Aksi Pencurian Rumah Mewah Di Jakbar Terungkap Pelaku Masuk Lewat Ventilasi

dutainfo.com-Jakarta: Seorang pria berinisial EA nekat membobol sebuah rumah mewah di kawasan Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, dengan modus menginap di hotel yang bersebelahan dengan rumah korban.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi menjelaskan pelaku mencoba menyelinap masuk melalui ventilasi yang terhubung dengan balkon Hotel OYO tempatnya menginap pada Sabtu (24/1/2026).

“Tersangka menginap di Hotel OYO yang bersebelahan dengan TKP dan sengaja mencoba memasuki ventilasi rumah korban yang berbatasan langsung dengan balkon hotel,” ujar Twedi dalam konferensi pers di Mapolres Metro Jakarta Barat, Jumat, 30/1/2026.

Namun, aksi pembobolan melalui ventilasi tersebut justru membuat EA terperosok jatuh ke dalam rumah karena ventilasi yang diinjaknya roboh.

“Pada saat memasuki ventilasi, ternyata ventilasinya roboh sehingga pelaku terperosok jatuh ke dalam rumah korban,” kata Twedi.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Arfan Sipayung menyebut EA awalnya mengira rumah tersebut kosong karena lampu depan rumah dalam keadaan mati.

“Saat membobol namun tidak disangka pelaku jatuh di plafon dan langsung terjatuh di lantai karena panik kemudian pelaku mencoba melarikan diri,” jelas Arfan.

pelaku ternyata sudah sempat menggasak barang-barang milik korban mulai dari kartu ATM, uang tunai senilai 1.100 Yuan, emas, jam tangan mewah, alat pengecek batu berlian, serta tas, yang bernilai total Rp 150.000.000.

Kemudian korban melaporkan kepolsek Kebon Jeruk, dimana pelaku usai melarikan diri lalu berhasil diamankan beberapa hari kemudian oleh tim gabungan dari Polres Metro Jakarta Barat dan Unit Reskrim Polsek Kebon Jeruk

Berdasarkan hasil pemeriksaan, sebelum melancarkan aksi di rumah mewah tersebut, EA ternyata sempat melakukan pencurian lain pada hari yang sama.

“Pelaku sebenarnya sebelum menginap di OYO sudah melakukan aksi terkait dengan pencurian telur, kurang lebih satu dus,” ungkap Arfan.

Di dekat lokasinya mencuri telur, pelaku melihat ada hotel yang bersebelahan langsung dengan sebuah rumah mewah.

Melihat kondisi rumah korban yang gelap, niat jahat pelaku pun kembali muncul dan melancarkan pencurian melalui balkon hotel.

Atas perbuatannya, EA dijerat dengan Pasal 477 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP (Kitab Undang-Undang Hukum Pidana) terkait pencurian dengan pemberatan.

“Dipidana dengan pidana penjara paling lama 7 tahun atau pidana denda paling banyak kategori lima,” ucap Twedi.

(Hdr/Ril)

Apresiasi Kapolda Metro Jaya Untuk Polisi Inspiratif Di Balik Berdirinya TPA Maju Bersama

Dutainfo.com-Jakarta: Kapolda Metro Jaya Irjen pol Asep Edi Suheri mengunjungi sekolah Taman Pendidikan Al-quran (TPA) Maju Bersama yang dibuat oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat, Ipda Agus Riyanto.

Dalam kunjungan ini bertemakan agenda bertajuk makan siang bersama siswa sekolah anak percaya dan TPA Maju Bersama selain itu Kapolda turut memberikan penghargaan kepada Ipda Agus yang telah bekerja keras membangun dan mengelola sekolah TPA tersebut.

Irjen Asep Edi datang didampingi oleh Pangdam Jaya Deddy Suryadi, Wakapolda Brigjen Dekananto, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi serta pejabat utama Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya serta Polres Metro Jakarta Barat.

