Polres Jakbar Tunjukan Kepedulian Dengan Sigap Bantu Korban Kecelakaan

Dutainfo.com-Jakarta: Malam itu, Sabtu, 21 Desember 2024, sekitar pukul 21.30 WIB, jalanan di kawasan Jalan Panjang, Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, tampak seperti malam biasa.

Namun, suasana berubah tegang ketika sebuah kendaraan mengalami kecelakaan lalu lintas (Lakalantas).

Korban, Anisa Mahdalena (32), warga Jalan Bakti RT 06/016, tiba-tiba kehilangan kendali atas kendaraannya akibat pecah ban, yang membuatnya menabrak trotoar.

Akibat kejadian tersebut, Anisa mengalami luka bocor di bagian kepala dan membutuhkan penanganan medis segera.

Di tengah situasi itu, tim Patroli Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Barat bersama unit patroli Samapta, yang tengah melaksanakan patroli Blue Light, kebetulan melintas di lokasi kejadian.

Mereka langsung bergerak sigap membantu korban.

Kasat Samapta Polres Metro Jakarta Barat, AKBP M. Hari Agung Julianto, mengungkapkan bahwa kehadiran patroli ini bertujuan menciptakan rasa aman bagi masyarakat, termasuk merespons cepat insiden yang terjadi di wilayahnya.

“Anggota kami yang sedang berpatroli langsung memberikan pertolongan pertama kepada korban dan memastikan dia mendapatkan penanganan medis. Korban segera kami bawa ke Rumah Sakit EMC Graha Kedoya untuk perawatan lebih lanjut,” ujar AKBP Hari Agung saat dikonfirmasi, Minggu, 22/12/2024.

Kehadiran cepat dan responsif anggota patroli tidak hanya membantu korban secara fisik, tetapi juga memberikan rasa tenang kepada warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Keberadaan mereka menjadi bukti nyata bahwa kehadiran polisi bukan sekadar menjalankan tugas, tetapi juga melindungi dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati.

Kondisi Anisa kini dalam penanganan intensif, dan tindakan cepat dari tim patroli mendapat apresiasi dari warga sekitar.

“Kami sangat berterima kasih atas kesigapan polisi yang langsung membantu korban di lokasi,” ujar teman korban. (Tim)

Dugaan Pemerasan Terhadap WN Malaysia, Propam Polri Periksa 18 anggota Polisi

Foto: Karo Penmas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Sebanyak 18 anggota polri diperiksa Propam Polri, terkait dugaan pemerasan Warga Negara Malaysia saat menonton Djakarta Warehouse Project (DWP) di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko lewat siaran persnya, seperti dikutip detikcom pada Sabtu (21/12/2024).

“Ada sejumlah oknum personel yang diduga sebanyak 18 personel yang terdiri dari personel Polda Metro Jaya, Polres Jakarta Pusat, serta Polsek Kemayoran, adapun personel yang diamankan oleh Propam Polri selanjutnya dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tulis Brigjen Pol Trunoyudo.

Pengamanan dan pemeriksaan 18 personel Polisi itu merupakan langkah tindak lanjut atas keluhan warga Malaysia yang mendapatkan perlakuan yang tidak mengenakan saat digelarnya acara DWP.

“Kepolisian Republik Indonesia tidak akan menolerir terhadap pelanggaran yang dilakukan oleh anggota Polri, ini sebagai bentuk komitmen Polri dalam menegakan hukum dalam rangka meningkatkan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terhadap masyarakat,” tulis Brigjen Pol Trunoyudo, seperti dikutip detikcom.

Keluhan dari warga Malaysia ini viral di media sosial beberapa hari lalu, setelah gelaran acara DWP, pada Jumat (13/12/2024).

Warga Negara Malaysia ini mengaku telah diminta menunjukan paspor,serta mereka mengaku dimintai sejumlah duit oleh terduga oknum.

