Pemalsuan Surat Tanah Yang Buron 9 Tahun Ditangkap Kejari Jakbar

dutainfo.com-Jakarta: Tim Intelijen Kejaksaan Negeri Jakarta Barat menangkap Kho Yang Tjhin Subardi (72), seorang terpidana kasus pemalsuan surat yang telah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak di vonis 2017 silam.

“Ya benar, dalam proses penangkapan tersebut pihaknya dibantu oleh Tim Tangkap Buron (Tabur) Intelijen Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta,” ujar Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Barat, Nurul Wahida Rifal, Selasa Malam (10/3/2026).

Masih kata Nurul, sebelumnya penangkapan dilakukan tim sempat memperoleh informasi bahwa terpidana berangkat ke Pontianak, Kalimantan Barat, untuk menjalani pengobatan, selang waktu tim mendapat informasi bahwa Kho Tjhin telah kembali ke kediamannya di wilayah Penjarigan, Jakarta Utara.

“Terpidana sebelumnya melarikan diri dan dinyatakan sebagai DPO sehingga pada hari ini terpidana berhasil ditangkap pada pukul 18.30 WIB di kediamannya yang berlokasi di wilayah Penjaringan, Jakarta Utara,” ucap Nurul.

Penangkapan itu berdasarkan pada Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Barat Nomor 1097/Pid.B/2017/PN Jkt Brt tanggal 7 September 2017 yang telah berkekuatan hukum tetap (Inkracht) dalam putusan itu Kho Tjhin dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman penjara selama 1 tahun.

Kho Tjhin terbukti melanggar Pasal 263 ayat (2) jo Pasal 64 ayat (1) KUHP terkait tindak pidana pemalsuan surat berupa perjanjian jual beli tanah dan bangunan yang berlokasi di Jl Pejagalan Raya, Pekojan Tambora, Jakarta Barat, tertanggal 15 Maret 2001.
(Tim)

Polres Jakbar Terima Kunjungan Tim Puslitbang Polri Dalam Kajian Optimalisasi Pemberantasan Korupsi

Dutainfo.com-Jakarta: Dalam upaya memperkuat peran kepolisian dalam pemberantasan tindak pidana korupsi, Tim Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri melakukan kunjungan kerja ke Polres Metro Jakarta Barat, Selasa (10/3/2026).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari kegiatan penelitian yang bertujuan untuk menggali berbagai masukan serta pengalaman dari personel kepolisian di kewilayahan terkait pelaksanaan fungsi pemberantasan tindak pidana korupsi.

Tim Puslitbang Polri yang dipimpin oleh Yudy Chandra, S.I.K., M.H. selaku ketua tim, didampingi narasumber dari Badan Riset dan Inovasi Nasional Moch Nurhasim, serta anggota tim lainnya yakni Arianto Salkery, Fajar Istiono, dan Rachmat Taufik Hidayatulloh.

Kedatangan tim peneliti tersebut disambut langsung oleh Kapolres Metro Jakarta Barat Twedi Aditya Bennyahdi bersama para pejabat utama Polres Metro Jakarta Barat.

Dalam kegiatan tersebut, tim Puslitbang Polri melakukan wawancara serta diskusi dengan sejumlah personel dari berbagai satuan fungsi di Polres Metro Jakarta Barat guna mendapatkan gambaran langsung mengenai pelaksanaan tugas pemberantasan tindak pidana korupsi di tingkat kewilayahan.

Melalui penelitian ini, Puslitbang Polri memaparkan kajian mengenai optimalisasi pelaksanaan fungsi pemberantasan tindak pidana korupsi, yang ditinjau dari aspek sumber daya manusia, pola pikir atau mindset personel, serta penguatan kelembagaan.

Penelitian tersebut bertujuan untuk merumuskan model optimalisasi kelembagaan dalam pelaksanaan fungsi Tipidkor Polri agar semakin efektif dalam menangani perkara korupsi.

Selain itu, hasil penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan kebijakan strategis guna memperkuat peran Polri dalam upaya pemberantasan korupsi, baik melalui langkah pencegahan maupun penindakan.

Kegiatan penelitian ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara jajaran kepolisian, akademisi, dan lembaga riset dalam merumuskan strategi yang lebih komprehensif dalam memerangi tindak pidana korupsi di Indonesia.

Melalui kajian ilmiah dan pertukaran gagasan ini, diharapkan Polri dapat terus meningkatkan profesionalisme serta efektivitas dalam menjalankan tugas sebagai garda terdepan dalam menjaga integritas dan kepercayaan masyarakat. (Tim)

KPK OTT Bupati Rejang Lebong Bengkulu

Dutainfo.com-Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), menangkap Bupati Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, Muhammad Fikri Thobari dalam Operasi Tangkap Tangan, pada Senin (9/3/2026) malam.

“Ya benar Bupati Rejang Lebong,” ujar Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto, Selasa (10/3/2026).

Namun Fitroh belum merinci siapa-siapa saja yang ikut ditangkap.

KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang terjaring pada OTT ini.
(Tim)

Peduli Korban Banjir, Polres Jakbar Bagikan Vitamin Dan Layanan Kesehatan Di Pengungsian Duri Kosambi

Dutainfo.com-Jakarta: Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak banjir, Polres Metro Jakarta Barat melalui tim Dokkes menggelar kegiatan bakti kesehatan dan pelayanan kesehatan lapangan bagi warga di lokasi pengungsian Kelurahan Duri Kosambi, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, pada Minggu (8/3/2026) malam.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 23.00 WIB tersebut melibatkan personel Dokkes Polres Metro Jakarta Barat, Humas, Satsamapta, Kapolsubsektor Rawa Buaya IPDA Jekson Manurung serta Bhabinkamtibmas Kelurahan Duri Kosambi Aipda Achmad Haris.

Dalam kegiatan tersebut, petugas memberikan pelayanan pengobatan umum, pembagian vitamin, serta trauma healing kepada warga yang terdampak banjir.

Kasi Dokkes Polres Metro Jakarta Barat Akp Ns Agus Waluyo mengatakan, Kehadiran petugas di tengah kondisi pascabencana diharapkan dapat membantu memulihkan kesehatan fisik sekaligus memberikan dukungan psikologis bagi masyarakat.

” Sebanyak 17 warga menjalani pemeriksaan kesehatan, terdiri dari 2 laki-laki dewasa, 13 perempuan, dan 2 anak laki-laki. Keluhan kesehatan yang paling banyak dialami warga di antaranya gatal-gatal sebanyak 5 orang, infeksi saluran pernapasan (ISPA) 6 orang, hipertensi 4 orang, serta keluhan nyeri punggung bawah (low back pain) sebanyak 2 orang, “ujar nya

Selain pengobatan, petugas juga membagikan vitamin kepada 15 warga serta minuman herbal kepada 10 warga guna membantu menjaga daya tahan tubuh di tengah kondisi lingkungan yang masih terdampak banjir.

Tak hanya itu, petugas juga memberikan trauma healing, terutama kepada anak-anak dan warga yang mengalami tekanan psikologis akibat musibah banjir yang mereka alami.

Kehadiran polisi di tengah pengungsian malam itu bukan sekadar memberikan layanan kesehatan, tetapi juga membawa harapan dan semangat bagi warga agar tetap kuat menghadapi situasi sulit.

Melalui kegiatan bakti kesehatan ini, Polres Metro Jakarta Barat berharap masyarakat yang terdampak banjir dapat segera pulih, baik secara fisik maupun mental, serta merasakan bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi musibah tersebut. (Tim)

Polisi Turun Ke Jalan, Bantu Pengendara Terjebak Banjir Di Kebon Jeruk

Dutainfo.com-Jakarta: Hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta sejak Sabtu malam hingga Minggu dini hari menyebabkan sejumlah titik di Jakarta Barat tergenang air.

Kondisi tersebut membuat aktivitas masyarakat, khususnya pengguna jalan, sempat terganggu.

Melihat kondisi tersebut, sejumlah personel Sat Samapta Polres Metro Jakarta Barat langsung turun ke lapangan untuk membantu masyarakat di titik-titik genangan banjir.

Salah satu lokasi yang menjadi perhatian petugas berada di Jalan Panjang Kedoya, Kebon Jeruk, tepatnya di sekitar Traffic Light depan McD Green Garden, Minggu (8/3/2026).

Di lokasi tersebut, genangan air cukup menghambat arus lalu lintas sekitar 30 – 40 cm.

Namun dengan sigap, para personel Sat Samapta tidak hanya melakukan pengaturan lalu lintas, tetapi juga membantu para pengendara yang kesulitan melintasi genangan.

Beberapa kendaraan sepeda motor bahkan sempat mengalami mogok saat menerobos genangan air.

Melihat hal tersebut, para petugas dengan cepat membantu mendorong kendaraan ke tempat yang lebih aman agar tidak mengganggu arus lalu lintas.

PS Kasat Samapta Polres Metro Jakarta Barat Kompol Dr Eko Adi Setiawan mengatakan, bahwa kehadiran personel di lapangan merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam situasi darurat seperti banjir.

Ia menjelaskan bahwa personel diterjunkan untuk memastikan arus lalu lintas tetap berjalan serta membantu masyarakat yang mengalami kesulitan akibat genangan air.

“Kami hadir untuk membantu masyarakat, baik dalam pengaturan lalu lintas maupun membantu pengendara yang kendaraannya mogok akibat genangan air,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga mengimbau kepada para pengguna jalan agar tetap berhati-hati saat melintas di wilayah yang tergenang air serta selalu memperhatikan kondisi kendaraan.

Dengan kehadiran personel di lapangan, diharapkan situasi lalu lintas tetap terkendali serta masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih aman meski di tengah kondisi cuaca yang kurang bersahabat. (Tim)