Memulai kunjungannya, Irjen Asep langsung mengajak makan siang bersama warga masyarakat yang merupakan wali murid dan murid-murid sekolah TPA Maju Bersama.

Makan siang bersama juga turut diikuti Ketua RT dan RW setempat serta sejumlah tokoh masyarakat yang hadir.

Selesai makan siang bersama, Kapolda lantas menyerahkan penghargaan kepada Bhabinkamtibmas Kelurahan Srengseng Ipda Agus Riyanto.

Penghargaan ini diberikan Irjen Asep Edi sebagai bentuk apresiasi kepada anggota kepolisian yang senantiasa mengabdikan diri dan hadir di tengah-tengah masyarakat.

“Kunjungan Bapak Kapolda dan Pangdam itu memberikan semangat dan spirit ya kepada jajaran satuan kewilayahan, dalam hal ini itu Pak Bhabinkamtibmas. Dan ini memberikan apresiasi kepada Pak Bhabin dan seluruh warga masyarakat yang ada terlibat di dalam TPA Maju Bersama,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto di lokasi, Jumat (30/1/2026).

Sekolah TPA Maju Bersama ini sendiri sudah berdiri selama 6 tahun. Ipda Agus menceritakan cikal bakal membangun dan mengelola sekolah TPA Maju Bersama ini.

“Tujuannya adalah untuk memberikan pendidikan pada warga masyarakat yang tidak bisa bersekolah secara formal. Karena memang mereka ini tidak bisa bersekolah secara formal. Ada yang putus sekolah, ada yang sama sekali tidak sekolah,” tutur Ipda Agus.

“Jadi dengan adanya sekolah ini mereka bisa mendapatkan pembelajaran yang diakui dari dinas pendidikan Dan nantinya ke depan mereka mendapatkan ijazah yang bisa untuk melanjutkan ke jenjang pengguruan tinggi atau mencari pekerjaan,” lanjutnya.

Ipda Agus juga menerangkan, pembangunan dan pengelolaan sekolah TPA Maju Bersama ini mendapat respons positif dari masyarakat.

Malah, kata dia, masyarakat di sekitar ikut sama-sama mengelola sekolah TPA Maju Bersama secara sukarela.

“Iya untuk tempat, alat tulis, alat kebersihan, listrik, air, swadaya dari masyarakat, ini bisa kita optimalkan untuk proses belajar mengajar,” terangnya.

Dia mengaku menyadari betul bahwa kehadiran sekolah TPA Maju Bersama ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat sekitar. Apalagi, kata dia, banyak dari para warga yang tidak bisa menyekolahkan anaknya karena keterbatasan ekonomi.

“Latar belakangnya yang pertama secara ekonomi mereka memang kurang beruntung Yang kedua secara administratif mereka juga ada kendala-kendala tersendiri,” jelas Agus.

Dia pun menjabarkan, sejak sekolah ini berdiri 6 tahun lalu, sudah banyak sekali murid-murid yang belajar di sini. Sementara untuk tahun ini sendiri, dia menyebut total ada 120 murid yang belajar di sekolah TPA Maju Bersama.

“Untuk PPA jumlahnya ada 68 anak, sedangkan untuk sekolah paket atau PKBM sekitar 61 anak Jadi totalnya dari 2 sekolah ini ada sekitar 120 anak,” imbuh dia.

Dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan pemberian sembako, pemberian penghargaan kepada tokoh masyarakat yang membantu kamtibmas seperti HT, Simcard HT dan tali asih, pemberian bantuan terhadap sekolah berupa, TV, Bracket, dan laptop, selain itu diberikan juga bantuan berupa perlengkapan sekolah kepada para siswa (Tim)

Sentuhan Kepedulian Polisi AKP Yeni Bantu Warga Berkebutuhan Khusus Di Traffic Light Cengkareng

Dutainfo.com-Jakarta: Di tengah padatnya arus lalu lintas, sebuah aksi sederhana namun penuh makna ditunjukkan oleh Kanit Lantas Cengkareng Polres Metro Jakarta Barat, AKP Yeni, yang dengan penuh kepedulian membantu seorang warga berkebutuhan khusus menyeberang jalan di Traffic Light Cengkareng, Kamis (29/1/2026).

