Polsek Cengkareng Bagikan 200 Takjil Gratis Ke Masyarakat

dutainfo.com-Jakarta: Momentum bulan suci Ramadhan 1444h dimanfaatkan oleh prajurit bhayangkara untuk berbagi seperti yang dilakukan oleh jajaran polsek Cengkareng, Selasa, 11/4/2023.

Polsek Cengkareng membagikan sebanyak 200 takjil kepada sejumlah masyarakat dan pengendara yang melintas di depan mako polsek Cengkareng

Aksi kemanusiaan membagikan takjil tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Cengkareng kompol Hasoloan Situmorang

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Cengkareng Polres Metro Jakarta Barat Kompol Hasoloan Situmorang mengatakan, dalam kesempatan ini kami polsek Cengkareng membagikan sebanyak 200 takjil kepada masyarakat yang melintas di depan mako polsek Cengkareng

“Takjil yang dibagikan ini berupa kolak, gorengan, lontong dan air mineral,” ujar Kapolsek Cengkareng kompol Hasoloan Situmorang, Rabu, 12/4/2023.

Hasoloan menjelaskan, dibulan suci ramadhan ini kami manfaatkan untuk melakukan kegiatan kemanusiaan untuk berbagi kepada masyarakat

Selain membagikan makanan takjil kepada masyarakat, kami juga memberikan edukasi kepada masyarakat tentang himbauan Kamtibmas menjelang hari raya idul fitri 1444h

Kami imbau kepada masyarakat bagi masyarakat yang hendak akan bersilaturahmi ke rumah keluarga dikampung untuk memperhatikan berbagai hal diantaranya seperti Kunci Pintu dan Jendela, Matikan kran air atau saluran PAM, simpan barang berharga di tempat yang aman, cabut aliran listrik agar tidak terjadi kebakaran, pasang lampu otomatis serta titipkan rumah ke orang yang terpercaya seperti rt dan rw atau keamanan setempat, Mudik Aman Rumah Nyaman. (Tim)

Kodam Jaya Sita Pelat Dinas TNI AD Di Rumah Nindy Ayunda

Foto: Kadispenad Brigjen TNI Hamim Tohari (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Pihak TNI AD, saat mendatangi rumah Nindy Ayunda, guna menyelidiki kepemilikan senjata api ilegal Dito Mahendra, menemukan pelat mobil dinas resmi TNI AD.

“Pihak Kodam Jaya sudah mengambil pelat nomor itu agar tak disalahgunakan lagi, masih terus diselidiki secara internal, namun pelat nomor itu dikeluarkan oleh pihak Kodam Jaya beberapa tahun lalu,” ujar Kadispenad Brigjen TNI Hamim Tohari, kepada awak media, Selasa (11/4/2023).

Masih kata Brigjen TNI Hamim, masa berlaku pelat itu sudah habis, namun jika penyelidikan perkara selesai, pihaknya akan memusnahkan pelat itu.

“Saat ini telah habis masa berlakunya, nanti akan dihapuskan, karena sudah tak berlaku,” ungkapnya.
(Tim)

Kejaksaan Tinggi Sulsel Tahan Adik Menteri Pertanian Dugaan Korupsi PDAM Makasar

Foto: (ist)

dutainfo.com-Sulsel: Penyidik Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, menetapkan adik Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, yakni Harus Yasin Limpo, sebagai tersangka kasus dugaan korupsi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), Makassar dengan kerugian negara Rp 20 miliar.

Penyidik Kejati Sulsel, langsung melakukan penahanan terhadap Haris Yasin Limpo yang mantan Dirut PDAM Makassar tahun 2015-2019.

“Ya telah ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan oleh penyidik pada Pidsus Kejati Sulsel,” ujar Kasi Penkum Kejati Sulsel, Soetarmi kepada awak media, Selasa (11/4/2023).

Masih kata Soetarmi, kerugian negara Rp 20 miliar 318 juta.

“Haris Yasin Limpo, hari ini dipanggil jadi saksi, kemudian berdasarkan dua alat bukti yang cukup kami tetapkan sebagai tersangka, dan ditahan,” ungkapnya.

Kami tahan yang bersangkutan di Lapas Kelas I Makassar.

Pihak Kejati Sulsel awalnya mengusut dugaan korupsi di lingkungan PDAM Makassar pada 2021 lalu, hasil Audit BPK sebelumnya menyebut kerugian negara Rp 31 miliar.

