Oknum Bintara Polri, Ditahan Propam Aniaya ART

Foto: Oknum Polri ditangkap Propam Polri (ilustrasi). (Ist)

dutainfo.com-Jakarta: Melakukan penganiayaan terhadap asisten rumah tangga (ART), berinisial MW (62), Bintara Polri berpangkat Bripka JD anggota Polsek Banjarmasin Timur berakhir ditahan di Propam Mapolresta Banjarmasin dan menjalani sidang kode etik.

“Ya terhadap yang bersangkutan sudah kita nonjobkan, dan dilakukan penahanan di Mapolresta Banjarmasin serta menjalani sidang kode etik,” ujar Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Sabana Atmojo, seperti dilansir detikSulsel, Kamis (4/5/2023).

Masih kata Kombes Pol Sabana, pihak Propam hingga kini masih memeriksa Bripka JD.

“Atas nama pribadi dan instansi saya memohon maaf, permintaan maaf ini tak ada maksud untuk menghentikan kasus, jadi saya tegaskan kasusnya tetap berjalan dan diproses,” ungkap Kombes Sabana.

Penganiyaan yang dilakukan oleh Bripka JD terhadap MW dikarenakan persoalan sepele gegara menutup pintu pagar rumah Bripka JD, di Jl Ahmad Yani, Gambut, Banjar pada Senin (1/5/2023) lalu.
(Tim)

Ketua RT Dan RW, DKI Jakarta Miliki Kewenangan Usul Non Aktifkan KTP Warga Yang Tak Domisili Di Wilayahnya

Foto: Kadis Dukcapil DKI, Jakarta Budi Awaluddin (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Pemda DKI, Jakarta melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil), rencananya akan menghapuskan Nomor Induk Kependudukan (NIK), KTP warga yang tidak lagi tinggal di DKI, Jakarta.

“Ya rencananya kami bakal menonaktifkan 194 ribu NIK pada Maret 2024,” ujar Kadis Dukcapil DKI, Jakarta Budi Awaluddin, Kepada awak media, Kamis (4/5/2023).

Masih kata Budi, sebanyak 194 ribu penonaktifan NIK ini bagi warga DKI, Jakarta, yang secara de jure ber KTP, berdokumen DKI Jakarta, namun secara de facto tak tinggal di DKI, Jakarta.

Jadi sambung Budi, KTP warga yang terdeteksi tidak tinggal di DKI, Jakarta akan dinonaktifkan proses penonaktifan mulai Maret 2024.

“Sementara ini kami masih terus melakukan sosialisasi hingga memverifikasi data warga yang akan dinonaktifkan,” ungkapnya.

Kami juga menghimbau masyarakat melakukan pengecekan mandiri apakahnya NIK nya masuk daftar yang akan dinonaktifkan atau tidak.

KETUA RT/RW punya wewenang usulkan penonaktifan KTP warga yang tak berdomisili di wilayahnya.

“Ya benar dalam mensukseskan program pemerintah, Dukcapil juga melibatkan peran Ketua RT dan RW guna proses pelayanan pindah dan datang penduduk DKI Jakarta,” kata Budi.

Akan tetapi lanjut Budi, keterlibatan RT/RW dilakukan setelah masyarakat mendapatkan pelayanan dokumen kependudukan di loket pelayanan Dukcapil di tingkat Kelurahan.
(Tim)

Polisi Gadungan Ditangkap Polsek Tamansari Jakbar

dutainfo.com-Jakarta: 2 orang polisi gadungan beraksi dikawasan kota tua Jakarta Barat hendak akan melakukan aksi penipuan dan perampasan terhadap 2 orang korban nya yang masih dibawah umur berhasil digagalkan oleh anggota pos pengamanan operasi ketupat jaya tahun 2023 polsek metro taman sari

Para pelaku tersebut berhasil digagalkan oleh anggota pospam polsek metro taman sari yang sedang melaksanakan patroli jalan kaki disekitar kawasan kota tua taman sari Jakarta Barat

Kapolsek Metro Taman Sari Polres Metro Jakarta Barat Kompol Adhi Wananda mengatakan, 2 (dua) orang pelaku berhasil kami amankan yang coba menakuti korbannya 2 orang anak dibawah umur

“Ke dua pelaku polisi gadungan ini berinisial SO (67) dan SN (29) kerap melakukan aksi serupa dengan menakuti korbannya dan mengaku sebagai polisi (polisi gadungan) kemudian menakuti korban nya lalu mengambil barang milik korban,” ujar Kompol Adhi Wananda saat di konfirmasi, Kamis, 4/5/2023.