Melihat kondisi warga tersebut yang kesulitan melintas, AKP Yeni tanpa ragu menghentikan sejenak arus kendaraan demi memastikan keselamatan saat menyeberang.

Dengan sabar dan penuh perhatian, ia menggandeng warga tersebut hingga tiba di seberang jalan dengan aman.

Tak berhenti sampai di situ, sebagai bentuk empati dan kepedulian sosial, AKP Yeni juga memberikan uang saku kepada warga tersebut.

Saat dikonfirmasi Akp Yeni mengatakan, Bahwa saat dirinya melakukan pengaturan lalu lintas di Traffic Light Cengkareng Jakarta Barat

” Kemudian seseorang berkebutuhan khusus terlihat kesulitan hendak menyebrang, lalu kami berikan prioritas dan membantu agar bisa selamat dalam menyebrang jalan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (29/1/2026).

Tindakan kecil ini menjadi simbol perhatian dan kehadiran Polri yang tidak hanya bertugas menegakkan aturan lalu lintas, tetapi juga hadir dengan hati di tengah masyarakat.

Aksi humanis ini mencerminkan komitmen Polri untuk selalu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan perhatian lebih.

Kehadiran polisi di jalan raya bukan semata menjaga ketertiban, tetapi juga menebar rasa aman, kepedulian, dan kemanusiaan.

(Tim)

Kabag TU Kejati Sumut Ditunjuk Jadi Kajari Deli Serdang, Kajari Deli Serdang Revanda Sitepu Diperiksa Kejagung

dutainfo.com: Medan: Kepala Kejaksaan Negeri Deli Serdang Revanda Sitepu dan Kasi Pidsus Hendra Busrian diperiksa Kejaksaan Agung pada 26 Januari lalu, keduanya hingga kini masih berada di Jakarta.

Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Sumut), menunjuk Kabag TU Kejati Sumut Rio Aditya Arifiansyah sebagai Plh Kajari Deli Serdang.

“Benar sekarang Pelaksana Harian (Plh), Kajari Deli Serdang dijabat oleh Rio Aditya Arifiansyah, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU),” ujar Kasi Penkum Kejati Sumut Rizaldi, Kamis (29/1/2026).

Penunjukan Kajari Deli Serdang dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan dan demi memastikan seluruh tugas serta fungsi di Kejari Deli Serdang berjalan seperti biasanya.
(Tim)

Bareskrim Sita Rp 4 M Kasus Dugaan Fraud DSI

dutainfo.com-Jakarta: Bareskrim Polri menyita uang Rp 4 miliar tekait dugaan fraud atau kecurangan PT Dana Syariah Indonesia (DSI), uang miliaran itu disita dari 41 rekening PT DSI maupun afiliasinya yang sudah diblokir.

“Melakukan penyitaan uang Rp 4.074.156.192 dari 41 nomor rekening terlapor maupun afiliasinya yang sudah diblokir,” ujar Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol Ade Safri Simanjuntak, Rabu (28/1/2026).

Masih kata Ade, selain uang penyitaan dilakukan terhadap aset kendaraan motor dan mobil yang terafiliasi milik PT DSI.

“Telah melakukan penyitaan terhadap aset bergerak milik PT DSI berupa 1 unit kendaraan roda empat dan 2 unit kendaraan roda dua,” ungkapnya.

Penyidik juga menyita ratusan sertifikat hak milik (SHM) dan sertifikat hak guna bangunan (SHGB) penyitaan ini dilakukan saat penyidik menggeledah kantor pusat PT DSI di Jl Jenderal Sudirman Kav 52-53 Jakarta Selatan.
(**)