Rumah Makan Legendaris Bakso Botak Di Jelambar Terbakar

dutainfo.com-Jakarta: Rumah makan legendaris bakso botak yang sudah berjualan puluhan tahun hangus dilalap si jago merah.

Kebakaran Bakso Botak di Jalan Jelambar Kavling Polri Blok B7 Nomor 691 RT 4 RW 11 Kelurahan Jelambar, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, terjadi pada Jumat 23 November 2018, pukul 20.30 Wib.

Pihak Pemadam Kebakaran Jakarta Barat menerjunkan 8 unit mobil Damkar yang dipimpin Trimajono.

Asal api diperkirakan dari arus pendek, tidak ada korban jiwa.

Sementara kejadian kebakaran ini masih diselidiki Polsek Tanjung Duren, Jakarta Barat. (Tim)

Polsek Tambora Tangkap 75 Pemuda Terlibat Tawuran

Foto: Pelaku Tawuran saat diamankan Polsek Tambora Jakbar

dutainfo.com-Jakarta: Terlibat tawuran 75 pemuda di Tambora, Jakarta Barat ditangkap tim pemburu preman Polsek Tambora, pada Selasa (20/11/2018).

“Ya akibat insiden tawuran ini dua orang menderita luka serius dan masih dirawat di Rumah Sakit Tarakan, Jakarta Barat,” ujar Kapolsek Tambora Kompol Iver Son Manosoh SH, pada awak media, (21/11).

Masih kata Iver Son, tawuran terjadi di Jalan KH Mansyur, Jembatan Lima, pada Selasa 20 November 2018, pukul 4.00 Wib.

Mereka yang terlibat tawuran 15 pemuda warga Tambora, dan 3 warga Jembatan Lima, ucap Kompol Ivers Son.

“Untuk 57 orang kita tangkap di Komplek Pulau Nyamuk, Tambora III RT 006/06 dan RW 04, Tambora Jakarta Barat, semua pelaku hingga saat ini masih dalam pemeriksaan lebih lanjut,” ungkap Iver Son.

Dari seluruhnya 18 pelaku yang ditangkap hari ini akan diproses secara hukum dan juga 3 orang yang sebelumnya tertangkap.

Guna menanggulangi aksi-aksi tersebut dirinya kedepan akan melibatkan para orang tua, guru, tokoh agama, dan tokoh masyarakat untuk melakukan penyuluhan serta pembinaan secara hukum, paparnya.

“Apapun alasannya dan siapapun pelakunya kami akan proses secara hukum demi untuk memberi efek jera, jika tidak dihukum nantinya akan berulang-ulang, tutup Ivers Son. (Hdr/Chand)

Polres Jakarta Barat Gagalkan Penyelundupan Sabu 40 Kg

Foto: Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Argo Yuwono

dutainfo.com-Jakarta: Satuan Reserse Narkoba Polres Jakarta Barat, kembali ungkap narkoba jenis sabu sebanyak 40 Kg sabu dan 20 butir pil ekstasi, rencananya akan diselundupkan lewat jalur laut Pelabuhan Nelayan, Jalan akses pabrik, Kecamatan Bojonegoro, Serang, Banten.

“Ya keempat tersangkanya, Angga (30), Suryadi (36), Hasan (41), dan Supri (34), masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Jakarta Barat,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono, pada awak media (21/11/2018).

Masih kata Kombes Argo, saat ini masih di proses dan pengembangan kasus narkotika ini.

Petugas mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di pelabuhan nelayan, Jalan akses pabrik, Kecamatan Bojonegoro, Serang, Banten, bakal ada masuk narkoba dalam jumlah besar.

Setelah melakukan pengintaian, pada Selasa (20/11/2018) pagi, anggota Satnarkoba langsung melakukan penangkapan dilokasi tersebut hasilnya empat pelaku berhasil ditangkap, selain itu anggota menyita 40 Kg sabu yang sudah dikemas dalam 40 bungkus paket, dan 4 paket berisi 20 ribu ekstasi.

Narkotika itu disimpan dalam mobil Mazda dan satu unit kapal nelayan.
(Tim)

Polres Jakarta Barat Kembali Tangkap Preman Kawakan Hercules

Foto: Polres Jakarta Barat saat mengamankan Hercules

dutainfo.com-Jakarta: Preman kawakan Hercules kembali ditangkap Polres Jakarta Barat, di Kediamannya Komplek Kebon Jeruk indah Blok E 12 A, Kembangan Jakarta Barat, pada Rabu (21/11/2018).

“Ya kita amankan Hercules, yang juga aktor utama pelaku penyerangan dan penguasaan lahan oleh sekelompok preman terhadap sejumlah karyawan PT Nila di Kalideres, Jakarta Barat, ucap Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat AKBP Edy Suranta Sitepu Sik, pada awak media, Rabu (21/11).

Masih kata AKBP Edy, pada waktu lalu dimana dilokasi tersebut telah dikuasai secara paksa oleh sejumlah orang dan meminta uang sebanyak Rp 500 ribu setiap penghuni secara paksa.

Dimana Pimpinan Kelompok preman ini diketahui sebagai aktor utama dari penyerangan kantor PT Nila yang saat diserang oleh 60 orang preman yang mengunakan senjata tajam.

Dan diketahui sekelompok preman itu mengintimidasi dan melakukan perusakan serta merebut secara paksa ruko PT Nila di Kalideres, Jakarta Barat.

Hingga saat ini Hercules masih kita lakukan proses penyidikan, tutup AKBP Edy. (Hdr/elw)

Reskrim Polres Jakbar Kembali Tangkap Tersangka Bentrok Di Depan Diskotek Bandara

dutainfo.com-Jakarta: Polres Jakarta Barat melalui Reserse Kriminal nya kembali berhasil menangkap tersangka bentrokan di Diskotek Bandara, Jalan Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

“Ya benar tersangka Berto kita tangkap di Jakarta, sedangkan Boby dan Franky kita tangkap di wilayah Bangka Belitung,” ujar Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat AKBP Edy Suranta Sitepu, pada awak media, Selasa (20/11/2018).

Masih kata Edy pihaknya hingga kini masih memburu 12 pelaku lainya yang diduga terlibat dalam aksi pembunuhan tersebut.

Mereka berkelompok sekitar 15 orang, melakukan penganiayaan hingga korban meninggal dunia, masih ada kawan-kawannya yang lain saat ini masih kita lakukan pengejaran, kami sudah tahu tempatnya, ungkap AKBP Edy.

Sementara Kanit Krimum Polres Jakarta Barat AKP Rulian Syauri menambahkan para tersangka ini merupakan penguasa lahan parkir di diskotek tersebut, komplotan ini juga kerap membawa senjata tajam.

Seperti diketahui sebelumnya pihak kepolisian juga telah mengamankan dua orang tersangka yakni Frengki Denger (25), dan Juliue Umbu Ngailu alias Boby (38) mereka ditangkap di kepulauan Bangka Belitung.

Bentrok antar kedua kelompok ini terjadi pada Kamis (17/10/2018) dinihari di depan Diskotik Bandara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Bentrokan ini menyebabkan dua pengunjung meninggal dunia yakni HS dan SG. (Hdr/elw)