Antisipasi Pencurian Polsek Kalideres Patroli Jalan Kaki

dutainfo.com-Jakarta: Menjelang Idul Fitri 1445 H, saat banyak masyarakat yang merayakan dengan pulang ke kampung halaman, Personel Polsek Kalideres Jakarta Barat tidak tinggal diam.

Mereka melaksanakan kegiatan patroli jalan kaki di pemukiman penduduk yang rumahnya ditinggal mudik atau pulang ke kampung halamannya.

Patroli ini dilakukan di Jalan Peta Selatan 09 Rw 03 Kelurahan Kalideres Kecamatan Kalideres Jakarta Barat, serta Jalan Kampung Bali Rt 02 Rw 04 Kelurahan Kalideres Kecamatan Kalideres Jakarta Barat.

Kapolsek Kalideres Polres Metro Jakarta Barat Kompol Abdul Jana mengatakan, Tujuan utama dari patroli jalan kaki ini adalah untuk memastikan rumah-rumah yang ditinggal kosong terkunci dengan baik, sehingga dapat mencegah terjadinya pencurian rumah kosong serta kejahatan lainnya di wilayah hukum Polsek Kalideres Jakarta Barat.

” Selain melakukan patroli, personel Polsek Kalideres juga melakukan koordinasi dengan Ketua Rt maupun Rw setempat guna memetakan rumah mana saja yang telah ditinggal mudik oleh penghuninya,” Ujar Abdul Jana saat dikonfirmasi, Selasa, 9/4/2024.

Mereka mengajak para tetangga untuk bersama-sama melaksanakan pengamanan rumah kosong yang ditinggal pemudik ke kampung halaman.

Langkah ini diharapkan dapat membuat para pemudik merasa tenang dan nyaman saat merayakan Idul Fitri bersama keluarga, tanpa harus khawatir dengan keamanan rumah mereka di Jakarta Barat.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polsek Kalideres Jakarta Barat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta sebagai wujud kepedulian terhadap keselamatan harta benda masyarakat di wilayah hukumnya. (Tim)

Warga Mudik Lebaran 2024, Polres Jakbar Patroli Rumsong

dutainfo.com-Jakarta: Polres Metro Jakarta Barat kembali mengambil langkah proaktif dengan melaksanakan patroli rumah kosong yang ditinggal mudik oleh penghuninya pada saat momen Lebaran Tahun 2024, Senin malam, 8/4/2024.

Kegiatan patroli rumah kosong kali ini dilaksanakan oleh tim Jatanras Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat bekerja sama dengan Samapta Polres Metro Jakarta Barat.

Pada kesempatan kali ini dilakukan di perumahan Green Garden Rw 09 dan perumahan Rw 11 Taman Ratu Kebon Jeruk Jakarta Barat.

Kasat Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat, Akbp Andri Kurniawan, melalui Kasubnit Jatanras Iptu Arief Adistia, menjelaskan bahwa patroli ini bertujuan untuk mencegah aksi kriminalitas pada rumah-rumah yang ditinggal mudik oleh penghuninya selama Operasi Ketupat Jaya 2024.

” Dalam pelaksanaannya, tim patroli bekerjasama dengan pihak Rt, Rw, dan keamanan setempat untuk mengidentifikasi lokasi rumah kosong yang perlu diawasi,” Ujarnya Saat diwawancarai dilokasi, Senin malam, 8/4/2024.

Selain itu, edukasi tentang antisipasi pencurian rumah kosong diberikan kepada pihak keamanan setempat, serta memberikan call center aduan untuk melaporkan jikamana adanya aksi kriminalitas.

Bapak Munadi, keamanan Rw 09 Perumahan Green Garden, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kegiatan patroli tersebut, yang membantu meningkatkan keamanan wilayah saat Lebaran.

