Curi Motor Dua Pemuda Ditangkap Polsek Cengkareng

Foto: Barang bukti Yamaha RX King yang dicuri

dutainfo.com-Jakarta: Polsek Cengkerang, Jakarta Barat berhasil menangkap dua orang pemuda RS (19) dan IK (19), lantaran terlibat aksi pencurian sepeda motor, Senin (21/10/2019).

“Ya benar telah kita amankan dua pelaku pencurian motor di Jalan Bangun Cengkareng Timur Jakarta Barat,” ujar Kapolsek Cengkareng Kompol H Khoiri SH, Selasa (22/10/2019).

Masih kata Kompol Khoiri, saat korban bernama Ariyanto kaget mendapati motornya hilang, korban lantas menghubungi Bhabinkamtibmas dan dibantu piket Buser bergerak menyisir lokasi kejadian dan berhasil menemukan motor korban yang tengah didorong pelaku.

Sementara Kanit Reskrim Polsek Cengkareng AKP Antonius menambahkan modusnya kedua pelaku melancarkan aksinya dengan menggunakan gunting untuk mencuri motor saat keadaan sepi.

“Saat kejadian motor korban tidak terkunci stang, para pelaku mencoba menghidupkan motor dengan gunting namun motor tidak hidup dan didorong pelaku,” ungkap AKP Antonius.

Kami berhasil menangkap kedua pelaku dan barang bukti motor Yamaha RX King Nopol B 4211 BXP warna hitam dan gunting.

Hingga saat ini pelaku dan barang bukti masih diamankan di Mapolsek Cengkareng.
(Chand/Hdr)

Curi Motor Dua Pemuda Ditangkap Polsek Cengkareng

Foto: Barang bukti Yamaha RX King yang dicuri

dutainfo.com-Jakarta: Polsek Cengkerang, Jakarta Barat berhasil menangkap dua orang pemuda RS (19) dan IK (19), lantaran terlibat aksi pencurian sepeda motor, Senin (21/10/2019).

“Ya benar telah kita amankan dua pelaku pencurian motor di Jalan Bangun Cengkareng Timur Jakarta Barat,” ujar Kapolsek Cengkareng Kompol H Khoiri SH, Selasa (22/10/2019).

Masih kata Kompol Khoiri, saat korban bernama Ariyanto kaget mendapati motornya hilang, korban lantas menghubungi Bhabinkamtibmas dan dibantu piket Buser bergerak menyisir lokasi kejadian dan berhasil menemukan motor korban yang tengah didorong pelaku.

Sementara Kanit Reskrim Polsek Cengkareng AKP Antonius menambahkan modusnya kedua pelaku melancarkan aksinya dengan menggunakan gunting untuk mencuri motor saat keadaan sepi.

“Saat kejadian motor korban tidak terkunci stang, para pelaku mencoba menghidupkan motor dengan gunting namun motor tidak hidup dan didorong pelaku,” ungkap AKP Antonius.

Kami berhasil menangkap kedua pelaku dan barang bukti motor Yamaha RX King Nopol B 4211 BXP warna hitam dan gunting.

Hingga saat ini pelaku dan barang bukti masih diamankan di Mapolsek Cengkareng.
(Chand/Hdr)

Polda Metro Jaya Terima Surat Pemberitahuan Unjuk Rasa

Foto: Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Argo Yuwono

dutainfo.com-Jakarta: Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI), mengirimkan surat pemberitahuan terkait aksi unjuk rasa ke Polda Metro Jaya, pada Senin (21/10/2019).

“Ya terkait aksi unjuk rasa itu, Polda Metro Jaya menyiapkan 1.500 personel gabungan guna mengawal aksi unjuk rasa,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Argo Yuwono.

Masih kata Kombes Argo Yuwono, pihaknya akan menerjunkan 1.500 personel gabungan TNI-Polri.
(Tim)

Dandim 0503/JB Monitoring Personel BKO

Foto: Dandim 0503/JB Kolonel Kav Valian Wicaksono Magdi dan Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi Saat pengamanan wilayah

dutainfo.com-Jakarta: Dalam rangka pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI 2019, Komandan Kodim 0503/JB Kolonel Kav Valian Wicaksono Magdi S.Sos monitoring kesiapan Pasukan gabungan BKO diwilayah Slipi dan sekitarnya, Minggu (20/10/2019).

Pantauan dutainfo.com dilapangan, Dandim 0503/JB Kolonel Kav Valian Wicaksono Magdi S.Sos langsung turun memantau situasi keamanan wilayah dan minitoring pasukan gabungan BKO, bersama Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi Sik, MH, dibawah Flyover Slipi, Jakarta Barat.

Hal tersebut dilakukan Dandim bersama perwira Kodim 0503/JB guna memastikan situasi yang aman dan kondusif disekitar gedung DPR/MPR RI terkait pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI.

Sementara Pasi OPS Kodim 0503/JB Kapten Inf Arja S mengatakan seluruh jajaran Kodim 0503/JB dan pasukan BKO hingga kini masih tetap siaga dan berjaga disejumlah titik.

“Semoga semua berjalan lancar, aman dan kondusif,” ujar Kapten Inf Arja.
Kami selaku prajurit TNI, khususnya Kodim 0503/JB yang sudah jauh hari mempersiapkan diri untuk mengamankan pelantikan tersebut, ungkapnya.

Ditempat yang sama terdengar perintah Dandim 0503/JB Kolonel Kav Valian pada personel TNI agar selalu meningkatkan kewaspadaan, perhatikan perlintasan dan perbatasan antara Jakarta Barat dan Jakarta Pusat.

Hingga kini situasi dan kondisi masih kondusif, aman serta lancar.
(Hdr)

Polsek Tanjung Duren Amankan Tiga Pelaku Ranmor

Foto: Para pelaku ranmor saat diamankan Polsek Tanjung Duren Jakbar

dutainfo.com-Jakarta: Unit Reskrim Polsek Tanjung Duren, Jakarta Barat, berhasil mengamankan tiga pelaku pencurian motor berinisial SS (30), DP (24), dan RF (21).

“Ya benar telah kita amankan tiga pelaku pencurian motor,” ujar Kapolsek Tanjung Duren Kompol Lambe Patabang Birana Sik, Minggu (20/10/2019).

Masih kata Kompol Lambe, penangkapan ini bermula dari laporan korban yang kehilangan motor Yamaha Mio di rumahnya Jalan Jelambar Selatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Berdasarkan laporan tersebut kami langsung mengusut dengan melihat rekaman CCTV dan mengetahui keberadaan pelaku.

“Berdasarkan olah TKP dan rekaman CCTV kami berhasil menangkap tiga pelaku ditempat berbeda,” ungkap Lambe.

Sementara Kanit Reskrim Polsek Tanjung Duren AKP Mubarok menambahkan kejadian bermula pada hari Jumat 18 Oktober 2019 sekitar pukul 19.30 Wib, pelapor memarkirkan sepeda motornya dengan dikunci stang kemudian ditingal masuk kedalam rumah kurang lebih 1 jam.

Nah pada waktu pelapor keluar rumah melihat sepeda motornya sudah hilang, selanjutnya datang polisi dari unit Reskrim melakukan olah TKP dengan CCTV mendapatkan plat nomer motor pelaku yang dipakai untuk kejahatan, kata Mubarok.

Selanjutnya anggota berhasil mengamankan tiga pelaku dan menyita motor korban, serta mata kunci leter T.

Hingga kini ketiga pelaku dan barang bukti masih berada di Mapolsek Tanjung Duren guna proses hukum lanjutan.
(Hdr/Chand)