Kapolres Jakbar Dan Bhayangkari Resmikan TK Kemala Bhayangkari 05 Pesing

Dutainfo.com-Jakarta: Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol M. Syahduddi, bersama Ketua Bhayangkari Cabang Metro Jakarta Barat, Ny. Ika Syahduddi dan segenap pejabat utama Polres Metro Jakarta Barat, meresmikan renovasi pembangunan TK Kemala Bhayangkari 05 di Pesing, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Peresmian ini bukan sekadar momen formal, melainkan wujud kepedulian yang mendalam terhadap masa depan pendidikan anak-anak, khususnya di lingkungan Polres Metro Jakarta Barat.

TK Kemala Bhayangkari 05 terletak di halaman belakang Polres Metro Jakarta Barat, sebuah lokasi yang kini telah mengalami transformasi.

Renovasi ini meliputi peningkatan fasilitas untuk memastikan anak-anak mendapatkan lingkungan belajar yang nyaman, aman, dan kondusif.

Diiringi oleh senyuman riang para anak-anak dan para undangan yang hadir, acara ini berlangsung khidmat dan penuh kegembiraan.

Peresmian renovasi dimulai dengan simbolik pemotongan pita oleh Kombes Pol M. Syahduddi, yang dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti sebagai tanda peresmian bangunan yang telah selesai direnovasi.

Di samping itu, sebagai wujud rasa syukur, acara dilengkapi dengan prosesi pemotongan tumpeng.

Dalam sambutannya, Kombes Pol M. Syahduddi menekankan pentingnya pendidikan anak usia dini sebagai landasan penting bagi masa depan generasi bangsa.

“TK Kemala Bhayangkari 05 ini merupakan salah satu bentuk kontribusi nyata Polres Metro Jakarta Barat, bersama Bhayangkari, dalam mendukung pendidikan. Kami berharap anak-anak yang belajar di sini dapat tumbuh menjadi generasi yang berakhlak baik, cerdas, dan memiliki disiplin tinggi,” ujarnya, Jumat, 11/10/2024.

Ketua Bhayangkari Cabang Metro Jakarta Barat, Ny. Ika Syahduddi, juga menyampaikan rasa syukurnya atas terselesaikannya renovasi ini.

Beliau menekankan bahwa TK Kemala Bhayangkari 05 tidak hanya berperan sebagai tempat pendidikan, tetapi juga menjadi ruang bagi anak-anak untuk bermain dan belajar berinteraksi dengan lingkungan sekitar.

“Dengan adanya fasilitas yang lebih baik, anak-anak akan lebih nyaman belajar, dan kami yakin ini akan berkontribusi positif terhadap perkembangan mereka,” tambahnya.

Selain peresmian renovasi, Kapolres beserta rombongan turut meninjau taman lalu lintas yang berada di sekitar TK.

Taman ini didesain untuk mengajarkan anak-anak tentang aturan lalu lintas sejak dini.

Anak-anak dapat belajar sambil bermain, memahami pentingnya keselamatan berlalu lintas, dan menjadi pengguna jalan yang lebih bertanggung jawab kelak.

Wajah ceria anak-anak TK yang ikut hadir dalam acara ini menjadi bukti bahwa renovasi yang telah dilakukan memiliki makna yang mendalam.

Bagi mereka, gedung baru ini bukan hanya bangunan fisik, tetapi tempat mereka menimba ilmu, berkreasi, dan bertumbuh.

Acara diakhiri dengan foto bersama, pemberian cinderamata dan kunjungan ke ruang-ruang kelas yang kini tampil lebih modern dan nyaman.

Ruang belajar yang lebih luas dan dilengkapi dengan fasilitas yang mendukung proses pendidikan diharapkan dapat memacu semangat belajar para siswa TK Kemala Bhayangkari 05. (Tim)

Cegah Curanmor Polsek Gropet Jakbar Gembok Belasan Motor

Dutainfo.com-Jakarta: Keamanan lingkungan menjadi perhatian utama Polsek Grogol Petamburan dalam rangka meminimalisir dan mencegah aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang kerap meresahkan warga.

Sebagai salah satu upaya preventif, Polsek Grogol Petamburan melaksanakan kegiatan “Gembok Kamtibmas” pada sejumlah titik rawan di wilayahnya, Kamis (10/10/2024).

