Dalam 1 Bulan Polsek Kembangan Ungkap Kasus Kriminal

Foto: Kapolsek Kembangan Jakarta Barat AKP Fahrul Sudiana saat konferensi pers di Mapolsek Kembangan

dutainfo.com-Jakarta: Polsek Kembangan Jakarta Barat, berhasil ungkap kasus kriminal sebanyak 5 kasus kejahatan jalanan selama kurun waktu 1 bulan di Agustus 2019.

“Ya benar dari 5 kasus itu kami juga mengamankan 7 pelaku,” ujar Kapolsek Kembangan AKP Fahrul Sudiana SH, Sik, Msi, pada awak media, Selasa (27/8/2019).

Masih kata AKP Fahrul, ketujuh pelaku berinisial WYS (28), RM (21), AS (31), AM (40), FR (17), IS (18), dan IEP (18).

Dari kelima kasus tersebut petugas juga berhasil menyita barang bukti kejahatan diantaranya 1 unit mobil, 6 unit motor, 1 bilah sajam, dan 3 Hp.

“Saya juga telah memerintahkan Kanit Reskrim untuk melakukan pemeriksaan secara intensif kepada para pelaku mengingat banyak laporan yang disampaikan masyarakat,” ungkap AKP Fahrul.

Fahrul juga menambahkan pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin menciptakan situasi yang aman dan kondusif diwilayah hukumnya.

Kami juga menghimbau kepada masyarakat untuk turut serta berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan serta turut aktif melaporkan kepada kami jika menemukan tindak kejahatan jalanan yang selama ini cukup meresahkan.

“Kami tidak akan segan-segan memberikan tindakan tegas “tembak ditempat” bagi pelaku kejahatan,” tutupnya. (Hdr)

Kodim 0503/JB Gelar Lomba Foto Dan Melukis

Foto: Pasiter Kodim 0503/JB Kapten Arh Rizki Prima, saat teknikal meeting di aula Makodim 0503/JB

dutainfo.com-Jakarta: Dalam rangka HUT TNI ke-74, Kodim 0503/Jakarta Barat akan menggelar lomba foto dan melukis yang akan diikuti oleh berbagai komunitas, pelajar, dan masyarakat umum se Jakarta Barat.

Lomba Foto dan Melukis yang digelar Kodim 0503/JB, mengambil tema “TNI Profesional Kebanggaan Rakyat”.

Sebelum kegiatan lomba digelar dilaksanakan teknikal meeting dipimpin oleh Pasiter Kodim 0503/JB Kapten Arh Rizki Prima, di ruang rapat utama Makodim 0503/JB Jalan S Parman, Jakarta Barat, Selasa (27/8/2019).

“Ya sebelum lomba kami adakan teknikal meeting,” ujar Kapten Arh Rizki.

Masih kata Kapten Rizki, untuk lomba fotografi kami mengundang komunitas fotografi dan masyarakat umum guna memeriahkan acara kompetisi ini, dan juga dalam lomba melukis adalah para siswa-siswi di wilayah binaan kami.

“Selain dalam rangka memeriahkan HUT TNI Ke-74 acara ini juga merupakan program rutin tahunan Kodim Jakarta Barat dalam bentuk komsos kreatif kompetisi,” ungkap Rizki.

Selanjutnya Rizki meminta untuk hasil karya fotografi akan dikumpulkan pada hari Rabu (28/8), di Makodim Jakarta Barat dan nanti pemenang akan diumumkan serta hasil karya akan dipajang di Museum Wayang di Kawasan Kota Tua Tamansari, Jakarta Barat pada Kamis 29 Agustus 2019.

Sementara Ketua tim juri lomba Diki, menyampaikan untuk peserta lomba tidak dibatasi oleh umur, peserta wajib menyerahkan foto ukuran 30×40 dan boleh berwarna/hitam putih serta lukisan berukuran 60×40 dalam bentuk kanvas dan cat air.

“Foto tidak boleh diedit berlebihan, namun untuk mencerahkan warna hasil foto masih boleh, intinya tidak boleh menambah dan mengurangi nilai foto, serta nanti foto aslinya harus diserahkan pada panitia,” kata Diki.

Dalam teknikal meeting yang dipimpin Pasiter nampak 30 peserta sangat antusias dan senang terpancar dari wajah mereka.

Sebelum menutup teknikal meeting, Kapten Arh Rizki berharap kegiatan lomba ini dapat sebagai ajang mencari bibit baru dalam hal fotografi dan melukis serta nanti bisa menjalin silahturahmi yang baik dengan masyarakat, tutupnya. (Hdr)

Terkait Suap Mantan Aspidum Kejati DKI, KPK Panggil Komisaris PT SSJ

Foto: Mantan Aspidum Kejati DKI Jakarta Agus Winoto saat diamankan KPK

dutainfo.com-Jakarta: Komisaris PT Surya Semarang Sukses Jayatama (SSJ) Jimmy Hidayat, dipanggil penyidik KPK, dimintai keterangan terkait kasus dugaan suap mantan Aspidum Kejati DKI Jakarta Agus Winoto.

“Ya yang bersangkutan akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi,” ujar Humas KPK Febri Diansyah, pada awak media, Senin (26/8/2019).

Masih kata Febri, Jimmy akan diperiksa guna melengkapi berkas penyidikan dari tersangka pengacara Alvin Suherman.

Penyidik KPK juga akan memanggil dua orang saksi lainya dari pihak swasta yakni Erna Setyawati, dan Hendra Setiawan, sama seperti Jimmy, mereka akan dimintai keterangan sebagai saksi.