Adhi menjelaskan para pelaku sudah kerap beraksi di sekitar kawasan kota tua taman fatahilah Jakarta Barat

Pelaku mencari sasaran dan memanfaatkan momen saat kawasan sekitar kota tua taman fatahilah dan kondisi ramai para pengunjung

“Pelaku sudah beraksi 7 kali disekitar kawasan kota tua taman fatahilah Jakarta Barat,” terang Adhi Wananda

Pria berpangkat melati dipundaknya ini menjelaskan, kejadian ini berhasil terungkap saat anggota nya Aiptu Sumantri sedang berjaga dipos pam operasi ketupat jaya tahun 2023

Anggota tersebut melaksanakan patroli jalan kaki disekitar kawasan kota tua taman fatahilah Jakarta Barat

Kemudian melihat korban 2 orang anak yang masih dibawah umur sedang jalan dan diikuti oleh 2 orang pelaku

“Anggota tersebut curiga terhadap korban yang saat itu terlihat raut wajahnya ketakutan dan melihat gerak gerik pelaku yang mencurigakan,” ucapnya

Aiptu Sumantri kemudian melaporkan kepada papospam ipda ari, setelah menerima laporan tersebut kemudian langsung segera diamankan terhadap pelaku berikut korban ke pospam operasi ketupat jaya

Setelah diinterogasi terhadap korban mengaku datang dari clincing menggunakan angkot ke kota tua pada 30 april 2023 sekira pukul 15.30 wib

Setibanya dilokasi kemudian dihampiri oleh pelaku dengan alasan korban telah mengambil barang milik adiknya pelaku

Pelaku juga mengancam dengan menggunakan garpu dan menakuti korban jika mencoba kabur akan ditembak oleh pelaku

“Karena merasa takut korban terpaksa menuruti kemauan pelaku yang memaksa untuk jalan menemui adiknya pelaku,” terangnya

Ditengah perjalanan kemudian berhasil digagalkan oleh kesigapan anggota nya yang sedang melaksanakan patroli jalan kaki disekitar lokasi

Dikesempatan yang sama Kanit Reskrim Polsek Metro Taman Sari Kompol Roland Olaf Ferdinan menerangkan, bahwa pelaku kerap beraksi dengan mengaku sebagai anggota polisi

” Modusnya pelaku ini menjalankan aksinya dengan mencari korban yang masih remaja dan saat kondisi kawasan kota tua taman fatahilah dalam kondisi ramai oleh pengunjung,” terangnya

Mereka berpura-pura menjadi anggota Polisi yang sedang mencari pelaku kejahatan terhadap korban penganiayaan, yang biasanya hasil kejahatan berupa handphone dijual langsung kepada pembeli yang berpapasan di jalan.

Kedua pelaku ini berinisial SO (67) dan SN (29) merupakan warga semanan Kalideres Jakarta Barat

Mereka pengangguran atau tidak bekerja, kami juga turut mengamankan barang bukti diantaranya 1 buah jaket bermotif loreng, 1 buah HT dan tas pinggang

Untuk mempertanggung Jawabkan atas perbuatan nya pelaku dikenakan pasal 335 ayat 1 KUHP dan pasal 80 jo 76 c UU no 35 tahun 2014 undang undang no 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. (Tim)

Satreskrim Polres Jakbar Tangkap 3 Pelaku Penyerangan Di Palmerah

dutainfo.com-Jakarta: Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Barat menangkap tiga pelaku penyerangan di kawasan Palmerah, Jakarta Barat yang menyebabkan tewasnya seorang remaja.

Ketiga pelaku yakni BU, GH dan YP. Mereka tampak masih remaja.

“Ketiga pelaku ditangkap setelah berusaha bersembunyi,” kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol M Syahduddi didampingi Wakasat reskrim Kompol Niko Purba saat konferensi pers, Kamis (4/5/2023).

Pelaku berhasil diamankan setelah tim dibawah pimpinan kanit krimum Polres Metro Jakarta Barat Iptu Edi Budi Wibowo dan Kasubnit Jatanras Iptu M Rizky Ali Akbar bergerak cepat mencari pelaku

Dari hasil pemeriksaan terungkap penyerangan yang menyebabkan melayangnya nyawa seorang remaja berinisial MS itu terjadi secara spontan. Syahduddi mengatakan saat kejadian kedua kelompok remaja itu tengah melakukan konvoi.

“Kedua kelompok tersebut bertemu di jalan, kemudian kelompok pelaku melakukan penyerangan,” katanya.

Saat kejadian kelompok pelaku berjumlah lebih banyak dari kelompok korban. Korban yang saat itu berjumlah tiga orang diserang kelompok pelaku yang berjumlah belasan orang.

Syahduddi menjelaskan, korban yang saat itu mengendarai sepeda motor tak berkutik setelah terjatuh. Pelaku melakukan penyerangan dengan menggunakan senjata tajam hingga membuat satu orang tewas.

“Korban mengalami luka sabetan senjata tajam hingga tewas. Sementara teman korban mengalami luka-luka setelah berhasil kabur dari penyerangan,” paparnya.

