Cegah Tawuran Polsek Kembangan Gelar Patroli Sambil Berbagi Sahur

Dutainfo.com-Jakarta: Bulan suci Ramadhan menjadi momen istimewa untuk berbagi kebaikan. Seperti yang dilakukan oleh Polsek Kembangan, Jakarta Barat, yang membagikan makanan sahur kepada masyarakat di Jalan Kubur Batu, Kembang Kerep, Kelurahan Meruya Utara, Kecamatan Kembangan, pada Minggu dini hari (16/3/2025) sekitar pukul 02.00 WIB.

Sebanyak 50 paket makanan siap saji diberikan kepada masyarakat yang masih beraktivitas di malam hari.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari Operasi Cipta Kondisi serta KRYD (Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan) untuk mencegah potensi gangguan keamanan, seperti tawuran antarwarga dan kejahatan jalanan yang kerap terjadi menjelang subuh di bulan Ramadhan.

Dalam kegiatan ini, Kapolsek Kembangan Polres Metro Jakarta Barat Kompol Moch Taufik Iksan turun langsung bersama jajaran operasional gabungan yang terdiri dari Reskrim, Samapta, dan Intelkam.

Turut hadir Wakapolsek Kembangan AKP Widiyantoro, Kanit Reskrim AKP Rahmad Kurniantoro, Panit Reskrim IPDA Nugraha, Kanit Samapta AKP Imam serta jajaran Kapolsubsektor.

Kapolsek Kembangan Kompol Moch Taufik Iksan mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat, terutama mereka yang mungkin kesulitan mendapatkan makanan sahur.

“Kami ingin berbagi dengan masyarakat yang masih beraktivitas di malam hari. Selain itu, kami juga memastikan situasi tetap kondusif agar warga bisa menjalankan ibadah puasa dengan aman dan nyaman,” ujarnya, Minggu, 16/3/2025.

Warga yang menerima makanan sahur tampak bahagia dan mengapresiasi langkah humanis dari jajaran kepolisian. Salah satu warga, Suryadi (45), mengungkapkan rasa terima kasihnya.

“Alhamdulillah, di tengah kesibukan menjaga keamanan, Pak Polisi masih menyempatkan berbagi makanan untuk kami. Semoga berkah,” katanya.

Selain membagikan makanan sahur, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat, khususnya para remaja, untuk tidak terlibat dalam aksi tawuran atau balapan liar yang bisa membahayakan diri sendiri dan orang lain. (Tim)

Kapolres Jakbar Bersama Satlantas Bagikan Takjil Ke Pengendara

Dutainfo.com-Jakarta: Dalam semangat berbagi di bulan suci Ramadhan, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi bersama Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Metro Jakarta Barat menggelar kegiatan pembagian takjil kepada para pengendara dan masyarakat yang melintas di depan Mako Polres Metro Jakarta Barat, Sabtu (15/3/2025).

Kegiatan ini mengusung tema “Polantas Berbagi”, di mana sebanyak 100 paket takjil dibagikan secara rutin setiap hari selama bulan Ramadhan 1446 H.

Aksi sosial ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang masih dalam perjalanan agar tetap bisa berbuka puasa tepat waktu.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi, yang didampingi oleh Kasat Lantas Kompol Mujiyanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, terutama pengguna jalan yang belum sempat berbuka puasa di rumah.

“Kami ingin berbagi kebahagiaan dengan para pengendara dan masyarakat yang masih dalam perjalanan. Semoga takjil ini bisa menjadi berkah dan semakin mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat,” ujar Kombes Pol Twedi, Minggu, 16/3/2025 saat dikonfirmasi

Para pengendara yang menerima takjil tampak antusias dan mengapresiasi kegiatan ini.

“Alhamdulillah, senang sekali dapat takjil gratis dari bapak-bapak polisi. Ini sangat membantu bagi kami yang masih di jalan saat waktu berbuka,” ungkap salah seorang pengendara motor.

Kegiatan “Polantas Berbagi” ini menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam aksi sosial yang membawa manfaat bagi banyak orang. (Tim)

Kapolres Jakbar Bersama Insan Media Berbagi Takjil Dan Santuni Anak Yatim

Dutainfo.com-Jakarta: Polres Metro Jakarta Barat menggelar kegiatan berbagi takjil bersama insan media sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan antara Polri dan masyarakat, Rabu (13/3/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia.

Dalam kesempatan ini, Polres Metro Jakarta Barat bersama insan media membagikan sebanyak 250 paket takjil kepada para pengendara yang melintas di depan Mako Polres Metro Jakarta Barat.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi, didampingi Wakapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Teuku Arsya Khadafi, serta sejumlah Kapolsek dan pejabat utama Polres Metro Jakarta Barat, turut turun ke jalan untuk membagikan takjil secara langsung kepada masyarakat.

Usai kegiatan pembagian takjil, acara dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada sejumlah anak yatim piatu.

Suasana penuh kebersamaan ini semakin khidmat dengan sesi tausiyah yang disampaikan secara virtual melalui Zoom oleh Mabes Polri, menjelang waktu berbuka puasa.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya di bulan Ramadhan yang penuh berkah.

“Kegiatan ini tidak hanya untuk berbagi kebahagiaan dengan masyarakat, tetapi juga sebagai bentuk sinergi antara Polri dan insan media dalam membangun hubungan yang harmonis dan saling mendukung,” ujar Twedi. (Tim)

Safari Ramadhan, Kapolres Jakbar Shalat Dzuhur Bersama Dan Berikan Bantuan Ke Marbot

Dutainfo.com-Jakarta: Di bulan suci Ramadhan 1446 H, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi terus menyempatkan diri untuk melaksanakan shalat Dzuhur berjamaah bersama masyarakat di berbagai masjid di wilayah Jakarta Barat.