Kegiatan ini merupakan bentuk arahan Kapolsek Grogol Petamburan, Kompol Reza Hafiz Gumilang, sebagai bagian dari komitmennya untuk menekan angka curanmor di wilayah hukum Polsek Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

“Kegiatan Gembok Kamtibmas ini bertujuan untuk memberikan peringatan kepada masyarakat agar lebih waspada dalam menjaga keamanan kendaraan mereka. Terutama di tempat-tempat yang rawan terhadap aksi pencurian,” ungkap Kompol Reza saat dikonfirmasi, Jumat, 11/10/2024.

Dalam pelaksanaannya, petugas Polsek Grogol Petamburan yang dipimpin oleh Pawas pada piket hari itu, mengunci sekitar 25 sepeda motor yang ditemukan terparkir tanpa pengawasan yang memadai di berbagai lokasi rawan.

Motor-motor tersebut kemudian diamankan dengan gembok khusus oleh petugas, dan dapat diambil kembali oleh pemilik yang sah setelah melalui verifikasi.

“Tindakan ini tidak hanya sebagai upaya pencegahan, tetapi juga sebagai edukasi agar masyarakat lebih peduli terhadap keamanan kendaraan mereka,” tambah Reza.

Pelaksanaan kegiatan “Gembok Kamtibmas” dilakukan di berbagai titik di Kelurahan Jelambar, Tomang, Tanjung Duren, dan sekitarnya.

Berikut beberapa lokasi penggembokan sepeda motor:

  1. Jln. Hadiah Utama RW 02 Kelurahan Jelambar.
    satu unit motor Honda Supra fit
  2. Jln. Satria RW 04 Kelurahan Jelambar
    satu unit motor Honda
  3. Jln. Jelambar Madya RW 09 Jelambar.
    satu unit motor Yamaha Fino
  4. Jln. Tomang Banjir Kanal RW.13
  5. Jln. Mandala Raya RW.06 Kel Tomang
  6. Jln. Karya Raya RT.02 Kel. Wijayakusuma Kharisma X dan Honda Beat
  7. Jln. Delima 1 RT.02/05 Kel. TDS Scopy
  8. Jln. Taman Daan Mogot RW.01 Honda Beat
  9. Jln. Alpukat 3 Yamaha Vega ZR
  10. Jln. Hadiah
  11. Jln. Latumenten 1 Kel. Jelambar Yamaha Soul
  12. Jln. Tanjung Duren Barat IV Kel. TDU
  13. Jln. Manggis VIII RT.02/04 Kel. TDS Suzuki Axelo
  14. Jln. Jelambar Selatan 17 RT.05/09 Hoda Vario
  15. Jln. Dr. Muwardi Raya RT 06/10 Kel. Grogol Yamaha Mio Soul

Selain tindakan penggembokan, petugas juga menyampaikan imbauan-imbauan kepada masyarakat sekitar, terutama di lokasi-lokasi yang diketahui sering menjadi target aksi curanmor.

Anggota patroli memasang stiker peringatan yang berisi pesan tentang kerawanan pencurian kendaraan bermotor, serta tips untuk menjaga keamanan kendaraan seperti selalu menggunakan kunci ganda dan memarkir di tempat yang aman.

Langkah ini direspon positif oleh warga, seperti yang diungkapkan Pak Rahmat, seorang warga Jelambar yang sering melihat motor terparkir sembarangan di sekitar rumahnya.

“Saya rasa ini langkah yang bagus dari polisi. Banyak motor yang ditinggal begitu saja tanpa kunci tambahan, padahal rawan sekali. Dengan kegiatan ini, saya jadi lebih sadar untuk selalu berhati-hati,” tuturnya.

Upaya preventif ini juga mendapat dukungan penuh dari komunitas warga, termasuk RT dan RW setempat, yang berharap agar kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkala.

Selain memberikan rasa aman, kegiatan ini juga mendorong masyarakat untuk lebih disiplin dalam menjaga keamanan lingkungan mereka.

Kompol Reza Hafiz Gumilang menegaskan bahwa kegiatan seperti ini akan terus dilanjutkan, terutama di wilayah-wilayah yang dikenal memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap curanmor.

“Kami akan terus bergerak dan berupaya agar kasus pencurian sepeda motor di wilayah Grogol Petamburan dapat diminimalisir, dan masyarakat bisa merasa lebih aman dalam beraktivitas,” pungkasnya.

