Polres Jakbar Dan Kodim 0503/JB Gelar Pasukan Pam Nataru 2020

Foto: Dandim 0503/JB Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki, Walikota Jakbar Uus Kuswanto, dan Wakapolres Jakbar, AKBP Rusdi Pramana saat gelar apel pasukan PAM Nataru di Kota Tua Jakbar.

dutainfo.com-Jakarta: Polres Jakarta Barat, Kodim 0503/Jakarta Barat, Walikota Jakarta Barat, dan Personel Mitra Kamtibmas, mengelar apel pasukan dalam rangka Operasi Lilin Jaya 2020 pengamanan Natal dan Tahun Baru 2021, apel gabungan diikuti Seratus personel gabungan TNI-Polri, Walikota, dan Mitra Kamtibmas Jakarta Barat, di Taman Fatahilah, Kota Tua, Jakarta Barat, Senin (21/12/2020).

Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Dandim 0503/JB, Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki S.I.P, Kapolres Jakarta Barat diwakili Wakapolres Jakarta Barat, AKBP Rusdi Pramana, dan Walikota Jakarta Barat, Uus Kuswanto.

“Personel yang dilibatkan terdiri dari 1.858 personel gabungan TNI-Polri, dan Mitra Kamtibmas Jakarta Barat,” ujar Wakapolres Jakarta Barat, AKBP Rusdy Pramana, saat di lokasi apel gabungan Kota Tua, Jakarta Barat, Senin (21/12).

Masih kata AKBP Rusdi, ribuan personel ini akan disebar di delapan pos pengamanan di seluruh wilayah Jakarta Barat dan Kecamatan.

“Pos pengamanan dan personel yang dilibatkan akan ditempatkan di lokasi rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat,” ungkap Rusdi.

Selain itu sambung Rusdi, Polres Jakarta Barat juga tengah memanfaatkan teknologi kamera pengintai CCTV No Blindspot tersebar di 120 titik dan terhubung ke pusat komando guna pemantaun keamanan.

“Kamera pengintai CCTV ini akan memantau terjadinya kerumunan atau tindak kejahatan langsung terapantau dari Komando Polres Jakarta Barat.

Ditempat terpisah Dandim 0503/JB Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki S.I.P, mengatakan kegiatan apel gelar pasukan ini dilaksanakan setiap menjelang akhir tahun dalam rangka pengamanan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.

“Tentunya TNI-Polri khususnya di Jakarta Barat akan selalu bersinergi menciptakan situasi yang aman dan kondusif untuk wilayah Jakarta Barat,” ucap Kolonel Inf Dadang.

Selain itu lanjut Dandim, dalam situasi Pandemi Covid-19 ini kami tetap menerapkan dan mengutamakan protkol kesehatan dengan terus menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat termasuk rumah-rumah ibadah nantinya.

Pantauan dilapangan kegiatan apel gelar pasukan ini tetap memperhatikan prokol kesehatan 3M (Memakai masker, Mencuci tangan, dan tetap Menjaga jarak aman satu dengan lainya). (Hdr)

Amankan Nataru Polres Jakbar Dan Kodim 0503/JB Sinergi Gelar Apel Pasukan

Foto: Dandim 0503/JB Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki, Walikota Jakbar Uus Kuswanto, dan Wakapolres Jakbar, AKBP Rusdi Pramana saat gelar apel pasukan PAM Nataru di Kota Tua Jakbar.

dutainfo.com-Jakarta: Polres Jakarta Barat, Kodim 0503/Jakarta Barat, Walikota Jakarta Barat, dan Personel Mitra Kamtibmas, mengelar apel pasukan dalam rangka Operasi Lilin Jaya 2020 pengamanan Natal dan Tahun Baru 2021, apel gabungan diikuti Seratus personel gabungan TNI-Polri, Walikota, dan Mitra Kamtibmas Jakarta Barat, di Taman Fatahilah, Kota Tua, Jakarta Barat, Senin (21/12/2020).

Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Dandim 0503/JB, Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki S.I.P, Kapolres Jakarta Barat diwakili Wakapolres Jakarta Barat, AKBP Rusdi Pramana, dan Walikota Jakarta Barat, Uus Kuswanto.

“Personel yang dilibatkan terdiri dari 1.858 personel gabungan TNI-Polri, dan Mitra Kamtibmas Jakarta Barat,” ujar Wakapolres Jakarta Barat, AKBP Rusdy Pramana, saat di lokasi apel gabungan Kota Tua, Jakarta Barat, Senin (21/12).

Masih kata AKBP Rusdi, ribuan personel ini akan disebar di delapan pos pengamanan di seluruh wilayah Jakarta Barat dan Kecamatan.

“Pos pengamanan dan personel yang dilibatkan akan ditempatkan di lokasi rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat,” ungkap Rusdi.

Selain itu sambung Rusdi, Polres Jakarta Barat juga tengah memanfaatkan teknologi kamera pengintai CCTV No Blindspot tersebar di 120 titik dan terhubung ke pusat komando guna pemantaun keamanan.

