TPP Polres Jakbar Tangkap Tiga Pemuda Main Judi

Foto: Tim Pemburu Preman Polres Jakbar, saat mengamankan pelaku perjudian

dutainfo.com-Jakarta: Tim Pemburu Preman Polres Jakarta Barat, tangkap tiga pemuda yang sedang asik main judi di Pesing Komeng Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Minggu (4/11/2018).

“Ya kami amankan tiga pemuda yang kedapatan sedang asik berjudi yakni RH (35), MM (40), dan TM (54),” ujar Kepala Tim 3 TPP Polres Jakarta Barat Bripka Empry, pada awak media, Minggu (4/11).

Masih kata Empry, ketiga pelaku kita amankan sedang bermain judi jenis remi dan kita juga menyita uang tunai sejumlah Rp 145 ribu di lapak permainan.

Barang bukti dan ketiga pelaku diserahkan ke Mapolsek Kebon Jeruk Jakarta Barat, guna pemeriksaan lebih lanjut, tutup Bripka Empry (Hdr/Chand)

Danramil 07/Limo Depok, Hadiri Bulan Bakti Karang Taruna Ke- 58

Foto: Danramil 07/Limo Depok Kapten Arh Ema Suherman saat memberikan tropi bagi para pemenang olah raga

dutainfo.com-Depok: Malam puncak Bulan Bakti Karang Taruna ke-58 tingkat Kecamatan Limo di gelar di lapangan Pemuda Limo, Depok ini dihadiri Danramil 07/Limo Kapten Arh Ema Suherman beserta unsur tiga pilar lainya, (3/11/2018).

Kegiatan ini mengambil tema “Pesona Limo”

“Ya ini merupakan malam puncak dari rangkain kegiatan pertandingan olah raga ditingkat kecamatan Limo,”ujar Kapten Arh Ema Suherman, pada awak media.

Masih kata Kapten Ema, rangkain kegiatan Pesona Limo dalam Bulan Bakti Karang Taruna ini diharapkan dapat memunculkan prestasi dalam olah raga para pemuda, khususnya warga di kecamatan Limo.

Pantauan dutainfo.com pada kegiatan itu nampak hadir sejumlah pejabat yakni Danramil 07/Limo Kapten Arh Ema Suherman, Camat Limo, para Lurah se Kecamatan Limo, LPM se Kecamatan Limo, Ketua FPK Limo, Muhamad HB SE Anggota Dewan, Farida Sahat Anggota DPRD, dan H Tajudin Tabri Anggota DPRD.

Setelah pembagian tropi kepada juara pertandingan olah raga, kegiatan dilanjutkan dengan pentas hiburan Band para pemuda Limo, Depok. (Hdr)

Tim Pemburu Preman Polres Jakbar Bubarkan Balap Liar

Foto: Tim Pemburu Preman Polres Jakarta Barat saat mengamankan aksi balap liar di Grogol

dutainfo.com-Jakarta: Aksi balap liar di Jalan Kyai Tapa Grogol Tanjung Duren Jakarta Barat kembali berhasil di bubarkan Tim Pemburu Preman Polres Jakarta Barat, pada (3/11/2018) dinihari.

“Ya benar kami bersama tim 1 TPP Polres Jakarta Barat mendapat laporan dari warga telah terjadi aksi balap liar di depan terminal Grogol, dan pelaku balap liar juga membawa senjata tajam,” ujar Kepala Tim Pemburu Preman Polres Jakarta Barat Ipda Ruben George, pada awak media, Sabtu (3/11/2018).

Masih kata Ipda Ruben dirinya bersama anggota Polsek Tanjung Duren dan anggota tim dapat membubarkan aksi balap liar itu yang sempat membuat macet jalan raya Grogol.

