Polres Depok Segera Kirim Berkas Kembali Ke Kejari Depok Terkait Kasus Nurmahmudi

Foto: Mantan Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail (ist)

dutainfo.com: Berkas kasus dugaan korupsi mantan Walikota Depok Nurmahmudi Ismail dan mantan Sekda Harry Prihanto, yang sempat dikembalikan oleh Kejaksaan Negeri Depok belum dikembalikan lagi oleh pihak Penyidik Polres Depok.

“Ya secepatnya akan dituntaskan untuk melengkapi berkas yang masih dianggap kurang oleh pihak Kejaksaan Negeri Depok,” ujar Kapolres Depok Kombes Didik Sugiarto, pada awak media, Selasa (16/10/2018).

Masih kata Kombes Didik pihak Tim Tipikor Polres Depok masih menyusun berkas itu, dan segera kita kirim kembali ke Kejaksaan.

Sebelumnya diberitakan mantan Walikota Depok dan Sekda Depok diduga melakukan tindak pidana korupsi pelebaran dan pembebasan di Jalan Raya Nangka, Cimanggis, sebesar Rp 10 miliar.

Namun berkas perkaranya sempat dikembalikan pihak Kejaksaan Negeri Depok kerena dianggap belum lengkap dari penyidik Polres Depok. (Tim)

Mabes Polri Mutasi Perwira, Termasuk Kasat Narkoba Polres Jakbar

dutainfo.com-Jakarta: Mutasi para perwira menengah di jajaran Polda Metro Jaya di lakukan Mabes Polri, hal ini tertuang lewat Surat Telegram tertanggal 14 Oktober 2018.

Dalam TR tersebut juga terdapat Kasat Narkoba Polres Jakarta Barat AKBP Erick Frendiz yang dimutasi menjadi Kapolres Barito Timur pada Polda Kalimantan Tengah.

Selain itu juga terdapat beberapa perwira lainya seperti Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP Wijonarko menjadi Diresnarkoba Polda Kalimantan Tengah, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Ferdiansyah di mutasi sebagai Kapolres Bondowoso Pada Polda Jawa Timur.

Sedangkan Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan AKBP Stefanus Michael Tamuntuan diangkat menjadi Kapolres Bitung Polda Sulawesi Utara.

Sementara Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Aris Supriyono menjadi Kapolres Brebes Polda Jawa Tengah, dan Kapolsek Setiabudi AKBP Irwa Zaini Adib mendapat promosi menjadi Kapolres Tapanuli Selatan pada Polda Sumatera Utara.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan mutasi adalah hal biasa guna penyegaran organisasi dan juga meningkatkan kinerja di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

“Mutasi adalah hal biasa,” ucap Argo pada awak media (16/10/2018).(Hdr/tim)

Dua Mahasiswa Ditangkap Polisi Edarkan Narkoba

Foto: Kedua Tersangka pengedar narkoba saat diamankan Polsek Kembangan Jakarta Barat

dutainfo.com-Jakarta: Unit Narkoba Polsek Kembangan Jakarta Barat berhasil menangkap dua orang pengedar narkoba yang diketahui kedua nya berstatus mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Jakarta.

“Ya kedua pelaku pengedar narkoba itu ditangkap berkat adanya informasi transaksi narkoba di wilayah Joglo Kembangan, Jakarta Barat,” ujar Kapolsek Kembangan Kompol Egman Adnan SH, pada awak media, Selasa (16/10/2018).

Masih kata Kompol Egman, dari penangkapan terhadap MHS (24) anggota menyita ganja seberat 27.2 gram.

Selanjutnya dari hasil pengembangan terhadap MHS, anggota yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu Dimitri Mahendra Sik Msi, kembali menangkap HI (21) di rumahnya Jalan Raya Joglo Kembangan Jakarta Barat.

Dari tanggan tersangka HI anggota juga berhasil mengamankan ganja seberat 24,7 gram siap edar, ungkap Egman.

Menurut pengakuan kedua tersangka pada petugas diketahui mereka merupakan mahasiswa disalah satu perguruan tinggi Jakarta.

Hingga kini kami masih melakukan pengembangan lanjutan terhadap kedua tersangka dari mana mereka memperoleh pasokan ganja ini.

“Masih kita dalami lagi siapa pemasoknya,” tutup Kompol Egman (Hdr/elw)

Penembakan Dua Ruangan Anggota DPR RI Akibat Peluru Nyasar

Foto: Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto

dutainfo.com-Jakarta: Polri pastikan insiden penembakan dua ruangan anggota DPR RI di Komplek Parlemen, Senayan Jakarta Pusat, terjadi akibat peluru nyasar saat anggota Perbakin latihan menembak dan identitas nya sudah diketahui.

“Ya Patut diduga penembakan itu karena peluru nyasar,” ucap Kadiv Humas Polri Irjen Polisi Setyo Wasisto pada awak media, Senin (15/10/2018).

Masih kata Irjen Setyo, Ketua Perbakin DKI Jakarta juga telah memeriksa lapangan tembak yang berada dekat gedung DPR RI.

“Saat itu tengah ada latihan menembak ada tembak sasaran dan juga reaksi dengan sasaran,” ungkapnya.

Untuk identitas sudah diketahui berinisial I anggota Perbakin Tangsel dan senjata api berkaliber 9mm juga sudah diamankan dan hingga kini masih dimintai keterangan di Mapolda Metro Jaya.

“Jadi ini bukan teroris atau faktor kesengajaan,” tutup Irjen Setyo.
(Hdr/tim)

JAMPIDUM Kejagung: Kami sudah tunjuk Jaksa untuk kasus Ratna

Foto: Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Kejaksaan Agung RI Noor Rachmad

dutainfo.com-Jakarta: Terkait kasus Hoax Ratna Sarumpaet pihak Kejaksaan Agung RI telah mengunjuk tim jaksa peneliti guna mengawal, memantau dan mengikuti perkembangan kasus ini.

“Ya sudah beberapa hari yang lalu, kami sudah siapkan beberapa jaksa untuk mengikuti perkembangan kasus ini,” ujar Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) Kejaksaan Agung RI Noor Rachmad, pada awak media, Senin (15/10/2018).

Masih kata Noor Rachmad, tim peneliti jaksa ditunjuk saat setelah adanya Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) yang diterima pihak Kejaksaan dari penyidik Polri dalam hal ini Polda Metro Jaya.

“Untuk lebih jelas, silahkan tanyakan ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta,” ungkap Noor.

Sebelumnya diketahui kasus Ratna Sarumpaet diduga menyebar berita bohong atau hoax, dan perkara ini ditangani oleh Polda Metro Jaya.

Ratna sendiri sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Mapolda Metro Jaya pada 5 Oktober 2018 lalu. (Hdr/tim)