Operasi Yustisi TNI-Polri Di Tambora Jakbar Jaring 48 Pelanggar

dutainfo.com-Jakarta: Sebanyak 48 Pelanggar yang ditindak dalam operasi yustisi yang digelar petugas TNI-Polri, dan Satpol PP Kecamatan Tambora Jakarta Barat, Selasa (8/12/2020).

Kapolsek Tambora Kompol M Faruk Rozi mengatakan 48 Pelanggar itu terjaring di dua lokasi berbeda.

“Untuk hari ini kita lakukan operasi yustisi di dua lokasi diantaranya di Jembatan Dua, dan Jalan KH Mansyur, Tambora, Jakarta Barat,” ujar Kompol Faruk.

Adapun pelanggar yang ditindak sebanyak 48 pelanggar diberikan sanksi sosial dan 7 pelanggar memilih sanksi administrasi dengan total Rp 1.100.00.

“Selain menindak pelanggar tentunya kami juga memberikan edukasi agar pelanggar yang ditindak selalu mematuhi protokol kesehatan lanjut dia.

Kapolsek berharap kepada seluruh masyarakat agar dapat bekerja sama dan ikut serta mengantisipasi penyebaran pandemi Covid-19.

“Tentunya dengan mematuhi kebijakan pemerintah dengan mengikuti tatanan adaptasi kebiasaan baru dengan 3M yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak,” tutupnya.
(Elw/Hdr)

Polsek Kalideres Jakbar Tangkap 3 Pelaku Ranmor

Foto: Pelaku Ranmor saat diamankan Polsek Kalideres Jakbar

dutainfo.com-Jakarta: Unit Reskrim Polsek Kalideres menangkap 3 pelaku pencuri sepeda motor yang beraksi di Jalan Kamal Raya, Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, pada Jumat (4/12/2020).

Kapolsek Kalideres Kompol Slamet Riyadi membenarkan pihaknya baru saja menangkap tiga pelaku pencurian yang kerap beraksi di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

“Ya benar baru saja kami melakukan penangkapan,” ujar Slamet, Minggu (6/12/2020).

Sementara Kanit Reskrim Polsek Kalideres Iptu Anggoro Winardi menambahkan, penangkapan ini berawal ketika pihaknya melakukan patroli wilayah mencurigai adanya tiga orang dilokasi kejadian.

Para pelaku berinisial RP (26), MS (40), dan W (24).

“Ketiga pelaku kepergok saat melancarkan aksinya dan oleh anggota sepeda motor pelaku ditabrak,” ungkap Anggoro.

Para pelaku melakukan perlawanan kepada petugas sehingga dilakukan tindakan tegas terukur.

Dua dari tiga pelaku terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas petugas pada bagian kaki dan saat ini satu orang pelaku masih menjalani perawatan di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

“Saat ini kami masih mengembangkan terhadap kasus ini,” tutup Anggoro.
(Elw/Hdr)

Ini Pesan Dandim 0503/Jakarta Barat, Saat Peresmian Kampung Tangguh di Jakbar

Foto: Walikota Jakbar Uus Kuswanto, Dandim 0503/JB Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki, dan Kapolres Jakbar Kombes Audie S Latuheru saat menghadiri peresmian kampung tangguh di Jakarta Barat

dutainfo.com- Jakarta: Dandim 0503/Jakarta Barat, Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki, S.I.P bersama Kapolres Metro Jakbar, Kombes Pol Audie S Latuheru, SIK. dampingi Walikota Adm Jakarta Barat, Uus Kuswanto dalam giat Peresmian Kampung Tangguh Bencana dan Simulasi.

Peresmian Kampung Tangguh Bencana dan Simulasi yang dilaksanakan jam 07.00 Wib di Jalan Darma Wanita V Rt. 07/01, Kel. Rawa Buaya, Kec. Cengkareng, Jakarta Barat, Minggu (7/12/20).

