positif.

“Remaja adalah aset bangsa. Mereka masih bisa diarahkan, dan pembinaan seperti ini jauh lebih efektif dibanding sekadar hukuman. Semoga setelah mengikuti pesantren kilat ini, mereka lebih memahami nilai-nilai moral dan keagamaan sehingga tidak terjerumus lagi ke dalam aksi tawuran,” kata Zainal.

Langkah Polsek Tambora ini mendapat apresiasi dari orang tua rt dan rw yang datang kepolsek Tambora.

Banyak pihak berharap program seperti ini dapat diterapkan secara lebih luas sebagai solusi pencegahan tawuran di kalangan remaja.

Dengan pendekatan yang lebih edukatif dan religius, diharapkan para remaja dapat kembali ke jalan yang lebih baik dan menjadi generasi yang lebih bertanggung jawab di masa depan. (Tim)

Pelaku Pembunuhan Ibu Dan Anak Di Tambora Ditangkap Polisi Di Banyumas

Dutainfo.com-Jakarta: Kurang dari 2×24 jam setelah kasus penemuan mayat ibu dan anak di dalam penampungan air menggemparkan warga Tambora, Jakarta Barat, polisi akhirnya berhasil mengungkap dan menangkap terduga pelaku pembunuhan.

Personel gabungan yang dipimpin langsung oleh kasat Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat Akbp Arfan Zulkan Sipayung dari Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Barat, Polsek Tambora, dan Polres Banyumas bergerak cepat hingga berhasil mengamankan seorang terduga pelaku.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Arfan Zulkan Sipayung, membenarkan penangkapan tersebut.

“Satu orang telah kami amankan di wilayah Banyumas pada Minggu, 9 Maret 2025, sekitar pukul 23.30 WIB,” ujar Arfan saat dikonfirmasi pada Senin (10/3/2025).

Menurut Arfan, pelaku ditemukan di dekat sebuah waduk di daerah Banyumas.

Kondisinya menyerupai tunawisma, namun anggota kepolisian tetap berhasil mengenalinya berdasarkan informasi yang diperoleh sebelumnya.

Saat ditangkap, pelaku tidak memberikan perlawanan.

“Tidak ada perlawanan,” tegas Arfan.

Namun, hingga saat ini pihak kepolisian masih mendalami kasus ini lebih lanjut, termasuk motif dan kronologi lengkap pembunuhan tersebut.

“Mohon waktu, nanti akan kami beberkan dalam waktu dekat,” tambah Arfan.

Sebelumnya diberitakan, Polisi membeberkan kronologi penemuan mayat ibu dan anak dalam toren air di wilayah Tambora Jakarta Barat

Warga RT 05 RW 02 Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, digemparkan oleh penemuan jasad ibu dan anak di dalam bak penampungan air rumah mereka pada Kamis (6/3/2025) malam.

Korban, yang diketahui berinisial TSL (59) dan E S (35), ditemukan dalam kondisi membusuk, mengambang di dalam toren air rumah mereka.

Peristiwa ini pertama kali terungkap setelah R, anak kedua korban, melaporkan kehilangan ibu dan kakaknya sejak 1 Maret 2025.

Setelah upaya pencarian, polisi akhirnya menemukan keberadaan keduanya dalam kondisi mengenaskan di dalam rumah mereka.

Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKP Dimitri Mahendra, yang didampingi Kanit Reskrim Polsek Tambora, Iptu Sudrajat Djumantara, mengonfirmasi bahwa hasil pemeriksaan awal yang dilakukan bersama dengan Puslabfor Mabes Polri mengarah pada dugaan pembunuhan.

“Kami temukan bahwa di TKP tersebut terdapat dua orang yang sudah menjadi korban pembunuhan,” ujar Dimitri di Polres Metro Jakarta Barat, Senin (10/3/2025). (Tim)

Tim.KPK Geledah Rumah Mantan Gubernur Jabar Ridwan Kamil

dutainfo.com-Jakarta: Tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), melakukan penggeledahan Di Bandung terkait kasus dugaan korupsi dana iklan Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB), salah satunya yg dilakukan penggeledahan adalah rumah mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

“Ya, hari ini ada kegiatan penggeledahan penyidik KPK, perkara BJB, namun untuk rilis resminya termasuk lokasi baru akan disampaikan saat kegitaan sudah selesai semua,” kata Jubir KPK Tessa Mahardikan Sugiarto, kepada awak media, Senin (10/3/2025).

Pimpinan KPK membenarkan salah satu lokasi yang digeledah adalah rumah mantan Gubernur Jabar Ridwan Kamil.

“Ya, benar,” ujar Fitroh Pimpinan KPK.

Sementara pimpinan KPK lainya Setyo, mengungkapkan itu perkara BJB.

Masih kata Setyo, sudah ada tersangka yang ditetapkan namun belum disampaikan ke Publik oleh KPK. (**)

Kapolres Jakbar Langsung Bagikan Takjil Ke Pengendara Yang Melintas Di Daan Mogot

Dutainfo.com-Jakarta: Suasana sore di Jalan Daan Mogot Raya, Jakarta Barat, terasa lebih hangat dengan kehadiran Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi, yang turun langsung ke jalan untuk membagikan makanan takjil kepada masyarakat dan pengendara yang melintas.

Aksi berbagi ini dilakukan di depan Mako Polres Metro Jakarta Barat, Senin (10/3/2025), sebagai bagian dari kepedulian kepolisian terhadap warga yang menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan 1446 H.

Dengan senyum ramah, Kapolres bersama jajarannya membagikan 100 paket takjil secara rutin setiap hari sepanjang bulan Ramadhan.

“Kegiatan ini bukan sekadar berbagi makanan, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan kami dengan masyarakat. Semoga sedikit yang kami berikan ini dapat membantu mereka yang belum sempat berbuka di rumah,” ujar Kombes Pol Twedi, Senin, 10/3/2025.

Aksi ini pun mendapat respons positif dari masyarakat.

Para pengendara yang menerima takjil mengaku terharu dengan kepedulian pihak kepolisian.

“Alhamdulillah, sangat terbantu, apalagi bagi kami yang masih di jalan saat waktu berbuka. Terima kasih kepada bapak Kapolres dan jajarannya,” ujar seorang pengendara motor yang kebetulan melintas.

Selain sebagai bentuk kepedulian, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antara aparat kepolisian dan masyarakat.

Diharapkan, dengan adanya kegiatan semacam ini, hubungan baik antara polisi dan warga semakin erat, serta membawa berkah dan kebahagiaan di bulan penuh rahmat ini. (Tim)