Polsek Tanjung Duren Terima Penghargaan Dari Warga Tomang

Foto: Kapolsek Tanjung Duren Kompol Lambe Patabang Birana Sik saat menerima penghargaan berupa plakat dari ketua RW 015 Tomang, Jakarta Barat.

dutainfo.com-Jakarta: Warga Kelurahan Tomang Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat yang diwakili Ketua RW 015 Kelurahan Tomang, Jakarta Barat Khaerul, mendatangi Polsek Tanjung Duren, memberikan penghargaan atas pelayanan terbaik terhadap korban kebakaran, Senin (18/2/2019).

“Ya kami telah menerima kunjungan silahturahmi dan pemberian plakat ucapan terima kasih dari korban kebakaran warga RW 015 Kelurahan Tomang, Grogol Petamburan, Jakarta Barat,” ujar Kapolsek Tanjung Duren Kompol Lambe Patabang Birana Sik, (18/2/2019).

Masih kata Kompol Lambe dirinya beserta jajaran Polsek Tanjung Duren mengucapkan terima kasih atas kedatangan Bapak Ketua RW 015 Khaerul dan perwakilan warga Keluaran Tomang, atas kedatangannya dan memberikan penghargaan berupa plakat ucapan terima kasih.

Dalam kesempatan itu Kapolsek Kompol Lambe juga memberikan himbauan Kamtibmas, dijelaskan pintu Polsek Tanjung Duren terbuka lebar bagi semua warga masyarakat dan kehadiran Polri dimasyarakat adalah kewajiban sebagai bentuk pelayanan Polri.

“Kapolsek juga berpesan kepada warga korban kebakaran apabila ada surat-surat berharga yang terbakar dipersilahkan untuk membuat laporan,” ungkapnya.

Penguna peralatan serta instalasi listrik dan pengunaan kompor agar lebih berhati-hati, harapnya.

Lebih lanjut Kompol Lambe juga mengajak pada tahun politik ini, ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama tetap menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif.

Jangan terpengaruh berita hoax yang belum pasti kebenarannya, bila mendapatkan pesan dari orang lain agar disikapi dengan bijaksana jangan mudah terpengaruh dan ikut-ikutan.

“Apabila ada permasalah SARA segera kita redam permasalahan tersebut agar tidak membesar dan juga bersama-sama menjaga stabilitas keamanan tetap kondusif di wilayah Jakarta Khususnya wilayah Tanjung Duren.

Sementara Ketua RW 015 Khaerul mengucapkan terima kasih atas dedikasi, kinerja Polsek Tanjung Duren yang selalu sigap dalam menangani korban kebakaran maupun hal-hal yang lainnya.

“Kami atas nama warga RW 015 mengucapkan terima kasih atas keberadaan Polri ditengah-tengah masyarakat yang sedang terkena musibah dan memberikan pelayanan yang prima kepolisian kepada warga yang terdampak musibah kebakaran di Kelurahan Tomang, ucapnya. (Hdr/elw)

Intelijen Kejagung Dan Kejari Jaktim Tangkap PNS Dinas DKI Jakarta

dutainfo.com-Jakarta: Pegawai Negeri Sipil di Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan DKI Jakarta berinisial BM ditangkap tim gabungan Intelijen Kejaksaan Agung dan Kejaksaan Negeri Jakarta Timur, terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi proses penerbitan maupun fungsi monitoring atas ijin mendirikan bangunan (IMB) di wilayah Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.

“Ya benar tim Intelijen Kejaksaan Agung dan Kejari Jakarta Timur telah menangkap BM,” ujar Kapuspenkum Kejagung RI, Mukri, pada awak media Sabtu (16/2/2019).

Masih kata Mukri, penangkapan terhadap BM dilakukan oleh tim Kejaksaan di perumahan Nuansa Baru, Jalan Tanah Merdeka, Ciracas, Jakarta Timur.

“Tersangka BM hingga saat ini masih menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Negeri Jakarta Timur,” ungkap Mukri.