Dalam apel tersebut, Walikota mengatakan “Kegiatan ini sesuai Peraturan Gubernur 103 tahun 2020 tentang pelaksanaan percontohan Bencana dalam menghadapi cuaca dan memasuki musim penghujan, sebagaimana kita ketahui bahwa ini Insya Allah nanti akan kita lakukan dan jajaran pemerintah kota dan TNI/Polri serta elemen Masyarakat lainnya.” Ujar Walikota dalam apel tersebut.

Masih kata Walikota, Bagi warga masyarakat pada saat terjadi banjir di sekitar kita dan bukan hanya di Jakarta, TNI dengan Polri dan jajaran Pemerintah Kota bersinergi anantisipasi musim penghujaan dan dengan harapan Kampung Tanggap bencana ini menjadi salah satu upaya mempersiapkan diri sebaik-baiknya dengan melibatkan masyarakat akan mempersiapkan seluruh sarana prasarana agar masyarakat merasa nyaman dan merasa tenang dengan kehadiran aparat Pemerintah Kota.

“Dengan TNI dan Polri di tengah-tengah warga masyarakat saya yakin dengan koordinasi dan kerjasama di antara masyarakat untuk menjadi contoh bagi wilayah yang rentan banjir di Jakarta Barat. Tutup Walikota Uus.

Usai menghadiri Simulasi dan Peresmian Kampung Tangguh tersebut, Dandim 0503/JB yang di temui awak media menjelaskan, dengan adanya kampung tangguh ini diharapkan dapat mempercepat proses evakuasi serta pertolongan terhadap warga yang terdampak banjir.

“Hadirnya Kampung Tangguh diharapkan mampu menghadapi bahaya banjir baik dari sisi kesehatan, ekonomi, maupun sosial dan dengan adanya Kampung Tangguh tersebut, Kodim 0503/Jakarta Barat siap bersinergi dan bekerjasama dengan instansi terkait,” ujar Dandim Kolonel Inf Dadang.

Dirinya menambahkan, Masyarakat diminta terus meningkatkan kesadaran, dan kedisiplinan menjaga kebersihan lingkungan khususnya sampah yang sering menghambat aliran sungai. Mereka diimbau untuk saling mengingatkan. Ungkap Dadang.

Hadir dalam giat tersebut, Walikota Adm Jakbar, Bapak Uus Kuswanto,
Dandim 0503/JB Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki, S.I.P, Kapolres Metro Jakbar Kombes Pol Audie Latuheru,
Danramil 04/CK, Kapten Cpl Edy Moerdoko, Kapolsek Cengkareng Kompol TF Hutagaul, Camat Cengkareng, Bapak Ahmad Faqih,
Pasiintel Kodim 0503/JB Mayor Inf Missin, Pasiops Kodim 0503/JB Kapten Inf Sugianto serta Para Lurah Se Kecamatan Cengkareng.

Giat apel dan simulasi diikuti oleh 15 personil Kodim 0503/JB di pimpin Pelda Ahmad Zaini, 6 personil Polsek Cengkareng, 10 personil Sudis Gulkarmat, 2 personil Sudis Nakertrabs dan Energi, 8 personil Sudis Perhubungan, 10 personil Sudis LH, 20 personil Satpol PP, 4 personil PMI, 4 personil BNPB, 10 personil Tagana dan 20 personil PPSU.

Adapun peralatan dalam simulasi yang di gunakan yakni peralatan dari Koramil 04/CK, Gulkarmat, PMI, Tagana, Dinsos / BNPB, Dishub dan PPSU.

