Personel Polsek Tanjung Duren Amankan Latihan Atlet Volley China Di GOR Grogol

Foto: Kapolsek Tanjung Duren Kompol Lambe Patabang Birana Sik saat memimpin pengamanan pelatihan atlet Asian Games 2018 di GOR Grogol, Jakbar

dutainfo.com-Jakarta: Personel Polres Jakarta Barat dan Polsek Tanjung Duren siaga amankan latihan atlet bola volley dari negara China yang dilaksanakan di GOR Grogol, Jakarta Barat, pada Selasa (28/8/2018).

Guna mengamankan dan mensukseskan jalanya perhelatan olah raga Asian Games 2018, dan salah satu yang menjadi fokus pengamanan polisi adalah menjaga keselamatan atlet selama berada di Indonesia.

“Ya kegiatan pengamanan ini untuk mengantisipasi terjadinya kerawanan oleh para pelaku kejahatan dan pelaku teror kepada para atlet maupun official dari negara peserta Asian Games ditempat latihan cabang olah raga Volley di GOR Grogol tentu menjadi prioritas Polsek Tanjung Duren,” ujar Kapolsek Tanjung Duren Kompol Lambe Patabang Birana Sik, pada awak media, di GOR Grogol. (28/8/2018).

Masih kata Kompol Lambe dalam pelaksanaan pengamanan dilakukan sistem ketat dan melekat dimulai dari kedatangan rombongan kemudian dalam pelaksanaan latihan di dalam GOR sampai dengan pulangnya atlet setelah melakukan pelatihan di GOR Grogol.

Hal tersebut dilakukan guna antisipasi agar para atlet maupun official dari negara peserta Asian Games terhindar dari pelaku kejahatan dan hal yang tidak diinginkan dari pelaku teror, ungkap Lambe.

Dalam kegiatan pengamanan ini Polsek Tanjung Duren menyiagakan personelnya yang juga dibantu Brimob Resimen II Pelopor yang ditempatkan di Pos Pam Among Raga 2018 areal GOR Grogol.

Kapolsek Tanjung Duren Kompol Lambe Patabang Birana yang didampingi Wakapolsek AKP H Risris P SH, juga mengingatkan para personel pengamanan agar tetap mengutamakan keselamatan dan selalu menggunakan Boddy System dan selalu waspada, tutupnya. (Hdr/elw)

Danramil 07/Limo Latih PBB Taruna POLTEKIP BPSDM KUM&HAM RI

Foto: Danramil 07/Limo Kapten Arh Ema Suherman saat melatih baris-berbaris dan peraturan penghormatan militer pada Taruna Poltekip KUM & HAM RI

dutainfo.com-Depok: Para Taruna POLTEKIP BPSDM KUM & HAM RI kembali mendapatkan pelatihan rutin dan pemberian materi baris-berbaris dan tatacara peraturan penghormatan militer oleh pelatih dari personel Koramil 07/Limo, Depok, yang dilaksanakan di Pusdiklat Politeknik Ilmu Pemasyarakatan Hukum Dan HAM RI, di Gandul Cinere, Depok, pada Selasa (28/8/2018).

“Ya ini pelatihan rutin bagi para taruna POLTEKIP khususnya materi PBB dan PPM,” ujar Danramil 07/Limo Kapten Arh Ema Suherman, pada awak media.

Masih kata Kapten Ema Suherman hari ini pelatih menekankan materi yang dititik beratkan kepada penampilan sikap yang merupakan aplikasi dari materi PBB dan PPM.

Secara umum pelatihan PBB dan PPM memang adalah makanan sehari-hari para Taruna Poltekip namun agar tetap menjadikan disiplin sebagai bagian dari sikap sehari-hari masih diperlukan pelatihan kepada para Taruna, kata mantan Danramil 03/Grogol Petamburan ini.

Lanjut Kapten Arh Ema Suherman, Koramil 07/Limo juga menyiapkan personelnya guna melatih kedisiplinan PBB bagi Taruna disini.

Danramil juga berharap agar para Taruna Poltekip agar mengikuti pelatihan ini secara serius dan disiplin karena ini akan menjadikan perilaku sikap dalam keseharian para Taruna “Ikuti arahan pelatih didalam pemberian materi baris-berbaris dan tata cara peraturan penghormatan militer” tegasnya saat memberikan arahan didepan ratusan Taruna Poltekip. (Hdr/iyl)

Polri Menduga Penembak Dua Polantas JAD

Foto: Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto

dutainfo.com-Jakarta: Pelaku penembak Polantas di Cirebon, Polri duga Jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) sebab kedua orang tua pelaku pernah terlibat dengan JAD.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan belum bisa memastikan, namun kemungkinan besar itu kelompok JAD, karena orang tua pelaku yang menjadi target, pernah ditangani Densus, sebagai kelompok JAD di Cirebon.

“Ya orang tua dari pelaku penembakan itu pernah dipenjara, namun saat ini telah bebas,” ungkap Irjen Setyo Wasisto, pada awak media, Senin (27/8/2018).

Masih kata Setyo, kemungkinan targetnya bukan Polantas. Saya menduga pelaku mau membegal karena di Jalan Tol, sebab saat ditanya petugas polantas mereka langsung menyerang, jadi kemungkinan besar mereka mau merampok, katanya.

