Koramil 07/Limo Latih 100 Siswa Tari GEMU FAMIRE

Danramil 07/Limo Kapten Arh Ema Suherman saat melatih siswa-siswi SMA Yadika

dutainfo.com-Depok: Masih dalam rangka merayakan HUT RI ke-73 dan mendukung kegiatan pemecahan rekor MURI, Koramil 07/Limo akan mengelar Tari Gemu FA Mi Re, secara kolosal yang akan melibatkan para Prajurit, ASN dan Keluraga Besar TNI di seluruh Indonesia.

“Ya dalam rangka kegiatan tersebut diatas kami menyiapkan 2 pelatih dari Babinsa untuk melatih Tari Gemu Famire kepada adik-adik SMK 12 Yadika,” ujar Danramil 07/Limo Kapten Arh Ema Suherman, pada awak media, Senin (27/8/2018).

Ke 100 siswa-siswi ini nantinya akan mewakili Koramil 07/Limo dipersiapkan untuk menari Gemu Famire yang akan dilaksanakan pada tanggal 4 September 2018, bertempat di Markas Kopassus Cijantung, Jakarta Timur dan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia, ungkap Kapten Arh Ema.

Untuk memaksimalkan latihan kami telah menurunkan dua anggota Babinsa yakni Serda Saptomo dan Serda M Iqbal, guna melatih para siswa-siswi peserta Tari Gemu Famire harapan kami kegiatan ini berjalan lancar tanpa ada hambatan apapun, tuturnya. (Hdr/Elw)

Warga Cengkareng, Terimakasih Polres dan Kodim Jakbar

Foto: Kapolsek Cengkareng Kompol H Khoiri dan Danramil 04/Ckr Kapten Inf Sudarsono saat mengecek ruko 1000 Cengkareng Jakbar

dutainfo.com-Jakarta: Ucapan terimakasih warga Ruko 1000 Cengkareng ditujukan kepada aparat keamanan Polres Jakarta Barat dan Kodim 0503/JB, yang telah menindak tegas para preman yang berkedok security memeras pemilik ruko selama tahunan.

“Kami atas nama warga ruko 1000 Taman Palem, Cengkareng, Jakarta Barat, mengucapkan terimakasih dan bersyukur pada anggota Polres dan Kodim Jakarta Barat yang telah bergerak cepat menindak aksi premanisme di lingkungan ruko kami,” kata Beny salah satu pemilik ruko, pada awak media, Senin (27/8/2018).

Sekali lagi kami mengucapkan terimakasih yang mendalam pada anggota Polres Jakarta Barat dan Kodim 0503/JB yang telah meringkus pelaku pemerasan yang sungguh telah meresahkan para pemilik ruko 1000 ini.

Beny juga mengaku telah diperas sejumlah preman yang berkedok sebagai security, dirinya dimintai sejumlah uang karena telah membuat untitled atau jalan diatas saluran sebagai akses ke rukonya, namun ketika permintaan preman tidak diberikan, inrit dirusak oleh mereka, ungkap Beny.

Beny juga mengatakan akan mengikuti proses ini apabila diproses secara hukum, ucapnya.

Sementara Kapolsek Cengkareng Kompol H Khoiri SH dan Danramil 04/Cengkareng siang tadi meninjau langsung lokasi ruko 1000 di Cengkareng, Jakarta Barat.

Komandan Kodim 0503/JB Letkol Kav Andre Henry Masengi dengan tegas mengatakan pihaknya akan terus bersinergi dengan Polres Jakarta Barat guna pemberantasan aksi-aksi premanisme dan tindak kejahatan lainnya diwilayah teritorialnya.

“Aksi-aksi seperti premanisme harus diberantas karena jelas sangat meresahkan warga. Kami sangat mengapresiasi langkah-langkah yang diambil oleh Rekan Polres Jakarta Barat. Kodim 0503/JB akan mendukung sepenuhnya pemberantasan premanisme khususnya di wilayah Jakarta Barat, tegasnya. (Hdr/Chand)

Tim Pemburu Preman Polres Jakbar Bekuk Preman Ruko Cengkareng

Foto: Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi SIk MH

dutainfo.com-Jakarta: Po lres Jakarta Barat melalui Tim Pemburu Preman bekuk preman berkedok keamanan di Ruko Cengkareng, Jakarta Barat, yang sempat viral di media sosial, pada Jum’at (24/8/2018).