Sedangkan untuk materi latihan Simulasi meliputi: Teknis Jaring Komunikasi antar Instansi ( 3 Pilar ),
Teknis Evakuasi Korban Banjir ( 3 Pilar ), Teknis Penyiapan Tenda ( BNPB ), Teknis Pertolongan Korban Banjir ( Sudinkes ), Teknis Pembersihan Lokasi Paska Banjir ( Dinas LH , PPSU dan 3 Pilar ), Teknis penyiapan Dapur Umum ( Sudinsos ) dan Tehnis Penyiapan evakuasi /Pengungsi. (Tim)

Dandim 0503/JB, Kapolres Dan Walkot Jakbar Hadiri Peresmian Kampung Tangguh

Foto: Walikota Jakbar Uus Kuswanto, Dandim 0503/JB Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki, dan Kapolres Jakbar Kombes Audie S Latuheru saat menghadiri peresmian kampung tangguh di Jakarta Barat

dutainfo.com- Jakarta: Dandim 0503/Jakarta Barat, Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki, S.I.P bersama Kapolres Metro Jakbar, Kombes Pol Audie S Latuheru, SIK. dampingi Walikota Adm Jakarta Barat, Uus Kuswanto dalam giat Peresmian Kampung Tangguh Bencana dan Simulasi.

Peresmian Kampung Tangguh Bencana dan Simulasi yang dilaksanakan jam 07.00 Wib di Jalan Darma Wanita V Rt. 07/01, Kel. Rawa Buaya, Kec. Cengkareng, Jakarta Barat, Minggu (7/12/20).

Dalam apel tersebut, Walikota mengatakan “Kegiatan ini sesuai Peraturan Gubernur 103 tahun 2020 tentang pelaksanaan percontohan Bencana dalam menghadapi cuaca dan memasuki musim penghujan, sebagaimana kita ketahui bahwa ini Insya Allah nanti akan kita lakukan dan jajaran pemerintah kota dan TNI/Polri serta elemen Masyarakat lainnya.” Ujar Walikota dalam apel tersebut.

Masih kata Walikota, Bagi warga masyarakat pada saat terjadi banjir di sekitar kita dan bukan hanya di Jakarta, TNI dengan Polri dan jajaran Pemerintah Kota bersinergi anantisipasi musim penghujaan dan dengan harapan Kampung Tanggap bencana ini menjadi salah satu upaya mempersiapkan diri sebaik-baiknya dengan melibatkan masyarakat akan mempersiapkan seluruh sarana prasarana agar masyarakat merasa nyaman dan merasa tenang dengan kehadiran aparat Pemerintah Kota.

“Dengan TNI dan Polri di tengah-tengah warga masyarakat saya yakin dengan koordinasi dan kerjasama di antara masyarakat untuk menjadi contoh bagi wilayah yang rentan banjir di Jakarta Barat. Tutup Walikota Uus.

Usai menghadiri Simulasi dan Peresmian Kampung Tangguh tersebut, Dandim 0503/JB yang di temui awak media menjelaskan, dengan adanya kampung tangguh ini diharapkan dapat mempercepat proses evakuasi serta pertolongan terhadap warga yang terdampak banjir.

“Hadirnya Kampung Tangguh diharapkan mampu menghadapi bahaya banjir baik dari sisi kesehatan, ekonomi, maupun sosial dan dengan adanya Kampung Tangguh tersebut, Kodim 0503/Jakarta Barat siap bersinergi dan bekerjasama dengan instansi terkait,” ujar Dandim Kolonel Inf Dadang.

Dirinya menambahkan, Masyarakat diminta terus meningkatkan kesadaran, dan kedisiplinan menjaga kebersihan lingkungan khususnya sampah yang sering menghambat aliran sungai. Mereka diimbau untuk saling mengingatkan. Ungkap Dadang.

Hadir dalam giat tersebut, Walikota Adm Jakbar, Bapak Uus Kuswanto,
Dandim 0503/JB Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki, S.I.P, Kapolres Metro Jakbar Kombes Pol Audie Latuheru,
Danramil 04/CK, Kapten Cpl Edy Moerdoko, Kapolsek Cengkareng Kompol TF Hutagaul, Camat Cengkareng, Bapak Ahmad Faqih,
Pasiintel Kodim 0503/JB Mayor Inf Missin, Pasiops Kodim 0503/JB Kapten Inf Sugianto serta Para Lurah Se Kecamatan Cengkareng.

