Satu Lagi Artis Sinetron Ditangkap Polres Jakbar Terkait Narkoba

Foto: Pesinetron Steve Emmanuel saat diamankan Polres Jakarta Barat terkait narkoba.

dutainfo.com-Jakarta: Pesinetron Steve Emmanuel (35) ditangkap Polres Jakarta Barat karena terlibat narkoba.
Steve ditangkap di Lobby Apartemen Kondominium Kintamani A/17/6 RT 001/014 Kelurahan Pela Mampang Jakarta Selatan pada Jum’at (21/12/2018).

Berdasarkan informasi Steve diamankan timsus 3 narkoba Polres Jakarta Barat yang dipimpin AKP Maulana Mukarom Sik.

“Ya benar telah kita tangkap Steve Emmanuel pada Jumaat kemarin,” ujar Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi SIk MH, Rabu (26/12/2018).

Sementara Kasat Narkoba Polres Jakarta Barat AKBP Erick Frendiz menambahkan tersangka Steve Emmanuel kita amankan terkait narkoba.

“Ada barang buktinya, besok kita release,” tutupnya. (Hdr)

Kapendam Jaya: Penembakan Di Jatinegara Murni Kriminal

dutainfo.com-Jakarta: Kasus penembakan Letkol CPM Dono Kuspriyanto Perwira Menengah Pusat Polisi Militer Angkatan Darat, oleh Serda Jhoni Risdianto anggota Satuan Polisi Militer Angkatan Udara Pangakalan Udara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, di Jatinegara adalah murni kriminal, kata Kepala Penerangan Kodam Jaya Kolonel Inf Kristomei Sianturi.

“Ya ini adalah murni kriminal, bukti maupun saksi setelah olah TKP tidak ada satupun yang mengindikasikan kejadian yang direncanakan,” ujar Kolonel Inf Kristomei saat jumpa pers di Makodam Jaya, Cawang, Jakarta Timur, Rabu (26/12/2018).

Lebih lanjut Kolonel Kristomei mengatakan saat itu korban Letkol CPM Dono tak melakukan perlawanan apapun saat ditembak oleh Serda Jhoni Risdianto.

“Korban juga tidak menggunakan pistol dan langsung tewas di tempat tidak ada bukti perlawanan,” ungkapnya.

Pelaku Jhoni langsung melarikan diri setelah menembak korban Dono, dengan menggunakan ojek.

Seperti diberitakan sebelumnya Letkol CPM Dono ditembak orang tak dikenal didalam mobil dinasnya Toyota Kijang warna Hijau, di Kawasan Jatinegara, Jakarta Timur pada Selasa (25/12/2018) sekitar pukul 23.30 WIB.

Menurut keterangan saksi terdengar 4 kali letusan senjata api, dan ditemukan beberapa proyektil peluru di sekitar lokasi kejadian.

“Menurut keterangan saksi, pelaku Serda Jhoni melakukan penembakan terhadap Letkol CPM Dono hanya seorang diri, namun nanti kita akan cek CCTV di sekitar lokasi,” tutup Kapendam Jaya Kolonel Inf Kristomei Sianturi. (Elw/Hdr)

Remaja Ditemukan Tewas Usai Jatuh Dari Lantai 3

Foto: Korban jatuh dari lantai 3 Rusunawa Tambora Jakarta Barat

dutainfo.com-Jakarta: Seorang remaja berinisial MA (15) warga Angke Tambora Jakarta Barat, ditemukan tewas usai terjatuh dari lantai tiga Rusunawa Tambora Blok B Lt III Angke Tambora, Jakarta Barat, Selasa (25/12/2018).

” Ya benar penemuan korban bermula saat orang tua korban diberitahu oleh seseorang bahwa anaknya jatuh dari lantai 3,” ujar Kapolsek Tambora Kompol Iver Son Mannosoh SH, pada awak media, (26/12/2018).

