Tournament Tenis Danrem 052/Wkr Resmi Dibuka 

Foto: Danrem 052/Wkr Kolonel Inf Iwan Setiawan Dan Walikota Jakarta Barat HM Anas Efendi

dutainfo.com-Jakarta: Dalam rangka HUT Korem 052/Wijayakrama, Komandan Korem 052/Wijayakrama Kolonel Inf Iwan Setiawan, megadakan kegiatan Tournament Tenis lapangan yang bertempat di lapangan tenis Central Park, Tanjung Duren, Jakarta Barat.

Pantauan dutainfo.com dilokasi pada Jum’at (10/11/2017), Sejumlah pejabat Jakarta Barat, turut hadir dalam acara pembukaan Turnament Tenis lapangan piala Komandan Korem Cup 2017 dalam rangka HUT Korem 052/Wijayakrama Ke-19.

Nampak hadir, Danrem 052/Wkr, Kolonel Inf Iwan Setiawan, Walikota Jakarta Barat H. Anas Efendi SH, Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Royke, Dandim 0503/JB Letkol Kav Andre Henry Masengi, dan Danramil 03/GP Kapten Inf Jefriansen Sipayung.

Dalam amanatnya Wali Kota Jakarta Barat M Anas Efendi mengatakan dengan adanya tenis lapangan memperebutkan piala cup Danrem 052/Wkr, ini menambah erat hubungan dan tali silahturahmi antara TNI, Polri dan Pemkodya Jakarta Barat.

Saat ini ASN di DKI Jakarta ketar ketir takut dipanggil Gubernur baru karena perutnya buncit, kalau Polri kan sudah dikumpulkan dan dilakukan upaya pencegahan kegemukan dengan rutin melaksanakan kegiatan olahraga, kegiatan olahraga sangatlah penting, ujar Anas Efendi.

Sementara Danrem 052/Wkr Kolonel Inf Iwan Setiawan sangat berterima kasih pada peserta yang telah ikut serta dalam kegiatan piala cup ini, dan khusus kepada Wali Kota Jakarta Barat dan Kapolres Jakarta Barat, saya mengucapkan terima kasih yang tak terhingga acara ini dapat terlaksana.

Masih Kata Danrem, acara ini dalam rangka HUT Korem 052/Wijayakrama Ke-19, telah bersinergi dengan jajaran pemerintahan dan Kepolisian.

Maka dengan itu Kolonel Inf Iwan Setiawan menghimbau pada peserta pertandingan agar menjaga sportifitas, menang atau kalah adalah hal bisa dalam suatu kompetisi, tutupnya. (Hdr/tim)

Danramil 03/GP Pimpin Upacara Hari Pahlawan 

Foto: Danramil 03/GP Kapten Inf Jefriansen Sipayung saat pimpin upacara Hari Pahlawan

dutainfo.com-Jakarta: Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 10 November 2017, Danramil 03/Grogol Palmerah Kapten Inf Jefriansen Sipayung menggelar upacara di Sekolah Menengah Kejuruan Bhara Trikora, Jelambar, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Hari Pahlawan Jum’at (10/11/2017, pada pukul 07.00 WIB, digelar upacara bendera di salah satu Sekolah Menengah Kejuruan Bhara Trikora, nampak terlihat bertindak sebagai inspektur upacara Kapten Inf Jefriansen Sipayung yang kesehariannya bertugas sebagai Komandan Koramil 03/GP, dalam gelar apel memperingati hari pahlawan itu diikuti peserta upacara terdiri dari Kepala Sekolah, para guru serta para siswa Bhara Trikora.

Dihadapan 500 peserta  upacara, inspektur Kapten Jefriansen dalam amanatnya mengatakan sebagai generasi penerus bangsa para siswa dituntut harus belajar dan selalu dapat meraih prestasi yang baik, janganlah berbuat yang sia-sia untuk negara ini contohlah para pahlawan-pahlawan kita, mereka berjuang demi membangun generasi muda selanjutnya agar berguna bagi nusa dan bangsa.

Kapten Jefriansen juga mengingatkan sebagai bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati dan menghargai jasa- jasa para pahlawanya.

Serta diakhir amanatnya Danramil juga mengingatkan para siswa agar menjauhi narkoba karena itu akan merusak hidup kalian dan masa depan, juga hindari tawuran sesama pelajar dimanapun juga, jadilah siswa yang berguna bagi negara dan menjadi kebanggaan masyarakat serta orang tua, tutup Jefriansen Sipayung. (Hdr)

Foto: Kapten Inf Jefriansen Sipayung saat menyampaikan amanat dalam rangka memperingati hari pahlawan.

