Polisi Sambangi SMPN 75 Edukasi Bahaya Tawuran

Dutainfo.com-Jakarta: Dalam rangka meningkatkan kesadaran di kalangan pelajar tentang bahaya tawuran dan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan damai, Kanit Binmas Polsek Kebon Jeruk Polres Metro Jakarta Barat, IPTU Hernowo Subagyo, SH, bersama tim Unit Binmas mengadakan kunjungan silaturahmi ke SMPN 75, Kamis, 24/10/2024.

Kegiatan yang penuh kehangatan dan edukasi ini berlangsung pada pagi hari yang cerah, di mana para siswa berkumpul di halaman sekolah dengan antusias.

Penyuluhan ini bukan hanya sekadar kegiatan formal dari pihak kepolisian, melainkan bentuk kepedulian nyata terhadap masa depan generasi muda.

Dalam penyampaiannya, IPTU Hernowo memberikan penekanan pada pentingnya menjaga hubungan baik antar teman sebaya dan menghindari segala bentuk kekerasan, terutama tawuran yang kerap kali melibatkan pelajar.

Dengan gaya bicara yang sederhana namun penuh makna, IPTU Hernowo mengajak para siswa untuk merenungkan dampak negatif tawuran, baik secara fisik maupun psikologis.

“Tawuran bukan hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga mencoreng nama baik sekolah dan merusak masa depan kalian. Jangan biarkan emosi sesaat menghancurkan masa depan yang cerah,” ucapnya dengan nada penuh perhatian.

Kegiatan penyuluhan ini juga diselingi dengan dialog interaktif, di mana para siswa diberi kesempatan untuk bertanya dan berbagi pandangan.

Banyak dari mereka yang mengungkapkan rasa cemas terhadap fenomena tawuran yang sering terjadi di lingkungan sekolah lain.

IPTU Hernowo dengan sabar menjawab setiap pertanyaan, memberikan pemahaman tentang pentingnya berkomunikasi dengan baik dan mencari solusi damai dalam setiap konflik.

Selain penyuluhan tentang tawuran, Unit Binmas Polsek Kebon Jeruk juga memberikan informasi mengenai bahaya narkoba dan pengaruh buruk pergaulan bebas.

IPTU Hernowo mengingatkan para siswa untuk selektif dalam memilih teman dan selalu berkonsultasi dengan guru atau orang tua jika menghadapi masalah.

Kepala SMPN 75 yang turut hadir dalam acara tersebut menyampaikan apresiasinya kepada pihak kepolisian.

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan kepedulian dari Polsek Kebon Jeruk. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi para siswa, khususnya dalam menanamkan nilai-nilai disiplin dan anti kekerasan,” ujar beliau.

Di akhir kegiatan, IPTU Hernowo dan tim Unit Binmas memberikan hadiah berupa buku edukasi dan masker sebagai bentuk dukungan untuk kesehatan dan pendidikan para siswa.

Senyum dan tepuk tangan riuh dari para siswa menutup acara silaturahmi edukatif ini, menandai komitmen bersama antara pihak sekolah, kepolisian, dan pelajar untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman dan kondusif.

Dengan semangat kebersamaan dan pendekatan humanis, Polsek Kebon Jeruk berharap kegiatan seperti ini dapat memberikan dampak positif dan membantu mengurangi angka tawuran di kalangan pelajar, serta menjadikan sekolah sebagai tempat yang nyaman untuk belajar dan berkembang. (Tim)

Polsek Kalideres Ajak Siswa SMK Cahaya Prima Jauhi Perilaku Negatif

Dutainfo.com-Jakarta: Suasana pagi ini di SMK Cahaya Prima Tegal Alur Kalideres Jakarta Barat tampak berbeda, Rabu, 23/10/2024.

Para siswa berseragam rapi berkumpul di halaman sekolah, siap menerima arahan penting dari Kanit Binmas Polsek Kalideres dan mahasiswa Universitas Ibnu Chaldun Jakarta Timur, yang mengadakan penyuluhan untuk menanamkan nilai-nilai positif dalam kehidupan para pelajar.

Acara ini dipimpin oleh IPDA Kasna Sally, Kanit Binmas Polsek Kalideres, yang dalam sambutannya mengajak para siswa untuk mulai memperhatikan hal-hal yang dapat mempengaruhi masa depan mereka.

Dengan suara tegas namun penuh kehangatan, IPDA Kasna Sally mengingatkan para pelajar tentang pentingnya menghindari berbagai tindakan negatif yang kerap menjadi godaan di usia remaja.

“Kalian adalah generasi penerus bangsa. Jangan pernah lakukan hal-hal yang bisa merugikan diri sendiri dan orang lain. Jauhi aksi tawuran, bullying, dan narkoba. Bangun motivasi dalam belajar agar cita-cita kalian bisa tercapai,” pesan beliau, yang disambut anggukan serius dari para siswa.

