Enam Pelaku Penganiayaan Ditangkap Polisi

Foto: Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono

dutainfo.com-Jakarta: Polisi telah menetapkan enam tersangka penganiayaan terhadap AAF (Iyan) pria yang keterbelakangan mental di sebuah acara Flora Fauna, di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Jumaat (17/8/2018).

” Ya korban dituduh pelaku copet oleh para pelaku dibawa dan diamankan ke pos,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono, pada awak media, Selasa (21/8).

Korban ini mengalami epilepsi, saat dibawa ke pos oleh para pelaku korban dipukuli, ditendang, disundut rokok dan diikat. Akibatnya korban mengalami luka serius di wajah, tangan, telinga, punggung, perut, dan kaki.

Aparat kepolisian bergerak setelah mendapat laporan dari pihak keluarga, dan berhasil mengamankan para tersangka.

Enam orang berhasil ditangkap petugas, dari hasil pengungkapan diketahui tersangka AS alias Putra melakukan pemukulan sebanyak 3 kali ke bagian wajah korban, tersangka RFS menjambak rambut korban, tersangka HA memukul dan menendang serta menyudut rokok ke tubuh korban.

Tersangka SN mengikat korban, tersangka SU ikut mengikat korban, sementara tersangka wanita berinisial MR memberikan tali untuk mengikat korban, serta merampas uang korban sebesar Rp 3.000.000.

Sementara petugas kepolisian masih memburu dua pelaku lainnya yakni ANA yang ikut menganianya korban dan menodongkan pistol, selanjutnya D dia ikut memukul sebanyak 3 kali dan juga merampas uang korban Rp 5.400.000, ungkap Kombes Argo Yuwono.

Petugas juga mengamankan barang bukti yang diduga sebagai alat untuk melakukan penganiayaan korban, diantaranya satu kursi, satu buku mutasi, satu asbak rokok, satu tempat sampah, uang tunai Rp 3.000.000. (Hdr/elw)

Terimakasih Pak Kapolres Jakarta Barat

Foto: Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi SIk MH, Didampingi Danramil 06/Kalideres Kapten Inf Edi Suroso saat menyerahkan kunci rumah pada Ibu Munaroh

dutainfo.com-Jakarta: Tangis haru Ibu Munaroh pemilik rumah yang dibedah oleh Polres Jakarta Barat dan jajaran Koramil 06/Kalideres, pecah saat Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi SIk MH menyerahkan kunci rumahnya di Semanan RT 11/10 Kelurahan Semanan Kalideres, Jakarta Barat, pada Selasa (21/8/2018).

Dalam kesempatan itu Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi SIk MH, mengatakan hari ini kita menyerahkan kunci rumah kepada pemiliknya yakni Ibu Munaroh karena rumahnya telah selesai dibedah, dikerjakan oleh pihak Kepolisian, Koramil dan Warga ini sudah siap dan layak untuk dihuni.

Masih kata Hengki kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian dan kerjasama kami antara Kepolisian, TNI dan unsur Tiga Pilar lainya yang berada di Kelurahan Semanan.

“Ini bentuk kepedulian kita terhadap sesama,” kata Hengki.
Kapolres Hengki juga mengatakan, kegiatan ini tentunya akan berkesinambungan dan sebelumnya hal serupa juga sudah dilakukan pihaknya bersama-sama unsur terkait lainya, ada renovasi Masjid dan bedah rumah di berbagai wilayah di Jakarta Barat.

Sementara pemilik rumah Ibu Munaroh setelah menerima kunci dari Kapolres, mengungkapkan haru yang mendalam dan berterimakasih pada Kapolres Jakarta Barat, Kapolsek Kalideres, Danramil 06/Kalideres, dan tokoh masyarakat yang telah peduli pada kami warga yang tidak mampu ini.

Masih ungkap Munaroh sebelumnya kondisi rumah saya sangat memprihatinkan, mau di renovasi tapi terkendala dengan biaya dan kalau hujan bocor serta banjir.

“Mudah-mudahan Bapak Kapolres, Kapolsek, Danramil dan semua pihak yang membantu saya diberikan kesehatan dan kemudahan rezeki oleh Allah SWT,” harap Munaroh dengan wajah haru bercampur gembira.

Hadir pada kegiatan tersebut diantaranya Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi SIk MH, Kasat Binmas Polres Jakbar AKBP Lilik Haryati SH MH, Para Kapolsek, Danramil 06/KD Kapten Inf Edi Suroso, dan Para tokoh masyarakat Semanan. (Hdr/Chand)

Terkait Sabu Anggota DPRD Langkat Telah Ditetapkan Tersangka

dutainfo.com-Jakarta: Anggota DPRD Langkat Ibrahim Hasan bersama enam orang lainnya yang terlibat kepemilikan narkotika jenis sabu telah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka, hal ini telah ditetapkan pihak Badan Narkotika Nasional (BNN).

“Ya tujuh orang yang ditangkap sudah ditetapkan sebagai tersangka dan sudah dilakukan penahanan,” ujar Deputi Pemberantasan BNN Irjen Pol Arman Depari, pada awak media (20/8).

Masih kata Arman Depari selain sabu pihak BNN juga menyita enam bungkus berisi 30 ribu pil ekstasi didalam karung milik Ibrahim, kualitas barang sangat bagus.

