Penyidik Kejagung Tahan Kajari Indragiri Hulu Terkait Pemerasan 63 Kepsek

dutainfo.com-Jakarta: Kepala Kejaksaan Negeri Indragiri Hulu, Riau, Hayin Suhikto, ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Kejaksaan Agung RI, terkait kasus dugaan pemerasan kepada 63 Kepala Sekolah Menengah Pertama, selain TimKajari HS penyidik juga menahan Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) OAP dan Kepala Subseksi Barang Rampasan Kejaksaan Negeri Indragiri Hulu RFR.

“Ya benar setelah dilakukan pemeriksaan dan dikaitkan dengan alat bukti, maka penyidik berkesimpulan telah terpenuhi 2 alat bukti,” ujar Kapuspenkum Kejagung RI, Hari Setiyono, Selasa (18/8/2020).

Masih kata Hari, diduga ketiga tersangka meminta uang kepada puluhan kepala sekolah terkait pengelolaan dana Bantuan Oprasional Sekolah tahun anggaran 2019, total uang yang diterima diperkirakan Rp 650 juta.

“Masing-masing Kepala Sekolah ada yang diminta Rp 10 juta hingga Rp 15 juta,” ungkap Hari.

Untuk ketiga Jaksa tersebut sudah dilakukan penahanan dan sudah dicopot jabatannya.

Kasus ini sempat membuat heboh, karena sempat diketahui 63 Kepala Sekolah kompak mengundurkan diri, pengunduran diri para Kepala Sekolah ini sebagai bentuk protes akibat tindak pemerasan.
(Tim)

Mitra Jaya Semanan Koramil 06/KD Kodim 0503/JB Gelar Upacara HUT RI ke-75

Foto: Mitra Jaya Semanan Koramil 06/Kalideres Kodim 0503/JB saat upacar bendera HUT RI ke-75

dutaunfo.com-Jakarta: Dalam rangka HUT RI ke-75, Mitra Jaya Semanan, Koramil 06/Kalideres, Kodim 0503/Jakarta Barat, melaksanakan upacara bendera di Sekretariat RW 012 Perumahan Taman Semanan Indah, Jakarta Barat, Pada Senin (17/8/2020).

Upacara bendera dalam rangka HUT RI ke-75 yang dilaksanakan Mitra Jaya Semanan tetap memperhatikan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah.

Bertindak sebagai Inspektur upacara Ketua Mitra Jaya Semanan Horianto Utomo, yang diikuti puluhan anggota Mitra Jaya Semanan dan Wanra Koramil 06/Kalideres, serta Babinsa Semanan Pelda Ketut dan Serda Budi Priyanto.

Dalam amanatnya Inspektur upacara Horianto Utomo yang juga menjabat sebagai Ketua RW 012 Semanan, mengatakan, dimasa pandemi Covid-19 ini kita semua masih diberikan kesehatan, mari kita sama-sama berjuang untuk melawan pandemi Covid-19 dengan cara tetap mengunakan masker, pola hidup sehat, cuci tangan dengan sabun atau handsanitizer, dan tetap bisa menjaga jarak satu dengan lainya.

“Pandemi Covid 19 ini telah merubah semua tatanan kehidupan kita di beberapa bulan terakhir ini, oleh karenanya sekali lagi mari kita sama-sama dapat berjuang dan melawan virus Corona,” ujarnya.

Masih kata Horianto, HUT RI ke-75 ini digelar Mitra Jaya bersama warga Semanan adalah bentuk rasa cinta pada Tanah Air Indonesia.

“Saya juga selaku Ketua Mitra Jaya Semanan mengingatkan juga kepada anggota Mitra Jaya dan Wanra Semanan agar terus selalu memberikan edukasi terhadap warga lingkungan Semanan, tentang pencegahan wabah Covid-19,” ungkapnya.

Berikan himbauan kepada warga tentang pentingnya 3 M yakni memaki masker, cuci tangan dengan sabun, dan tetap menjaga jarak.