Sesi penyuluhan ini bukan hanya sebatas formalitas, namun lebih kepada upaya merangkul hati dan pikiran generasi muda untuk lebih bijak dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

IPDA Kasna Sally, dengan penuh perhatian, menekankan betapa bahaya kenakalan remaja jika dibiarkan begitu saja.

Beliau mengajak siswa untuk memerangi tawuran yang sering terjadi akibat persaingan antar sekolah, serta mengingatkan betapa pentingnya bersikap saling menghargai, bukan saling merendahkan melalui tindakan bullying.

Dalam penyuluhan ini, mahasiswa Universitas Ibnu Chaldun Jaktim juga memberikan pandangan yang relevan bagi para siswa.

Mereka berbicara dari sudut pandang mahasiswa yang pernah merasakan masa-masa remaja penuh tantangan.

Para mahasiswa berbagi pengalaman tentang betapa besarnya pengaruh lingkungan, pergaulan, dan media sosial dalam membentuk perilaku, serta bagaimana mereka sendiri berusaha untuk tetap fokus pada pendidikan demi masa depan yang lebih cerah.

IPDA Kasna Sally juga menyoroti pentingnya menghindari seks bebas dan narkoba, dua hal yang kerap menjebak remaja dalam kehancuran masa depan.

“Jangan pernah coba-coba dengan narkoba, karena sekali terjerumus, sulit untuk kembali. Jaga diri kalian, fokuslah pada pendidikan dan bangun masa depan yang lebih baik,” tegasnya, penuh keprihatinan.

Selain memberikan nasihat tentang perilaku negatif, IPDA Kasna Sally dan tim juga memberikan motivasi kepada para siswa untuk terus semangat dalam belajar.

Ia mengingatkan bahwa dengan pendidikan, mereka bisa mewujudkan impian mereka dan menjadi pribadi yang berguna bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa.

“Apa yang kalian lakukan sekarang akan menentukan masa depan kalian. Jangan pernah sia-siakan kesempatan ini,” ujarnya.

Di akhir sesi, suasana terasa lebih ringan namun penuh makna. Para siswa tersenyum, bertepuk tangan, dan terlihat antusias untuk mulai menjalani perubahan dalam kehidupan mereka.

Kapolsek Kalideres Polres Metro Jakarta Barat Kompol Abdul Jana menjelaskan, Penyuluhan ini menjadi momen yang membuka mata, bukan hanya sekadar memberikan nasihat, tetapi juga menyentuh hati para pelajar dengan pesan-pesan kehidupan yang akan mereka bawa ke masa depan.

Kolaborasi antara Polsek Kalideres dan mahasiswa Universitas Ibnu Chaldun ini membuktikan bahwa sinergi antara institusi pendidikan dan kepolisian sangat diperlukan untuk menciptakan generasi muda yang lebih baik.

“Harapan besar tertanam di benak para siswa SMK Cahaya Prima, bahwa mereka bisa meraih masa depan gemilang jika mau menjauhi kenakalan remaja, fokus pada pendidikan, dan selalu berpegang teguh pada nilai-nilai positif dalam kehidupan,” terangnya. (Tim)

Selain 3 Hakim PN Surabaya, Kejaksaan Tangkap Pengacara Diduga Kasus Suap

dutainfo.com-Jatim: Tiga Hakim Pengadilan Negeri Surabaya terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT), oleh Kejaksaan Agung RI pada Rabu (23/10/2024).

Operasi Tangkap Tangan (OTT), oleh pihak Kejaksaan Agung RI, terhadap 3 Hakim PN Surabaya ini diduga terkait suap dalam vonis bebas yang diberikan kepada Gregorius Ronald Tannur.

“Ya benar penangkapan tiga hakim Pengadilan Negeri Surabaya terkait suap dalam vonis bebas Gregorius Ronald Tannur,” ungkap Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejagung RI, Febrie Adriansyah kepada awak media, Rabu (23/10).

Seperti diketahui Ronald Tannur merupakan anak mantan anggota DPR RI yang sebelumnya terlibat kasus pembunuhan kekasihnya, Dini Sera Afriyanti (29).

Pada Bulan Juli 2024, Ronald Tannur, divonis bebas dalam kasus itu, yang selanjutnya memicu dugaan adanya intervensi dan suap di keputusan tersebut.

Masih kata Jampidsus Febrie Adriansyah, selain 3 Hakim, ada seorang Pengacara yang turut diamankan sebagai pihak penyuap.

“Lawyer, satu orang diamankan sebagai pihak penyuap,” ujar Febrie.

Namun pihak Kejaksaan belum merinci berapa nominal suap itu.

“Masih dalam proses penghitungan,” ungkapnya.
(**)

Kejaksaan Tangkap 3 Hakim PN Surabaya

dutainfo.com-Jatim: Tiga Hakim Pengadilan Negeri Surabaya terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT), oleh Kejaksaan Agung RI pada Rabu (23/10/2024).

Operasi Tangkap Tangan (OTT), oleh pihak Kejaksaan Agung RI, terhadap 3 Hakim PN Surabaya ini diduga terkait suap dalam vonis bebas yang diberikan kepada Gregorius Ronald Tannur.