Pengungkapan kasus ini bermula saat tim gabungan BNN dan TNI AL mengamankan kapal kayu diperairan Selat Malaka pada Minggu (19/8/2018) dari kapal tersebut, anggota tim gabungan berhasil mengamankan empat pelaku dan menyita barang bukti pil ekstasi sebanyak tiga karung sabu-sabu.

Selanjutnya tim melakukan pengembangan kasus atas kepemilikan sabu, dan lantas membekuk Ibrahim Hasan di Pelabuhan Pangkalan Susu, Langkat.

Anggota tim gabungan juga menangkap dua rekan Ibrahim Hasan yakni Rinaldi, dan Ibrahim Jompak, pemilik kapal.

Para pelaku hingga kini masih menjalani pemeriksaan secara intensif guna pengembangan kasus di Kantor BNN Provinsi Sumut. (tim)

Kepala Staf TNI Angkatan Darat Lantik Mayjen M Sabrar Fadhilah Jadi Pangdam I/BB

Foto: Mayjen M Sabrar Fadhilah Dilantik Menjadi Pangdam I/Bukit Barisan

dutainfo.com-Jakarta: Kepala Staf TNI AD Jenderal TNI Mulyono Lantik sejumlah Perwira Tinggi (Pati) dijajaran TNI AD, salah satunya Mantan Kapuspen TNI Mayjen TNI M Sabrar Fadhilah yang mendapat tugas baru sebagai Pangdam I/Bukit Barisan.

Mayjen TNI M Sabrar Fadhilah mengantikan Mayjen TNI Ibnu Triwidodo yang digeser menjadi Perwira Tinggi Sahli TK III Bidang Sosbudkum HAM dan Narkoba pada Panglima TNI.

Selain itu KASAD Jenderal TNI Mulyono juga melantik jabatan Pangdam Iskandar Muda yang semula dijabat Mayjen TNI Abdul Hafil Fuddin digantikan oleh Mayjen TNI Teguh Arief Indraatmoko.

Pelantikan beberapa Pati TNI AD ini dilakukan di Aula Jenderal Besar AH Nasution, Mabes TNI AD, Jakarta Pusat pada Senin (20/8/2018).

Pada amanatnya KASAD Jenderal TNI Mulyono meminta para Pati TNI AD yang dilantik agar dapat memelihara dan tingkatkan kewaspadaan dalam upaya mengelola dan mengantisipasi potensi konflik yang dapat timbul, selenggarakan tugas-tugas yang diamanahkan dalam Undang-undang dengan baik, laksanakan pembinaan kemampuan, kekuatan dan gelar kekuatan TNI AD secara profesional, ujarnya.

Tampak hadir dalam pelantikan tersebut diantaranya, Wakil Kepala Staf TNI AD, Irjenad, Para Asisten KASAD dan Kabalakpus TNI AD. (Tim)

Polsek Kembangan Bekuk Pelaku Begal

Foto: Pelaku pembegalan saat diamankan Polsek Kembangan Jakarta Barat

dutainfo.com-Jakarta: Dua pelaku begal di Jalan Pesangrahan, Kembangan, Jakarta Barat, berinisial AS (18) dan FA (17), berhasil dibekuk jajaran Unit Reskrim Polsek Kembangan.

“Ya dua pelaku pembegalan kita amankan,” ujar Kapolsek Kembangan Kompol Egman Adnan SH, pada awak media (20/8/2018).

Saat itu korban Syahrir yang tengah melintas di Jalan Pesangrahan Kembangan, Jakarta Barat, dipepet oleh 6 pelaku kemudian berhasil merampas sepeda motor matic milik korban, ungkap Kompol Egman.

Masih lanjut Kapolsek, dari hasil laporan tersebut, anggota langsung menangkap dua diantara enam pelakunya.
Sementara

Kanit Reskrim Polsek Kembangan Iptu Dimitri Mahendra Sik menambahkan, dari hasil laporan korban, anggota langsung bergerak dan meminta keterangan saksi-saksi.

Dari penyelidikan, anggota mendapati laporan adanya segerombolan anak muda yang sering melakukan aksi pembegalan dengan menggunakan senjata tajam di Kampung Bulak Puyeng Jalan H Merlin, Meruya Utara Jakarta Barat Ucapnya.
Dilokasi anggota berhasil mengamankan FA, dan sejumlah barang bukti yakni motor Yamaha Fino B4161 BTK dan senjata tajam.
Dari hasil pengembangan FA, mengatakan motor itu hasil rampasan bersama rekanya ditempat berbeda di Jalan Merah, Joglo Jakarta Barat.

Selanjutnya anggota juga berhasil menangkap AS di rumahnya Jalan Kavling BRI Meruya Selatan, Jakarta Barat.

Dari pemeriksaan kedua pelaku mengakui aksi begal terhadap korban Syahrir dilakukan enam orang, sementara motornya berada ditangan pelaku ME yang masih buron, kata Iptu Dimitri.

Hingga kini kami masih memburu tersangka lainnya ME, RH, AB, dan KK, para pelaku merupakan residivis dengan kasus serupa, wilayah kejahatan mereka di Kebon Jeruk, Budi Luhur, Pondok Aren, Pondok Jagung, dan Pasar Cipadu, jelas Dimitri.

Hingga kini kedua pelaku masih di Mapolsek Kembangan guna pengusutan lebih lanjut, petugas juga mengamankan barang bukti 1 unit Yamaha Fino, 1 unit Honda Beat, 3 clurit, dan 1 unit hp merk Oppo. (Hdr/elw)