Pastikan Pengamanan Arus Mudik 2025 Kapolres Jakbar Cek Pos Terpadu Teriminal Kalideres

Dutainfo.com-Jakarta: Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi, melaksanakan kunjungan ke Pos Terpadu Pengamanan dan Pelayanan Idul Fitri 2025 di Terminal Bus Kalideres, Jakarta Barat, Rabu (26/3/2025).

Dalam kunjungannya, Kapolres melakukan pengecekan kesiapan personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat 2025.

Beliau memastikan kelancaran tugas pengamanan arus mudik serta menanyakan berbagai kendala maupun temuan yang dihadapi petugas selama pengamanan di Terminal Bus Kalideres.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh personel siap memberikan pelayanan terbaik bagi pemudik. Keamanan, kenyamanan, dan kelancaran arus mudik menjadi prioritas kami,” ujar Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi saat dikonfirmasi,

Selain melakukan pengecekan, Kapolres juga memberikan arahan kepada petugas agar tetap sigap dalam menjaga keamanan, terutama di titik-titik rawan seperti loket tiket, area keberangkatan, dan jalur masuk-keluar terminal.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polres Metro Jakarta Barat dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman. (Tim)

Kapolres Jakbar Safari Ramadhan, Shalat Dzuhur Berjamaah Dan Bagikan Sembako

Dutainfo.com-Jakarta: Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi, kembali melaksanakan Safari Ramadhan dengan melaksanakan shalat Dzuhur berjamaah bersama masyarakat. Kali ini, beliau melaksanakan ibadah bersama warga di Masjid Jami Al Maghfiroh, Jl. KS Tubun 3 Dalam, RT 004/002, Slipi, Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (26/3/2025).

Usai shalat Dzuhur, suasana penuh kebersamaan dan kekhusyukan tampak terlihat di dalam masjid.

Kapolres Metro Jakarta Barat tidak hanya berbaur dengan jamaah, tetapi juga menyempatkan diri berbincang dengan para pengurus masjid dan warga sekitar.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama di bulan suci Ramadhan, Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi membagikan bantuan berupa paket sembako kepada pengurus Masjid Jami Al Maghfiroh.

Bantuan ini diberikan sebagai apresiasi atas dedikasi mereka dalam menjaga dan merawat rumah ibadah serta membina kehidupan keagamaan di masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari Safari Ramadhan yang bertujuan untuk mempererat hubungan silaturahmi antara kepolisian dan masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat dan berkah bagi pengurus masjid,” ujar Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi, Rabu, 26/3/2025.

Safari Ramadhan ini menjadi momentum bagi kepolisian untuk lebih dekat dengan masyarakat, mendengarkan aspirasi, serta memastikan kondisi keamanan dan ketertiban tetap kondusif selama bulan suci. (Tim)

Polisi Grebeg Gudang Motor Bodong Di Kalideres, 13 Kendaraan Diamankan

Dutainfo.com-Jakarta: Unit Resmob Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat menggerebek sebuah rumah yang dijadikan gudang penampungan kendaraan bermotor bodong hasil kejahatan di kawasan Jalan Utan Jati, Kalideres, Jakarta Barat, Selasa malam (25/3/2025).

Dalam penggerebekan ini, petugas menemukan 13 unit sepeda motor tanpa surat-surat resmi yang diduga merupakan hasil pencurian.

Hingga saat ini, polisi masih memburu para pelaku yang menjadi pemasok kendaraan curian ke lokasi tersebut.

Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKP Dimitri Mahendra didampingi Kanit Resmob Akp Ruben George dan Kasubnit Resmob Iptu Fery Oktarizal, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini berawal dari laporan pencurian sepeda motor di area parkir salah satu pusat perbelanjaan di Kembangan, Jakarta Barat.

Aksi pencurian tersebut terekam kamera CCTV

“Dari hasil penyelidikan, kami mendapatkan informasi dari masyarakat mengenai keberadaan rumah yang dijadikan tempat penyimpanan sepeda motor hasil curian. Saat kami lakukan penggerebekan, petugas menemukan 13 unit kendaraan tanpa surat-surat, namun para pelaku sudah melarikan diri sebelum kami tiba di lokasi,” ujar AKP Dimitri Mahendra.

Polisi kini terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang telah teridentifikasi.

Sementara itu, rumah yang dijadikan gudang penampungan kendaraan bodong telah diberi garis polisi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Polisi juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan segera melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan di sekitar lingkungan mereka. (Tim)

Media Diminta Kawal Kasus Investasi Bodong Net89 Yang Telah Dilimpahkan Ke Kejari Jakbar Oleh Bareskrim

dutainfo.com-Jakarta: Bareskrim Polri, telah melimpahkan 3 tersangka serta berbagai barang bukti kasus investasi bodong Net89 ke pihak Kejaksaan Negeri Jakarta Barat.

