dutainfo.com-Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) ini dengan menangkap Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya.
“Ya benar Bupati Lampung Tengah ditangkap,” kata Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto, Rabu (10/12/2025) malam.
Penyidik KPK, juga turut menangkap pihak lainya, ada anggota DPRD Lampung Tengah yang juga ditangkap.
Penangkapan tersebut dikabarkan berkaitan dengan dugaan suap perihal pengesehan Rancangan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (RAPBD).
Pihak-pihak yang ditangkap diamankan di KPK, guna menjalani pemeriksaan lanjutan. (**)
Dutainfo.com-Jakarta: Polres Metro Jakarta Barat menggelar Apel Siaga Kamtibmas bersama potensi masyarakat (potmas) dengan tema “Harmoni Organisasi Masyarakat dalam Jaga Jakarta” di Lapangan Hijau Polres Metro Jakarta Barat, Rabu, 10/12/2025.
Kegiatan ini diikuti sekitar 200 organisasi masyarakat, di antaranya Citra Bhayangkara, Forkabi, FBR, Pemuda Pancasila, Bang Japar, Senkom, LMP, dan Forkakabi. Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi.
Dalam amanatnya, Kapolres menegaskan bahwa apel ini bertujuan sebagai wadah silaturahmi dan memperkuat hubungan antarorganisasi masyarakat.
“Tujuan pelaksanaan apel siaga ini selain untuk silaturahmi juga untuk saling kenal di antara kita, dalam rangka meningkatkan kerja sama dan sama-sama bekerja dalam Jaga Jakarta,” tegasnya.
Kapolres turut mengajak seluruh elemen potensi masyarakat mulai dari ormas, Pokdarkamtibmas, hingga komunitas lainnya untuk meningkatkan soliditas internal dan antarorganisasi.
Ia menekankan pentingnya menjauhi provokasi, ujaran kebencian, serta tindakan intoleransi yang bisa memecah belah.
Lebih lanjut, Kapolres meminta seluruh potensi masyarakat membantu Polri dengan memberikan informasi yang akurat terkait perkembangan situasi di lingkungan masing-masing, serta menyebarkan pesan-pesan yang menyejukkan untuk menjaga kondusivitas wilayah.
“Mari bersama-sama kita jaga Jakarta dan pastikan tetap aman, tenteram, dan kondusif. Junjung tinggi nilai-nilai ketuhanan, persatuan, musyawarah, gotong royong, dan kebersamaan yang harmonis,” tutupnya.
Apel siaga ini menjadi bukti nyata komitmen Polri bersama masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan harmoni di wilayah Jakarta Barat. (Tim)
Dutainfo.com-Jakarta: Dalam rangka memperkuat sinergi dan menjaga situasi kamtibmas tetap sejuk serta kondusif, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi melaksanakan kunjungan silaturahmi (Cooling System) dengan tokoh agama di Kelurahan Kedoya Selatan, Kecamatan Kebon Jeruk, Selasa (9/12/2025).
Kunjungan yang berlangsung di Jalan Musirin 2 RT 05/02 tersebut didampingi oleh Kapolsek Kebon Jeruk Kompol Nur Aqsha Ferdianto, Kasat Binmas Kompol Agung Nugroho, Kasi Humas AKP Wisnu Wirawan, para pejabat Polres dan Polsek, serta personel terkait lainnya.
Dalam kesempatan itu, Kapolres bertemu langsung dengan KH Sa’adi Umar, Wakil Ketua MUI Kota Jakarta Barat sekaligus Ketua Yayasan Al Hamidiyah.
Suasana silaturahmi berjalan hangat dan penuh keakraban.
Kapolres menegaskan bahwa kegiatan Cooling System merupakan langkah Polri untuk menjaga stabilitas keamanan wilayah melalui komunikasi aktif bersama tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Beliau menyampaikan bahwa kolaborasi Polri dengan ulama sangat penting dalam merawat persatuan, mencegah potensi konflik sosial, serta memperkuat nilai-nilai kedamaian di lingkungan masyarakat.
