Satlantas Polres Jakbar Sosialisasikan Keselamatan Berkendaraan Ke Para Siswa Dan Siswi SD

Dutainfo.com-Jakarta: Pagi cerah menyambut kegiatan yang bernilai edukatif di SDN Srengseng 05 Pagi, Jakarta Barat, saat Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Metro Jakarta Barat melakukan kegiatan Police Goes to School, Jumat, 26/4/2024.


Kegiatan ini menjadi momen penting dalam memberikan penyuluhan keselamatan berlalu lintas kepada para siswa dan siswi.

Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Barat Kompol Ridha Aditya mengatakan, Dalam kegiatan ini, Iptu Yeni S. H. dan anggota Satlantas Polres Metro Jakarta Barat memberikan materi-materi yang sangat relevan dengan kebutuhan keselamatan di jalan raya.

Pertama-tama, mereka memberikan materi tentang cara aman kesekolah.

” Hal ini penting karena perjalanan menuju sekolah merupakan momen rawan bagi siswa dan siswi. Dengan memahami cara aman kesekolah, para pelajar dapat menghindari berbagai risiko seperti kecelakaan lalu lintas atau bahaya lainnya yang mungkin terjadi selama perjalanan, ” Ujar Ridha Aditya saat dikonfirmasi, Jumat, 26/4/2024.

Selanjutnya Ridha menjelaskan, penyuluhan juga mencakup pengenalan rambu-rambu lalu lintas.

Hal ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa dan siswi tentang tata cara berlalu lintas yang benar sesuai dengan rambu-rambu yang ada.

Dengan memahami arti dan fungsi rambu lalu lintas, diharapkan mereka dapat menjadi pengguna jalan yang lebih disiplin dan bertanggung jawab.

Tidak hanya itu, penyuluhan juga menyampaikan materi mengenai tertib berlalu lintas.

Hal ini mencakup pentingnya mengikuti aturan lalu lintas, menggunakan helm bagi pengendara sepeda motor, menggunakan seatbelt bagi pengendara mobil, dan perilaku tertib lainnya yang harus diterapkan saat berada di jalan raya.

Dengan memahami pentingnya tertib berlalu lintas, siswa dan siswi diharapkan dapat menjadi contoh yang baik bagi lingkungan sekitarnya.

Selain masalah keselamatan berlalu lintas, kegiatan ini juga menyentuh isu-isu kenakalan remaja seperti bullying, intoleransi, dan anti narkoba.

Materi ini disampaikan dengan tujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa dan siswi tentang pentingnya menjaga sikap sopan, menghargai perbedaan, dan menjauhi segala bentuk perilaku negatif seperti penggunaan narkoba.

Di kesempatan yang sama Iptu Yeni S. H. dan anggota Satlantas Polres Metro Jakarta Barat berharap bahwa melalui kegiatan Police Goes to School ini, para siswa dan siswi dapat lebih memahami pentingnya keselamatan berlalu lintas dan perilaku positif di lingkungan sekitar.

Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi sarana untuk membangun kesadaran bersama tentang pentingnya menjaga keselamatan dan kesejahteraan bersama di jalan raya dan lingkungan sekitar sekolah. (Tim)

Driver Ojol Bersyukur Motor Hilang Kembali Lagi

dutainfo.com-Jakarta: Saefullah (41), seorang driver ojek online, tak dapat menyembunyikan kegembiraannya saat motor yang sebelumnya hilang akhirnya kembali ke tangannya.

Kejadian ini menjadi titik terang setelah motor Saefullah dicuri pada bulan Februari 2024 lalu.

Kepulangan motor tersebut menjadi momen yang penuh rasa syukur bagi Saefullah, yang tak pernah menyangka bahwa kendaraannya yang biasa digunakan untuk bekerja bisa kembali lagi.

Saefullah menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pihak Kepolisian, khususnya Polsek Tambora, yang telah berhasil menemukan dan mengembalikan motor miliknya.

Ekspresi rasa syukur terpancar dari wajahnya saat menerima penyerahan motor dari Kapolsek Tambora, Kompol Donny Agung Harvida, pada Kamis, 25/4/2024.

Namun, kegembiraan Saefullah sedikit teredam saat melihat kondisi motor Beat putihnya yang sudah tidak utuh lagi.

Para pelaku curanmor telah merubah beberapa bagian motor, termasuk mengganti kunci kontak dan mencopot dua kaca spionnya.

Meski demikian, Saefullah tetap bersyukur karena motor tersebut adalah hasil dari keringatnya sejak dibeli pada tahun 2017.