Adapun 3 tersangka yakni Reza Shahrani, Ferdi Iwan selaku sub exchange Net89 dan Yakob Wahyu Nugroho selaku Founder dan Exchange Net89.

“Ya penyidik telah melimpahkan 3 tersangka dalam kasus robot trading Net89 kepada pihak Kejaksaan Negeri Jakarta Barat, adapun 3 tersangka FI, YWN, dan RS,” ujar Penyidik Dittipideksus Bareskrim Polri AKP Putu Oza Trisna, Selasa (25/3/2025).

Masih kata AKP Putu, selain 3 tersangka, kami juga melimpahkan barang bukti sebanyak Rp 17 miliar, aset itu berupa tanah bangunan, kendaraan, dan uang tunai.

“Dua barang bukti kendaraan milik tersangka RS adalah mobil BMW X7 harga sekitar Rp 1 miliar dan Peugeot 3008 harga sekitar Rp 300 juta selain itu ada barang bukti dari RS berupa bandana, sepeda, dan uang tunai,” ungkapnya.

Ada potensi bertambahnya tersangka lain dengan perkembangan fakta yang ditemukan sambung AKP Putu.

Sebelumnya diketahui penyidik Bareskrim Polri, telah melimpahkan 4 tersangka kasus investasi bodong Net89 lainya ke pihak Kejari Jakarta Barat yakni, Erwin Saiful Ibrahim, Mitchell Alexandra, Alwin Aliwarga dan Dedy Iwan, total 7 tersangka sudah diserahkan ke Kejari Jakbar.

Menanggapi hal diatas, Tokoh masyarakat Jakarta Barat yang juga sekaligus pimpinan media online Investigasi dutainfo.com, meminta kepada awak media, agar mengawal kasus tersebut diatas, jangan sampai terulang kembali kasus Jaksa Kejari Jakarta Barat Azam yang menilap uang barang bukti perkara robot trading Fahrenhait.

“Rekan-Rekan media agar mengawal kasus tersebut diatas, jangan sampai ada lagi kasus oknum jaksa Kejari Jakarta Barat Azam, yang menilap uang barang bukti perkara robot trading Fahranheit,” kata Hendrik.

Sebelumnya diberitakan mantan Kasubsie Pratut pada Kejari Jakarta Barat Azam, ditangkap pihak Kejaksaan Tinggi Daerah Khusus Jakarta, yang telah menilap uang barang bukti kasus investasi bodong robot trading Fahranheit Rp 11,5 miliar. (Tim)

Kejari Jakbar Terima Limpahan 3 Tersangka Kasus Net89 Dari Bareskrim Polri

dutainfo.com-Jakarta: Bareskrim Polri, telah melimpahkan 3 tersangka serta berbagai barang bukti kasus investasi bodong Net89 ke pihak Kejaksaan Negeri Jakarta Barat.

Adapun 3 tersangka yakni Reza Shahrani, Ferdi Iwan selaku sub exchange Net89 dan Yakob Wahyu Nugroho selaku Founder dan Exchange Net89.

“Ya penyidik telah melimpahkan 3 tersangka dalam kasus robot trading Net89 kepada pihak Kejaksaan Negeri Jakarta Barat, adapun 3 tersangka FI, YWN, dan RS,” ujar Penyidik Dittipideksus Bareskrim Polri AKP Putu Oza Trisna, Selasa (25/3/2025).

Masih kata AKP Putu, selain 3 tersangka, kami juga melimpahkan barang bukti sebanyak Rp 17 miliar, aset itu berupa tanah bangunan, kendaraan, dan uang tunai.

“Dua barang bukti kendaraan milik tersangka RS adalah mobil BMW X7 harga sekitar Rp 1 miliar dan Peugeot 3008 harga sekitar Rp 300 juta selain itu ada barang bukti dari RS berupa bandana, sepeda, dan uang tunai,” ungkapnya.

Ada potensi bertambahnya tersangka lain dengan perkembangan fakta yang ditemukan sambung AKP Putu.

Sebelumnya diketahui penyidik Bareskrim Polri, telah melimpahkan 4 tersangka kasus investasi bodong Net89 lainya ke pihak Kejari Jakarta Barat yakni, Erwin Saiful Ibrahim, Mitchell Alexandra, Alwin Aliwarga dan Dedy Iwan, total 7 tersangka sudah diserahkan ke Kejari Jakbar.
(Tim)