“Sinergi antara Polri dan para tokoh agama adalah kunci menjaga Jakarta tetap aman, sejuk, dan kondusif. Kehadiran ulama bersama kami menjadi pilar penting dalam menciptakan ketertiban di tengah masyarakat,” ujar Kapolres.
KH Sa’adi Umar menyambut baik kedatangan Kapolres dan jajaran.
Ia menyampaikan apresiasi atas komitmen Polri yang terus hadir mendengarkan aspirasi masyarakat, sekaligus menjaga keamanan dengan pendekatan humanis.
Kegiatan silaturahmi ditutup dengan doa bersama dan harapan agar kolaborasi antara Polri dan tokoh agama semakin kuat dalam mewujudkan wilayah Kebon Jeruk yang rukun, aman, dan nyaman bagi seluruh warga. (Tim)
dutainfo.com-Jakarta: Polisi menyebut korban meninggal dunia akibat kebakaran PT Terra Drone yang berada di Jalan Letjen Suprapto, Kelurahan Cempaka Baru, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, sebanyak 20 orang.
“Ya saat ini yang sudah terlihat fisiknya korbanya adalah 20, per sekitar jam 16.00 WIB tadi,” kata Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, Selasa (9/12/2025).
Masih kata Kombes Pol Susatyo, semua korban sudah dibawa Ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.
“Seluruhnya sudah dibawa oleh Ambulans meninggal lokasi,” ungkapnya.
Berdasarkan informasi resmi Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta, kebakaran di Kantor PT Terra Drone terjadi sekitar pukul 12.40 WIB. (Tim)
Dutainfo.com-Jakarta: Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi menghadiri kegiatan Police Goes To School di SMKN 45 Jakarta, Jalan KPBD, Kelurahan Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (9/12/2025).
Kegiatan berlangsung hangat dan penuh antusiasme, dengan dihadiri Kapolsek Kebon Jeruk Kompol Nur Aqsha Ferdianto Kasat Binmas Kompol Agung Nugroho, Kasi Humas Akp Wisnu Wirawan, Kasi Propam Akp Supriyatin, para guru, serta sebanyak 819 pelajar.
Program Police Goes To School ini merupakan upaya Polres Metro Jakarta Barat untuk semakin mendekatkan Polri kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
Melalui kegiatan ini, Polres ingin memberikan edukasi, himbauan, dan motivasi agar para pelajar dapat tumbuh menjadi generasi yang berakhlak, berprestasi, dan mampu menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja.
Dalam arahannya, Kapolres Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi menekankan pentingnya fokus dalam belajar sebagai bekal masa depan.
Ia juga mengingatkan para siswa untuk menjauhi tawuran, bullying, narkoba, maupun bentuk kenakalan lainnya yang dapat merusak masa depan.
Kapolres juga menegaskan bahaya tawuran pelajar yang tidak hanya memicu konflik, tetapi juga dapat menimbulkan konsekuensi hukum, terutama bila melibatkan senjata tajam dan menyebabkan korban luka bahkan meninggal dunia.
“Pelajar adalah harapan bangsa. Karena itu, fokuslah belajar dan jauhi segala bentuk pelanggaran. Jika menghadapi masalah, jangan ragu menghubungi polisi atau kantor polisi terdekat,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga membuka ruang dialog, mendengarkan langsung keluhan serta masukan para pelajar terkait situasi keamanan di lingkungan mereka.
Hal ini menjadi bagian dari komitmen Polres Metro Jakarta Barat untuk terus memperbaiki pelayanan dan hadir sebagai mitra terbaik bagi masyarakat.
Kegiatan kemudian ditutup dengan pesan optimisme, bahwa generasi muda di Kebon Jeruk mampu tumbuh menjadi generasi yang cerdas, disiplin, dan berperan besar dalam mewujudkan lingkungan yang aman dan kondusif. (Tim)