Hasil pemeriksaan pelaku BU berperan sebagai eksekutor yang membacok korban, pelaku GH berperan melindas korban saat terjatuh, kemudian pelaku YP juga berperan melindas korban.

Atas perbuatannya, ketiga pelaku disangkakan Pasal 170 Ayat (2) ke 3e KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Sebelumnya, seorang remaja tewas bersimbah darah setelah diserang oleh sekelompok orang tak dikenal. Korban diserang secara membabi buta dengan menggunakan senjata tajam (sajam).

Peristiwa naas itu terjadi di Jalan Tomang Raya, Jatipulo, Palmerah, Jakarta Barat pada Kamis (27/4/2023) dini hari.

Kapolsek Palmerah AKP Dodi Abdulrohim mengatakan, penyerangan bermula ketika 3 orang remaja dari kelompok korban hendak melintas di lokasi. Mereka berencana pulang ke rumah.

Namun di tengah perjalanan, ada sekelompok orang tak dikenal diduga berjumlah belasan orang, dari arah belakang mengejar kelompok korban.

“Ada pengendara sepeda motor berjumlah sekitar 9 unit dengan berboncengan mengejar korban dan akhirnya terkejar oleh pelaku, lalu para pelaku melakukan penyerangan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis.

Saat kejadian korban berjumlah 3 orang. Dua korban berboncengan sepeda motor yakni berinisial AGP (17) dan MSG (19), satu lagi IM mengendarai sepeda motor sendiri.

Dody menjelaskan, para pelaku melakukan penyerangan hingga membuat korban AGP dan MSG terjatuh. Keduanya pun diserang secara membabi buta.

“Korban sempat terjatuh dan diserang menggunakan senjata tajam, hingga akhirnya korban berinisial MSG meninggal dunia dan 1 korban lain luka-luka. Sementara 1 korban lain berhasil melarikan diri,” ungkapnya. (Tim)

Polsek Tanjung Duren Bersama Koramil 03/GP Gelar Halal Bihalal Pasca Idul Fitri 1444H

dutainfo.com-Jakarta: guna memperkokoh dan mempererat sinergitas serta meningkatkan silaturahmi, Polsek Tanjung Duren menggelar halal bihalal bersama TNI-Polri dan forkopimcam Grogol Petamburan, Kamis, 4/5/2023.

Kegiatan Halal bihalal tersebut digelar di halaman Mapolsek Tanjung Duren dan dihadiri personel polsek Tanjung duren, koramil 03 GP dan kecamatan Grogol Petamburan

Dalam arahannya Kapolsek Tanjung Duren Polres Metro Jakarta Barat Kompol Muharram Wibisono mengatakan, kegiatan silaturahmi dan Halal Bihalal TNI – Polri dan Forkopimcam bertujuan dalam rangka silahturahmi untuk memperkokoh Sinergitas dan Soliditas Tiga Pilar Kebangsaan.

” Masih dalam suasana Idul Fitri 1444 H, Kami, TNI, Polri dan Forkopimcam Grogol Petamburan melaksanakan kegiatan halal bihalal, dimana pelaksanaan Operasi Kewilayahan Ketupat Jaya 2023 telah berakhir dan berjalan dengan aman kondusif serta lancar.

” Semua ini berkat kolaborasi dalam pelaksanaan tugas secara bersama-sama sehingga pelaksanaan tugas operasi ketupat jaya tahun 2023 berjalan dengan lancar,” ujar Kompol Muharram Wibisono saat di konfirmasi, Kamis, 4/5/2023.

Lanjut Muharram menjelaskan Kegiatan ini juga sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo bahwa sinergitas TNI-Polri bersama pemerintah daerah merupakan kunci sukses dalam menghadapi berbagai ancaman kedaulatan dan kamtibmas.

Soliditas dan Sinergitas TNI-Polri bersama pemerintah daerah harus tetap terjadi, hingga menjadi pondasi yang kuat dalam menjaga keamanan dan stabilitas negara dalam mendukung program pembangunan

” Dengan, terawatnya dan terjaganya sinergitas dan soliditas tiga pilar kebangsaan di wilayah Jakarta Barat khususnya Kec.Grogol Petamburan, sehingga personel dapat saling mengenal dan memiliki rasa toleransi dan sikap saling menghargai yang kuat di jajaran instansi, ” pungkasnya

Terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif dari sinergitas TNI-Polri dan pemerintah daerah mutlak sebagai sumber kekuatan untuk menghadapi segala tantangan

Usai kegiatan halal bihalal dilanjutkan dengan kegiatan ramah tamah.

Sementara Danramil 03/GP Kapten Inf Sriyanto mengatakan kegiatan ini selain halal bihalal, tentunya dapat meningkatkan sinergitas TNI-Polri dalam hal ini khususnya Koramil 03/GP dan Polsek Tanjung Duren. (Hdr/Tim)