Namun lakukan itu dengan cara yang persuasif dan humanis, tutup Horianto.
(Tim)

Dalam Rangka HUT RI Ke-75 Bisa Jawab Pertanyaan Dandim Dan Kapolres Jakbar Dapat Bingkisan

Foto: Dandim 0503/JB Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki S.I.P dan Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Audie S Latuheru saat di Kota Tua Jakbar.

dutainfo.com-Jakarta: Kegiatan detik-detik Proklamasi di Kota Tua Jakarta Barat, para pengunjung memberikan penghormatan dengan bediri sikap sempurna selama 3 menit dalam rangka HUT RI ke-75 pada Senin (17/8/2020).

Dalam kesempatan itu Dandim 0503/Jakarta Barat Dadang Ismail Marzuki S.I.P menyampaikan, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Negara kita yang ke-75 beberapa dekade kita bisa melihat dari situ rasa nasionalisme kemudian rasa cinta tanah air.

“Kebanggaan terhadap Negaranya dengan harapan kami tadi secara tatap muka secara langsung di lapangan bersama Kapolres Jakarta Barat, tujuannya yakni inggin mengetahui sejauh mana kemampuan masyarakat dan pengetahuan juga tentang Pancasila maupun dalam rangka memperingati HUT RI ke-75,” ujar Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki, Senin (17/8).

Sementara Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Audie S Latuheru mengatakan dalam rangka HUT RI ke-75 bagaimana dengan cara ini kami mencoba untuk mengajak masyarakat Jakarta Barat untuk benar-benar merdeka, merdeka dari keadaan apatis, apatis terhadap nasionalisme agar mereka benar-benar bangkit kembali rasa nasionalismenya.

“Kemudian jangan sampai mereka tidak merdeka dari keadaan yang rentan yang dapat memecahkan persatuan dan kesatuan bangsa, itu yang kami lakukan dari tadi kami jalani beberapa tempat, ketemu beberapa kumpulan orang dan kami menanyakan tentang Pancasila tentang hal-hal yang terkait dengan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia,” ucapnya.

Selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan memberikan jawaban kepada masyarakat oleh Dandim 0503/JB dan Kapolres Jakarta Barat, terkait Pancasila serta yang berkaitan dengan HUT RI ke- 75.

Bagi Masyarakat yang bisa menjawab pertanyaan Dandim dan Kapolres langsung mendapatkan bingkisan.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Dandim 0503/JB Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki S.I.P, Kapolres Jakarta Barat Kombes Audie S Latuheru, Kapolsek Tamansari AKBP Abdul Ghafur, Danramil 01/Ts Mayor Kav Sapta Raharja, Danunit Inteldim 0503/JB Lettu Inf Sriyanto, Kanit Intel Polsek Tamansari Kompol Suratman dan Kanit Binmas Polsek Tamansari Kompol Joko Agus.
(Hdr)

Kejaksaan Negeri Jakbar Ambil Tilang Tak Harus Datang Ke Kejari Jakbar

dutainfo.com-Jakarta: Kejaksaan Negeri Jakarta Barat, dipadati ribuan orang guna mengurus tilang pada Jumat (14/8/2020), pihak Kejaksaan Negeri Jakarta Barat sangat menyayangkan apa yang dilakukan ribuan warga untuk antre hanya mengambil tilangan dalam waktu yang bersamaan.

Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejaksaan Negeri Jakarta Barat Edi Subhan mengatakan dalam dua Minggu lalu ada gelar Operasi Patuh Jaya, sedangkan Minggu lalu Pengadilan Negeri Jakarta Barat ditutup karena Covid-19.

Maka dengan demikian, sidang Jumat yang lalu dikumpulkan jadi satu hari ada total 11 ribu pelanggar di Jakarta Barat.

