Peduli Warga Binaanya Bhabinkamtibmas Rawa Buaya Besuk Tomas Yang Sedang Sakit

dutainfo.com-Jakarta: Aiptu Suhartopo, Bhabinkamtibmas Kelurahan Rawa Buaya Polsek Cengkareng Polres Metro Jakarta Barat, menunjukkan dedikasinya dalam memelihara hubungan yang erat antara masyarakat dan Kepolisian dengan melakukan kunjungan dan besuk kepada Bapak Fajar Iriyanto S.pd., warga setempat yang saat ini tengah mengalami keterbatasan kesehatan, Senin, 22/1/2024.

Dalam kunjungan tersebut, Aiptu Suhartopo tidak hanya memberikan dukungan moril dan semangat kepada Bapak Fajar, namun juga menyampaikan doa agar semoga lekas pulih dan mendapatkan kesembuhan.

“Kami berharap agar Bapak Fajar segera pulih dan kembali beraktifitas seperti sedia kala,” ucap Aiptu Suhartopo dengan penuh kepedulian.

Tidak hanya itu, Bhabinkamtibmas ini juga menjalin hubungan yang baik antara Tomas, warga yang tengah mengalami sakit, dengan Kepolisian.

Dalam percakapan ringan, Aiptu Suhartopo berusaha membina kepercayaan dan memberikan informasi terkait peran Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Sambang seperti ini bukan hanya sebagai bentuk perhatian kami terhadap masyarakat yang sakit, tetapi juga sebagai wujud nyata bahwa Polri selalu hadir untuk masyarakat,” tambah Aiptu Suhartopo.

Ia berharap melalui kegiatan ini, masyarakat semakin merasa dekat dan percaya dengan pihak kepolisian.

Kunjungan ini juga dijadikan momentum untuk mendengarkan aspirasi dan masukan dari masyarakat sekitar.

Aiptu Suhartopo mengajak Bapak Fajar dan keluarganya untuk terus berkomunikasi dengan pihak kepolisian, sehingga sinergi dan kolaborasi antara masyarakat dan Polri dapat terus terjalin dengan baik.

Kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan sambang dan membuka diri untuk mendengarkan permasalahan masyarakat diharapkan dapat menjadi pondasi yang kuat dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan harmonis.

Dengan adanya kepedulian seperti ini, diharapkan masyarakat semakin merasa terlindungi dan didukung oleh aparat kepolisian setempat. (Tim)

Satlantas Polres Jakbar Edukasi Keselamatan Berkendara Ajak 430 Kaum Millenial Jadi Pelapot Keselamatan Berlalulintas

Jakarta: Unit Kamsel Satlantas Polres Metro Jakarta Barat (Jakbar) turut berperan aktif dalam meningkatkan kesadaran keselamatan berlalu lintas di kalangan kaum millenial.

Pada kesempatan ini, mereka melaksanakan penyuluhan di Ponpes Baitul Muttaqin yang tergabung dalam Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), dengan jumlah peserta mencapai 430 orang, Minggu, 21/1/2024

Kasat Lantas Jakarta Barat Kompol Ridha Aditya mengatakan, Penyuluhan ini dilakukan untuk memberikan pemahaman mendalam tentang keselamatan berlalu lintas, melibatkan berbagai aspek seperti pengenalan rambu lalu lintas, etika berlalu lintas, tata cara aman berkendara, serta upaya pencegahan kenakalan remaja, termasuk bullying, intoleransi, narkoba, dan pelecehan seksual.

” Kami berikan edukasi kepada kaum Millenial untuk memberi pemahaman sejak dini terkait aturan dan tata tertib Berlalu lintas,” Ujar Kompol Ridha Aditya saat dikonfirmasi, Minggu, 21/1/2024

Dalam penyampaian materi, petugas Unit Kamsel Iptu Yeni memberikan pemahaman mendalam tentang rambu-rambu lalu lintas, mengedepankan etika berlalu lintas, dan memberikan tips aman berkendara.

” Selain itu, aspek sosial juga ditekankan dengan memberikan wawasan mengenai kenakalan remaja, termasuk isu-isu penting seperti bullying, intoleransi, narkoba, dan pelecehan seksual,” ucapnya

Pentingnya keterlibatan kaum millenial dalam mewujudkan lalu lintas yang tertib dan aman menjadi fokus utama serta mendorong kaum millenial sebagai pelopor keselamatan berlalu lintas dalam kegiatan ini.

Unit Kamsel Satlantas Polres Metro Jakbar berharap bahwa melalui penyuluhan ini, para peserta dapat menjadi agen perubahan di masyarakat, mempraktikkan keselamatan berlalu lintas, dan menjadi garda terdepan dalam melawan kenakalan remaja serta isu-isu sosial yang meresahkan. (Tim)

Polres Bengkulu Utara Gagalkan Pencurian Mesin Kapal Pelaku Diringkus Dalam Satu Malam

dutainfo.com-Jakarta: Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Bengkulu Utara berhasil mengungkap kasus pencurian mesin kapal speed boat yang terjadi di Pelabuhan Pasar Palik Kecamatan Hulu.

Kapolres Bengkulu Utara, AKBP Lambe Patabang Birana, S.I.K., M.H., mengatakan, Kejadian ini bermula pada Jumat, 8 Desember 2023, sekitar pukul 00.00 WIB, di Dermaga Desa Pasar Palik Kecamatan Air Napal Kabupaten Bengkulu Utara.

Korban, Sugiarto, mengetahui bahwa mesin kapalnya hilang saat hendak memanaskannya.

