dutainfo.com-Jakarta: Penyidik pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, Kejaksaan Agung RI, menetapkan suami artis Sandra Dewi, Harvey Moeis, sebagai tersangka pencucian uang atas kasus tata niaga timah wilayah izin usaha pertambangan (IUP), PT Timah Tbk.
“Ya untuk Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) terhadap Harvey Moeis sudah kita tetapkan tersangka,” ujar Dirdik pada Jampidsus Kejagung RI Kuntadi, kepada awak media, Kamis (4/4/2024).
Masih kata Kuntadi, penetapan tersangka ini dilakukan penyidik, karena Harvey diduga melakukan pencucian uang hasil tindak pidana korupsi tata niaga timah.
“Hingga saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi guna mencari tahu adanya keterlibatan lainya dalam kasus ini,” ungkapnya.
Sebelumnya Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana, mengatakan pihak penyidik pada Jampidsus Kejagung RI, telah memeriksa 174 saksi dalam perkara ini dan telah menetapkan 16 orang sebagai tersangka.
Salah satunya adalah crazy rich Pantai Indah Kapuk, Helena Lim selaku Manager PT QSE yang juga telah ditetapkan sebagai tersangka. (Tim)
Foto: Pelantikan Pejabat di Kejagung RI (dok Kejagung RI)
dutainfo.com-Jakarta: Jaksa Agung RI ST Burhanuddin, Lantik 5 Kepala Kejaksaan Tinggi dan eselon II di lingkungan Kejagung RI.
“Ya proses rotasi dan mutasi serta promosi adalah hal biasa dalam organisasi, hal itu dilakukan guna evaluasi dan peningkatan kinerja serta untuk regenerasi sumber daya manusia demi menjaga kedinamisan institusi,” ujar ST Burhanuddin, dalam keterangan yang disampaikan Kapuspenkum Kejagung RI, Ketut Sumedana, Kamis (4/4/2024).
Masih kata Ketut, para pejabat yang dilantik tentu memiliki kualitas yang dibutuhkan untuk memimpin dan menggerakan Rida bidang ataupun satuan kerja yang dipimpinnya dalam upaya membantu mewujudkan visi dan misi Kejaksaan Republik Indonesia.
Menurut Jaksa Agung para pejabat yang dilantik merupakan pegawai terbaik yang telah melalui proses kajian pertimbangan, serta penilaian yang objektif guna mengisi jabatan-jabatan itu, dengan memperhatikan prinsip orang yang tepat ditempat yang tepat.
Berikut pejabat yang dilantik. 1 DR Rudi Margono sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi DKI, Jakarta.
2 Teguh Santoso selaku Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau.
3 Agus Salim selaku Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan.
4 Bambang Hariyanto selaku Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah.
5 Asep Maryono sebagai Kepala Biro Perlengkapan pada Jambin Kejagung RI.
6 Dr RD M Teguh Darmawan selaku Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung.
Jaksa Agung RI ST Burhanuddin, menegaskan para pejabat yang dilantik agar menjaga amanah dengan tanggungjawab komitmen kerja keras dan cerdas diiringi dengan pengalaman nilai-nilai Tri Krama Adhyaksa. (Tim)
Foto: Kapolres Jakpus Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro (ist)
dutainfo.com-Jakarta: Polres Jakarta Pusat amankan 140 pelajar yang melakukan konvoi dengan dalih bagi-bagi takjil atau buka puasa on the road pada Selasa (2/4/2024).
“Ya benar penangkapan dilakukan lantaran rombongan pelajar membuat kerusuhan di Jalan Raya,” ujar Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, kepada awak media, Rabu (3/4/2024).
Masih kata Kombes Pol Susatyo, penangkapan rombongan pelajar itu dilakukan dari 4 lokasi yakni, Flyover Roxy, Sawah Besar, Carolus, Senen, Bundaran HI, Menteng, dan Kemayoran.
Selain itu sambung Susatyo, ada dua pelajar kedapatan mengkonsumsi sabu berinisial DA, dan MAK, dari hasil tes urine.
Sementara Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto, mengatakan ada fenomena baru yang terjadi pada Bulan Ramadan tahun ini, jika biasanya marak konvoi bertajuk Sahur On The Road, yang terjadi sekarang adalah Buka On The Road. (Tim)
dutainfo.com-Jakarta: Menghadapi momen perayaan Hari Raya Idul Fitri 1445 H yang akan tiba dalam beberapa hari, Polres Metro Jakarta Barat bersama Forkopimko Jakarta Barat melaksanakan apel gelar pasukan di halaman kantor Walikota Jakarta Barat, Rabu, 3/4/2024.
Apel ini merupakan bagian dari persiapan untuk Pengamanan Idul Fitri 1445 H Tahun 2024.
Apel gelar pasukan ini dipimpin oleh Walikota Jakarta Barat, Bapak H. Uus Kuswanto, dengan dihadiri oleh Wakapolres Metro Jakarta Barat, AKBP Sarly Sollu, Dandim 0503 JB Kolonel Inf Eko Saputra Siregar, serta sejumlah pejabat utama Polres Metro Jakarta Barat dan Polsek Jajaran.
