Antisipasi Kericuhan Polsek Kebon Jeruk Jakbar Siagakan Sabhara Nusantara 100 Personel

dutainfo.com-Jakarta: Polsek Kebon Jeruk, Jakarta Barat, menerima pasukan BKO dari Sabhara Nusantara Polda Sumatera Selatan sebanyak 100 personel pimpinan AKBP Gun Haryadi.

Pasukan BKO diterima oleh Direktur Sabhara Baharkam Polri Brigjen Pol Fachrul Zaman didampingi Kapolsek Kebon Jeruk Kompol Sigit Kumono, Senin (19/10/2020) malam.

Pasukan BKO yang tiba di wisma Siti Maryam, Kebon Jeruk langsung menerima arahan dari Dir Sabhara Baharkam Polri Brigjen Pol Fachrul Zaman.

“Pasukan Sabhara Nusantra Polda Sumatera Selatan ini yang akan membantu antisipasi terjadinya aksi demonstrasi penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja,” ujar Brigjen Pol Fachrul Zaman.

Sementara Kapolsek Kebon Jeruk Kompol Sigit Kumono mengucapkan selamat datang kepada seluruh personel Sabhara Nusantara Sumatera Selatan di Jakarta khususnya diwilayah Hukum Polsek Kebon Jeruk Jakarta Barat.

“Dalam melaksanakan tugas anggota BKO harus mengedepankan prinsip Humanis serta utamakan dialog dan juga setiap personel agar selalu siaga apabila diperlukan serta melaksanakan giat patroli,” tutupnya.
(Elw/Hdr)

Polresta Bandara Soetta Dan Kodim 0506/TGR Gelar Apel Deklarasi Cinta Damai

dutainfo.com-Jakarta: Apel deklarasi cinta damai menolak aksi unjuk rasa anarkis, digelar Polresta Bandara Soekarno-Hatta bersama Kodim 0506/TGR, bertempat di Mako Polresta Bandar Soetta, Senin (19/10/2020).

Dalam kegiatan apel deklarasi ini turut dihadiri Kapolresta Bandara Soetta, Kombes Pol Adi Ferdian, Dandim 0506/TGR, Kolonel Inf Bambang Heri Tugiyono dan Danramil 02/BC Tangerang, Mayor Arm Bambang Heriyadi S.Sos.

Kapolresta Bandara Soetta Kombes Pol Adi Ferdian mengatakan bahwa kegiatan apel tersebut kita disini bersama-bersama dalam menjaga wilayah Bandara Soetta dari segala bentuk anarkisme.

“Kita sama-sama mengetahui akhir-akhir ini ada aksi unjuk rasa penolakan terhadap UU Cipta Kerja hingga tindakan anarkis di sejumlah tempat,” ujar Kombes Adi Ferdian.

Adanya hal tersebut maka kami disini bersama segenap pihak menjaga wilayah Bandar Soetta agar selalu kondusif serta menolak aksi anarkisme.

Mari kita bersama menjaga wilayah kita dan kita samakan persepsi dalam kegiatan apapun yang bersifat anarkisme.

Dimana Bandara Soekarno-Hatta ini merupakan kawasan jalur transportasi penerbangan baik domestik maupun internasional, tutupnya.
(Chand/elw)

Terkait Jamuan 2 Jenderal, Kajari Jaksel Dipanggil Kejagung

dutainfo.com-Jakarta: Pihak Jaksa Agung Muda Pengawasan, Kejaksaan Agung RI, memanggil Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Anang Supriatna, terkait Jamuan makan siang yang diberikan kepada Irjen Pol Napoleon Bonaparte, dan Brigjen Pol Prasetijo.

“Ya benar dengan adanya pemberitaan itu, Jaksa Agung Muda Pengawasan telah merespon dengan memanggil Kajari Jakarta Selatan dan Kasi Pidsus Kejari Jakarta Selatan, guna memberikan klarifikasi,” ujar Kapuspenkum Kejagung, Hari Setiyono, Senin (19/10/2020).

Masih kata Hari, dalam pengawasan ada mekanisme yang harus dilakukan, untuk itu pihaknya menyerahkan hal ini kepada Inspektur Wilayah DKI, Jakarta.

Sebelumnya diberitakan Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan memberikan jamuan makan siang kepada dua jenderal polisi yakni Irjen Pol Napoleon Bonaparte dan Brigjen Pol Prasetijo yang telah dijadikan tersangka oleh penyidik Bareskrim Polri terkait red notice Djoko Tjandra.

Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Anang supriatna, memberikan klarifikasi, pemberian jamuan makan terhadap dua jenderal dan tersangka kasus penghapusan red notice lainya, yakni Tommy Sumardi.

