Penyidik Kejagung Periksa Dua Auditor Kementan

dutainfo.com-Jakarta: Terkait kasus dugaan korupsi di Kementrian Pertanian, penyidik Pidsus Kejagung RI, periksa dua orang auditor di Kementan sebagai saksi kasus dugaan korupsi pengadaan alat dan mesin pertanian tahun anggaran 2015.

“Ya penyidik Pidsus Kejagung periksa dua orang saksi dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan alat dan mesin pertanian dalam pengadaan alat dan mesin pertanian tahun anggaran 2015 pada Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementan RI,” ujar Kapuspenkum Kejagung RI, Mukri, pada awak media, Rabu (9/10/2019).

Masih kata Mukri, kedua auditor itu yakni Siti Noor Jannah dan Sutresno yang merupakan auditor pada Irjen Kementan RI tahun 2015.

“Keduanya masih aktif bekerja di Kementan,” ungkap Mukri.
(Tim)

Polda Metro Jaya Grebeg Kasino Beromzet Rp 700 juta Perhari

dutainfo.com-Jakarta: Sebanyak 91 orang ditetapkan sebagai tersangka terkait perjudian (303), di Apartemen Robinson, Penjaringan, Jakarta Utara.

“Ya benar telah diamankan 91 orang terkait perjudian, ada DPO 7 orang yang tidak kita ketemukan disini, 7 orang ini adalah penanggung jawab operasi dan ada penyandang dana,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Argo Yuwono, pada awak media, Selasa (8/10/2019).

Masih kata Kombes Argo ketujuh orang ini berinisial SN, YN, FD, AY, HN, NS, dan HS disebut sebagai penanggung jawab operasi kasino.

Dari 91 tersangka 42 orang adalah pengelola hingga karyawan yang mengoperasikan kasino RBS 29.

“Tempat ini sudah disiapkan sebagai kasino sudah 2 bulan, namun digunakan baru beberapa hari,” ungkap Argo.

Pemain judi kasino disini cukup ramai, satu hari omzetnya Rp 700 juta, kata Argo.

Hingga kini para tersangka masih diperiksa oleh penyidik Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya.
(Tim)

Tim Intelijen Gabungan Kejaksaan Tangkap Staf Ahli Gubernur Babel

dutainfo.com-Jakarta: Kembali Tim Intelijen gabungan Kejaksaan Agung RI dan Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung, menangkap staf ahli Gubernur Bangka Belitung Suranto Wibowo di restoran didaerah Cisaruan, Bogor, Jawa Barat, Senin (7/10/2019).

“Ya benar buron atas nama Suranto merupakan mantan Kepala Dinas ESDM provinsi Babel,” ujar Kapuspenkum Kejagung RI Mukri, pada awak media, Selasa (8/10/2019).

Masih kata Mukri, saat diamankan Suranto menjabat sebagai staf ahli Gubernur Babel.

“Suranto terjerat kasus tindak pidana korupsi ketika menjabat PPK pada proyek pengadaan lampu jalan Di Dinas ESDM Provinsi Babel senilai Rp 3 miliar,” ungkap Mukri.

Masih ungkap Mukri, didalam pengerjaan proyek tidak sesuai dengan spesifikasi barang yang dianggarkan.

Dia (Suranto) diamankan di kawasan Cisarua, Bogor, Jawa Barat tepat jam 21.00 WIB disalah satu restoran, bekerja sama dengan tim intelijen Kejagung dan tim intelijen Kejati Babel, tutup Mukri.
(Tim)

Lagi Artis Ditangkap Polisi Terkait Narkoba

Foto: Kasubnit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Ahmad Fanani

dutainfo.com-Jakarta: Ditres narkoba Polda Metro Jaya kembali tangkap artis terkait narkoba, kali ini artis penyanyi dangdut Septyan Arochman alias Daffa.

“Ya benar penangkapan Daffa dilakukan pada Sabtu (5/10) pada pukul 02.00 WIB ditangkap di Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat,” ujar Kasubnit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Ahmad Fanani, Minggu (6/10/2019).

Ditanya lebih detail kronologis penangkapan dan barang bukti, AKBP Fanani menjawab besok akan ada rilis ya.

“Besok kita rilis ya,” ungkapnya.
Yang bersangkutan Septyan Arochman alias Daffa hingga kini masih menjalani pemeriksaan secara intensif di Mapolda Metro Jaya.

Seperti diketahui Daffa adalah artis yang terkenal lewat ajang pencarian bakat penyanyi dangdut.
(Tim)

Polda Metro Jaya Kembali Tangkap Artis Terkait Narkoba

dutainfo.com-Jakarta: Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya kembali tangkap artis terkait narkoba, artis Rifat Umar diamankan di kamar kostnya dikawasan Bintaro Tangerang Selatan, pada Rabu (2/10/2019) malam.

“Ya benar Rifat Umar diamankan terkait narkoba,” ujar Kasubdit III Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP M Iqbal Simatupang, Kamis (3/10/2019).

Namun AKBP Iqbal belum merinci secara detail, kami masih memeriksa Rifat.

“Masih kita dalami,” ugkapnya.
Nanti kita akan berikan keterangan pers ya sabar dulu.
(Tim)