“Kita bubarkan ratusan remaja yang melakukan aksi balap liar, sehingga lalu lintas kembali normal,” tutup Ipda Ruben. (Hdr/Elw)

Dari Shalat Ghaib Hingga Kenaikan Pangkat 3 Jaksa Korban Lion Air

Foto: Gedung Kejaksaan Agung RI

dutainfo.com-Jakarta: Jaksa Agung HM Prasetyo bersama jajarannya menggelar sholat ghaib guna mendokan korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di perairan Karawang, Jawa Barat, sholat ghaib dilaksanakan di Masjid Baitul Adli, Kejaksaan Agung RI, Jakarta Selatan.

“Ya rasanya patut didoakan, sekarang kan pas saatnya sholat Jumat, Insya Allah atas doa kita semua ini dapat diijabah Allah SWT,” ujar Jaksa Agung HM Prasetyo, (2/11/2018).

Masih kata Prasetyo sholat ghaib ini kami lakukan sekaligus mendokan tiga Jaksa dan Satu Staf TU kami yang menjadi korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610.

Ketiga Jaksa yakni:
1. Andri Wiranofa Jabatan Jaksa Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung.
2. Dody Junaedi dengan Jabatan Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Pangkal Pinang.
3. Shandy Johan Ramadhan Jabatan Jaksa Fungsional pada Kejari Bangka Selatan.
4. Sastiarta Staf Tata Usaha pada Kejari Bangka Belitung.

“Kami mendoakan seluruh korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 agar dapat ditempatkan yang terbaik di sisi Allah SWT, juga diampuni segala dosa-dosanya, serta diterima amal ibadahnya, kita semua berdoa untuk mereka, ucap,” Prasetyo.

NAIK PANGKAT
Selain melaksanakan sholat ghaib, Jaksa Agung HM Prasetyo juga mempertimbangkan memberikan kenaikan pangkat anumerta bagi tiga jaksa dan satu staf TU yang menjadi korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610.

“Kami akan pertimbangkan untuk diberikan kenaikan pangkat anumerta,” ungkap Prasetyo, pada awak media.

Kami sedang melakukan pembahasan bersama para Jaksa Agung Muda terkait kenaikan pangkat anumerta ini.

Ketiga jaksa dan satu staf TU berangkat ke Pangkalpinang dalam rangka menuju tempat tugas, papar Prasetyo.

Mereka adalah jaksa-jaksa muda yang berprestasi, penuh dedikasi dan mempunyai loyalitas serta integritas tinggi yang patut dapat apresiasi.

Ketiga jaksa dan satu staf TU yang akan diberikan kenaikan pangkat anumerta itu yakni:
1. Andri Wiranofa Jaksa Koordinator pada Kejati Bangka Belitung
2. Dody Junaedi Kasi Pidsus pada Kejari Pangkalpinang.
3. Shandy Johan Ramadhan Jaksa Fungsional pada Kejari Bangka Selatan.
4. Sastiarta Staf TU pada Kejati Bangka Belitung. (Hdr/tim)

Polri Ingatkan Masyarakat Jangan Sebar Hoax Akan Ditangkap

Foto: Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Arief Sulistyanto (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Mabes Polri melalui Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komjen Arief Sulistyanto memperingatkan masyarakat untuk tidak membuat atau menyebarkan HOAX, pihaknya akan memburu dan menangkap para pelakunya.

Masih kata Komjen Pol Arief bahwa Polri berkomitmen menindak tegas semua pelaku HOAX, ini jelas menganggu kehidupan sosial masyarakat.

“Yang perlu diingatkan ke pada masyarakat adalah jangan sekali-kali membuat atau menyebarkan berita bohong atau hoax, apalagi sampai menimbulkan keresahan atau fitnah yang merugikan,” tegas Komjen Arief, pada awak media, Jum’at (2/11/2018).

Kami pihak polri akan melacak dan mengejar serta menangkap pelakunya, karena itu jelas perilaku yang tidak baik bagi kehidupan sosial masyarakat, ucapnya.

Sebelumnya diketahui pihak Polri telah menangkap dua orang penyebar hoax terkait maraknya penculikan anak di Jakarta dan sekitarnya.

Kedua pelaku berinisial RA (33) dan W (31), keduanya mengaku hanya iseng-iseng menyebarkan berita hoax di media sosial.
(Tim)