Kapolres Jakbar Langsung Bagikan Takjil Ke Pengendara Yang Melintas Di Daan Mogot

Dutainfo.com-Jakarta: Suasana sore di Jalan Daan Mogot Raya, Jakarta Barat, terasa lebih hangat dengan kehadiran Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi, yang turun langsung ke jalan untuk membagikan makanan takjil kepada masyarakat dan pengendara yang melintas.

Aksi berbagi ini dilakukan di depan Mako Polres Metro Jakarta Barat, Senin (10/3/2025), sebagai bagian dari kepedulian kepolisian terhadap warga yang menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan 1446 H.

Dengan senyum ramah, Kapolres bersama jajarannya membagikan 100 paket takjil secara rutin setiap hari sepanjang bulan Ramadhan.

“Kegiatan ini bukan sekadar berbagi makanan, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan kami dengan masyarakat. Semoga sedikit yang kami berikan ini dapat membantu mereka yang belum sempat berbuka di rumah,” ujar Kombes Pol Twedi, Senin, 10/3/2025.

Aksi ini pun mendapat respons positif dari masyarakat.

Para pengendara yang menerima takjil mengaku terharu dengan kepedulian pihak kepolisian.

“Alhamdulillah, sangat terbantu, apalagi bagi kami yang masih di jalan saat waktu berbuka. Terima kasih kepada bapak Kapolres dan jajarannya,” ujar seorang pengendara motor yang kebetulan melintas.

Selain sebagai bentuk kepedulian, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antara aparat kepolisian dan masyarakat.

Diharapkan, dengan adanya kegiatan semacam ini, hubungan baik antara polisi dan warga semakin erat, serta membawa berkah dan kebahagiaan di bulan penuh rahmat ini. (Tim)

Polisi Ungkap Kronologi Penemuan Mayat Ibu Dan Anak Dalam Toren Air Di Tambora Jakbar

Dutainfo.com-Jakarta: Polisi membeberkan kronologi penemuan mayat ibu dan anak dalam toren air di wilayah Tambora Jakarta Barat

Warga RT 05 RW 02 Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, digemparkan oleh penemuan jasad ibu dan anak di dalam bak penampungan air rumah mereka pada Kamis (6/3/2025) malam.

Korban, yang diketahui berinisial TSL (59) dan E S (35), ditemukan dalam kondisi membusuk, mengambang di dalam toren air rumah mereka.

Peristiwa ini pertama kali terungkap setelah R, anak kedua korban, melaporkan kehilangan ibu dan kakaknya sejak 1 Maret 2025.

Setelah upaya pencarian, polisi akhirnya menemukan keberadaan keduanya dalam kondisi mengenaskan di dalam rumah mereka.

Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKP Dimitri Mahendra, yang didampingi Kanit Reskrim Polsek Tambora, Iptu Sudrajat Djumantara, mengonfirmasi bahwa hasil pemeriksaan awal yang dilakukan bersama dengan Puslabfor Mabes Polri mengarah pada dugaan pembunuhan.

“Kami temukan bahwa di TKP tersebut terdapat dua orang yang sudah menjadi korban pembunuhan,” ujar Dimitri di Polres Metro Jakarta Barat, Senin (10/3/2025).

Dimitri menjelaskan, berdasarkan informasi dari R, ia terakhir kali berkomunikasi dengan ibunya pada 1 Maret.

Namun, pada sore harinya, ibunya tak lagi bisa dihubungi.

Saat R datang ke rumah, ia tidak menemukan ibu dan kakaknya.

Merasa ada yang janggal, ia melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tambora pada 3 Maret.

Hingga kini, polisi masih melakukan pengejaran terhadap pelaku dan memeriksa sejumlah saksi terkait insiden ini.

“Kami sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku,” pungkas dia.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, Arfan Zulkan Sipayung, membenarkan bahwa kedua korban tewas akibat pembunuhan.

“Benar, korban dibunuh di bak penampungan air,” singkatnya.

Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan pengejaran terhadap pelaku yang masih misterius. (Tim)

Respon Cepat Polsek Tamansari Bantu WNA Asal Pakistan Temukan Barang Yang Tertinggal Di Taksi Online

Dutainfo.com-Jakarta: untung ada polisi, hal ini lah yang diutarakan oleh seorang wisatawan asal Pakistan, Ahmed (35) yang mengalami kejadian yang membuatnya panik setibanya di Indonesia, Sabtu, 8/3/2025.

Koper berisi barang-barang pribadinya tertinggal di taksi online yang ia tumpangi.

Dengan perasaan cemas, ia segera mencari bantuan dan memutuskan untuk mendatangi kantor polisi terdekat, yaitu Polsek Metro Tamansari.

