dutainfo.com-Jakarta: Sebanyak 21.676 tersangka kasus tindak pidana narkoba berhasil diamankan Satgas Penanggulangan dan Peredaran Narkoba (P3GN) Polri, dalam waktu 6 bulan terakhir.
“Ya benar penanganan puluhan ribu perkara narkoba dilakukan sejak 21 September 2023 hingga 13 Maret 2024,” ujar Kasatgas P3GN Irjen Pol Asep Edi Suheri, Rabu (13/3/2024).
Selain itu masih kata Irjen Pol Asep Edi Suheri, kami juga mengamankan 21.676 tersangka dari tingkat Mabes Polri hingga Polda jajaran.
“Kemudian sebanyak 3.966 tersangka sedang dalam proses rehabilitasi,” ungkapnya.
Adapun barang bukti narkoba yang disita diantaranya sabu 2,89 ton, ekstasi 1.034.524 butir, ganja 1,62 ton, kokain 8,64 kg, dan heroin 86 gram.
Masih sambung Asep, ada juga tembakau gorila 128,5 kg serta ketamin 24,8 kg, dan obat keras 4.875.406 butir.
“Dari hasil ungkap kasus ini selama 6 bulan terakhir telah menyelamatkan sekitar 21 juta jiwa,” paparnya. (Tim)
dutainfo.com-Jakarta: Dalam rangka mengantisipasi potensi kejadian tawuran yang mungkin terjadi selama bulan suci Ramadhan, Polsek Pademangan bersama dengan 4 Pilar dan elemen masyarakat serta organisasi masyarakat menggelar apel kesiapan antisipasi tawuran, Rabu, 13/3/2024.
Apel ini dilaksanakan di Pos Ramadhan Terpadu Cegah Tawuran, yang berlokasi di Jl. Budi Mulia RW. 013 Ex SPBU Budimulia, Kelurahan Pademangan Barat, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara.
Sebanyak 150 personel gabungan dari berbagai unsur terlibat dalam apel kesiapan ini.
Dalam arahannya, Camat Pademangan, DRS. Didit Mulyadi, menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran semua pihak dalam pelaksanaan apel kesiapan tersebut.
” Pos Ramadhan Terpadu 3 Pilar ini bertujuan untuk mencegah terjadinya tawuran di wilayah Pademangan,” ucapnya
Dalam strukturnya, Pos Ramadhan Terpadu ini terdiri dari komponen tiga pilar sebagai bentuk sinergitas dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat.
Selama bulan Ramadhan, permasalahan kecil pun harus dideteksi dan diantisipasi agar tidak menjadi masalah yang lebih besar.
Di kesempatan yang sama Kapolsek Pademangan, Kompol Binsar H Sianturi, menjelaskan bahwa pendirian Pos Ramadhan Terpadu Cegah Tawuran bertujuan untuk mengantisipasi kejahatan seperti Curat, Curas, aksi geng motor, balap liar, sahur on the road, dan tawuran warga selama bulan Ramadhan 1445/2024 H, demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif.
” Malam ini kita melaksanakan kegiatan patroli bersama untuk mencegah tawuran, terutama di jam-jam rawan,” terangnya saat dikonfirmasi.
Polsek Pademangan mendirikan 1 Pos Ramadhan Terpadu Cegah Tawuran di halaman ex.SPBU Budimulia (untuk wilayah Pademangan Barat), Pospol Lodan (untuk wilayah Kelurahan Ancol), dan Pos taktis Benyamin Sueb (untuk wilayah Kelurahan Pademangan Timur).
Dalam pesannya, Kapolsek Pademangan mengingatkan rekan-rekan di lapangan untuk tetap menjaga keselamatan dan kesehatan dalam bertugas.
Semoga kegiatan ini tidak hanya menjadi tugas, tetapi juga ladang ibadah di bulan suci Ramadhan. (Tim)
dutainfo.com-Jakarta: Bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah dan ampunan bagi umat Islam di seluruh dunia.
