Kapolres Jakbar Bagikan 500 Helm, Rompi Hingga Bodycam Guna Kesiapan Pam Pilkada 2024

Dutainfo.com-Jakarta: Dalam upaya meningkatkan keselamatan dan mendukung kelancaran tugas personel, Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol M. Syahduddi, memberikan 500 helm, rompi, dan bodycam kepada para anggota Polres Metro Jakarta Barat, Selasa, 24/9/2024.

Pembagian ini dilakukan sebagai bagian dari persiapan pengamanan menjelang Pilkada serentak tahun 2024 serta untuk menunjang pelaksanaan tugas sehari-hari para personel kepolisian di lapangan.

Dan juga berkaca pada kejadian beberapa hari lalu adanya anggota tim Patroli Perintis Presisi Polda Metro Jaya yang menjadi korban penyiraman air keras saat membubarkan aksi tawuran si wilayah Joglo Kembangan Jakarta Barat

Kombes Pol M. Syahduddi menegaskan bahwa keselamatan dan perlindungan para personel adalah prioritas utama, terutama di tengah meningkatnya intensitas tugas sehari-hari dan menjelang Pilkada serentak tahun 2024.

Terlebih beberapa hari lalu terdapat anggota polisi yang menjadi korban akibat penyiraman air keras saat membubarkan aksi tawuran

“Pemberian helm, rompi, dan bodycam ini adalah langkah nyata untuk memastikan bahwa setiap anggota Polres Metro Jakarta Barat siap menjalankan tugas dengan baik, tanpa mengesampingkan faktor keselamatan pribadi. Alat-alat ini juga mendukung kinerja personel, baik dari sisi keamanan maupun akuntabilitas mereka di lapangan,” ujar Kombes Syahduddi, Selasa, 24/9/2024.

Pembagian bodycam kepada personel menjadi salah satu inovasi penting, guna menjamin transparansi, keamanan dan kejelasan dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Bodycam yang terpasang di seragam petugas memungkinkan setiap aktivitas terekam secara langsung, sehingga meningkatkan rasa aman baik bagi petugas maupun masyarakat yang berinteraksi dengan kepolisian.

Selain itu, penggunaan bodycam juga berfungsi sebagai alat pengawasan untuk memastikan setiap tindakan di lapangan sesuai dengan prosedur yang berlaku kemudahan dalam proses penyidikan jika terjadi sesuatu yang terjadi di lapangan.

Selain bodycam, helm dan rompi yang dibagikan juga dirancang khusus untuk memberikan perlindungan maksimal kepada personel saat menjalankan tugas di lapangan, terutama dalam situasi berisiko tinggi.

Helm pelindung juga akan memberikan perlindungan kepala dalam situasi yang tidak terduga.

Syahduddi menambahkan, kesiapan fisik dan mental personel menjadi hal yang sangat penting dalam menghadapi tugas-tugas besar seperti Pilkada.

“Kami berkomitmen untuk tidak hanya memastikan kesiapan fisik, tetapi juga memberikan peralatan yang memadai agar setiap personel dapat menjalankan tugasnya dengan maksimal. Pengamanan Pilkada serentak tahun 2024 memerlukan sinergi antara perlengkapan dan kesigapan personel. Dengan peralatan yang mumpuni, kami optimis tugas pengamanan akan berjalan lebih baik dan lebih aman,” tambahnya.

Syahduddi berharap bahwa pemberian peralatan ini dapat meningkatkan semangat personel dalam melaksanakan tugas, serta menumbuhkan rasa percaya dari masyarakat bahwa kepolisian selalu berupaya maksimal dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Di tengah persiapan Pilkada serentak 2024 yang diprediksi akan berlangsung dalam situasi dinamis, dukungan berupa peralatan penunjang tugas seperti helm, rompi, dan bodycam ini diyakini dapat memperkuat kinerja Polres Metro Jakarta Barat dalam menjaga ketertiban umum. (Tim)

Ratusan Personel Gabungan Amankan Deklarasi Kampanye Damai Di Taman Fatahilah Jakbar

Dutainfo.com-Jakarta: Dalam rangka mendukung kelancaran dan keamanan Deklarasi Kampanye Damai Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta tahun 2024, Polsek Metro Tamansari bersama dengan Polres Metro Jakarta Barat serta Subden Jibom Detasemen Gegana Polda Metro Jaya melaksanakan kegiatan sterilisasi di Taman Fatahilah, kawasan Kota Tua, Tamansari, Jakarta Barat.

Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 24 September 2024 ini bertujuan untuk memastikan situasi tetap kondusif menjelang deklarasi yang melibatkan para calon gubernur dan wakil gubernur, serta masyarakat luas.

Sterilisasi tersebut melibatkan 100 personel gabungan yang diterjunkan untuk memastikan area acara terbebas dari potensi ancaman keamanan.

Personel dari Subden Jibom Detasemen Gegana Polda Metro Jaya berperan penting dalam mendeteksi dan mengamankan area dari kemungkinan adanya bahan berbahaya atau ancaman lainnya.