“Ya benar penangkapan tiga hakim Pengadilan Negeri Surabaya terkait suap dalam vonis bebas Gregorius Ronald Tannur,” ungkap Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejagung RI, Febrie Adriansyah kepada awak media, Rabu (23/10).

Seperti diketahui Ronald Tannur merupakan anak mantan anggota DPR RI yang sebelumnya terlibat kasus pembunuhan kekasihnya, Dini Sera Afriyanti (29).

Pada Bulan Juli 2024, Ronald Tannur, divonis bebas dalam kasus itu, yang selanjutnya memicu dugaan adanya intervensi dan suap di keputusan tersebut.

Masih kata Jampidsus Febrie Adriansyah, selain 3 Hakim, ada seorang Pengacara yang turut diamankan sebagai pihak penyuap.

“Lawyer, satu orang diamankan sebagai pihak penyuap,” ujar Febrie.

Namun pihak Kejaksaan belum merinci berapa nominal suap itu.

“Masih dalam proses penghitungan,” ungkapnya.
(**)

Polres Bengkulu Utara Hadirkan Program Dapur Presisi

Dutainfo.com-Bengkulu: Di tengah kehidupan yang semakin menantang, terutama bagi masyarakat kurang mampu, hadirnya program yang mengutamakan kesejahteraan gizi menjadi angin segar.

Pada Selasa (22/10/2024), Polres Bengkulu Utara menggelar kegiatan Dapur Presisi, sebuah inisiatif yang mendukung Program Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk memberikan makanan bergizi gratis bagi masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan ini berlangsung di depan Mapolres Bengkulu Utara, di bawah pengawasan langsung Kapolda Bengkulu, Irjen Pol Anwar, S.I.K., M.Si, yang saat itu sedang melakukan kunjungan kerja di Polres Bengkulu Utara.

Didampingi oleh jajaran pejabat utama Polda Bengkulu, Kapolda memberikan apresiasi tinggi atas terlaksananya program ini, yang tak hanya sekadar memberikan bantuan pangan, tetapi juga memupuk kebersamaan dan solidaritas di tengah masyarakat.

Kapolres Bengkulu Utara, AKBP Lambe Patabang Birana, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa Dapur Presisi merupakan salah satu wujud kepedulian Polres Bengkulu Utara terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan asupan gizi.

“Kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat, tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga membantu meringankan beban mereka yang membutuhkan,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari cooling system atau langkah preventif untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

Sebelum pelaksanaan kegiatan, Polres Bengkulu Utara telah mengumumkan rencana ini melalui patroli dan imbauan yang disampaikan oleh Satuan Binmas Polres Bengkulu Utara.

Dengan pendekatan humanis, anggota kepolisian mengajak masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan damai, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui asupan gizi yang baik.

Antusiasme masyarakat terlihat jelas ketika ratusan makanan sehat siap saji mulai dibagikan.

Di antara penerima bantuan, banyak yang menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan.

Bagi sebagian besar dari mereka, makanan sehat ini tak hanya memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menjadi dorongan moril di tengah kesulitan hidup yang dihadapi.

“Saya sangat berterima kasih, makanan ini sangat bermanfaat bagi kami yang memang sedang membutuhkan,” ujar seorang ibu rumah tangga yang menerima bantuan.

Tak hanya memberikan makanan, Polres Bengkulu Utara juga memanfaatkan momen ini untuk memberikan imbauan kamtibmas.

Mereka mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjaga ketertiban dan keamanan bersama, khususnya menjelang berbagai agenda besar nasional yang memerlukan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat.

“Kami berharap, melalui kegiatan ini, masyarakat tidak hanya mendapatkan manfaat secara fisik melalui makanan bergizi, tetapi juga lebih peduli terhadap keamanan lingkungan mereka,” ujar AKBP Lambe.

Inisiatif Dapur Presisi ini bukan sekadar kegiatan bagi-bagi makanan siang bergizi gratis.

Lebih dari itu, ini adalah bentuk nyata dari komitmen Polri dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, serta upaya untuk merangkul mereka yang seringkali terpinggirkan.

Dengan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan program ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang memerlukan.

Kegiatan yang dipantau langsung oleh Kapolda Bengkulu ini menjadi bukti bahwa kepolisian tidak hanya bertugas dalam hal penegakan hukum, tetapi juga berperan aktif dalam membangun masyarakat yang lebih sejahtera, aman, dan harmonis.

Apresiasi dari Kapolda serta masyarakat setempat menegaskan bahwa program ini telah menyentuh hati banyak orang dan membawa dampak positif di wilayah Bengkulu Utara.

Dalam penutupnya, AKBP Lambe menyampaikan harapan agar kegiatan ini bisa terus berjalan dan menjadi inspirasi bagi lembaga-lembaga lain untuk melakukan hal serupa.

“Semoga apa yang kami lakukan hari ini bisa menjadi contoh bagi yang lain. Kami akan terus mendukung program-program pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” tuturnya penuh optimisme. (Tim)