“Kamera pengintai CCTV ini akan memantau terjadinya kerumunan atau tindak kejahatan langsung terpantau dari Komando Polres Jakarta Barat. (Hdr/Elw)

Dandim 0503/JB Bersama Walikota Jakbar Kunjungi Ketua MUI Jakbar

Foto: Dandim 0503/JB Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki S.I.P saat berkunjung ke kediaman Ketua MUI DKI Jakarta KH Munahar Muchtar HS.

dutainfo.com-Jakarta: Guna meningkatkan tali silahturahmi, Komandan Kodim 0503/JB, Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki S.I.P bersama Walikota Jakarta Barat, Uus Kuswanto S.Sos, mengunjungi kediaman Ketua Umum MUI Provinsi DKI Jakarta, KH Munahar Muchtar HS, di Jalan Raya Semanan Kampung Lamporan RT 005/08, Semanan, Kalideres, Jakarta Barat, Jumat (18/12/2020).

Kegiatan silahturahmi di kediaman Ketua Umum MUI Provinsi DKI, Jakarta ini sebagai wujud sinergitas antara ulama dan umaro dengan agenda Sholat Jumat berjamaah dan komunikasi sosial.

Dalam kesempatan itu, Dandim 0503/JB, Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki berpesan “Saya selaku Dandim 0503/JB mengajak kepada Ketua Umum MUI untuk turut menjaga kondusifitas wilayah dengan turut mengajak seluruh umat agar tidak terprovokasi oleh berita hoax, ujaran kebencian dan mengikuti paham radikalisme”.

“Kami bersama Pak Walikota menghimbau agar selalu bersama-sama mengingatkan umat dan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan guna pencegahan wabah Covid-19, serta menerapkan pola hidup sehat dan bersih, dan jangan lupa menerapkan 3M (Memakai masker, Mencuci tangan, dan Menjaga jarak aman,” ujar Kolonel Dadang, kepada awak media.

Hadir pada kegiatan tersebut diantaranya, Dandim 0503/JB, Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki, Walikota Jakarta Barat, Uus Kuswanto, Camat Kalideres H Naman Setiawan, Pasi Inteldim 0503/JB, Mayor Inf Missin MD, dan Asisten Administarasi dan Kesra Setko Jakarta Barat, H Amin.
(Hdr/tim)

Amankan Aksi 1812 Polda Metro Jaya Kerahkan 12.500 Personel TNI-Polri

Foto: Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus

dutainfo.com-Jakarta: Polda Metro Jaya mengerahkan 12.500 personel gabungan TNI-Polri, dalam rangka pengamanan aksi 1812 Front Pembela Islam (FPI), di depan Istana Negara, Jakarta Pusat.

“Ya hari ini Polda Metro Jaya dan TNI tim gabungan menurunkan 5.000 personel yang kita siapkan di lokasi aksi,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus, Jumat (18/12/2020).

Masih kata Yusri, pengerahan personel di Monas ini guna melakukan pengamanan dikawasan Istana Negara, selain itu personel juga disebar di beberapa titik rawan.

Untuk personel cadangan juga kita siagakan di kawasan Monas, DPR RI, dan Polda Metro Jaya.

“Terdapat personel cadangan 7.500 yang standby disiagakan di Monas, DPR, Polda serta TNI cadangan yang disiagakan di Batalyon masing-masing,” ungkap Yusri.

Kombes Yusri juga mengatakan pihaknya dengan tegas tidak mengeluarkan izin kegiatan aksi 1812, polisi akan melakukan operasi kemanusiaan untuk mencegah penyebaran virus Covid-19.

“Kita tidak mengeluarkan izin, pemberitahuan dari Anak NKRI iya ada, tapi kita tidak memberikan izin, kita akan tetap tegakan aturan operasi kemanusiaan yang telah disampaikan Pak Kapolda kemarin, di daerah-daerah sudah mulai dilakukan penjagaan, jadi bukan hanya di lokasi saja,” tutupnya. (Tim)

Penyidik Kejagung Periksa Eks Pejabat KPP Cengkareng

Foto: Kapuspenkum Kejagung RI Leonard Eben Ezer Simanjuntak

dutainfo.com-Jakarta: Mantan pemeriksa pelaksana pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Jakarta Cengkareng, Direktorat Jenderal Pajak Kementria Keuangan Widhiantoro bin Maskan, diperiksa penyidik Kejaksaan Agung RI.

“Benar penyidik Kejagung memeriksa Widhiantoro diperiksa sebagai saksi terkait perkara tindak pidana korupsi restitusi pajak PT Cherng Tay Indonesia,” ujar Kapuspenkum Kejagung RI, Leonard Eben Ezer Simanjuntak, Rabu (16/12/2020).

Masih kata Leonard, yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi dalam kasus penyelewengan pajak PT Cherng Tay.

Diketahui perkara restitusi pajak ini telah naik status dari penyelidikan ke tingkat penyidikan, hal tersebut dengan terbitnya Sprindik dari Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung RI pada 4 Januari 2020.

Seperti diketahui sebelumnya kasus ini bermula pada 26 Januari 2018, berlokasi di ruang Closing Pemeriksa Pajak Pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Jakarta Cengkareng, Jakarta Barat.

Diduga oknum petugas pemeriksa pajak telah menerima uang sebesar Rp 83,5 juta dari staf karyawan PT Cherng Tay Indonesia terkait pengurusan restitusi pajak. (Tim)