Giat apel dan simulasi diikuti oleh 15 personil Kodim 0503/JB di pimpin Pelda Ahmad Zaini, 6 personil Polsek Cengkareng, 10 personil Sudis Gulkarmat, 2 personil Sudis Nakertrabs dan Energi, 8 personil Sudis Perhubungan, 10 personil Sudis LH, 20 personil Satpol PP, 4 personil PMI, 4 personil BNPB, 10 personil Tagana dan 20 personil PPSU.

Adapun peralatan dalam simulasi yang di gunakan yakni peralatan dari Koramil 04/CK, Gulkarmat, PMI, Tagana, Dinsos / BNPB, Dishub dan PPSU.

Sedangkan untuk materi latihan Simulasi meliputi: Teknis Jaring Komunikasi antar Instansi ( 3 Pilar ),
Teknis Evakuasi Korban Banjir ( 3 Pilar ), Teknis Penyiapan Tenda ( BNPB ), Teknis Pertolongan Korban Banjir ( Sudinkes ), Teknis Pembersihan Lokasi Paska Banjir ( Dinas LH , PPSU dan 3 Pilar ), Teknis penyiapan Dapur Umum ( Sudinsos ) dan Tehnis Penyiapan evakuasi /Pengungsi. (Tim)

Pihak BPN Tidak Hadir Di Sidang Gugatan Lahan Semanan Jakbar Sidang Kembali Ditunda

dutainfo.com-Jakarta: Pengadilan Negeri Jakarta Barat tengah memproses gugatan pelanggaran hukum di lahan seluar 5000 Meter di kawasan Semanan, Kalideres, Jakarta Barat, didalam sidang (mediasi), yang berlangsung pada Kamis (3/12/2020), terpaksa ditunda lagi karena pihak Badan Pertahanan Nasional (BPN), Jakarta Barat, kembali tidak hadir dari panggilan sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Barat.

“Ya betul pihak BPN Jakarta Barat sudah tiga kali mangkir dari panggilan sidang, semoga proses peradilan dapat mengungkap alasan ketidakhadiran ini karena tergugat BPN sudah mendapat panggilan secara patut,” ujar Advokat Madsanih Manong kuasa hukum pihak penggugat saat di Pengadilan Negeri Jakarta Barat.

Masih kata Madsanih pihak tergugat I dan II sudah hadir dalam sidang kali ini, tergugat I dalam perkara perdata ini adalah perusahaan pengembang PT Catur Marga Utama, sedangkan pihak tergugat II adalah Kantor Notaris Nurhasanah.

Sidang diundur kembali pada Kamis (10/12/2020).

“Mengacu pada Peraturan Mahkamah Agung RI No 1 Tahun 2016, sebelum masuk pada pokok perkara, Majelis Hakim memerintahkan para pihak melakukan mediasi,” ungkap Madsanih.

Seperti diberitakan sebelumnya pihak penggugat dalam kasus perdata ini adalah ahli waris Nilam Bin Idup, Istri dan empat anak almarhum Nilam Bin Idup mengajukan gugatan perdata atas tanah waris seluas 5.286 meter persegi.

“Yang menjadi materi gugatan adalah perbuatan melawan hukum yang melanggar hak penggugat sebagai ahli waris lahan di Semanan, Jakarta Barat, sedangkan para tergugat antara lain perusahaan pengembang PT Catur Marga Utama (CMU) dan sejumlah instansi,” kata Madsanih.

Perbuatan melawan hukum itu lanjut Madsanih, adalah perubahan status hak milik (SHM) lahan berdasarkan Sertifikat No 1492/Semanan hak ahli waris yang kemudian berubah menjadi Hak Guna Bangunan No 7970/Semanan yang diterbitkan Kementrian Agraria pada 1997 dan berakhir pada 2034.

“Ahli waris menggugat akta jual beli yang tak pernah dilakukan oleh ahli waris pada 2014, sedangkan Nilam Bin Idup meninggal dunia pada tahun 1998,” tutupnya.(Tim)