Sementara pihak Manajemen DWP mengaku telah bersama pihak Kepolisian tengah mengusut kebenaran informasi yang beredar tersebut.
(**)

Polres Jakbar Dan Dishub Gelar RAM Cek Dan Tes Urine Sopir Bus Jelang Nataru

Dutainfo,com-Jakarta: Dalam suasana persiapan libur Natal dan Tahun Baru 2025, Polres Metro Jakarta Barat bersama Satlantas Jakarta Barat dan Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Barat melaksanakan kegiatan Ram Cek Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) serta pemeriksaan urine kepada para sopir bus di Terminal Kalideres, Jakarta Barat, pada Sabtu, 21/12/2024.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Operasi Lilin Jaya 2024, yang bertujuan memastikan kelancaran dan keselamatan arus mudik bagi masyarakat yang hendak merayakan liburan Natal dan Tahun Baru.

Kabag Ops Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Yuliansyah, yang didampingi oleh P.S. Kasat Lantas Jakarta Barat Kompol Mujiyanto, menjelaskan pentingnya pelaksanaan kegiatan ini.

“Hari ini kami melakukan pengecekan urine terhadap para sopir bus AKAP yang beroperasi di Terminal Kalideres, serta memastikan kondisi kendaraan mereka layak jalan,” ujar AKBP Yuliansyah saat berada di lokasi, Sabtu, 21/12/2024.

Sebanyak 12 sopir bus menjalani pemeriksaan kesehatan, termasuk tes urine yang dilakukan oleh tim Dokkes Polres Metro Jakarta Barat.

Hasilnya seluruh sopir dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkoba.

“Alhamdulillah, semua sopir yang diperiksa bebas dari narkoba. Ini menjadi langkah awal penting untuk memastikan keamanan perjalanan masyarakat,” tambah AKBP Yuliansyah.

Di samping pemeriksaan urine, petugas juga memeriksa kelayakan teknis kendaraan, seperti rem, ban, lampu, dan sistem kemudi.

Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi kecelakaan yang sering terjadi akibat kelalaian pengelolaan kendaraan.

Operasi Lilin Jaya 2024 akan berlangsung selama 13 hari, mulai dari 21 Desember 2024 hingga 2 Januari 2025.

Selain pemeriksaan di terminal, operasi ini juga melibatkan pengamanan di sejumlah lokasi strategis, termasuk gereja, tempat wisata, dan pusat perbelanjaan.

Langkah proaktif ini menunjukkan komitmen Polres Metro Jakarta Barat untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama masa libur Nataru 2025.

“Kami ingin masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan tenang, aman, dan tanpa kendala,” tutup AKBP Yuliansyah. (Tim)

Respon Cepat Polsek Palmerah Bantu Warga Temukan HP Yang Hilang Di Mall

Dutainfo.com-Jakarta: Tidak semua pengalaman buruk berakhir tanpa solusi.

Aliza Kurnia (21), seorang wanita warga Slipi, Jakarta Barat, membuktikan bahwa kecepatan dan responsifitas aparat kepolisian dapat menjadi penyejuk di tengah keresahannya.

Kejadian ini bermula saat Aliza kehilangan ponsel di salah satu mal di kawasan Slipi pada Rabu (18/12/2024).

Saat itu, ia sedang berada di toilet dan lupa menaruh ponselnya.

Ketika menyadari ponselnya hilang, rasa panik melanda.

Dengan hati yang cemas, ia memutuskan untuk melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Palmerah, Jakarta Barat.

Setibanya di Polsek Palmerah, Aliza disambut oleh petugas piket SPKT yang sigap mendengar penuturannya.

Laporan segera diteruskan kepada piket Reskrim, yang kemudian bersama Aliza langsung menuju lokasi kehilangan.

“Saya sangat terbantu sekali sebagai warga. Personel Polsek Palmerah dengan cepat dan sigap merespons laporan saya,” ujar Aliza penuh haru saat dikonfirmasi, Sabtu (21/12/2024).

Tidak butuh waktu lama bagi petugas untuk mengidentifikasi pelaku berkat pemeriksaan mendalam di lokasi kejadian.

Dengan kecepatan dan ketelitian yang patut diacungi jempol, pelaku berhasil ditemukan, dan ponsel milik Aliza kembali ke tangannya.