Penangkapan terhadap BM berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Timur Nomor: Prin-06/O.1.13/Fd.1/05/2017 tanggal 3 Mei 2017.

Sebelum ditangkap, pihak Kejaksaan sudah melayangkan pemanggilan, akan tetapi BM tidak pernah hadir, maka dilakukan penangkapan oleh tim Intelijen Kejaksaan Agung dan Kejaksaan Negeri Jakarta Timur. (Hdr/tim)

Hasil Curian Dipakai Foya-Foya Pria Ini Akhirnya Ditangkap Polisi

Foto: Tersangka pencurian saat diamankan di Mapolsek Kembangan Jakbar

dutainfo.com-Jakarta: Polsek Kembangan Jakarta Barat, berhasil menangkap seorang pria berinisial IN alias PK, karena mencuri di rumah korban di Komplek DPR RI Blok A/42 Joglo, Kembangan, Jakarta Barat, pada Senin (11/2/2019).

“Ya telah kami amankan pelakunya seorang pria berinisial IN alias PK,” ujar Kapolsek Kembangan Kompol Joko Handono, pada awak media, Kamis (14/2/2019).

Masih kata Kompol Joko, kejadian bermula saat korban hendak membeli obat di puskesmas dan di rumah hanya pelaku seorang diri yang sedang disuruh untuk mengecat kusen rumah.

Setelah korban kembali dari membeli obat, rumah sudah dalam keadaan kosong dan pelaku juga tidak berada di rumah.

“Saat korban memeriksa laci lemari didalam kamarnya, keadaan lemari sudah rusak dan uang Rp 25 juta serta cincin bermata berlian raib.

Atas kejadian ini korban pun melaporkan ke Polsek Kembangan,” ungkap Kompol Joko.

Mendapati laporan tersebut, Kanit Reskrim Polsek Kembangan Iptu Dimitri Mahendra bersama anggota langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku.

Pelaku berhasil diamankan beserta barang bukti di depan Gedung Bakri Tower Jalan Rasuna Said, Setia Budi Jakarta Selatan.

Pelaku mengakui perbuatannya dan uang digunakan untuk berfoya-foya dan membeli Jaket merk JF warna hitam abu-abu dan sepasang sandal jepit merk Converse warna hitam.

Hingga kini pelaku beserta barang bukti masih diamankan di Mapolsek Kembangan guna proses hukum lanjutan, tutupnya. (Hdr/elw)

Geng Motor Aniaya Remaja Di Jakarta Barat, Ditangkap Polisi

Foto: Para tersangka geng motor saat diamankan Polres Jakarta Barat

dutainfo.com-Jakarta: Aniaya remaja di Tanjung Duren, Jakarta Barat, hingga tewas, 14 anggota geng motor ditangkap Satuan Reserse Kriminal Polres Jakarta Barat.

Mereka diduga sebagai pelaku pembacokan seorang remaja Ahmad Al Fandri di Jalan Tubagus Angke, Jakarta Barat, pada Selasa (5/2/2019).

Korban Ahmad Al Fandri tewas akibat luka bacok di punggung korban sebelumnya korban sempat di rawat di rumah sakit, namun sayang jiwanya tak tertolong.

“Ya ada 14 pelaku sudah kita amankan, sedangkan korban meninggal dunia,” ujar Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat AKBP Edy Suranta Sitepu, pada awak media, Rabu (13/2/2019).

Masih kata AKBP Edy, ke 14 pelaku yang sudah ditangkap yakni AH, RN, WO, WI, VA, MZ, AA, MA, M, JN,EN, FN, UA, AA, MN dan KL.

Peristiwa ini berawal saat para tersangka melewati Jalan Tubagus Angke dengan mengendarai sepeda motor, lalu tersangka melihat ada pengendara motor berboncengan yang lewat melintas mendahului kemudian teman-temanya mengejar kelompok sepeda motor tersebut.