Sebanyak 300 personel gabungan dari TNI-POLRI, Satpol PP, Dishub, dan elemen masyarakat turut dilibatkan dalam apel gelar pasukan Operasi Ketupat Jaya tahun 2024.
Walikota Jakarta Barat H. Uus Kuswanto, membacakan amanat Kapolri yang mengatakan bahwa apel gelar pasukan ini merupakan pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Jaya 2024 sebagai komitmen nyata sinergisitas TNI-Polri dengan stakeholder dalam rangka pengamanan mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1445 H.
Operasi Ketupat Jaya 2024 melibatkan 155.165 personel selama 13 hari dari tanggal 4 hingga 16 April 2024. Operasi ini telah diawali dengan KRYD pada tanggal 28 Maret hingga 3 April 2024 dan akan dilanjutkan pasca operasi pada tanggal 17 hingga 23 April 2024. Dalam operasi ini, disiapkan 5.784 pos, terdiri dari 3.772 pos pengamanan, 1.532 pos pelayanan, dan 480 pos terpadu.
Walikota Jakarta Barat menekankan pentingnya persiapan dalam menghadapi situasi dinamis dalam pelaksanaan pengamanan, termasuk menghadapi potensi gangguan kamtibmas.
Aspek keamanan dari gangguan kamtibmas juga menjadi perhatian penting, baik pada rumah yang ditinggalkan, jalur mudik, maupun lokasi wisata dan pusat keramaian lainnya.
Libatkan kelompok organisasi masyarakat dan keagamaan dalam pengamanan sholat Idul Fitri sebagai wujud toleransi dan keberagaman Indonesia.
Dalam apel gelar pasukan, Walikota Jakarta Barat H Uus Kuswanto didampingi Wakapolres Metro Jakarta Barat Akbp Sarly Sollu dan Dandim 0503 JB Kolonel Inf Eko Saputra Siregar melakukan pengecekan pasukan dilanjutkan dengan pemasangan pita merah putih sebagai tanda dimulainya Operasi Ketupat Jaya 2024. (Tim)
dutainfo.com-Jakarta: Menghadapi momen perayaan Hari Raya Idul Fitri 1445 H yang akan tiba dalam beberapa hari, Polres Metro Jakarta Barat bersama Forkopimko Jakarta Barat melaksanakan apel gelar pasukan di halaman kantor Walikota Jakarta Barat, Rabu, 3/4/2024.
Apel ini merupakan bagian dari persiapan untuk Pengamanan Idul Fitri 1445 H Tahun 2024.
Apel gelar pasukan ini dipimpin oleh Walikota Jakarta Barat, Bapak H. Uus Kuswanto, dengan dihadiri oleh Wakapolres Metro Jakarta Barat, AKBP Sarly Sollu, Dandim 0503 JB Kolonel Inf Eko Saputra Siregar, serta sejumlah pejabat utama Polres Metro Jakarta Barat dan Polsek Jajaran.
Sebanyak 300 personel gabungan dari TNI-POLRI, Satpol PP, Dishub, dan elemen masyarakat turut dilibatkan dalam apel gelar pasukan Operasi Ketupat Jaya tahun 2024.
Walikota Jakarta Barat H. Uus Kuswanto, membacakan amanat Kapolri yang mengatakan bahwa apel gelar pasukan ini merupakan pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Jaya 2024 sebagai komitmen nyata sinergisitas TNI-Polri dengan stakeholder dalam rangka pengamanan mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1445 H.
Operasi Ketupat Jaya 2024 melibatkan 155.165 personel selama 13 hari dari tanggal 4 hingga 16 April 2024. Operasi ini telah diawali dengan KRYD pada tanggal 28 Maret hingga 3 April 2024 dan akan dilanjutkan pasca operasi pada tanggal 17 hingga 23 April 2024. Dalam operasi ini, disiapkan 5.784 pos, terdiri dari 3.772 pos pengamanan, 1.532 pos pelayanan, dan 480 pos terpadu.
Walikota Jakarta Barat menekankan pentingnya persiapan dalam menghadapi situasi dinamis dalam pelaksanaan pengamanan, termasuk menghadapi potensi gangguan kamtibmas.
Aspek keamanan dari gangguan kamtibmas juga menjadi perhatian penting, baik pada rumah yang ditinggalkan, jalur mudik, maupun lokasi wisata dan pusat keramaian lainnya.
Libatkan kelompok organisasi masyarakat dan keagamaan dalam pengamanan sholat Idul Fitri sebagai wujud toleransi dan keberagaman Indonesia.
Dalam apel gelar pasukan, Walikota Jakarta Barat H Uus Kuswanto didampingi Wakapolres Metro Jakarta Barat Akbp Sarly Sollu dan Dandim 0503 JB Kolonel Inf Eko Saputra Siregar melakukan pengecekan pasukan dilanjutkan dengan pemasangan pita merah putih sebagai tanda dimulainya Operasi Ketupat Jaya 2024. (Tim)