Namun didalam pengurusan tilang ribuan warga antre di Kejaksaan Negeri Jakarta Barat hingga Jalan Raya dan sempat membuat lalu lintas padat.

Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Jakarta Barat, Edi Subhan juga sangat menyayangkan para pelanggar yang akan mengambil barang bukti tilang dalam satu hari secara bersamaan, padahal didalam pengurusan tilang pelanggar tak harus datang ke Kejari Jakarta Barat, bisa lewat tilang daring.

“Bisa lewat daring nantinya pelanggar tinggal mengakses laman web Kejaksaan Negeri Jakarta Barat atau mengunduh aplikasi informasi denda tilang di Playstore,” ujarnya.

Masyarakat tinggal masukan slip tilang dan melihat dendanya, dan akan mengetahui angka denda tilang, nah selanjutnya masyarakat bisa datang ke Kantor Pos terdekat guna memberikan slip denda ke petugas pos, nantinya petugas pos akan mengirimkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Barat, kata Edi.

Setelah selesai lanjut Edi, pihak Kejaksaan Negeri Jakarta Barat akan mengirimkan STNK atau SIM yang ditilang ke alamat pelanggar.

Selain itu Edi juga menghimbau kepada masyarakat bahwa didalam pengambilan tilang tak harus di hari Jumat seperti yang tertera didalam surat tilang, dan masyarakat tak perlu khawatir didalam pengambilan STNK dan SIM yang ditilang karena jangka pengambilan barang bukti STNK dan SIM adalah dua tahun.

Namun lewat dua tahun kami tidak lagi melayani pengambilan tilang itu.(Tim)

Pelaku Pengganjal ATM Ditangkap Polsek Tambora Jakbar

Foto: Salah satu pelaku Pengganjal ATM saat diamankan Polsek Tambora Jakbar

dutainfo.com-Jakarta: Unit Reskrim Polsek Tambora Jakarta Barat, menangkap dua orang pelaku Pengganjal mesin ATM di Indomaret, Jalan KH Mansyur Tanah Sereal, Jakarta Barat pada, Jumat (7/8/2020).

“Ya benar anggota kami berhasil menangkap dua orang pelaku Pengganjal ATM di Indomaret Jalan KH Mansyur Tanah Sereal Tambora Jakarta Barat,” ujar Kapolsek Tambora Kompol Iver Son Manosoh, pada awak media, Sabtu (15/8/2020).

Masih kata Iver Son, pada saat anggota Reskrim dibawah pimpinan Kanit Reskrim Polsek Tambora AKP Suparmin dan Panit Ipda Gusti Astawa melakukan observasi wilayah mencurigai kendaraan Avanza terpakir di minimarket.

“Berbekal kecurigaan tersebut kemudian anggota melakukan pengintaian dan benar didapat dua orang sedang mengganjal ATM,” ungkap Iver Son.

Saat bersamaan selang tak berapa lama kemudian datang korban yang inggin mengambil sejumlah uang di ATM saat korban memasukan ATM nya tiba-tiba tidak bisa keluar terganjal.

Pelaku yang sedang mengantri dibelakang korban kemudian berpura-pura membantu korban, sedangkan pelaku lainya mengecoh korban hingga tak sadar ATM miliknya sudah tertukar sama pelaku.

Ketika korban sadar ATM bukan miliknya kemudian korban berteriak hingga terjadi keributan.

Sementara Kanit Reskrim AKP Suparmin menambahkan saat keributan anggota kami yang sudah melakukan pengintaian kemudian masuk kedalam dan mengamankan 2 pelaku berinisial Ws (36), dan Si (34) sedangkan 3 pelaku lainya yang menunggu dimobil langsung melarikan diri setelah melihat kawanya diamankan polisi dan warga sekitar.

“Saat ini kami tengah melakukan pengejaran terhadap tiga pelaku lainya, untuk dua pelaku yang berhasil diamankan masih menjalani pemeriksaan guna proses hukum lanjutan.
(Elw/Hdr)