Sebelumnya diketahui dua anggota Polisi Jalan Raya (PJR) yakni Aiptu Dodon dan Aiptu Widi terluka akibat ditembak orang tak dikenal, kejadian itu terjadi di Jalan Tol Palikanci dekat gerbang Tol Mertapada.

Ketika itu dua Polantas itu melihat ada tiga orang duduk dipinggir Tol pada Jum’at (24/8/2018) pada pukul 21.30 WIB.

Kemudian pelaku menembak kedua Polantas itu mengenai dada dan tangan Aiptu Widi dan Aiptu Dodon. (Tim)

Polda Metro Jaya Ungkap 20 Ribu Pil Happy Five Di Jakbar

Foto: Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Dony Alexander

dutainfo.com-Jakarta: Pil Happy Five sebanyak 20 ribu berhasil diungkap Polda Metro Jaya saat diantar kurir di Jalan Boulevard Mutiara Palm, Cengkareng Timur, Jakarta Barat.

Tersangka dengan inisial MS (47) dan HY (27) diringkus anggota Subdit II Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, kedua tersangka masih diperiksa secara intensif oleh penyidik.

Petugas juga masih memburu ER bandar narkoba yang mengatur pil Happy Five itu untuk diantar ke perumahan Boulevard Mutiara Palm, Cengkareng Timur, Jakbar.

“Ya pil Happy Five itu disimpan dalam satu paket berisi 18 kotak kardus sebanyak 2 ribu papan. Per papan jumlahnya 10 butir berarti ada total 20 ribu butir,” ungkap Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Donny Alexander, pada awak media, (27/8/2018).

Pengungkapan kedua jaringan pelaku itu dilakukan pada Sabtu (25/8), langsung dipimpin AKBP Dony Alexander dan Kanit 3 Kompol Yoga.
Langkah pertama petugas menangkap MS saat mengendarai Honda Beat biru putih B 4952 BLX pelaku menggunakan jaket ojol, dan membawa paket narkoba, namun pelaku sempat membantah membawa paket narkoba Happy Five itu, setelah dilakukan test urine hasil positif narkoba dan dia baru mengakui paket besar yang dikemas bungkus makanan itu berisi pil happy five,” kata AKBP Donny Alexander.

Dari hasil pengembangan didapat keterangan MS barang haram tersebut diambil dari ER dipinggir Jalan Perumahan Gebang Indah Uwung Jaya Cibodas, Kota Tangerang, perintah ER agar happy five itu dibawa ke Jalan Boulevard Mutiara Palm Cengkareng Timur untuk diserahkan pada HY, ujar AKBP Donny.

Masih kata Donny sekitar pukul 16.30 WIB pelaku HY kami tangkap dan dilakukan pengembangan dengan membawa HY untuk menunjukan kediaman ER, namun pelaku ER berhasil kabur dan sekarang sudah masuk daftar pencarian orang, tutupnya. (Elw/tim)

Kapolres Jakarta Barat Pemberantasan Premanisme Program Kapolri

Foto: Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi SIk MH saat jumpa pers di Mapolres Jakbar terkait aksi premanisme

dutainfo.com-Jakarta: Terkait aksi premanisme yang melakukan pemerasan di ruko 1000 Taman Palem, Cengkareng, Jakarta Barat, Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi SIk MH telah memerintahkan team Jatanras Satuan Reskrim Polres Jakarta Barat agar membekuk para pelaku, hasilnya 8 preman berkedok security digelandang ke Mapolres Jakarta Barat, Jumaat (24/8/2018) lalu.

Didalam proses pengungkapan terhadap para pelaku premanisme satu orang anggota Jatanras Polres Jakarta Barat yang sedang menyamar juga mendapatkan kekerasan dari para pelaku yang berseragam security di Komplek ruko 1000 Galaxy Blok R7 dan Blok R8 Cengkareng, Jakarta Barat.

Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi SIk MH mengatakan, pemberantasan para premanisme ini merupakan salah satu program prioritas Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian.

Masih kata Hengki, fenomena dalam kasus ini yang dinamakan silent sound atau suara senyap, dimana masyarakat takut untuk melaporkan kepada pihak berwajib tetapi masyarakat resah sehingga menimbulkan fire of crime.

Kasus aksi premanisme ini terungkap adanya informasi dari masyarakat tentang adanya tindak pidana yang dilakukan sejumlah preman berkedok security di Ruko 1000 Cengkareng Jakarta Barat, yang melakukan pengerusakan, perbuatan tidak menyenangkan, dan meminta sejumlah uang kepada pemilik ruko setempat.

“Para pelaku ini meminta uang pada korban sejumlah Rp 24 juta,” ungkap Kombes Hengki.

Apabila tidak berikan pelaku tidak segan-segan melakukan pengerusakan sejumlah barang pemilik ruko.

Anggota kami berhasil mengamankan delapan pelaku atas kejadian tersebut yakni berinisial MG (43), SI (46), MN (36), FY (50), MA (38), VY (46), AA alias AS dan HN (33), ujar Hengki saat jumpa pers Senin (27/8/2018).

“Hingga saat ini terdapat 13 korban yang sudah melaporkan pada Polres,” tambah Hengki.

Kapolres Kombes Hengki Haryadi juga menegaskan siapapun pelakukejahatan akan kami tindak tegas. Kami ingatkan tidak ada tempat bagi pelaku kejahatan di Jakarta Barat, tutupnya. (Hdr/Elw)