Di tengah suasana yang penuh keberkahan ini, Bhabinkamtibmas Kelurahan Srengseng Polsek Kembangan, Aiptu Agus Riyanto, memanfaatkan kesempatan ini untuk berbagi kebahagiaan kepada sesama.
Dengan niat tulus dan penuh keikhlasan, Aiptu Agus Riyanto membagikan makanan gratis untuk berbuka puasa kepada warga masyarakat di Slum Area wilayah Srengseng Kembangan, Jakarta Barat, Selasa, 12/3/2024.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan dalam merayakan bulan suci Ramadhan ,” Ujar Aiptu Agus Riyanto saat dikonfirmasi.
Di kesempatan yang sama Kapolsek Kembangan Polres Metro Jakarta Barat Kompol Billy Gustiano Barman menjelaskan, Tidak hanya sekadar berbagi makanan, Aiptu Agus Riyanto juga menyampaikan himbauan kamtibmas kepada masyarakat.
Beliau mengingatkan agar para remaja tidak terlibat dalam tawuran dibulan ramadhan ini, jauhi narkoba, serta waspada terhadap pelaku kejahatan seperti curat, curas, dan curanmor.
“Manfaatkan bulan ramadhan ini untuk beribadah serta isi dengan kegiatan positif, ‘ imbuhnya.
Dalam kesempatan ini sebanyak 70 Box makanan siap saji kami distribusikan gratis untuk masyarakat saat berbuka puasa
Aiptu Agus Riyanto juga mengajak masyarakat untuk segera menghubungi Bhabinkamtibmasnya apabila ada gangguan kamtibmas, guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif bagi semua.
Dengan kegiatan ini, Aiptu Agus Riyanto tidak hanya menjadi contoh dalam berbuat baik di bulan Ramadhan, tetapi juga menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk saling berbagi dan menjaga keamanan bersama. (Tim)
dutainfo.com-Jakarta: Polda Metro Jaya melarang kegiatan yang dapat menggangu kelancaran ibadah puasa di Bulan Suci Ramadan, diantaranya Sahur On The Road (SOTR), dan menyalakan petasan.
“Ya kami melarang berbagi bentuk kegiatan yang mengganggu kelancaran ibadah puasa, seperti tawuran, sahur on the road, balap liar dan menyalakan petasan,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam, kepada awak media, Senin (11/3/2024).
Masih kata Kombes Pol Ade, kami bersama unsur Tiga Pilar dan Stakeholders terkait terus berupaya mewujudkan terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.
“Petugas keamanan akan siap melayani dan melakukan penjagaan selamat 24 jam,” ungkapnya.
Masyarakat dihimbau agar tak ragu menghubungi 110 (bebas pulsa) jika tengah membutuhkan bantuan polisi.
“Kami juga siap mengamankan kegiatan masyarkat dengan melakukan peningkatan kegiatan himbauan, edukasi, sambang, patroli, dan penegakan hukum,” tutupnya. (Tim)
dutainfo.com-Jakarta: Saat melakukan pengerebekan di Kampung Bahari Jakarta Utara, Polres Jakarta Utara, mengamankan 26 orang, 21 orang positif narkoba jenis sabu.
“Ya 21 orang positif sabu,” ujar Kasat Narkoba Polres Jakarta Utara AKBP Prasetyo Nugroho kepada awak media, Minggu (10/3/2024).
Masih kata AKBP Prasetyo, sedangkan 5 orang lainya dinyatakan negatif, dan dikembalikan ke pihak keluarga.
“Untuk yang 21 orang positif sabu akan diproses sesuai hukum yang berlaku dan sudah ditetapkan sebagai tersangka,” ungkapnya.
Selain mengamankan para tersangka, kami juga mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya senjata api rakitan, airguns, butir peluru, senjata tajam, narkotika jenis sabu dan ganja, sambung AKBP Prasetyo.
Penggerebekan ini bermula dari informasi masyarakat.
“Informasi yang kami dapat bandar-bandar ini mengedarkan di wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Barat, serta Jakarta Selatan,” paparnya. (Tim)