Polsek Grogol Petamburan berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi langkah preventif yang efektif, tetapi juga mengedukasi masyarakat untuk lebih waspada dalam menjaga barang-barang milik pribadi, khususnya kendaraan bermotor yang sering menjadi target para pelaku kejahatan. (Tim)

Pelajar Jakbar Antusias Ikuti Sosialisasi Penerimaan Polri

dutainfo.com-Jakarta: Biro SDM Polda Metro Jaya bersama dengan Polres Metro Jakarta Barat melaksanakan sosialisasi penerimaan terpadu anggota Polri tahun anggaran 2025, Kamis, 10/10/2024.

Pelaksanaan sosialisasi tersebut dilaksanakan di gedung B Lantai 2 Ruang MH Thamrin Walikota Jakarta Barat dan diikuti sebanyak 250 pelajar berikut guru pendamping sekolah yang berada di wilayah Jakarta Barat

Para peserta terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan ini, yang tidak hanya menjadi ajang informasi, tetapi juga inspirasi bagi banyak pelajar yang bercita-cita menjadi anggota Polri.

Dalam sambutannya, Wakapolres Metro Jakarta Barat AKBP Teuku Arsya Khadafi menekankan pentingnya sosialisasi ini.

“Polri merupakan sumber daya manusia yang diharapkan mampu berperan sebagai pelaksana tugas kepolisian di lapangan, memberikan pelayanan yang profesional, berperilaku terpuji, dan patuh hukum,” ujar Arsya.

Beliau menjelaskan bahwa setiap calon anggota Polri dituntut memiliki kualitas yang mumpuni, baik dari segi mental, kepribadian, fisik, maupun intelektual.

Seleksi penerimaan anggota Polri, lanjutnya, dilakukan secara transparan dan tanpa pungutan biaya, dengan tujuan mendapatkan anggota Polri yang berkualitas.

Arsya mengingatkan peserta sosialisasi agar berhati-hati terhadap oknum yang mengaku bisa meluluskan seleksi dengan imbalan uang, dan mendorong untuk melaporkan setiap penyimpangan yang terjadi.

“Kelulusan dalam tahapan seleksi adalah hasil kerja keras para peserta. Sistem penerimaan yang fleksibel, akuntabel, dan transparan ini melibatkan berbagai elemen masyarakat agar tercipta anggota Polri yang profesional, bermoral, dan modern,” tambahnya.

Dalam kesempatan ini juga dijelaskan tahapan alur pendaftaran, mulai dari sosialisasi, pendaftaran online melalui situs resmi penerimaan Polri di https://penerimaan.polri.go.id hingga pengujian dan pemilihan calon.

Para siswa dan guru yang hadir pun diberi kesempatan untuk bertanya, menunjukkan besarnya minat dan antusiasme terhadap peluang berkarier di institusi kepolisian.

Dalam acara ini turut hadir berbagai pejabat penting, seperti Wakapolres Metro Jakarta Barat AKBP Teuku Arsya Khadafi, Kompol Inge Ajeng Larasati dari Polda Metro Jaya, Kompol Ni Ketut Admayani dari Kabag SDM Polres Metro Jakarta Barat, Kapolsek Kembangan Kompol Moch Taufik Iksan dan beberapa perwakilan dari dinas pendidikan Jakarta Barat.

Kehadiran mereka menandakan sinergi yang kuat antara kepolisian dan institusi pendidikan dalam mempersiapkan generasi muda yang unggul dan siap menghadapi tantangan di masa depan.

Sosialisasi penerimaan Polri ini tidak hanya memberikan informasi, tetapi juga menumbuhkan semangat bagi para pelajar untuk terus berprestasi dan menjadi bagian dari institusi kepolisian yang berkomitmen melayani masyarakat dengan integritas tinggi.

( Tim )

Polsek Gropet Jakbar Sosialisasikan Cegah Tawuran

dutainfo.com-Jakarta: Dalam upaya mencegah terjadinya tawuran yang sering melibatkan pelajar, Polsek Grogol Petamburan, Jakarta Barat, terus berupaya memberikan edukasi dan sosialisasi tentang bahaya kenakalan remaja.

Dengan penuh perhatian terhadap masa depan generasi muda, Polsek Grogol Petamburan melaksanakan kegiatan ini untuk meminimalisir dan mencegah pelajar terlibat atau menjadi korban dalam aksi tawuran yang kerap terjadi

Kapolsek Grogol Petamburan Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Reza Hafiz menjelaskan bahwa salah satu bentuk sosialisasi yang dilakukan adalah dengan memasang spanduk di sejumlah sekolah di wilayah Grogol Petamburan.