Sebelumnya diberitakan penyidik KPK telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait perkara penipuan investasi yang tengah berproses hukum di Pengadilan Negeri Jakarta Barat.

Ketiga orang yang dijadikan tersangka yakni mantan Aspidum Kejati DKI, Jakarta Agus Winoto, Pengacara Alvin Suherman, dan Pengusaha Sendy Perisco.

Dalam kasus tersebut Agus Winoto diduga menerima uang suap Rp 200 juta dari pengacara Alvin Suherman dan pengusaha Sendy Perisco.

Namun kasus tersebut melebar hingga KPK melakukan pemeriksaan terhadap beberapa Jaksa di Kejati Jateng.

Pihak Kejaksaan Agung sendiri telah mengambil langkah-langkah dengan memberikan sanksi tegas berupa penahanan bagi beberapa jaksa yang terlibat dalam kasus dugaan suap mantan Aspidum Kejati DKI Agus Winoto.

Selain itu Kejaksaan Agung juga melakukan mutasi jabatan terhadap beberapa jaksa yang diduga ikut terkait. (Tim)

Dandim 0503/JB Berikan Materi Wasbang Diikuti 200 Mahasiswa Trisakti

Foto: Dandim 0503/JB Letkol Kav Valian Wicaksono Magdi S.Sos saat memberikan Wasbang Bela Negara di Universitas Trisakti Jakarta Barat

dutainfo.com-Jakarta: Sebanyak 200 mahasiswa baru fakultas teknik kebumian dan energi Universitas Trisakti, mendapat pembekalan Wawasan Kebangsaan Bela Negara oleh Dandim 0503/Jakarta Barat Letkol Kav Valian Wicaksono Magdi, S.Sos di aula Kampus Trisakti, Jakarta Barat, Senin (26/8/2019).

Dihadapan 200 mahasiswa baru fakultas teknik kebumian dan energi Universitas Trisakti, Dandim Letkol Valian Wicaksono, memaparkan pentingnya wawasan kebangsaan dan bela negara agar diketahui oleh para pemuda khususnya mahasiswa yang diharapkan bisa menjadi pemimpin dimasa depan.

“Generasi muda kedepan yaitu generasi yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan dimasa yang akan datang, untuk itu harus memiliki sikap dan mental terlatih, teruji dan dapat diandalkan,” ujar Letkol Kav Valian.

Masih kata Valian, kita bisa lihat tayangan tadi dimana para penyandang cacat bisa bela negara berbuat dengan mengharumkan nama Bangsa Indonesia sekalipun mereka cacat, mereka yang cacat saja bisa bela negara bagaimana dengan adik-adik mahasiswa yang sempurna yang normal ? wajib untuk membela negara.

“Memiliki rasa cinta tanah air seperti para tokoh-tokoh dan pahlawan terdahulu, adalah sangat penting, agar bangsa Indonesia tidak mudah dijajah oleh bangsa lain,” ungkapnya.

Selain itu mantan Dandim 0911/Nunukan Kalimantan Utara itu juga menghimbau agar seluruh warga negara Indonesia wajib membela negara, namun bela negara yang dilakukan berbeda dengan kami TNI, untuk mahasiswa atau pemuda bela negara bisa diisi dengan cara mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif.

Selanjutnya setelah dilaksanakan pemaparan bela negara, kegiatan tanya jawab kepada 2 mahasiswa baru, Irina Letliro dan Nyco Fakhmi.

Hadir dalam kegiatan Wasbang bela negara oleh Dandim 0503/JB Letkol Kav Valian Wicaksono S.Sos diantaranya Dekan DR Ir Afiat Anugrahadi MS, Wakil Dekan 1 DR, Ir Burhanuddin Nur Msc, Wakil Dekan 2 DR,Ir Masagus Ahmad Azizi MT, dan 200 mahasiswa baru Fakultas teknik kebumian dan energi. (Hdr)

Dua Pemuda Edarkan Narkoba Dibekuk Polisi

Dua Pemuda Edarkan Narkoba Dibekuk Polisi

dutainfo.com-Jakarta: Polsek Tambora, Jakarta Barat, bekuk dua orang pemuda berinisial BW (26), dan Ft (34), keduanya ditangkap kedapatan memiliki narkoba.

“Ya benar keduanya ditangkap di Jalan Kepodang, Kemanggisan Jakarta Barat, dan petugas menyita 6 paket berisi heroin,” ujar Kapolsek Tambora Kompol Iver Son Manossoh SH, Senin (26/8/2019).

Masih kata Kompol Iver Son, petugas kami mendapatkan informasi dimana sekitar TKP sering dijadikan tempat transaksi narkoba, selanjutnya anggota melakukan observasi.

Saat melakukan observasi anggota mengamankan seorang pria bernama BW (26), dari hasil penggeledahan anggota menemukan 6 paket heroin yang disimpan pelaku di bungkus rokok dalam kantong celananya.

Sementara Kanit Reskrim Polsek Tambora AKP Supriyatin menambahkan dari hasil penangkapan BW selanjutnya anggota melakukan pengembangan kasus dan berhasil menangkap Ft (34), dimana pelaku BW mendapatkan barang haram tersebut melalui Ft.

“Guna mempertanggungjawabkan perbuatanya kedua pelaku kita amankan di Mapolsek Tambora,” ungkap AKP Supriyatin.

Selain barang bukti heroin petugas juga menyita 1 Hp merk Samsung, dan 1 Hp merk Sony. (Hdr/elw)