Jaksa Agung Minta Para Jaksa Jaga Integritas 

Foto: jaksa agung M Prasetyo 

dutainfo.com-Jakarta: Jaksa Agung M Prasetyo meminta seluruh jajaran Kejaksaan Republik Indonesia untuk dapat menjaga profesionalisme dan independensi didalam melakukan penegakkan hukum.

“Jangan pernah gadaikan idealisme dalam penegakkan hukum,” ujar Jaksa Agung M Prasetyo saat menutup rangkaian Rapat Kerja Kejaksaan Tahun 2017 di Gedung Badiklat Kejaksaan, Jum’at (15/12).

Masih kata Prasetyo bahwa melepas idealisme bisa menjadi pertaruhan besar yang akan merusak nama baik individu dan keluarga. juga akan membuat tercorengnya nama baik dan wibawa institusi Korps Kejaksaan.

Jadi lanjut Prasetyo semua jajaran harus tetap menjaga integritas, hal ini sangatlah dibutuhkan agar institusi Kejaksaan tetap mendapat kepercayaan dari masyarakat.

Selain itu Jaksa Agung juga meminta para bawahannya untuk memperhatikan petunjuk dan arahan masing-masing pimpinan, nah dengan demikian akan tercipta kesamaan pola pikir untuk membangun dan mempertahankan integritas, tegas Prasetyo didepan para Kepala Kejaksaan Negeri dan Kepala Kejaksaan Tinggi. (Hdr)

Kabiro Humas KPK: POM TNI AU dan KPK masih Tunggu BPK 

Foto: Gedung KPK (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Kasus dugaan korupsi pengadaan helikopter AW-101, Polisi Militer TNI AU dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), masih berkoordinasi dengan Badan   Pemeriksaan Keuangan (BPK).

” Hasilnya nanti akan digunakan untuk memproses tersangka dari TNI AU yang menyebabkan kerugian negara, dan perhitungan itu juga akan dimanfaatkan KPK untuk penanganan perkara dengan tersangka IKS,” ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada awak media Rabu (13/12/2017).

Masih kata Febri sedianya tanggal (12/12) pihak KPK akan memeriksa terhadap 6 saksi dari perwira TNI AU di Markas POM TNI Cilangkap, Jakarta Timur untuk tersangka Direktur Utama PT Diratama Jaya Mandiri Irfan Kurnia Saleh, akan tetapi keenam nya tidak hadir, namu n akan dijadwalkan ulang.

Koordinasi tim penyidik dengan kuasa hukum para saksi (Diskum TNI AU) telah menyampaikan bahwa surat panggilan yang di kirim KPK belum terdapat disposisi untuk para saksi guna hadir, dan akhirnya meminta pengunduran waktu hingga pekan depan pada Selasa (19/12), kata Febri.

Febri juga mengatakan pihak KPK dan POM TNI berkoordinasi sangat baik, bahkan pihak POM memfasilitasi kebutuhan guna pemeriksaan saksi dari militer.

Dalam perkara dugaan korupsi ini ada lima tersangka yang telah ditetapkan POM TNI, dua perwira TNI AU yakni Marsma TNI FA, dan letkol WW, sebagai pejabat pemegang kas, serta seorang Pelda S yang diduga menyalurkan dana-dana terkait dengan pengadaan kepada pihak-pihak tertentu, kemudian juga Kolonel Kal FTS, dan Marsda TNI SB (Asrena Kasau).

Sebelumnya KPK telah menetapkan Irfan sebagai tersangka pertama dari swasta, dia diduga meneken kontrak dengan pihak Augusta Westland, perusahaan joint venture West land Helicopter di Inggris dengan Agusta di Italia, nilainya Rp 514 miliar, akan tetapi dalam kontrak pengadaan helikopter dengan pihak TNI AU, nilai kontraknya Rp 738 miliar, terdapat kerugian negara sekitar Rp 224 miliar. (tim)

Kapolres Jakarta Barat: Satu orang pelaku narkoba terpaksa ditembak 

Foto: Kapolres Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi (kiri), Kombes Argo Yuwono (tengah), dan Kompol Lambe Patabang Birana (kanan) saat Press Release

dutainfo.com-Jakarta: Dalam penggerebekan kasus narkoba di sebuah hotel di kawasan Grogol, Jakarta Barat, pihak polres Jakarta Barat, terpaksa menembak mati satu orang pelaku saat ditangkap berusaha merebut senjata api petugas.

“Ya dalam penggerebekan satu orang terpaksa ditembak karena melawan dan merebut senjata petugas,” ujar Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi (13/12/2017).