Kanit Reskrim Polsek Palmerah Polres Metro Jakarta Barat, AKP Rachmad Wibowo, menjelaskan bahwa dalam kasus ini, pihaknya mengambil langkah restoratif justice, mengingat korban telah memaafkan pelaku.

“Pelaku dan barang milik korban sudah berhasil ditemukan. Dalam hal ini korban tidak mempermasalahkan kembali. Oleh karena itu, kami dari pihak kepolisian melakukan upaya restoratif justice,” ujar AKP Rachmad.

Melalui pendekatan ini, kedua belah pihak sepakat untuk tidak melanjutkan kasus ke ranah hukum.

Surat pernyataan resmi pun dibuat sebagai bentuk penyelesaian damai.

“Kami berharap pendekatan seperti ini dapat mempererat hubungan antara masyarakat dan kepolisian. Kami ingin masyarakat tahu bahwa kami ada untuk membantu, bukan sekadar menegakkan hukum,” tambah AKP Rachmad.

Bagi Aliza, kejadian ini menjadi pelajaran berharga.

Ia tidak hanya merasa lega karena ponselnya kembali, tetapi juga merasa dihargai dan dilindungi sebagai warga negara.

“Terima kasih kepada Polsek Palmerah yang telah membantu saya dengan begitu cepat. Saya berharap lebih banyak warga yang percaya pada kepolisian kita,” tutup Aliza dengan senyum lega. (Tim)

Kasdim 0503/JB Hadiri Apel Gelar Pasukan Ops Lilin Jaya 2024, Bersama 838 Personel Gabungan

Dutainfo.com-Jakarta: Polres Metro Jakarta Barat bersama 3 Pilar Jakarta Barat melaksanakan Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Lilin Jaya 2024 untuk pengamanan Natal dan Tahun Baru di halaman Polres Metro Jakarta Barat, Jumat, 20/12/2024.

Sebanyak 838 personel gabungan diterjunkan, terdiri dari Polri, TNI, Satpol PP, BPBD, Gulkarmat, dan unsur lainnya.

Wakapolres Metro Jakarta Barat AKBP Teuku Arsya Khadafi mengatakan, Operasi Lilin Jaya ini akan berlangsung selama 13 hari, mulai 21 Desember 2024 hingga 2 Januari 2025.

” Kami mengamankan 177 gereja dan mendirikan 8 pos pengamanan serta 2 pos pelayanan di Kalideres dan Kota Tua,” ungkap Arsya.

Selain pengamanan ibadah, Polres Metro Jakarta Barat juga menyediakan fasilitas penitipan kendaraan bagi masyarakat yang bepergian dalam jangka waktu lama.

Arsya menegaskan, “Fasilitas ini gratis dan kami harap masyarakat dapat memanfaatkannya untuk mendukung keamanan selama liburan.” tegasnya

Fimanuddin Ibrahim, Asisten Pemerintahan Jakarta Barat, menambahkan, “Sinergi ini melibatkan seluruh elemen, bukan hanya dari 3 Pilar. Kita juga melibatkan Satpol PP, BPBD, Gulkarmat, dan lainnya.

Selain pengamanan Natal dan Tahun Baru, kami juga mengantisipasi potensi bencana di Jakarta. Insyaallah, dengan sinergi ini, warga bisa beribadah dan merayakan dengan aman dan nyaman.” katanya

Dukungan serupa juga datang dari Kodim 0503 Jakarta Barat. Letkol Inf Harry Ismail, Kasdim 0503, menyatakan kesiapan pihaknya dalam membantu pengamanan.

“Kami sudah menyiapkan personel untuk mendukung Operasi Lilin Jaya 2024. Ini adalah wujud komitmen kami menjaga keamanan wilayah bersama Polres Jakarta Barat,” ujarnya.

Dalam apel gelar pasukan dalam rangka Operasi Lilin Jaya 2024 untuk pengamanan Natal dan Tahun Baru juga dilaksanakan penyematan pita tanda dimulainya pelaksanaan operasi Lilin Jaya 2024. (Tim)