Foto: Kajari Sabang Choirun Parapat SH, MH saat menyerahkan 6 unit ruko aset Pemko Sabang kepada Pj Walikota Sabang Drs Reza Fahlevi M.Si (dok Kejari Sabang)
dutainfo.com-Jakarta: Pihak Kejaksaan Negeri Sabang, melaksanakan kegiatan penyerahan secara resmi penguasaan 6 unit ruko milik Pemko Sabang, yang terletak di Teupin Layeu Gampong Iboih, kepada Pemko Sabang.
Acara penyerahan secara resmi penguasaan 6 unit ruko ini disaksikan langsung Kepala Kejaksaan Negeri Sabang Choirun Parapat SH, MH dan Pj Walikota Sabang Drs Reza Fahlevi M.Si dan dihadiri oleh Kepala BPKD Jufriadi SE,MSi, Kabid Aset Mawardi, S.Tr, Kabag Hukum T Azrul KMAL,SH dan Kepala Inspektorat Drs Kamaruddin.
Selama bertahun-tahun 6 unit ruko di Teupin Layeu yang dibangun Pemko Sabang sejak tahun 2002 itu telah ditempati oleh beberapa warga dan digunakan sebagai tempat usaha mereka, namun tanpa adanya perjanjian, maka pihak Kejaksaan Negeri Sabang terpaksa turun tangan dengan menugaskan tim guna membantu Pemko Sabang menertibkan penguasaan aset-aset tersebut dan sekaligus membantu tata kelola aset Pemko Sabang.
“Ya benar keberhasilan pengembalian aset Pemko Sabang ini merupakan hasil kegiatan Intelijen Kejari Sabang sebagai wujud peran dalam membantu Pemko Sabang dan menertibkan pendataan dan tata kelola aset-aset Pemko Sabang,” ujar Kajari Sabang Choirun Parapat, kepada dutainfo.com, Jumat (25/11/2022).
Masih kata Choirun, Alhamdulilah dengan pendekatan humanis dan bantuan tokoh masyarakat Iboih, kami berhasil mengembalikan 6 unit ruko milik Pemko Sabang.
Selanjutnya sambung Choirun, penyerahan 6 unit ruko milik Pemko Sabang sebagaimana bukti Sertifikat Hak Pakai Nomor 00160 seluas 1,050 M2 tanggal 14 Desember 2020 yang ditaksir senilai Rp 1.500.000.000, langsung kami serahkan kepada Pj Walikota Sabang Drs Reza Fahlevi dengan disaksikan beberapa pejabat Pemko Sabang.
Sementara Pj Walikota Sabang Drs Reza Fahlevi, mengatakan sangat berterima kasih kepada pihak Kejari Sabang atas peran dan sumbangsih dalam mendukung penertiban aset-aset milik Pemko Sabang selama ini.
“Kami juga berharap kedepannya dapat ditingkatkan lagi,” jelas Reza. (Tim)
dutainfo.com-Jakarta: Viral cuitan warga bernama Rezky Achyana, yang diduga korban rasisme anggota Polsek Palmerah Jakarta Barat, saat membuat laporan kehilangan, Kapolsek Palmerah AKP Dodi Abdul Rohim, angkat bicara.
“Saya meminta maaf atas kejadian yang dialami Rezky itu,” ujar Kapolsek Palmerah AKP Dodi Abdul Rohim, kepada awak media, Kamis (24/11/2022).
Masih kata Dodi, membuat laporan polisi tak dipungut biaya, gratis.
Kami menindaklanjuti kejadian tersebut, anggota yang diduga rasis itu kini tengah menjalani pemeriksaan di Provost.
“Anggota telah diperiksa di Provost,” ungkapnya.
Selain itu kata Dodi, pihaknya juga akan minta klarifikasi kepada Rezky guna mengetahui duduk perkara kejadian tersebut.
Namun AKP Dodi mengakui anggotanya melakukan kesalahan.
“Nanti kami akan klarifikasi, tapi intinya tetap kesalahan ada pada anggota kami,” tegasnya.
Kami juga telah melakukan permintaan maaf kepada korban.
Kami juga akan melakukan pertemuan dengan korban malam ini guna meminta maaf secara langsung. (Tim)
Foto: Kapolsek Palmerah AKP Dodi Abdul Rohim (ist)
dutainfo.com-Jakarta: Viral cuitan warga bernama Rezky Achyana, yang diduga korban rasisme anggota Polsek Palmerah Jakarta Barat, saat membuat laporan kehilangan, Kapolsek Palmerah AKP Dodi Abdul Rohim, angkat bicara.