Saat anggota melakukan penggerebekan di hotel kawasan Grogol, Jakarta Barat, kami mengamankan Ariyanto, DS, ZA, dan FA di sebuah kamar hotel, tiga orang DS, FA dan ZA kedapatan sedang mengisap narkoba jenis sabu.

Setelah dilakukan pemeriksaan ternyata masih ada satu temannya menginap dikamar lain, selanjutnya petugas menangkap ME beserta barang bukti 1 paket kecil sabu, jadi total kami amankan 5,1 kilogram sabu, ungkap Hengki.

Masih kata Hengki setelah dilakukan interogasi terhadap para pelaku bahwa sabu itu didapat dari Malaysia dan rencananya barang haram itu akan di kirim ke Palu, pengendalinya adalah AR. Sabu itu sebelumnya dibawa dari Palembang, Riau, dan Batam, ujarnya.

Petugas berhasil mengamankan AR di apartemen Cengkareng, Jakarta Barat. Dari hasil penggeledahan ditemukan 18 pil ekstasi yang ditemukan dalam dus HP.

Menurut keterangan pelaku AR barang haram itu didapat dari Mr BRO yang diduga sebagai pemasok narkoba lantas diedarkan oleh AR, kata Hengki.

Nah ketika ke 5 pelaku di minta menunjukan Mr BRO, pelaku AR mencoba melawan petugas dengan cara berusaha merebut senjata api anggota. 

Karena sudah membahayakan keselamatan anggota, petugas terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur kepada AR terpaksa dilakukan penembakan, saat dibawa menuju Rumah Sakit pelaku AR meninggal, tegas Kombes Hengki. (Hdr/tim)

Terkait Pengeroyokan Polisi 7 orang sudah diamankan 

​Foto: Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono saat konfrensi pers

dutainfo.com-Jakarta: Pengeroyokan terhadap dua anggota polisi di Celupuk II, Jalan Raya Jati Makmur, Pondok Gede, Bekasi, sudah 7 orang diamankan Polres Bekasi.

“Ya dua orang menyerahkan diri 5 orang kita tangkap jadi sudah 7 orang,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono kepada awak media (13/12/2017).

Setelah 7 orang diamankan masih ada satu orang lagi yang masih dalam pencarian terduga pengeroyokan dan pembacokan terhadap anggota polri yakni Iptu Panjang dan Bripka Slamet Aji, ungkap Argo.

masi kata Argo pelaku yang menyerahkan diri AMA dibujuk keluarganya untuk menyerahkan diri setelah beberapa hari bersembunyi di rumah saudaranya, peran AMA adalah pemukul korban dengan menggunakan pipa.

Namun masih kita dalami dulu apakah pipa besi atau paralon yang berisi semen, dan pihak kepolisian masih mencari satu terduga pengeroyok lagi.

Sementara kondisi kedua anggota polisi yg menjadi korban pengeroyokan sudah membaik nanti saya cek kembali di Rumah Sakit Polri, ujar Argo Yuwono.

Sebelumnya seperti diketahui kedua anggota polri itu menjadi korban pengeroyokan puluhan pemuda yang terlibat tawuran di Jalan Raya Jatimakmur, Pondok Gede, Bekasi, pada Minggu (3/12) dinihari.

Korban Iptu Panjang mengalami luka memar akibat pukulan benda tumpul dibagian bibir dan lutut.

Sementara Bripka Slamet Aji mengalami luka bacok disekitar tangan dan kaki. (Hdr/iyl)

Polisi Amankan 667 Preman Jelang Natal dan Tahun Baru 

Foto: (Istimewah)

dutainfo.com-Jakarta: Polda Metro Jaya mengamankan 667 orang preman menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2018, selama 4 hari sejak Kamis hingga Minggu, 7-10 Desember 2017.

Dari 667 orang aksi premanisme yang dilakukan di wilayah hukum Polda Metro Jaya, terdapat kasus jambret, parkir liar, copet, dan lainnya, ungkap Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Nico Afinta pada awak media (11/12).

Dari 667 orang tersebut telah kami lakukan penahanan dan ditetapkan sebagai tersangka sebanyak 95 orang karena terbukti melakukan tindak pidana sementara 570 orang di lakukan pembinaan dan ada dua orang dipulangkan karena tidak terbukti.

Sementara pembinaan terhadap 570 orang dilakukan kerja sama dengan pihak Dinas Sosial DKI Jakarta, tambah Nico.

Hal senada juga dikatakan Kabid Humas Polda Me tro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono, setelah melaksanakan operasi cipta kondisi pihak Polda akan melanjutkan kegiatan operasi Lilin Jaya 2017 yang akan digelar 23 Desember sampai 1 Januari 2018. Kami harapkan dengan adanya kegiatan ini tidak ada gangguan kamtibmas.  (Iyl)