Spanduk tersebut bertuliskan pesan tegas: “Stop Tawuran, Bagi pelajar yang melakukan tawuran akan ditarik Kartu Jakarta Pintar (KJP) nya.”

Pesan ini memberikan peringatan keras bahwa partisipasi dalam tawuran bukan hanya berbahaya bagi keselamatan diri, tetapi juga berdampak pada hak pendidikan pelajar itu sendiri.

Pelajar yang terbukti terlibat dalam tawuran terancam kehilangan KJP, sebuah bantuan pendidikan yang sangat penting bagi keberlangsungan sekolah mereka.

Tak hanya itu, dalam sosialisasi ini, Polsek Grogol Petamburan juga mengingatkan bahwa ada ancaman pidana bagi pelajar yang kedapatan membawa senjata tajam.

Reza menegaskan bahwa pelajar yang membawa senjata tajam tidak hanya akan diproses secara hukum, tetapi juga dikenakan sanksi berat berdasarkan Pasal 2 ayat 1 Undang-undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951, yang bisa berujung pada hukuman penjara hingga 10 tahun.

“Kami tidak akan main-main dalam menangani kasus-kasus tawuran. Pelajar yang kedapatan membawa senjata tajam akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegas Kompol Reza Hafiz Gumilang saat dikonfirmasi, Kamis, 10/10/2024

Beberapa sekolah yang dilakukan pemasangan spanduk dan edukasi di wilayah Grogol Petamburan antara lain SMPN 89, SMPN 69, SMK MAARIF NU, SMK ISLAM PERTI, SMP & SMK BHARA TRIKORA, SMP 82, SMP YAYASAN RIYADUL MUKMININ, SMPN 83, SMPN 268, SEKOLAH MUHAMMADIYAH dan SMP TUNAS HARAPAN

Kapolsek menjelaskan bahwa langkah ini dilakukan secara menyeluruh di wilayah hukum Grogol Petamburan, dengan harapan dapat memberikan pemahaman kepada para pelajar di berbagai tingkat pendidikan tentang bahaya yang mengintai dari aksi tawuran.

“Ini bukan hanya tentang menegakkan hukum, tetapi juga tentang menyelamatkan masa depan anak-anak kita. Mereka adalah generasi penerus bangsa yang perlu dilindungi dari perilaku yang merusak,” ungkap Kompol Reza dengan nada penuh keprihatinan.

Dia menambahkan bahwa sosialisasi ini adalah salah satu bentuk kasih sayang Polri kepada masyarakat, terutama para pelajar yang rentan terpengaruh oleh lingkungan dan pergaulan yang salah.

Selain pemasangan spanduk, Polsek Grogol Petamburan juga mengadakan penyuluhan di sekolah-sekolah untuk memberikan pemahaman lebih mendalam kepada para siswa mengenai dampak sosial dan hukum dari tawuran.

Penyuluhan ini bertujuan tidak hanya untuk mencegah mereka terlibat, tetapi juga untuk memberi mereka wawasan tentang bagaimana menghindari situasi yang berpotensi mengarah pada tawuran.

“Pelajar yang terlibat dalam tawuran seringkali tidak menyadari konsekuensi dari tindakan mereka. Oleh karena itu, penting bagi kami untuk turun langsung ke sekolah dan memberikan edukasi yang komprehensif,” tambah Kapolsek.

(Tim)

Lima Pelaku Begal Ojol Bersenjata Airsoft Gun Ditangkap Polisi

Dutainfo.com-Jakarta: Polres Metro Jakarta Barat berhasil mengungkap kasus perampokan disertai kekerasan yang terjadi di wilayah Kebon Jeruk.

Kasus ini melibatkan lima tersangka yang berhasil diamankan oleh pihak kepolisian, salah satunya merupakan pelaku utama yang menodongkan senjata jenis airsoft gun.

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol M. Syahduddi didampingi Waka Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Teuku Arsya Khadafi dan Wakasat Reskrim Kompol Muhammad Kukuh Islami, dalam konferensi pers yang digelar di Mapolres, memaparkan kronologi dan hasil penyelidikan yang dilakukan oleh tim gabungan dari Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat dan Unit Reskrim Polsek Kebon Jeruk.