Kegiatan ini dilakukan secara sistematis dengan memeriksa setiap sudut Taman Fatahilah dan lingkungan sekitarnya.

Kapolsek Metro Tamansari, Kompol Adhi Wananda, menyatakan bahwa keamanan merupakan prioritas utama dalam acara publik sebesar Deklarasi Kampanye Damai ini.

“Kami mengerahkan sebanyak 100 personel baik dari Polres, Polsek, Koramil dan Satpol PP untuk memastikan deklarasi berlangsung aman dan lancar. Kegiatan sterilisasi ini merupakan salah satu upaya preventif untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Deklarasi Kampanye Damai ini diharapkan menjadi titik awal kampanye pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang berlangsung dengan tertib dan aman.

Selain sterilisasi, pengamanan di sekitar Taman Fatahilah akan ditingkatkan selama acara berlangsung.

Polsek Metro Tamansari bekerja sama dengan satuan pengamanan lainnya guna memastikan tidak hanya sterilisasi berjalan baik, tetapi juga kelancaran lalu lintas serta keamanan bagi masyarakat yang turut hadir menyaksikan deklarasi tersebut.

Kombinasi antara langkah preventif dan tindakan tegas di lapangan diharapkan dapat menciptakan suasana yang kondusif selama masa kampanye, dan memberikan rasa aman bagi masyarakat yang terlibat dalam proses demokrasi di DKI Jakarta. (Tim)

Satlantas Polres Jakbar Selamatkan Warga Korban Lakalantas Di Jl. S Parman

Dutainfo.com-Jakarta: Di tengah kesibukan pagi yang biasanya dipenuhi oleh kendaraan lalu-lalang, ada momen menyentuh yang menggambarkan sisi humanis kepolisian.

Personel Satlantas Jakarta Barat kembali menunjukkan kesigapan dan kepeduliannya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan kehadiran Polri.

Pada Selasa pagi, 24/9/2024, sekitar pukul 06.20 WIB, seorang warga bernama Bapak Ratno mengalami kecelakaan tunggal di Jalan S Parman. Saat itu, Bapak Ratno yang hendak melakukan kontrol kesehatan ke RS Harapan Kita, tidak dapat mengendalikan kendaraannya dan terjatuh.

Kecelakaan ini tidak hanya menciptakan kepanikan, tetapi juga membuka peluang bagi petugas kepolisian untuk bertindak cepat.

Kaur Bin Ops Sat Lantas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Sudarmo, yang sedang bertugas mengatur lalu lintas di sekitar lokasi, menerima laporan tentang insiden tersebut.

Dengan sigap, ia segera merespons panggilan darurat dan bergegas menuju tempat kejadian.

Tanpa ragu, AKP Sudarmo memberikan pertolongan pertama kepada Bapak Ratno sebelum membawanya ke RS Harapan Kita untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Barat Kompol Ridha Aditya mengatakan, Tindakan heroik ini menggambarkan komitmen Polri untuk tidak hanya menegakkan hukum, tetapi juga menjadi pelindung dan penolong bagi masyarakat.

“Kepedulian mereka menjadi contoh nyata betapa pentingnya kehadiran aparat keamanan di tengah masyarakat, Sehingga kehadirannya dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” Ujar Ridha saat dikonfirmasi, Selasa, 24/9/2024.

Bapak Ratno yang sebelumnya berada dalam kondisi tidak berdaya kini mendapatkan penanganan yang diperlukan, berkat kesigapan dan perhatian dari pihak kepolisian.

Kejadian ini tidak hanya menjadi pelajaran bagi semua pengguna jalan tentang pentingnya keselamatan berkendara, tetapi juga memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Dalam situasi sulit, keberadaan Polri bukan hanya untuk menegakkan hukum, tetapi juga untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi semua. (Tim)

Korban Penyiraman Air Keras Bripda Gerald Ungkap Kronologis Saat Bubarkan Tawuran Di Jakbar

Foto: Dok Humas Polres Jakbar

Dutainfo.com-Jakarta: Sabtu, 21 September 2024, menjadi hari yang tak terlupakan bagi Bripda Gerald D’Hargado, salah satu anggota Tim Patroli Perintis Presisi Polda Metro Jaya yang menjadi korban penyiraman air keras saat membubarkan aksi tawuran di jl Joglo Raya Kembangan Jakarta Barat.

Pada pagi itu, sekitar pukul 04.30 WIB, dirinya bersama tim sedang menjalankan tugas patroli rutin di wilayah Jakarta Barat.

Saat itu, mereka menerima laporan adanya sekelompok remaja yang diduga akan melakukan aksi tawuran di Jalan Joglo Raya, Kembangan, Jakarta Barat.

Sebagai anggota yang ditugaskan untuk menjaga ketertiban dan keamanan di wilayahnya, Bripda Gerald dan timnya segera bergegas menuju lokasi.

Mereka melakukan penyisiran di sekitar area yang dicurigai, hingga menemukan sejumlah remaja bersenjata tajam hendak keluar dari sebuah gang.