Masih kata Kompol Iver Son, pihaknya melakukan olah TKP dan segera mengevakuasi korban, ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) guna dilakukan visum. (Hdr/Chand)

Danrem 052/WKR, Kapolres Dan Dandim Jakbar Patroli Bersama

Foto: Danrem 052/Wkr Kolonel Kav Agustinus Purboyo, Kapolres Jakbar Kombes Pol Hengki Haryadi SIk MH, dan Dandim 0503/JB Letkol Kav Andre Henry Masengi. Saat Patroli Pam Natal bersama.

dutainfo.com-Jakarta: Dalam rangka pengamanan Natal 2018, Danrem 052/Wijayakrama Kolonel Kav Agustinus Purboyo, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi SIk MH, dan Dandim 0503/JB Letkol Kav Andre Henry Masengi, melaksanakan pemantauan langsung objek pengamanan menjelang Misa Natal di gereja-gereja yang berada di wilayah Jakarta Barat, salah satunya yakni gereja Maria Bunda Karmel di Kebon Jeruk Jakarta Barat, Senin (24/12/2018).

Pada kesempatan itu Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi mengatakan dalam persiapan malam Natal di Gereja Maria Bunda Karmel, diharapkan para jemaat tetap tenang untuk menjalankan ibadahnya, petugas dari Polsek maupun Polres Jakarta Barat beserta Kodim 0503/JB akan tetap membantu pengamanan jalanya Misa, dari mulai kegiatan hingga selesai.

“Petugas kami akan selalu berkoordinasi dengan pengamanan dalam, bila ada hal-hal menonjol agar segera dilaporkan kepada petugas TNI-Polri, yang melaksanakan pengamanan di Gereja,” ujar Hengki.

Sementara Dandim 0503/JB Letkol Kav Andre Henry Masengi menambahkan Pihak Kodim 0503/JB tetap akan membantu pengamanan diwilayah dan Gereja se Jakarta Barat dari malam ini hingga pengamanan Tahun Baru 2019 yang akan datang.

“Semoga saudara-saudara Nasrani kita bisa melangsungkan Natal dengan Khusyu,” ungkapnya.

Dalam kegiatan patroli wilayah tersebut hadir diantaranya Danrem 052/Wijayakrama Kolonel Kav Agustinus Purboyo, Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi SIk MH, Dandim 0503/JB Letkol Kav Andre Henry Masengi, dan para Kapolsek. (Hdr/elw)

Tawuran Remaja Di Jakbar Lukai Wartawan

Foto: ketiga pelaku tawuran remaja saat diamankan TPP Polres Jakarta Barat

dutainfo.com-Jakarta: Tim Pemburu Preman Polres Jakarta Barat, berhasil mengamankan tiga remaja pelaku tawuran di Jalan Daan Mogot Raya Jakarta Barat, Minggu (23/12/2018).

Tawuran yang melibatkan dua kelompok diduga geng motor itu mengakibatkan seorang wartawanNet TV yakni Bintang Prasetheo (26) terluka akibat sabetan senjata tajam.

“Ya ketiga pelaku berhasil kami amankan yakni MR (14), AS (15), dan FA (15), ketiga merupakan warga Kembangan Jakarta Barat,” ujar Kepala Tim Pemburu Preman Polres Jakarta Barat Ipda Tamim, pada awak media.

Masih kata Ipda Tamim, ketiga pelaku masih dibawah umur.
Informasi dari masyarakat telah terjadi tawuran di Fly Over Daan Mogot, Jakarta Barat, kami bersama 6 personel tim kemudian meluncur ke lokasi tawuran.

Kemudian tim memberhentikan segerombolan 30 motor yang terindikasi membawa senjata tajam, saat diamankan mereka sempat melawan dan melukai wartawan Net TV.

“Barang bukti yang kami amankan dua sepeda motor dan 1 unit handphone,” ungkapnya.

Hingga kini ketiga pelaku masih menjalani pemeriksaan di Satuan Reskrim Polres Jakarta Barat guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, tutup Ipda Tamim. (Elw/Hdr)