” Selama dua bulan ke belakang sejak kehilangan motor, Saefullah harus menghadapi tantangan ekstra dengan menyewa motor teman seharga Rp 35.000 per hari untuk tetap dapat menjalankan profesinya sebagai driver ojek online,” terangnya

Hal ini mengakibatkan penghasilannya dipangkas untuk biaya sewa motor setiap hari.

Meskipun mengalami perubahan dan kendala ekonomi selama motor hilang, kebahagiaan Saefullah atas kepulangan motor kesayangannya tidak dapat terbantahkan.

Baginya, motor tersebut bukan hanya kendaraan, tetapi juga simbol perjuangan dan kembali menjadi alat untuk meraih rezeki dalam profesi yang telah ia geluti selama bertahun-tahun.

Sebelumnya diberitakan, Polisi membeberkan pengungkapan terkait puluhan sepeda motor berbagai merk yang diungkap oleh Polsek Tambora beberapa waktu lalu

Sebanyak 37 sepeda motor hasil curian berhasil diamankan, polisi turut mengamankan sebanyak 3 orang pelaku berinisial RKS (21),RS (28) dan BS (25)

Kapolsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat Kompol Donny Agung Harvida didampingi Kasi Humas Polres Metro Jakarta Barat Akp Diaman Saragih dan Kanit reskrim Akp Rahmat Wibowo mengungkapkan bahwa ketiga pelaku yang berhasil diamankan memiliki peran yang berbeda dalam aksi pencurian tersebut.

” RKS berperan sebagai eksekutor, sementara RS dan BS berperan sebagai joki,” ujar Donny saat press confrence di Mapolsek, Kamis, 25/4/2024.

Donny menjelaskan bahwa para pelaku melakukan aksi pencurian dengan motif untuk menjual kembali sepeda motor tersebut.

” Motor-motor curian dijual dengan harga antara Rp. 1.500.000 hingga Rp. 2.000.000 kepada seseorang yang masih dalam pengejaran ( DPO) ,” ucapnya

Hasil dari penjualan motor curian tersebut digunakan para pelaku untuk berjudi slot dan membeli barang terlarang, seperti narkotika jenis sabu-sabu. (Tim)

Hasil Uang Kejahatan Curanmor Di Tambora Digunakan Pelaku Untuk Judi Online

dutainfo.com-Jakarta: Polisi membeberkan pengungkapan terkait puluhan sepeda motor berbagai merk yang diungkap oleh Polsek Tambora beberapa waktu lalu

Sebanyak 37 sepeda motor hasil curian berhasil diamankan, polisi turut mengamankan sebanyak 3 orang pelaku berinisial RKS (21),RS (28) dan BS (25)

Kapolsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat Kompol Donny Agung Harvida didampingi Kasi Humas Polres Metro Jakarta Barat Akp Diaman Saragih dan Kanit reskrim Akp Rahmat Wibowo mengungkapkan bahwa ketiga pelaku yang berhasil diamankan memiliki peran yang berbeda dalam aksi pencurian tersebut.

” RKS berperan sebagai eksekutor, sementara RS dan BS berperan sebagai joki,” ujar Donny saat press confrence di Mapolsek, Kamis, 25/4/2024.

Donny menjelaskan bahwa para pelaku melakukan aksi pencurian dengan motif untuk menjual kembali sepeda motor tersebut.

” Motor-motor curian dijual dengan harga antara Rp. 1.500.000 hingga Rp. 2.000.000 kepada seseorang yang masih dalam pengejaran ( DPO) ,” ucapnya

Hasil dari penjualan motor curian tersebut digunakan para pelaku untuk berjudi slot dan membeli barang terlarang, seperti narkotika jenis sabu-sabu.

Kejadian ini terungkap berawal dari observasi anggota Buser Unit Reskrim Polsek Tambora di Jalan Krendang Selatan.

Saat anggota Polsek Tambora mencurigai dua orang laki-laki yang berboncengan dengan sepeda motor Mio berwarna biru

Pelaku mengincar sepeda motor yang terparkir berkat kecurigaan dan kesigapan anggota Polsek Tambora kemudian mengamankan pelaku

Salah satu pelaku, RS, melakukan perlawanan dengan mengeluarkan sebilah pedang stainless.

Namun, petugas berhasil menghentikannya dan melanjutkan penangkapan terhadap pelaku.

Dalam pemeriksaan dan penggeledahan, tim menemukan kunci pas segitiga, 2 buah besi lancip, dan 1 buah obeng.