Tim Pemburu Preman Polres Jakarta Barat mengamankan para preman di komplek Ruko 1000 Taman Palem Lestari, Cengkareng, Jakarta Barat, berkat laporan warga yang merasa resah atas tindakan pelaku pemerasan yang mengatasnamakan sekuriti.

Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi SIk MH,.mengungkapkan aksi para preman itu memeras hingga puluhan juta rupiah selama bertahun-tahun di Ruko 1000 Cengkareng, Jakarta Barat.

Preman yang berkedok security itu memaksa warga pemilik ruko untuk memberikan uang pengamanan, apabila tidak dikasih mereka tak segan-segan merusak fasilitas ruko, kata Kombes Pol Hengki Haryadi Sik MH, pada awak media Minggu (26/8/2018).

Setelah mendapat laporan warga dan sempat viral di medsos Tim Pemburu Preman Polres Jakarta Barat, berhasil membekuk 7 orang preman dan diamankan ke Mapolres Jakarta Barat, guna pemeriksaan lanjutan. (Hdr/Chand)

Dirdik Pidsus Kejagung, Kantongi Tersangka Korupsi Dapen Pupuk Kaltim

Foto: Direktur Penyidikan pada Jampidsus Kejagung RI Warih Sadono

dutainfo.com-Jakarta: Penyidik pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung RI, sudah mengantongi para tersangka dugaan korupsi pengelolaan dana pensiun PT Pupuk Kalimantan Timur (BUMN) dengan PT Anugerah Pratama Internasional pada tahun 2011-2016.

“Ya mudah-mudahan satu atau dua hari ini akan kita tetapkan tersangkanya, sekarang masih dalam proses,” ujar Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejagung RI Warih Sadono, pada awak media, Minggu (26/8/2018).

Namun Warih belum merinci siapa saja tersangkanya, sabar ya ini belum ditandatangani surat perintah penyidikan khusus.

Akan tetapi Warih memberi sinyal ada lebih dari satu tersangka, ya ada yang dari pemerintah dan pihak swasta.

Status penyelidikan sudah meningkat ke status penyidikan kasus pengelolaan dana pensiun ini berdasarkan Surat Perintah Penyidik Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Nomor: Print-14/F.2/Fd.1/02/2018 Tertanggal 15 Februari 2018.

Seperti diketahui sebelumnya kasus ini berawal dari PT Pupuk Kalimantan Timur (DP-PKT) dengan PT Anugerah Pratama Internasional dan PT Strategis Management melakukan penjualan dalam pembelian kembali saham PT Dwi Aneka Jaya Kemasindo dan PT Eurekaa Prima Jakarta yang dapat dikategorikan sebagai repurchase agreement (repo).

Namun pembelian repo itu dinilai bertentangan dengan pasal 6 ayat (1) Peraturan Menteri Keuangan dengan Nomor 199/PMK-010/2008 tentang Investasi dana pensiun. Akibatnya dana pensiun PT Pupuk Kalimantan Timur mengalami kerugian negara diduga Rp 229.883.141.293 (Tim)

Fariz RM: Kapok Pakai Narkoba Setelah Tiga kali ditangkap

Foto: Musisi Fariz Rustam Munaz

dutainfo.com-Jakarta: Untuk ketiga kalinya musisi Fariz Rustam Munaz kembali ditangkap polisi karena penyalahgunaan narkoba.

“Ya penangkapan musisi FRM atas informasi dari masyarakat, saat petugas mengamankan seorang pengedar wanita berinisial DN (37) di Koja Tanjung Priok,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono, pada awak media (26/8/2018).

Dari hasil pengembangan petugas terhadap DN didapat informasi kembali petugas mengamankan AH yang merupakan bandar diwilayah Tugu Utara Tanjung Priok, setelah pengungkapan kasus DN dan AH lantas petugas mengembangkan kasus lagi.

Hasilnya petugas kembali menangkap musisi FRM di kediamannya di Tangerang Selatan pada pagi harinya pukul 9.45 WIB, ungkap Kombes Argo.

Dari tangan FRM ditemukan sabu seberat 0,90 gram, dua butir tablet dumolid, dan 9 butir Xanax.

FRM kepada petugas mengaku mengaku mengkonsumsi sabu dua kali dalam seminggu untuk stamina tubuh.

Musis FRM yang sudah kali ketiganya ditangkap polisi menyesal dan mengaku kapok mengunakan narkoba.

Sementara Kapolres Jakarta Utara Kombes Pol Reza Arief Dewanto mengatakan peran DN sebagai pengedar sementara AH sebagai bandar, sedangkan FRM sebagai penguna. (Hdr/elw)