Intel Bais, Dan Intel Polisi Amankan 53 WNA 

Foto: Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono.

dutainfo.com-Jakarta: Sebanyak 53 Warga Negara Asing asal China, kesemuanya pria ini diamankan petugas Intel saat akan berangkat ke Gresik menggunakan Bus.

“Ya ada 53 pria WNA asal China sesuai jumlah passport,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, pada awak media (10/2/2018).

Ke 53 WNA ini diamankan oleh Intel BAIS pengawasan orang asing dan Subdit 5 POA Intelkam Polda Metro Jaya, dan diserahkan pada Ditreskrimum Polda Metro Jaya yang di terima Pamenwas Polda Metro Jaya Kompol Raindra Ramadhan Syah, kata Argo Yuwono.

Berdasarkan keterangan sopir bus M Sanusi yang diperoleh dari polisi, 53 WNA itu naik bus dari Ruko Eksekutif Blok E No 35 Kapuk, Jakarta Barat dengan tujuan Gresik, Jawa Timur.

Argo juga mengatakan untuk lebih lanjut terkait tujuan 53 WNA asal China ini ke Gresik, petugas masih mendalami dan menyelidiki lebih lanjut, nanti setelah selesai akan diserahkan pada pihak Imigrasi Jakarta Utara, sampai saat ini belum ada indikasi terlibat pidana, tutup Argo. (Hdr/iyl)

Jaksa Agung: Dugaan Korupsi Cetak Sawah, kalau bisa dicegah ya dicegah 

Foto: Jaksa Agung HM Prasetyo saat memberikan keterangan pers

dutainfo.com-Jakarta: Kasus dugaan korupsi cetak sawah, selama bisa di cegah ya dicegah lha, himbau Jaksa Agung M Prasetyo.

” Ya kalu bisa dicegah, cegahlah, Kami tidak gemar langsung menindak,” ujar M Prasetyo, pada awak media, Jum’at (9/2).

Jaksa Agung HM Prasetyo dalam menanggapi kasus dugaan cetak sawah senilai Rp 4,1 triliun, ini menerangkan pihak Kejaksaan siap melakukan pendampingan proyek itu, selama diminta, agar proyek berjalan dengan baik.

” Ini kan cetak sawah termasuk proyek stategis juga,” ungkap Prasetyo.

Seperti diketahui sebelumnya proyek cetak sawah ini tadinya ditangani oleh pihak Kementerian BUMN, akan tetapi sekarang ditangani pihak Kementerian Pertanian.

Hingga kini kasus dugaan korupsi cetak sawah telah ditetapkan dua orang yang dijadikan tersangka yakni Dirut PT Sang Hyang Seri Upik Rosalina Wasrin sebagai pelaksana proyek sebesar Rp 317 miliar. Serta seorang lagi R Soetanto sebagai Direktur Operasional PT Hutama Karya.  (tim)

Kapolda Metro Jaya: Selamat Hari Pers, Tetap Jaga Keutuhan NKRI 

Foto: Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Idham Azis

dutainfo.com-Jakarta: Di Hari Pers Nasional (HPN) ke 32, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Idham Azis, berharap agar pers tetap menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dalam hal setiap pemberitaannya.

” Kami mengucapkan Selamat Hari Pers, semoga memberi angin segar bagi pengabdian insan pers didalam menjaga keutuhan NKRI, dan dapat memberikan pencerahan kepada masyarakat secara obyektif,” ucap Idham Azis, kepada awak media, Jum’at (9/2/2018).

Pada kesempatan ini Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis memberikan tumpeng pada awak media yang bertugas meliput di Polda Metro Jaya. Yang diwakili oleh Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono.

Pada kesempatan itu pula Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan insan pers merupakan mitra kerja kepolisian, dirinya berharap kerja sama dengan wartawan akan terus terjalin, guna membangun masa depan bangsa yang lebih baik, kita bersama-sama membangun negeri ini yang kuat, tutup Argo.  (Hdr/tim)

Kajari Depok: Kasus First Travel sudah lengkap 

Foto: Pelaku Dugaan Penipuan calon jamaah umroh First Travel

dutainfo.com-Jakarta: Kasus dugaan penipuan terhadap ribuan calon jemaah umroh First Travel, dengan para tersangka, Kiki Hasibuan, Anniesa Hasibuan, dan Andika Surachman, sudah lengkap dan sudah diserahkan pada Pengadilan Negeri (PN) Depok oleh pihak Kejaksaan Negeri Depok.

” Ya suda kita serahkan berkasnya hari ini dan sudah lengkap tinggal tunggu sidang saja,” ujar Kepala Kejaksaan Negeri Depok Sufari, pada awak media, Jum’at (9/2/2018).

Berkas perkara ini memang diserahkan mendekati waktu selesai penahanan tersangka, dikarenakan pengecekan berkas dan pe meriksaan dakwaan memerlukan kehati-hatian, t erlebih barang bukti banyak yang diserahkan penyidik Mabes Polri, ucap Supari.

Masih kata Supari kasus First Travel ini tentu tantangan pihak Kejaksaan dalam hal membuat dakwaan terhadap para tersangka, dikarenakan banyaknya barang bukti.

Sementara Humas Pengadilan Negeri Depok Teguh Afriano, mengatakan berkas kasus First Travel sudah diserahkan hari ini ke Pengadilan Depok, oleh pihak Kejaksaan Negeri Depok dan akan segera dilakukan persidangan. (Hdr/tim)

Koramil 03/GP Komitmen Perangi Narkoba 

Foto: Kapolres Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi dan Danramil 03/GP Kapten Inf Jefriansen Sipayung, TNI-Polri Sinergi perangi Narkoba.

dutainfo.com-Jakarta: Wilayah binaan Koramil 03/Grogol Palmerah, yang di nyatakan wilayah merah terhadap narkoba, seperti Kampung Boncos, Kota Bambu Selatan, Palmerah, Jakarta Barat, Koramil 03/GP, Komitmen bersama aparat Kepolisian akan mendukung dan membackup pembersihan peredaran dan jaringan narkoba di Kampung Boncos.

” Ya Koramil 03/GP komitmen dalam pemberantasan narkoba dan akan selalu mendukung aparat penegak hukum dalam memberantas peredaran serta jaringan narkoba,” ujar Danramil 03/GP Kapten Inf Jefriansen Sipayung, saat di Kampung Boncos, Rabu (7/2/2018).

Bukti komitmen kami perang terhadap narkoba, personel Koramil ikut membackup pengerebekan dan pengungkapan peredaran narkoba di Kampung Boncos, Kota Bambu Selatan, Palmerah, Jakarta Barat, pada Rabu (7/2), bersama jajaran Polres Jakarta Barat.

Masih kata Jefri yang turut mendampingi Kapolres Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi di Kampung Boncos, pengungkapan narkoba oleh Polisi telah berhasil mengamankan 9 orang, barang bukti sabu, dan senjata tajam.

Kami berharap masyarakat yang berada di Kampung Boncos bisa ikut peduli terhadap bahaya narkoba, ini jelas bisa merusak generasi muda.

Danramil juga berharap pada tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda agar dapat bersama-sama mencegah peredaran narkoba diwilayahnya. Laporkan segera pada petugas atau Babinsa serta Babinkamtibmas apabila menemukan peredaran dan jaringan narkoba di sekitar kampung kita, himbaunya. (Hdr)

Foto: TNI-Polri saat ungkap kasus narkoba di Kampung Boncos, Jakarta Barat.