“Saya meminta maaf atas kejadian yang dialami Rezky itu,” ujar Kapolsek Palmerah AKP Dodi Abdul Rohim, kepada awak media, Kamis (24/11/2022).
Masih kata Dodi, membuat laporan polisi tak dipungut biaya, gratis.
Kami menindaklanjuti kejadian tersebut, anggota yang diduga rasis itu kini tengah menjalani pemeriksaan di Provost.
“Anggota telah diperiksa di Provost,” ungkapnya.
Selain itu kata Dodi, pihaknya juga akan minta klarifikasi kepada Rezky guna mengetahui duduk perkara kejadian tersebut.
Namun AKP Dodi mengakui anggotanya melakukan kesalahan.
“Nanti kami akan klarifikasi, tapi intinya tetap kesalahan ada pada anggota kami,” tegasnya.
Kami juga telah melakukan permintaan maaf kepada korban.
Kami juga akan melakukan pertemuan dengan korban malam ini guna meminta maaf secara langsung. (Tim)
dutainfo.com-Jakarta: Polres Metro Jakarta Barat meringkus 11 pelaku pembobolan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di wilayah Jakarta Barat.
Dalam aksinya para pelaku, pihak bank mengalami kerugian hingga Rp400 juta.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Haris Kurniawan mengatakan, kesebelas pelaku tersebut terdiri dari tiga kelompok.
Adapun kelompok pertama berisi tiga pelaku yakni BR, AH, dan FD. Kelompok kedua berisi lima pelaku yakni, ANT, AS, DU, VRM, dan HS. Terakhir, kelompok ketiga berisi tiga pelaku yakni, MA, AG, dan AH.
“Modus operandi mereka adalah, dengan cara memasukkan kartu ATM yang sudah dipersiapkan,” ujarnya, Kamis (24/11/2022).
Haris mengungkapkan, aksi kejatahan pelaku terungkap saat salah satu pihak bank swasta melaporkan adanya selisih antara uang yang keluar dengan sisa dan total catatan dari mesin ATMnya.
Berawal dari laporan itu, pihaknya kemudian melakukan penyelidikan. Kesebelas pelaku kemudian ditangkap di tempat berbeda-beda.
“Kelompok pertama kami amankan di daerah Karang Anyar, Sawah Besar, temannya di Jakarta Timur, kemudian kelompok 2 tsk HS dan VRM kita amankan di daerah Ciri Mekar Cibinong, pengembangan lagi di Gerbang tol Cieteureup kita amankan juga. Kemudian kelompok 3 kita amankan di wilayah Bogor,” ujarnya.
Haris menjelaskan modus kejahatan yang dilakukan para tersangka dengan memilih mesin ATM versi lama yang berada jauh dari keramaian.
“Modus operandi dengan cara tersangka memasukkan kartu ATM yang sudah disiapkan untuk melakukan transkasi tarik tunai. Saat uang keluar, tersangka mencongkel exit shutter dari pada mesin ATM sehingga mesin tsersebut gagal transaksi, seolah tidak terjadi pemotongan saldo terhadap rekening tersebut,” kata Haris.
Haris mengatakan, para pelaku telah beraksi kurang lebih dari 1,5 tahun lalu dan menyasar lokasi di dalam dan luar Jakarta.
“Mereka beraksi kalau kurang lebih 1,5 tahun tempat bukan hanya di Jakarta mereka main di Bandung, Pamulang, Serpong, Bogor, Jawa Barat sekitar Purwakarta,” kata Haris.
Akibat perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 363 Ayat 2 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman pidana 9 tahun penjara. (Tim)
dutainfo.com-Jakarta: Operasi Nila Jaya 2022, Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat kembali memberikan penyuluhan pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN)
Kegiatan penyuluhan tersebut dilaksanakan di MAN 22 Kemanggisan Palmerah Jakarta Barat dan diikuti sebanyak 140 siswa/i , Kamis, 24/11/2022.
Dalam kesempatan tersebut bertindak sebagai narasumber adalah Kasatres Narkoba Polres Metro Jakarta Barat Akbp Akmal, kanit 3 akp Anggoro Winardi dan Akp Asmoro Bangun
“Kami datang di MAN 22 Kemanggisan palmerah Jakarta barat memberikan edukasi kepada para pelajar,” ujar Akbp Akmal saat dikonfirmasi, Kamis 24/11/2022.