Peristiwa ini terjadi pada Jumat, 27 September 2024, sekitar pukul 00.30 WIB, di depan sebuah minimarket di Jalan Panjang Arteri Kelapa II Raya, Kebon Jeruk.

Korban, yang sehari-hari bekerja sebagai pengemudi ojek online, saat itu sedang beristirahat sambil menunggu orderan.

Sekitar pukul 01.00 WIB, korban didatangi oleh empat orang yang tidak dikenalnya.

Tanpa banyak bicara, salah seorang pelaku langsung menodongkan senjata jenis airsoft gun berwarna silver tipe Glock 19 ke arah korban dan memintanya untuk diam.

“Pelaku langsung memerintahkan korban untuk menyerahkan tas yang berisi handphone, serta merampas sepeda motor korban yang berjenis Honda Vario,” ujar Kapolres.

Setelah kejadian tersebut, korban melaporkan insiden ini ke Polsek Kebon Jeruk, dan tim gabungan segera dibentuk untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Pengungkapan dan Penangkapan Para Pelaku

Berdasarkan hasil olah TKP serta bukti-bukti yang diperoleh, polisi berhasil mengidentifikasi salah satu tersangka yang bersembunyi di sebuah apartemen di wilayah Cengkareng, Jakarta Barat.

Tim gabungan dari Satreskrim dan Unit Reskrim Polsek Kebon Jeruk segera bergerak ke lokasi tersebut dan berhasil mengamankan lima tersangka yang terlibat dalam aksi pencurian dengan kekerasan ini.

“Dari hasil pengungkapan ini, kami berhasil menyita sejumlah barang bukti, termasuk satu senjata airsoft gun tipe Glock 19 milik pelaku, sepeda motor Honda Vario milik korban, serta satu unit motor Satria FU milik pelaku,” jelas Kombes Pol M. Syahduddi.

Selain itu, tiga unit handphone milik pelaku juga berhasil diamankan oleh pihak kepolisian.

Para tersangka yang diamankan adalah MI alias Kempleng (25), MY alias Ucup (37), S alias Pandi (30), RK alias Abak (31), dan MF yang berperan sebagai penyuplai senjata airsoft gun.

Kelima tersangka dikenai pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

Motif Pelaku: Ingin Mengonsumsi Narkoba

Kapolres mengungkapkan bahwa motif para pelaku melakukan aksi perampokan ini adalah untuk mendapatkan uang guna membeli narkoba.

“Keempat pelaku utama menyewa kamar di apartemen di Cengkareng sebelum melakukan aksinya. Mereka menyewa dengan tarif Rp250.000 per hari, dan setelah itu mereka mencari korban secara acak,” ujar Kombes Pol Syahduddi.

Setelah berhasil merampas tas dan motor korban, pelaku membawa barang hasil rampokan tersebut ke apartemen.

Satu unit handphone milik korban dijual kepada seorang pengedar narkoba di kawasan Kampung Ambon.

Dari penjualan tersebut, para pelaku mendapatkan uang tunai sebesar Rp200.000 dan satu paket sabu yang kemudian digunakan bersama-sama di apartemen.

Himbauan Kepada Masyarakat

Di akhir konferensi pers, Kombes Pol Syahduddi memberikan imbauan kepada masyarakat agar lebih berhati-hati, terutama pada malam hari. “Kami mengimbau masyarakat yang beraktivitas di malam hari untuk lebih waspada, terutama saat membawa barang berharga seperti sepeda motor atau handphone. Sebisa mungkin, jangan beristirahat di tempat yang sepi dan pastikan ada orang lain atau petugas di sekitar,” ungkapnya.

Ia juga menekankan bahwa para pelaku tindak kejahatan sering memanfaatkan kondisi tempat yang sepi dan kurang penerangan untuk melakukan aksinya. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan untuk lebih waspada dan selalu berada di tempat yang ramai guna menghindari kejadian serupa.

Dengan pengungkapan kasus ini, Polres Metro Jakarta Barat kembali menunjukkan komitmen kuat dalam memberantas tindak kejahatan di wilayah hukumnya.

Kombes Pol M. Syahduddi juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan patroli dan meningkatkan pengawasan di daerah-daerah rawan kriminalitas, terutama pada malam hari, untuk memastikan keamanan masyarakat. (Tim)