Setibanya di Polsek Metro Tamansari, Ahmed disambut hangat oleh petugas jaga yang dengan sigap menanyakan perihal kejadian yang dialaminya.

Tanpa ragu, ia menceritakan bahwa koper miliknya tertinggal di dalam kendaraan taksi online.

Menanggapi hal tersebut, AKP Parman Goeltom, selaku piket Pawas Polsek Metro Tamansari, langsung bergerak cepat untuk melacak keberadaan taksi tersebut.

Berkat upaya cepat dan koordinasi dengan pihak terkait, koper milik Ahmed akhirnya berhasil ditemukan dan dikembalikan dalam keadaan utuh.

Merasa terbantu, Ahmed mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada petugas kepolisian yang telah membantunya dengan cepat.

“Ini sangat luar biasa, polisi Indonesia fast response! Quick response sekali petugas kepolisian Polsek Metro Tamansari. Saya sangat berterima kasih, kerja baik Pak!” ujar Ahmed dengan penuh rasa syukur.

Kapolsek Metro Tamansari Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Riyanto, menegaskan bahwa kepolisian selalu siap membantu masyarakat, termasuk wisatawan yang membutuhkan pertolongan.

“Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, baik warga lokal maupun wisatawan. Ini adalah bagian dari tugas kami untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi siapa pun yang berada di wilayah hukum kami,” ujarnya. (Tim)

Polsek Tambora Amankan 13 Motor Diduga Hasil Curian Yang Akan Dikirim Ke Bengkulu

Dutainfo.com-Jakarta: Polsek Tambora, Jakarta Barat, berhasil menggagalkan pengiriman 13 unit sepeda motor yang diduga hasil curian.

Motor-motor tersebut diamankan setelah petugas mencurigai sebuah truk putih yang sedang dalam perjalanan untuk mengirimkan sepeda motor ke Bengkulu.

Penangkapan bermula pada hari Senin, 24 Februari 2025, sekitar pukul 09.00 WIB, ketika anggota Polsek Tambora yang sedang melakukan penyelidikan terhadap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) mencurigai sebuah truk bernomor polisi BD 8573 P.

Setelah diberhentikan dan diperiksa, petugas menemukan 13 sepeda motor berbagai merk yang ditutupi oleh kardus berisi buku.

Kapolsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Muhammad Kukuh Islami, mengatakan bahwa sopir truk berinisial AMR (45) mengakui bahwa ia disewa untuk mengirimkan sepeda motor yang tidak dilengkapi surat-surat kendaraan kepada seorang penerima di Bengkulu.

” Setiap motor yang berhasil dikirimkan, AMR mendapatkan upah sebesar Rp 500.000 per unit setelah motor tersebut tiba dibengkulu,” ujar Muhammad Kukuh Islami saat dikonfirmasi, Sabtu, 8/3/2025.

Selain itu, petugas juga mengetahui bahwa sepeda motor tersebut diangkut oleh seorang tukang angkut berinisial A yang kini menjadi buron.

Ke-13 sepeda motor yang diamankan terdiri dari berbagai jenis, termasuk Honda Vario, Scoopy, Beat, serta Yamaha Nmax.

Saat ini, Polsek Tambora masih melakukan pengecekan lebih lanjut terhadap nomor rangka dan mesin sepeda motor yang diamankan dengan bantuan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Pelaku AMR (45) telah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan Pasal 480 KUHP, sementara pelaku lainnya yang berinisial I dan A masih dalam pengejaran petugas. (Tim)

Polisi Selidiki Penemuan Dua Mayat Di Dalam Toren Air Di Tambora

Dutainfo.com-Jakarta: Warga Jalan Angke Barat, Tambora, Jakarta Barat, digegerkan oleh penemuan dua wanita tak bernyawa di dalam toren air sebuah rumah pada Jumat (7/3/2025) dini hari sekitar pukul 01.30 WIB.

Korban diketahui berinisial TSL (59) dan ES (35).

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Arfan Zulkan Sipayung, membenarkan kejadian tersebut.

“Ya benar, dua wanita ditemukan sudah meninggal di dalam toren air dalam rumah,” ujar Arfan saat dikonfirmasi, Sabtu (8/3/2025).

Dugaan sementara, kedua korban menjadi korban pembunuhan.

Saat ini, tim Reskrim Polres Metro Jakarta Barat bersama Polsek Tambora masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan motif kejadian.

Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengumpulkan bukti-bukti yang dapat mengungkap kasus ini.

Penemuan ini sontak membuat warga sekitar terkejut.

Beberapa saksi telah dimintai keterangan guna membantu proses penyelidikan. (Tim)