Hal serupa diungkapkan oleh Bapak Kusnadi Rw 11 perumahan Taman Ratu, yang merasa bangga dengan kehadiran kegiatan patroli ini dan berharap agar kerja sama antara keamanan lingkungan dan kepolisian terus berlanjut untuk menjaga ketertiban dan keamanan wilayah. (Tim)

Polsek Tamansari Bersama 3 Pilar Patroli Pemukiman Warga Yang Ditinggal Mudik

dutainfo.com-Jakarta: Polsek Metro Tamansari Jakarta Barat intensif melakukan patroli pemukiman yang ditinggal mudik oleh para penghuninya.

Dalam kegiatan patroli ini, Polsek Metro Tamansari bekerja sama dengan 3 Pilar Tamansari dan elemen masyarakat seperti Citra Bhayangkara dan FKPM.

Kapolsek Metro Tamansari Polres Metro Jakarta Barat Kompol Adhi Wananda mengatakan, Tujuan dari patroli ini adalah untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas, terutama mengingat sebagian masyarakat telah melaksanakan mudik ke kampung halaman tercinta.

” Polsek Metro Tamansari, bersama dengan mitra-mitra patroli, gencar melakukan penjagaan dan pengawasan di wilayah-wilayah yang ditinggal mudik,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin, 8/4/2024.

Dalam kesempatan ini kami telah melakukan patroli kewilayahaan diantaranya

Kelurahan Taman Sari, dengan titik patroli di Jalan Taman Sari V Rt.14/07 Kelurahan Mangga Besar, termasuk di Jalan Nanas No.11 RT 02/01 dan Jalan Kokosan No.12A RT 02/01 kelurahan Pinangsia, dengan patroli di sekitar Jalan Mangga Dua 1 dan Jalan Mangga Dua, Kelurahan Krukut, patroli di sekitar Jalan Keselamatan.
Kelurahan Keagungan, termasuk di Jalan Keadilan dalam, Kelurahan Maphar, dengan patroli di sejumlah titik di sekitar Jalan Kebun Jeruk 3 dan Jalan Kaligot Kecil, Kelurahan Tangki, patroli di sekitar Jalan Tangki Lio Timur, Kelurahan Glodok, termasuk di sekitar Jalan Kemenangan 5 GG.2,

Polsek Metro Tamansari juga melibatkan tokoh masyarakat seperti Pak H. Aan Santoso dari Kelurahan Glodok dalam patroli tersebut.

Mereka menjaga arteri-arteri penting di wilayah tersebut, seperti pinggir Kali Krukut dan Jalan Arteri Glodok, guna memastikan keamanan dan ketertiban selama masa mudik. (Tim)

Tangis Dan Penyesalan 71 Anak Kepada Orang Tua Di Polres Jakbar Tak Lebaran Di Rumah

Dutainfo.com-Jakarta: Polres Metro Jakarta Barat telah mengamankan sebanyak 71 anak yang terjaring dalam Operasi Ketupat Jaya 2024. Senin (8/4/2024),

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol M Syahduddi menjelaskan bahwa jumlah tersebut terdiri dari berbagai kelompok pemuda, termasuk pelajar, mahasiswa, dan mereka yang sudah putus sekolah.

Dari 71 anak yang diamankan, terdapat 13 anak dari Polsek Grogol Petamburan, 31 anak dari Polsek Cengkareng, serta 27 anak dari Polsek Kembangan.

Di antara jumlah tersebut, 14 anak dinyatakan positif menggunakan narkoba.

“Kami juga telah melakukan kegiatan pembinaan dengan mengidentifikasi dan melakukan cek urine terhadap 71 anak ini. Dari hasil cek urine tersebut, 14 orang terindikasi mengandung narkoba jenis sabu dan ganja,” ungkap Syahduddi.

Pihak kepolisian memastikan bahwa seluruh anak yang positif menggunakan narkoba akan dirawat dan merayakan Hari Raya Idul Fitri 2024 di tempat rehabilitasi.

Mereka tidak akan bisa merayakan hari raya bersama keluarga mereka.

“Sudah dipastikan mereka tidak akan merayakan hari raya bersama keluarga. Kami sudah berkoordinasi dengan pihak BNN untuk tindaklanjuti sebagai bagian dari efek jera dan pembinaan kepada mereka yang terlibat dalam peredaran narkoba,” tambahnya.