“Meskipun kapal masih terikat di pelabuhan pada hari Kamis, 7 Desember 2023, namun pada malam Jumat, kapal tersebut sudah tidak ada di dermaga,” Ujar Lambe saat dikonfirmasi, Minggu, 21/1/2024.

Kemudian Lanjut Lambe menjelaskan, Aliansi Nelayan Traditional Bengkulu (ANTB), di bawah pimpinan ketua mereka, bergerak bersama nelayan lainnya untuk mencari kapal ke arah laut.

Setelah perjalanan sekitar 1 Mil laut, kapal berhasil ditemukan, namun sayangnya mesin kapal tidak ada.

” Upaya pencarian diteruskan di sungai, muara, dan sekitar kapal dengan menyelam, tetapi mesin tersebut tidak ditemukan. Kejadian ini segera dilaporkan kepada Polres Bengkulu Utara oleh ketua ANTB,” ucapnya

Lambe Patabang Birana, melanjutkan, “Setelah menerima laporan, Satreskrim Polres Bengkulu Utara segera mengejar para pelaku dan berhasil menangkap 2 orang pelaku pencurian mesin kapal.”

Para pelaku beserta barang bukti saat ini diamankan di Polres Bengkulu Utara. Mereka akan dijerat dengan Pasal 363 Ayat (1) Ke-4E dan/atau Pasal 362 KUH.PIDANA, dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. (Tim)

Halo Polisi Hadir Di Mall Slipi Jaya Beri Kemudahan Pelayanan Kepolisian Di Jakbar

dutainfo.com-Jakarta: Polres Metro Jakarta Barat dan Polsek Palmerah menggelar kembali program ‘Halo Polisi’ dengan tujuan memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat. Pada Sabtu, 20/1/2024,

kegiatan ini berlangsung di pusat keramaian, tepatnya di Mall Slipi Jaya, Jl S Parman Kemanggisan Palmerah Jakarta Barat.

Program ‘Halo Polisi’ ini bertujuan untuk mendekatkan diri dengan masyarakat dan memberikan kemudahan dalam memperoleh pelayanan kepolisian.

Inisiatif ini sesuai dengan instruksi Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol M Syahduddi, yang menginginkan kehadiran polisi di tengah masyarakat untuk memberikan kemudahan pelayanan yang lebih baik.

Menurut Kapolsek Palmerah Polres Metro Jakarta Barat, Kompol SUGIRAN, S.Pd, MM, program ini merupakan gagasan dari Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto, yang bertujuan untuk mendengar langsung keluhan masyarakat dan memudahkan pelayanan.

“Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat membuat surat laporan kehilangan, perpanjangan SKCK, dan mendapatkan solusi bagi berbagai masalah,” Ujar, Kompol SUGIRAN, S.Pd, MM saat dikonfirmasi, Sabtu, 20/1/2024.

Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah Patroli Jalan Kaki, di mana personil Polres Metro Jakarta Barat dan Polsek Palmerah hadir untuk menyapa dan melayani kebutuhan seperti pembuatan surat kehilangan, SKCK, serta menerima laporan pengaduan.

SUGIRAN mengungkapkan bahwa program ‘Halo Polisi’ di Mall Slipi Jaya kali ini disambut dengan antusias tinggi oleh warga yang sedang berkunjung.

Pada hari tersebut, sebanyak 22 orang mendapatkan pelayanan, meliputi pembuatan 8 lembar SKCK, serta pelayanan surat laporan kehilangan dan pengaduan sebanyak 14 lembar.

Dimana program HALO POLISI ini mencerminkan komitmen polisi dalam memberikan pelayanan yang proaktif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat di Jakarta Barat. (Tim)

Penyidik Pidsus Kejagung Tetapkan 6 Tersangka Kasus Korupsi Jalur Kereta Api

dutainfo.com-Jakarta: Kejaksaan Agung RI melalui penyidik pada Jampidsus Kejaksaan Agung RI, telah menetapkan 6 orang sebagai tersangka kasus dugaan korupsi terkait proyek pembangunan jalur kereta api Besitang-Langsa oleh Balai Teknik Perkeretapian Medan.

Keenam orang tersangka langsung dilakukan penahanan.

“Selama dilakukan pemeriksaan beberapa saksi dan berdasarkan alat bukti yang cukup, pada hari ini kami telah menetapkan 6 orang tersangka,” ujar Dirdik Jampidsus Kejagung RI, Kuntadi, Jumat (19/1/2024).

Masih kata Kuntadi, ada 48 orang saksi yang diperiksa, proyek itu dikerjakan periode 2017-2019.

“Jadi para tersangka diduga memecah proyek menjadi beberapa fase pengerjaan sehingga lelang dan penentuan pemenang dapat ditentukan,” ungkapnya.

Selanjutnya masih kata Kuntadi, jalur KA yang terkait proyek ini mengalami kerusakan parah.

“Proyek ini diduga mengalami total loss atau kerugian total,” paparnya.

Adapun ke 6 tersangka dalam kasus ini sbb:

1 NSS selaku pengguna anggaran sekaligus Kepala Balai Teknik Perkeretapian Medan tahun 2016-2017.
2 AGP selaku Kuasa Pengguna Anggaran sekaligus Kepala Balai Teknik Perkeretapian Medan tahun 2017-2018.
3 AAS selalu pejabat pembuat komitmen (PPK).
4 HH selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).
5 RMY selaku Ketua Kelompok Kerja (Pokja).
6 AG selaku Direktur PT DYG yang juga konsultan perencanaan dan konsultan supervisi pekerjaan.
(**)