Pada Kamis (13/3/2025), Kapolres Metro Jakarta Barat melaksanakan shalat Dzuhur di Masjid An Nahdloh, Kalideres.

Usai shalat, beliau didampingi Kapolsek Kalideres Kompol Arnold Julius Simanjuntak menyerahkan bantuan sosial berupa bingkisan lebaran kepada para marbot dan pengurus DKM Masjid Jami An Nahdloh.

Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan apresiasi kepada para marbot serta pengurus masjid yang telah berperan dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan tempat ibadah, terutama di bulan Ramadhan.

“Kami ingin berbagi kebahagiaan di bulan yang penuh berkah ini. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan semakin mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat,” ujarnya, Kamis, 13/3/2025.

Kegiatan ini akan terus dilakukan di berbagai masjid di Jakarta Barat sebagai bagian dari upaya Polres Metro Jakarta Barat dalam mendekatkan diri dengan masyarakat serta menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif selama bulan Ramadhan. (Tim)

Motif Pembunuhan Ibu Dan Anak Dalam Toren Di Tambora Pelaku Sakit Hati

Dutainfo.com-Jakarta: Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Barat menangkap pembunuh ibu dan anak yang jasadnya dimasukan ke dalam Toren rumahnya.

Ibu dan anak itu berinisial T S L dan E S warga Jalan Angke Barat, Tambora, Jakarta Barat.

Pelaku berinisial FI ditangkap di kampung halamannya daerah Banyumas, Jawa Tengah pada 9 Maret 2025 malam.

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi didampingi Kasat reskrim Akbp Arfan Zulkan Sipayung dan Kapolsek Tambora Kompol Muhammad Kukuh Islami menjelaskan, korban dikenal oleh warga sekitar sangat dermawan karena sering meminjamkan uang.

Pelaku merupakan salah satu pelanggan rutin meminjam uang kepada korban untuk kebutuhan sehari-hari.

“Pelaku meminjam uang itu dari tahun 2021 sampai tahun 2025. Pelaku berjanji setiap meminjam pelunasannya secara dicicil,” katanya, Kamis (13/3/2025).

Twedi melanjutkan, sebelum kejadian pembunuhan, pelaku bercerita punya kenalan yang secara spiritual salah satunya bisa menggandakan uang.

Selain itu, pelaku juga bisa mencarikan anak pertama korban jodoh dengan ritual yang harus dijalankan.

Untuk meyakinkan korbannya, pelaku menggunakan dua nomor telepon berbeda yang ia klaim sebagai kontak para dukun tersebut mengaku sebagai KRIS MARTOYO (dukun pengganda Uang) dan Kakang (dukun Pencari Jodoh)

Pada Februari 2025, pelaku menunjukkan sejumlah uang kepada korban untuk digandakan sebagai bagian dari ritual.

Pada 1 Maret 2025, korban dan pelaku sepakat melakukan ritual spiritual di rumah korban sekira pukul 12.01 wib.

korban kedua, ESW, sudah bersiap melakukan ritual di kamar mandi menggunakan sarung, sementara korban pertama berada di ruang utama dengan uang yang akan digandakan.

Komunikasi antara korban dan “dukun” dilakukan melalui telepon, namun pada saat pelaksanaan ritual korban tidak sabar karena proses yang lama dan tidak membuahkan hasil sehingga korban TSL als Enci mencaci maki tersangka dengan kata-kata kasar

Merasa tersinggung, pelaku kalap dan memukul kepala korban pertama dengan batang besi sebanyak dua kali.

Tidak berhenti di situ, pelaku menindih dan mencekik korban hingga dipastikan meninggal dunia dengan melilitkan tali rafia di lehernya.

Setelah membunuh korban pertama, pelaku membersihkan darah yang berceceran dan berusaha menenangkan diri dengan merokok selama 15 menit di depan rumah.

Pelaku kemudian masuk ke kamar mandi dan menyerang korban kedua, E S W, dengan memukul kepalanya menggunakan besi yang dipakai untuk membunuh TSL als Enci

Korban sempat berteriak minta tolong sebelum akhirnya kembali dipukul dan dicekik hingga tewas.

Setelah kedua korban meninggal, pelaku memasukkan jasad mereka ke dalam tendon air di bawah kulkas, kemudian membersihkan sisa darah di lokasi kejadian.

Untuk menghilangkan jejak, pelaku mematikan lampu rumah dan berpura-pura menjadi tukang listrik ketika bertemu pelapor, Roni Effendy, yang merupakan adik korban kedua.

Dalam keadaan gelap dan menggunakan masker, pelaku mengatakan bahwa ibu dan kakak pelapor sedang keluar rumah.

Setelah pelapor meninggalkan lokasi, pelaku mengambil uang yang sebelumnya akan digandakan dan meninggalkan rumah dengan mengunci pintu serta gerbang dari dalam.

Ia lalu membuang barang bukti, termasuk ponsel hasil kejahatan, di tanggul Kali Jodoh dan melarikan diri ke Cirebon.

Di Cirebon, pelaku membuang ponsel Infinix milik korban sebelum akhirnya melanjutkan pelarian ke Banyumas, tempat ia berhasil diamankan pada 9 Maret 2025.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Arfan Sipayung menambahkan, siang hari korban Enci sempat menghubungi anaknya bernama Ronny Effendy kapan pulang ke rumah.

“Terus pada malam harinya si pelaku pakai hp korban Enci wa Ronny bahwa di rumah sedang ada perbaikan listrik. Ini supaya aksi pembunuhannya tidak diketahui,” imbuhnya. (Tim)