“Jadi begini, itu kan para terdakwa semua baik JPU dari pukul 9.00 WIB hingga 14.00 WIB, kami selaku tuan rumah itu biasa standar, menyiapkan makan siang,” ujar Anang, pada Minggu (18/10).

Pemberian makan siang itu salah satunya atas pertimbangan keamanan bahkan menurut Anang, tim jaksa juga diberi makan siang.
(Tim)

Koramil 01/Tamansari Jakbar Salurkan Ratusan Nasi Kotak Kepada Warga

Foto: Danramil 01/TS Mayor Inf Zulkarnaen Galib saat membagikan nasi kotak kepada warga

dutainfo.com-Jakarta: Danramil 01/Tamansari Jakarta Barat, Mayor Inf Zulkarnaen Galib, memimpin langsung penyaluran ratusan nasi kotak kepada warga yang membutuhkan saat pandemi Covid-19, di Tangki Tamansari, Jakarta Barat, Minggu (18/10/2020).

Danramil mengatakan kegiatan ini dilaksanakan Bertujuan guna membantu dan meringankan beban masyarakat yang kurang mampu dan bentuk kepedulian Koramil 01/TS selain itu pendistribusian agar tepat sasaran,” ujar Mayor Inf Zulkarnaen.

Pembagian nasi kotak sebanyak 600, makanan ringan 100 kotak, dan payung 100 buah ini berjalan aman dan tertib.

Hadir dalam kegiatan tersebut Danramil 01/TS Mayor Inf Zulkarnaen Galib, Babinsa Se Koramil 01/TS, dan Para Tokoh Masyarakat Tangki, Tamansari, Jakarta Barat.
(Hdr)

Kumpulkan RT/RW Dandim Dan Kapolres Jakbar Pastikan Jakbar Aman Dari Anarkisme

Foto: Dandim 0503/JB Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki dan Kapolres Jakbar Kombes Audie S Latuheru saat gelar apel RT/RW Dan Camat se Jakbar

dutainfo.com-Jakarta: Kapolres Jakarta Barat Kombes Audie S Latuheru dan Dandim 0503/JB Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki, mengumpulkan para Ketua RW dan Camat se Jakarta Barat dilapangan Bola Tamansari, Jakarta Barat pada, Senin (19/10/2020).

Pertemuan itu dikarenakan, pihaknya mendapat kabar warga di Jakarta Barat akan melakukan perlawanan kepada para perusuh demo, sehingga pihaknya tidak mau itu terjadi dan meminta kepada Ketua RT, RW dan Camat untuk menghimbau warganya.

Q”Kita samakan persepsi dengan Bapak Dandim 0503/JB jangan sampai ada bentrok antar warga, jadi kami samakan persepsi, sudah warga jaga rumahnya masing-masing, biar TNI-Polri yang menjaga diluar,” ujar Kombes Audie, Senin (19/10).

Selain itu Audie juga mengingatkan kepada warga untuk antisipasi perusuh yang masuk ke lingkungan ketika demo berujung rusuh, pasalnya aparat kepolisian tidak mau melakukan tindakan salah tangkap gara-gara perusuh ke pemukiman warga.

“Juga kita sampaikan kepada warga mana pengunjuk rasa dan mana perusuh.

Tadi saya sampaikan kepeda mereka, apa yang dibawa mereka itu mengidentifikasi mereka, kalau yang dibawa TOA dan Bendera itu pengunjuk rasa, kalau yang dibawa bom molotov ya perusuh,” ungkapnya.

Kami sangat mengapresiasi warga Jakarta Barat yanh diwakili Ketua RT, RW dan Camat yang sudah mau menjaga lingkungan rumahnya masing-masing, sebab bisa saja para perusuh menyerang pemukiman warga.

Sementara Dandim 0503/JB Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki menambahkan dari pengalaman demo berujung kerusuhan, banyak fasilitas umum yang dirusak oleh para perusuh, dirinya pun tidak mau ada kelompok anarko melakukan perusakan pada fasilitas umum.

“Masyarakat yang kita libatkan RT/RW untuk mampu menghimbau warganya supaya tidak turun kejalan, dan mengingatkan siswa pelajar untuk dirumah saja, tidak ikut aksi sehingga kita lebih bisa membedakan,” tegas Kolonel Inf Dadang.

Sebab kata Kolonel Dadang, berkaca dari pengalaman demo sebelumnya, aparat penegak hukum sangat sulit membedakan mana masyarakat sekitar lingkungan dan mana pelaku rusuh.

“Kita kemarin repot mau membedakan masyarakat sekitar dan mana peserta aksi demo sulit sekali, artinya untuk menjaga keamanan kita bersama,” tutupnya. (Hdr)