Melalui interogasi, RS dan RKS mengakui telah melakukan pencurian sepeda motor di beberapa tempat di wilayah Tambora, Grogol Petamburan, Cengkareng dan sekitar Jakarta Barat bersama dengan pelaku berinisial BS

Dari hasil interogasi, tim berhasil menemukan 37 unit sepeda motor dari berbagai merek yang diduga hasil curian di Jalan Kalianyar, Tambora, yang ditempatkan oleh seseorang yang masih dalam pengejaran.

Pelaku beserta barang bukti telah diserahkan ke Polsek Tambora untuk proses hukum lebih lanjut.

Untuk mempertanggung jawabkan atas perbuatan pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP Jo Pasal 2 ayat (1) tentang Undang-Undang Darurat No.12 tahun 1951 (ancaman hukuman paling lama 15 tahun penjara). (Tim)

Polres Jakbar Gagalkan Aksi Tawuran 5 Remaja Berikut Sajam Diamankan


Dutainfo.com-Jakarta: Tim patroli perintis Presisi Polres Metro Jakarta Barat mengamankan lima remaja tanggung yang diduga hendak melakukan aksi tawuran.

Kejadian ini terjadi pada Kamis, 25 April 2024, di jalan Kedaung Kaliangke, Jakarta Barat.

Selain mengamankan kelima remaja, petugas juga berhasil menyita senjata tajam berupa satu buah celurit dan bambu runcing.

Kasat Samapta Polres Metro Jakarta Barat, AKBP M. Hari Agung Julianto, menjelaskan bahwa tim patroli perintis berhasil mengamankan kelima remaja beserta senjata tajam tersebut sekitar pukul 03.00 pagi.

Menurut pria berpangkat melati dipundaknya ini menjelaskan, tim mendapat laporan dari masyarakat mengenai adanya sekelompok pemuda yang sedang melakukan tawuran di Jalan Kedaung Kaliangke.

“Tim segera merespon laporan tersebut dan menuju ke lokasi kejadian ,” ujar Agung saat dikonfirmasi, Kamis, 25/4/2024.

Setelah tiba di lokasi, tim menemukan beberapa pemuda sedang terlibat dalam aksi tawuran.

Tim kemudian melakukan pengejaran, penyisiran, dan penangkapan.

Hasil penggeledahan dilapangan menemukan satu buah celurit dan bambu runcing

Selanjutnya, kelima remaja beserta barang bukti diserahkan ke Polsek Cengkareng untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Agung juga menegaskan bahwa kepolisian akan terus melakukan patroli dan tindakan preventif lainnya untuk menghindari dan meminimalisir terjadinya aksi tawuran dan gangguan keamanan di wilayah Jakarta Barat.

Di kesempatan yang sama Kapolsek Cengkareng Kompol Hasoloan Situmorang saat dikonfirmasi membenarkan adanya penyerahan sejumlah remaja oleh tim patroli perintis Presisi Polres Metro Jakarta Barat

“Ya benar, terdapat 5 remaja berikut sebuah senjata tajam jenis celurit dan 1 buah bambu,” terangnya

Hasoloan menegaskan akan memproses lebih lanjut keproses hukum lebih lanjut jika mereka terbukti

Pihaknya juga akan memanggil pihak orang tua maupun guru jika status masih pelajar untuk dilakukan pembinaan lebih lanjut. (Tim)

Polsek Tambora Ungkap Kasus Curanmor Puluhan Motor Diamankan

dutainfo.com-Jakarta: Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Tambora berhasil mengungkap tindak pidana pencurian sepeda motor (curanmor) yang meresahkan.

Dalam pengungkapan ini, puluhan sepeda motor berbagai merk berhasil diamankan petugas.

Kapolsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Donny Agung Harvida, menjelaskan bahwa pengungkapan ini dimulai dari adanya laporan masyarakat yang kehilangan sepeda motor.

“Ini bermula dari laporan masyarakat yang kehilangan sepeda motor,” ujarnya pada Rabu (24/4/2024).

Kanit Reskrim Polsek Tambora, AKP Rachmad Wibowo, menyebutkan bahwa sepeda motor hasil pencurian diamankan di beberapa wilayah.

“Barang bukti kendaraan motor yang didapatkan oleh Unit Reskrim jumlahnya puluhan, ada banyak,” tuturnya.

Dalam pengungkapan ini, petugas berhasil menangkap tiga orang pelaku curanmor.

“Sementara yang diamankan 3 orang tersangka. Penangkapannya dilakukan pada hari Sabtu kemarin di daerah Krendang, Tambora,” tukasnya.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam terkait kasus curanmor tersebut.

Tidak menutup kemungkinan akan ada penambahan pelaku curanmor yang saat ini masih dalam pengejaran. (Tim)