Walikota Jakarta Barat, Uus Kuswanto, juga turut memberikan pernyataan terkait kejadian ini. Beliau menyebut bahwa beberapa fasilitas akan dicabut dari para pelajar yang terlibat dalam kegiatan yang mengganggu ketertiban umum.

“Pak Gubernur sudah menginstruksikan kepada para pelajar yang terlibat tawuran atau mengganggu ketertiban umum bahwa ada beberapa fasilitas yang akan dicabut. Kami akan memberikan langkah sikap yang tegas sesuai dengan instruksi dari Pak Gubernur,” ujarnya.

Dalam pengamanan ini, pihak kepolisian berhasil mengamankan berbagai barang bukti seperti 60 unit HP, 22 bendera, 28 motor, 13 petasan, 1 lampu lalin, dan 1 botol miras jenis ciu. Seluruh anak yang diamankan telah dikembalikan kepada orang tua mereka, kecuali 14 anak yang positif menggunakan narkoba. (Tim)

Selama Operasi Ketupat Jaya Polres Jakbar Amankan 71 Pemuda Dari Ketertiban Umun Hingga Narkoba

Foto: Walikota Jakbar Uus Kuswanto, Dandim 0503/JB Kolonel Inf Putra Siregar Dan Kapolres Jakbar Kombes Pol M Syahduddi, saat menunjukan barang bukti selama Ops Ketupat Jaya 2024.

dutainfo.com-Jakarta: Polres Metro Jakarta Barat telah mengamankan sebanyak 71 anak yang terjaring dalam Operasi Ketupat Jaya 2024. Senin (8/4/2024),

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol M Syahduddi menjelaskan bahwa jumlah tersebut terdiri dari berbagai kelompok pemuda, termasuk pelajar, mahasiswa, dan mereka yang sudah putus sekolah.

Dari 71 anak yang diamankan, terdapat 13 anak dari Polsek Grogol Petamburan, 31 anak dari Polsek Cengkareng, serta 27 anak dari Polsek Kembangan.

Di antara jumlah tersebut, 14 anak dinyatakan positif menggunakan narkoba.

“Kami juga telah melakukan kegiatan pembinaan dengan mengidentifikasi dan melakukan cek urine terhadap 71 anak ini. Dari hasil cek urine tersebut, 14 orang terindikasi mengandung narkoba jenis sabu dan ganja,” ungkap Syahduddi.

Pihak kepolisian memastikan bahwa seluruh anak yang positif menggunakan narkoba akan dirawat dan merayakan Hari Raya Idul Fitri 2024 di tempat rehabilitasi.

Mereka tidak akan bisa merayakan hari raya bersama keluarga mereka.

“Sudah dipastikan mereka tidak akan merayakan hari raya bersama keluarga. Kami sudah berkoordinasi dengan pihak BNN untuk tindaklanjuti sebagai bagian dari efek jera dan pembinaan kepada mereka yang terlibat dalam peredaran narkoba,” tambahnya.

Walikota Jakarta Barat, Uus Kuswanto, juga turut memberikan pernyataan terkait kejadian ini. Beliau menyebut bahwa beberapa fasilitas akan dicabut dari para pelajar yang terlibat dalam kegiatan yang mengganggu ketertiban umum.

“Pak Gubernur sudah menginstruksikan kepada para pelajar yang terlibat tawuran atau mengganggu ketertiban umum bahwa ada beberapa fasilitas yang akan dicabut. Kami akan memberikan langkah sikap yang tegas sesuai dengan instruksi dari Pak Gubernur,” ujarnya.

Dalam pengamanan ini, pihak kepolisian berhasil mengamankan berbagai barang bukti seperti 60 unit HP, 22 bendera, 28 motor, 13 petasan, 1 lampu lalin, dan 1 botol miras jenis ciu. Seluruh anak yang diamankan telah dikembalikan kepada orang tua mereka, kecuali 14 anak yang positif menggunakan narkoba. (Tim)