Jadi sambung Soetarmi, hasil ungkap audit BPK RI, menemukan kelebihan pembayaran bonus ke pegawai pada tahun 2017 dan 2019 senilai Rp 8.318.213.130, selanjutnya BPK menemukan kelebihan pembayaran asuransi Dwi Guna serta premi dana pensiun ganda 2016, hingga 2018, dan 2019, senilai Rp 31.448.367.629.

Hasil temuan BPK ini, meminta agar semua kelebihan pembayaran dikembalikan namun tak dikembalikan.
(Tim)

Polisi Diminta Tindak Lanjuti Laporan Atas Dugaan Penipuan Di Jakbar

Foto: ilustrasi (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Terkait dugaan kasus penipuan dan penggelapan, Korban Lie Fadila, meminta Polres Jakarta Barat, dapat menindaklanjuti laporan dirinya, dengan nomor laporan polisi 925/IX/2022/SPKT/Restro Jakbar/Polda Metro Jaya yang dilaporkan korban pada tanggal 30 September 2022 tahun yang lalu.

Korban Lie Fadila mengaku telah melaporkan terduga berinisial LM pada Polres Jakarta Barat, terkait kasus dugaan penipuan dan penggelapan.

Adapun permasalahan yakni pada tahun 2016, terlapor LM diduga telah menerima finansial dari suatu perjanjian antara pihak pertama dan kedua yang tak diserahkan kepada pelapor dalam hal ini Lie Fadila, sebagai pemilik dana yang sah, selanjutnya hal ini telah pernah dilakukan somasi 1 kali, dan diadakan somasi ke 2, namun somasi tersebut ditolak oleh terlapor LM tidak mau menanggapi.

“Selanjutnya kami melaporkan LM ke Polres Jakarta Barat dengan Surat Laporan Polisi Nomor: 925/IX/2022/PMJ/Restro Jak Bar pada tanggal 30 September 2022,” ujar Lie Fadila melalui pesannya seperti dikutip Inapos.com, Senin (10/4/2023).

Menurut korban Lie Fadila dirinya mengalami kerugian senilai Rp 5 Miliar.

“Permintaan saya selaku korban agar kasus ini bisa segera ditindaklanjuti oleh Polres Jakarta Barat,” kata Lie.

Masih kata Lie, dirinya juga meminta LM mengembalikan hak nya karena kewajibannya sudah di serahkan sesuai perjanjian kerjasama.

Dikutip dari media Inapos.com, terlapor LM mengatakan dari pihaknya belum ada komentar, menanggapi konfirmasi media, via pesan elektroniknya.

Kepada awak media Inapos, LM juga mengatakan sebaiknya ditanyakan ke pihak lainya saja, hal tersebut.
(Tim)

Danramil 03/GP Bersama Mitra Jaya Cek Posko Tiga Pilar Pam Di Bulan Ramadan

dutainfo.com-Jakarta: Dalam rangka pengamanan di Bulan Suci Ramadan, terkait maraknya tawuran, dan tindak kriminalitas lainya, Danramil 03/GP Kapten Inf Sriyanto, bersama Mitra Jaya Kodim 0503/JB dan Mitra Jaya Koramil 03/GP, melaksanakan kegiatan patroli gabungan skala besar pada Jumat (7/4/2023).

Sebelum melaksanakan giat patroli, personel gabungan TNI-Mitra Jaya, melaksanakan apel gabungan yang dipimpin Danramil 03/GP Kapten Inf Sriyanto.

“Laksanakan patroli skala besar ini dengan rasa tanggungjawab, tetap perhatikan keselamatan diri, dan tetap humanis namun tegas,” ujar Kapten Inf Sriyanto, saat pimpin apel di Makoramil 03/GP, Jumat (7/4).

Adapun personel yang dilibatkan melaksanakan patroli gabungan terdiri dari personel Koramil 03/GP, Mitra Jaya Kodim 0503/JB sebanyak 15 personel, dan 40 personel Mitra Jaya Koramil 03/GP beserta jajaran.

Rute patroli dimulai dari wilayah Kecamatan Palmerah dan sekitarnya, lanjut ke wilayah Grogol Petamburan, Jakarta Barat, dari pukul 21.00 WIB dan berakhir pada pukul 03.00 WIB dinihari.

Sementara Ketua Harian Mitra Jaya Kodim 0503/JB Hendrik A, mengatakan, kami Mitra Jaya Kodim 0503/JB melaksanakan patroli gabungan bersama Koramil 03/GP dan Mitra Jaya Koramil 03/GP.

“Mitra Jaya Kodim 0503/JB dengan kekuatan 15 personel mendukung kekuatan personel Mitra Jaya Koramil 03/GP dalam rangka patroli wilayah skala besar,” ungkap Hendrik.
(Elw)