Polres Jakbar Bubarkan Jukir Liar Yang Kerap Meminta Uang

Foto: Tim Pemburu Preman Polres Jakbar saat memberikan arahan pada Jukir Liar

dutainfo.com-Jakarta: Polres Jakarta Barat melalui Tim Pemburu Preman (TPP), membubarkan sekolompok Juru Parkir Liar (Jukir), yang kerap meminta uang kepada pengendara mobil yang melintas di bawah Fly Over Jembatan Besi dan Jembatan Pesing.

“Ya aksi mereka apabila tidak dikasih uang tak segan-segan menggores mobil yang tengah melintas,” ujar Katim Pemburu Preman Polres Jakabar Barat Bripka Empry pada awak media (4/10/2018).

Masih kata Bripka Empry sebelum membubarkan Jukir tersebut pihaknya juga melakukan penggeledahan namun tidak ditemukan barang-barang berbahaya ataupun mencurigakan.

“Mereka kami beri arahan agar tidak lagi melakukan pungli di jalanan, dan kita suruh kembali ke rumah masing-masing,” tutup Bripka Empry. (Hdr)

Polres Jakbar, Kejari Jakbar dan BNN Musnahkan Narkoba 50 Miliar

Foto: Wakapolres Jakbar AKBP Hanny Hidayat, Kasi Barang Bukti Kejaksaan Negeri Jakbar Puri Ayu SH MH, dan Kasat Narkoba Polres Jakbar AKBP Erick Frendiz saat melaksanakan pemusnahan barang bukti narkoba

dutainfo.com-Jakarta: Polres Jakarta Barat melalui Satuan Reserse Narkoba bersama Kejakasaan Negeri Jakarta Barat, dan Badan Narkotika Nasional melakukan pemusnahan barang bukti narkoba hasil pengungkapan periode Bulan Agustus dan September 2018.

Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi SIk MH melalui Wakapolres Jakarta Barat AKBP Hanny Hidayat mengatakan, barang bukti yang dimusnahkan ini sudah mendapatkan ketetapan status sita dari Kejaksaan Negeri Jakarta Barat guna dimusnahkan.

Dari pengungkapan selama periode dua bulan ini pihaknya berhasil mengamankan 14 orang tersangka dengan delapan kasus.

“Barang bukti yang dimusnahkan diantaranya 33 Kg sabu, 630 Pil ekstasi, 12,5 Kg Ganja,” ungkap AKBP Hanny pada awak media (2/10/2018).

Selain itu lanjut Hanny ada juga yang dimusnahkan, bahan-bahan pembuat sabu antaranya 8.164 butir pil Neo Napazin, serbuk 16.065 gram dan cair seberat 92.200 ml.

Sementara Kasat Narkoba Polres Jakbar AKBP Erick Frederick Sik MSi menambahkan untuk kasus sabu diungkap dari dua lokasi berbeda yakni 29 Kg Sabu di Koja Jakarta Utara, sedangkan 4 kg sabu di bilangan Ciracas Jakarta Timur, serta terdapat hasil ungkap bahan pembuat sabu dari pabrik sabu dikawasan Cipondoh, Tangerang dan hasil ungkap kasus 10 kg ganja di bilangan Pondok Aren, Tangerang Banten. Dari hasil ungkap ini petugas mengamankan 14 orang tersangka, katanya.

Pantauan duta info.com hadir pada giat tersebut diantaranya Wakapolres Jakbar, AKBP Hanny Hidayat, Kasat Narkoba Polres Jakbar AKBP Erick Frendiz Sik MSi, Kasi Barang Bukti Kejari Jakbar Putri Ayu SH MH, dan Asisten Pemerintahan Kota Jakbar Denny Ramadhani. (Hdr/Chand)

Panglima TNI Untuk Evakuasi Korban Gempa Masih Dibutuhkan Alat Berat

Foto: Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto

dutainfo.com-Jakarta: Proses evakuasi korban bencana gempa dan tsunami di Palu dan Donggala Sulawesi Tengah, masih dibutuhkan alat berat, guna mendukung kelancaran tugas pasukan dilapangan, hal ini disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

“Ya saat ini kita masih menggunakan alat berat milik TNI dan milik perusahaan diwilayah tersebut,” ujar Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, pada awak media, di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Senin (1/10/2018).

Masih kata Panglima TNI Marsekal Hadi, hingga saat ini proses evakuasi korban masih berlanjut dengan menggunakan alat berat.

“Hari ini TNI akan memberangkatkan tiga Batalyon Divisi 3/Kostrad guna membantu evakuasi korban,” ungkap Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. (Hdr/tim)

Operasi Nila Jaya Polda Metro Jaya Tangkap 539 Pelaku Narkoba

dutainfo.com-Jakarta: Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba mengelar operasi Nila Jaya 2018 sejak 12 September hingga 26 September 2018, hasil nya 539 dijadikan tersangka dari 443 kasus peredaran narkotika.

“Ya benar dari 47 target operasi, dua produsen tiga bandar, 490 pengedar, 44 penguna narkotika, berhasil diamankan,” ujar Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Wahyu Hadiningrat, Senin (1/10/2018).

Masih kata Brigjen Pol Wahyu dari 539 tiga diantaranya adalah warga negara Asing.

Selain para tersangka, petugas juga berhasil mengamankan barang bukti berupa sabu 7,09 Kg, Pil ekstasi 13.593 butir, heroin 68,21 gram, ganja 6,72 Kg, tembakau gorila 62,76 gram, Happy Five 14 butir, dan ketamine 8,80 gram, ungkap Wahyu.

Dalam kegiatan operasi Nila Jaya 2018 Polda Metro Jaya menurunkan 585 personel gabungan dari Diresnarkoba Polda, dan Jajaran Polres di Jakarta serta sekitarnya. (Hdr/tim)

Kejaksaan Agung Panggil Walikota Manado

Foto: Gedung Jampidsus Kejagung RI

dutainfo.com-Jakarta: Pihak penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung RI akan memanggil Walikota Manado Godbless Sofcar Vicky Lumentut, untuk diperiksa sebagai saksi untuk ketiga kalinya, terkait kasus tindak pidana korupsi pengunaan dana hibah penanggulangan bencana banjir Kota Manado pada tahun 2004.

“Ya Tim penyidik pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejagung akan mengagendakan pemeriksaan terhadap Vicky Lumentut, ujar Direktur Penyidikan Pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Warih Sadono, pada awak media, Senin (1/10/2018).

Masih kata Warih pemeriksaan ini masih dalam kapasitas sebagai saksi bukan tersangka terkait perkara tindak pidana korupsi penggunaan dana hibah penanggulangan banjir kota Manado tahun 2004.

“Rencananya besok penyidik akan memeriksa Godbless Sofcar Vicky Lumentut,” ungkapnya.

Sebelumnya diketahui Vicky Lumentut, sudah dua kali mangkir dari panggilan penyidik Kejaksaan Agung RI. (Hdr/tim)