“Kami saat itu langsung bergerak untuk menangkap para pelaku tawuran. Namun, saat pengejaran, beberapa remaja tiba-tiba menyiramkan cairan yang diduga air keras ke arah kami,” ujar Bripda Gerald saat menceritakan kronologi kejadian, Senin, 23/9/2024.

Kepanikan dan Luka Akibat Air Keras

Siraman air keras tersebut mengenai Bripda Gerald dan rekannya, Bripda Muhammad Zulfan Satria Wicaksana.

Bripda Gerald mengalami luka pada bagian wajah dan tangan, sementara Bripda Zulfan terkena siraman pada wajah, tangan, dan kaki.

“Saat cairan itu mengenai saya, rasa panas dan perih langsung menyebar ke area yang terkena. Kondisi itu membuat saya dan Zulfan harus segera ditangani secara medis di RSUD Kembangan,” lanjut Gerald.

Keduanya langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.

Kapolsek Kembangan Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Moch Taufik Iksan, saat dikonfirmasi membenarkan adanya insiden penyiraman air keras tersebut.

Pihaknya segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah mendapatkan laporan dari para anggota yang terluka.

“Setelah menerima laporan, kami segera melakukan olah TKP dan berhasil menyita satu dirigen yang diduga berisi air keras, serta sebuah gayung yang digunakan pelaku untuk menyiram anggota kami,” terang Kompol Taufik.

Barang bukti tersebut nantinya akan dikirim ke laboratorium forensik Mabes Polri guna mengetahui secara pasti kandungan cairan dalam dirigen tersebut.

Selain itu, penyelidikan juga akan mendalami dari mana para pelaku mendapatkan air keras tersebut, termasuk menelusuri pihak yang menjual bahan kimia berbahaya itu tanpa izin resmi

Taufik menambahkan, dari lokasi tempat kejadian perkara kami mengamankan sebanyak 2 remaja kemudian dilakukan pengembangan yang dibackup oleh Unit Resmob dan unit Jatanras Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat kemudian didapat sebanyak 10 remaja yang berasal dari luar wilayah Kembangan

“Namun hingga kini penyidik masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut guna mengungkap pelaku penyiraman air keras terhadap anggota tim Patroli Perintis Presisi Polda Metro Jaya,” tambahnya

Peran Orang Tua dalam Pengawasan Remaja

Kompol Taufik juga memberikan imbauan kepada orang tua agar lebih aktif dalam mengawasi pergerakan anak-anak mereka, terutama saat jam malam atau akhir pekan.

Menurutnya, pengawasan dari orang tua sangat penting untuk mencegah keterlibatan remaja dalam aksi tawuran.

“Kami meminta peran serta orang tua dalam mengawasi anak-anak mereka, terutama pada malam hari. Bukan hanya pada akhir pekan, tapi setiap hari, terutama jika anak-anak sudah keluar rumah di jam-jam yang tidak seharusnya. Kami berharap, dengan adanya pengawasan lebih ketat dari orang tua, aksi tawuran bisa diminimalisir,” jelasnya.

Kapolsek juga menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus meningkatkan patroli dan memantau pergerakan para remaja yang sering terlibat dalam aksi tawuran, demi menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kembangan. (Tim)

Anggota Patroli Presisi Polda Metro Jaya Alami Luka Siraman Air Keras Saat Bubarkan Tawuran Di Jakbar

dutainfo.com-Jakarta: Hendak Bubarkan aksi tawuran di Jalan Joglo Raya Kembangan Jakarta Barat, Tim Patroli perintis Polda Metro Jaya mengalami luka akibat siraman air keras pada Sabtu, 21/9/2024 sekira pukul 04.30 wib

Saat dikonfirmasi kapolsek Kembangan Polres Metro Jakarta Barat Kompol Moch Taufik Iksan membenarkan adanya peristiwa tersebut

” Ya benar, anggota tim perintis Polda Metro Jaya mengalami luka akibat siraman yang diduga dari air keras saat membubarkan aksi tawuran,” Ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu, 22/9/2024

Anggota perintis Presisi Polda Metro Jaya ada 2 orang yang mengalami luka akibat siraman yang diduga air keras

Anggota tersebut yaitu Bripda Muhammad Zulfan Satria Wicaksana mengalami luka pada bagian muka, kaki dan tangan

Sementara Bripda Gerald D’Hargado mengalami luka dibagian muka dan tangan

Kedua anggota tersebut sudah mendapatkan Perawatan di RSUD Kembangan

Peristiwa ini berawal ketika Tim Patroli Perintis Polda Metro Jaya berpatroli dan menjumpai aksi sejumlah remaja dan sedang berupaya membubarkan dua kelompok remaja yang terlibat tawuran.

Namun, saat dilakukan pembubaran terdapat remaja yang melemparkan cairan yang diduga kuat sebagai air keras ke arah petugas.

Setelah kejadian ini, Tim Reskrim Polsek Kembangan langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Tim juga sedang dalam proses mengidentifikasi pelaku yang diduga melakukan penyiraman air keras tersebut.

“Kami sudah menurunkan tim untuk menyelidiki lebih lanjut dan memburu pelaku,” jelas Taufik. (Tim)