Panglima TNI: Penyanderaan di Tembagapura, prioritas selamatkan penduduk 

Foto: Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo

dutainfo.com-Jakarta: Penanganan penyanderaan 1.300 orang di Tembagapura, Mimika, perlu langkah hati-hati maka dari itu Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, memprioritaskan keselamatan pendudud setempat.

” Kami akan melakukan tindakan akan tetapi prioritas utama adalah menyelamatkan masyarakat dengan langkah-lagkah yang soft,” ungkap Jenderal Gatot Kamis (9/11/2017)

Masih kata Jenderal Gatot apabila upaya negosiasi tidak berhasil akan upaya penumpasan, namun perlu dirumuskan tindakan yang tepat dan pasti.

“Apabila soft tidak bisa, baru kita lakukan langkah selanjutnya,” ucapnya.

Tim gabungan TNI-Polri akan segera dibentuk bersama Polri untuk operasi pembebasan sandera. Hal ini diperlukan melihat musuh mereka adalah anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Nanti akan diatur tim gabungan TNI-Polri, tugas Polri apa dan tugas TNI seperti apa, yang masuk kedalam karena itu bersenjata, karena itu indikasi OPM, dari TNI kedepan akan dibentuk oleh Pangdam bersama Kapolda disana Tutupnya. (Tim)

Terkait SPDP Pimpinan KPK, Kapolri Panggil Penyidik 

Foto: Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian

dutainfo.com-Jakarta: Penyidik pada Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Mabes Polri, dipanggil Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, terkait penerbitan SPDP, atas kasus yang dilaporkan Ketua DPR Setya Novanto terhadap pimpinan KPK Agus Rahardjo dan Saut situmorang.

” Ya telah saya panggil penyidik Bareskrim Dirtipidum mengenai kenapa SPDP itu diterbitkan,” ungkap Jenderal Pol Tito kepada awak media (9/11).

Keterangan penyidik sudah disampaikan, bahwasanya pada 9 Oktober telah masuk laporan oleh Setya Novanto, Jenderal Pol Tito Karnavian sudah mendengar semua apa yang disampaikan penyidik.

” Saya sudah mendengar dan mendapat laporan bahwa kasus ini dilaporkan tanggal 9 Oktober sebagai dampak dari keputusan praperadilan yang menganggap bahwa status tersangka saudara Setya Novanto tidak sah, sehingga yang dilaporkan adalah berarti langkah-langkah administrasi maupun langkah hukum yang dikerjakan oleh KPK,” ujar Kapolri.

Masih kata Jenderal Pol Tito, penyidik telah menindak lanjuti laporan Setya Novanto itu dengan memeriksa pelapor, saksi – saksi dan sejumlah dokumen yang diserahkan oleh pelapor, penyidik juga telah memeriksa saksi ahli.

Nah dari keterangan ahli dan saksi-saksi itu maka penyidik berpandangan bahwa kasus ini dapat ditingkatkan ke tahap penyidikan, namun Kapolri Jenderal Pol Tito menegaskan bahwa status keduanya masih terlapor.

Sekali lagi saya tegaskan bahwa saya tanya pada penyidik apakah status mereka berdua tersangka atau terlapor? terlapor jadi bukan tersangka, tutupnya. (Tim)

Tiga Anggota Polantas Diamankan Propam Polda Metro Jaya 

Foto: Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono (Ist)

dutainfo.com-Jakarta: Tim Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Metro Jaya, amankan tiga personel anggota Polantas Polda Metro Jaya diduga meminta uang damai kepada sejumlah pengendara saat Operasi Zebra 2017.

” Ya benar ada laporan itu,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono (8/11).

Ketiga anggota itu diamankan oleh tim dari Propam Polda Metro Jaya di Flyover Mampang, Gatot Subroto, Jakarta Selatan.

Ketiga anggota itu berinisial Brigadir ES, Brigadir AM, Brigadir ADP, sedang kan Brigadir M melarikan diri ketika hendak diamankan petugas Propam.

Keempat anggota ini memberhentikan kendaraan yang melanggar sistem pelat ganjil-genap, ketika diberhentikan, para pengendara tidak diberi surat tilang melainkan meminta sejumlah uang damai, ungkap Kombes Argo.

Hingga kini mereka dan barang bukti diamankan Subbidpaminal Bidpropam Polda Metro Jaya, guna pemeriksaan lebih lanjut. (tim)