Setelah dekat korban dipepet oleh tersangka hingga terjatuh, kemudian tersangka Wadon dan Kibil membacok korban beberapa kali, sedangkan teman-temanya berhasil kabur.

“Melihat korban sudah tidak berdaya sepeda motor yang dikendarai korban diambil oleh AA dan dibawa kabur,” ungkap AKBP Edy.

Diketahui pula para pelaku merupakan kelompok geng motor terdiri dari 8 kelompok diantaranya Basmol (Barisan Manusia Oleng), Swiss (Sekitar wilayah Slipi), Garjok (Garden Pojok), dan Israel (Istana Sekitar rel).

“Motifnya para tersangka sebelum beraksi sempat tawuran di depan hotel di kawasan Penjaringan,” katanya.

Nah usai melakukan tawuran mereka mengatakan ke Jalan Tubagus Angke, kemudian bertemu dengan korban Ahmad.

Sedangkan korban bukan anggota geng motor, jelas Edy.

Masih kata AKBP Edy, dari hasil pemeriksaan para pelaku menggunakan obat keras jenis tramadol, dan satu pelaku menggunakan ganja.

Para pelaku dijerat Pasal 365 KUHP dan Pasal 170 ayat 3 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara, tutupnya. (Chand/Hdr)

Geng Motor Aniaya Remaja Di Jakarta Barat, Ditangkap Polisi

Foto: Para tersangka geng motor saat diamankan Polres Jakarta Barat

dutainfo.com-Jakarta: Aniaya remaja di Tanjung Duren, Jakarta Barat, hingga tewas, 14 anggota geng motor ditangkap Satuan Reserse Kriminal Polres Jakarta Barat.

Mereka diduga sebagai pelaku pembacokan seorang remaja Ahmad Al Fandri di Jalan Tubagus Angke, Jakarta Barat, pada Selasa (5/2/2019).

Korban Ahmad Al Fandri tewas akibat luka bacok di punggung korban sebelumnya korban sempat di rawat di rumah sakit, namun sayang jiwanya tak tertolong.

“Ya ada 14 pelaku sudah kita amankan, sedangkan korban meninggal dunia,” ujar Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat AKBP Edy Suranta Sitepu, pada awak media, Rabu (13/2/2019).

Masih kata AKBP Edy, ke 14 pelaku yang sudah ditangkap yakni AH, RN, WO, WI, VA, MZ, AA, MA, M, JN,EN, FN, UA, AA, MN dan KL.

Peristiwa ini berawal saat para tersangka melewati Jalan Tubagus Angke dengan mengendarai sepeda motor, lalu tersangka melihat ada pengendara motor berboncengan yang lewat melintas mendahului kemudian teman-temanya mengejar kelompok sepeda motor tersebut.

Setelah dekat korban dipepet oleh tersangka hingga terjatuh, kemudian tersangka Wadon dan Kibil membacok korban beberapa kali, sedangkan teman-temanya berhasil kabur.

“Melihat korban sudah tidak berdaya sepeda motor yang dikendarai korban diambil oleh AA dan dibawa kabur,” ungkap AKBP Edy.

Diketahui pula para pelaku merupakan kelompok geng motor terdiri dari 8 kelompok diantaranya Basmol (Barisan Manusia Oleng), Swiss (Sekitar wilayah Slipi), Garjok (Garden Pojok), dan Israel (Istana Sekitar rel).

“Motifnya para tersangka sebelum beraksi sempat tawuran di depan hotel di kawasan Penjaringan,” katanya.

Nah usai melakukan tawuran mereka mengatakan ke Jalan Tubagus Angke, kemudian bertemu dengan korban Ahmad.

Sedangkan korban bukan anggota geng motor, jelas Edy.

Masih kata AKBP Edy, dari hasil pemeriksaan para pelaku menggunakan obat keras jenis tramadol, dan satu pelaku menggunakan ganja.

Para pelaku dijerat Pasal 365 KUHP dan Pasal 170 ayat 3 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara, tutupnya. (Chand/Hdr)