Kami juga mengenalkan tentang berbagai jenis narkoba dan dampak / efek negatif yang ditimbulkan dari penyalahgunaan narkoba tersebut
Dari berbagai narkoba, kami kenalkan para pelajar tentang jenis narkoba
Narkoba terbagi terhadap 4 kelompok yaitu kelompok Cannabis, Amphetamine Type Stimulants (ATS), Opiad dan Tranquilizer.
Cannabis seperti marijuana / ganja dan hasish (getah ganja) mengandung zat THC (tetrahidrakanabinol dan kanabidiol) umumnya biasa cara digunakan kedalam lintingan rokok dan memiliki dampak, Ketika seseorang merokok ganja, THC akan cepat melewati paru-paru menuju aliran darah.
Darah akan membawa bahan kimia tersebut ke otak dan organ-organ lain di seluruh tubuh
Dampaknya yang ditimbulkan terjadinya perubahan kesadaran terhadap waktu, Perubahan suasana hati, Gerakan tubuh terganggu, Kesulitan berpikir dan memecahkan masalah serta Gangguan terhadap daya ingat
Untuk ATS terdiri dari amphetamin, ekstasi, katinon dan shabu (methamphetamin) seperti contoh pada jenis ekstasi digunakan dengan cara meminumnya sementara untuk sabu dihisab menggunakan alat hisap sabu
Penyalahgunaan shabu dalam jangka panjang dapat menyebabkan banyak efek negatif seperti kecanduan kronis yang disertai dengan perubahan fungsional dan molekul di dalam otak.
Sementara pada ekstasi Penyalahgunaan shabu dalam jangka panjang dapat menyebabkan banyak efek negatif seperti kecanduan kronis yang disertai dengan perubahan fungsional dan molekul di dalam otak.
dan untuk golongan Opiad terdiri dari heroin (putau), morfin, opium, pethidin, codein, subutek/subuxon dan methadone
Heroin atau putaw adalah narkotika sangat adiktif yang diproses dari morfin, yaitu zat alami yang dari ekstrak benih biji tanaman poppy varietas tertentu
Umumnya penggunaan heroin dengan dihisap, dimasukkan ke dalam rokok atau dicairkan dengan memanaskannya di atas sendok lalu disuntikkan ke pembuluh darah, otot, atau di bawah kulit.
Efek yang ditimbulkan Narkotika ini dapat mengubah struktur fisik serta fisiologi otak yang dapat menyebabkan sistem saraf dan hormon menjadi tidak seimbang dalam jangka waktu lama.
Penelitian menunjukkan bahwa kerusakan otak akibat heroin dapat memengaruhi seseorang dalam mengambil keputusan, berperilaku, dan tanggapan pada situasi stres.
berikut efek heroin jangka panjang terhadap tubuh:
Penurunan kesehatan gigi, ditandai dengan gigi yang rusak dan gusi bengkak Rentan terhadap berbagai penyakit karena sistem kekebalan tubuhnya menurun Tubuh menjadi lemah, lesu, dan tidak bertenaga, Nafsu makan yang buruk dan kekurangan gizi, Insomnia, Penurunan fungsi seksual, Kerusakan hati atau ginjal secara permanen, Infeksi katup jantung, Keguguran, Kecanduan yang menyebabkan kematian
sementara untuk golongan Tranquilizer terdiri dari luminal, nipam, pil koplo, mogadon, valium, camlet, dumolid, kokain dan ketamin
Pengenalan narkoba tersebut bertujuan untuk menjaga lingkungan sekolah dengan memberikan pemahaman tentang bahaya narkoba bagi generasi milenial.
Selain itu kegiatan ini sebagai upaya untuk mendukung program Polri yaitu operasi nila jaya 2022 dalam melaksanakan kegiatan pencegahan dan pemberantasan Narkoba khususnya di kalangan pelajar.
“Kita harap para siswa untuk mengikuti penyuluhan bahaya Narkoba ini dengan serius, antusias sehingga upaya yang kita lakukan ini diharapkan bisa membangun kemampuan dan ketahanan diri dari pengaruh narkoba,” terangnya
Kegiatan penyuluhan tersebut hadir diantaranya kepala sekolah drs usman ali, Bagian Kesiswaan Bpk Irwan dan bagian kehumasan ibu Pramesti, Paur Kbo Iptu Faisal, Aiptu Bambang bs dan Bripka Daniel Mertua. (Tim)