Empat Preman Palak Pedagang Pasar Diamankan Polres Jakbar

Foto: Tim Pemburu Preman Polres Jakbar saat mengamankan 4 tersangka pemalak pedagang pasar Tomang

dutainfo.com-Jakarta: Tim Pemburu Preman Polres Jakarta Barat, mengamankan empat preman yang kerap melakukan pemalakan terhadap pedagang sayur di pasar Tomang Jakarta Barat.

“Ya para tersangka ini ditangkap atas dasar pengaduan para pedagang sayur yang kerap dipalak,” ujar Kepala Team TPP Polres Jakarta Barat, Briptu Helmi, Sabtu (7/9/2019).

Masih kata Helmi, selain mengamankan empat tersangka, kami juga menyita senjata tajam jenis clurit.

Ke empat tersangka ini tak hanya memalak pedagang sayur saja, mobil pengangkut sayur maupun container yang melintas kerap dijadikan sasaran dan mereka tidak mau kalau dikasih uang kurang dari Rp 5000.

“Berdasarkan keterangan para tersangka uang hasil pemalakan digunakan untuk membeli minuman keras,” ungkap Helmi.

Hingga kini keempat tersangka, kita amankan di Mapolres Jakarta Barat, guna proses hukum lanjutan.
(Elw/Hdr)

Walikota, Kapolres, Dan Dandim Jakbar: Papua adalah kita

dutainfo.com-Jakarta: Forum Komunikasi Pimpinan Kota Admininstrasi Jakarta Barat, yakni Walikota, Kapolres dan Dandim Jakarta Barat bersama Perhimpunan Masyarakat Papua menggelar aksi damai untuk Papua dengan mengusung “Papua adalah Kita, Bersatu Merajut Indonesia,” yang akan digelar dipelataran Meseum Fatahilah Kota Tua, Jakarta Barat, Jumat 6 September 2019.

Aksi damai itu akan dilakukan dengan cara unik, potret tanah Papua akan dibawa ke Kota Tua, Jakarta Barat dengan suasana malam yang penuh dengan keakraban dan kedamaian.

Kegiatan tersebut adalah inisiatif dari Kapolres Jakarta Barat, Dandim 0503/Jakarta Barat, dan Walikota Jakarta Barat bersama Masyarakat Papua di Jakarta Barat, dengan tujuan untuk bersama-sama menjaga perdamaian di bumi Cendrawasih dan juga masyarakat Papua yang tinggal di Jakarta dapat hidup harmonis dan berdampingan.

Kegiatan tersebut juga akan menyuguhkan hiburan bagi masyarakat dengan mempersembahkan tarian Yospan yang akan dibawakan oleh Masyarakat Papua dan Pimpinan Kota Jakarta Barat.

Kapolres Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi Sik MH, mengajak masyarakat untuk dapat berpartisipasi dalam acara ini, “Semua masyarakat bisa hadir untuk memeriahkan acara yang penuh makna ini ada pesan damai untuk Papua yang mengusung tema” Papua Adalah Kita, Bersatu Merajut Indonesia”.

Sementara Dandim 0503/JB Letkol Kav Valian Wicaksono Magdi S.Sos menambahkan acara ini adalah memiliki pesan damai dalam balutan budaya Papua yang dapat diperkenalkan kepada masyarakat luas terutama yang ada di Jakarta “Masyarakat tentu sangat antusias dengan acara budaya Papua ini”.

Acara ini akan dihadiri sejumlah artis ibu kota, tokoh Papua Lenis Kogoya, Mantan Wagub Papua Barat Irene Manibuy, dan sederet artis ibu kota.
(Hdr)

Penyidik Pidsus Kejagung Periksa Mantan Pejabat PT Kimia Farma

dutainfo.com-Jakarta: Kejaksaan Agung melalui penyidik pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, memeriksa mantan Manager Akuntansi PT Kimia Farma Tulus Warjono.

“Ya kemarin Rabu (4/9) penyidik pidsus Kejagung periksa Tulus Warjono mantan Manager Akuntansi PT Kimia Farma periode tahun 2016,” ujar Kapuspenkum Kejagung RI Mukri, pada awak media, Kamis (5/9/2019).

Masih kata Mukri, yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi dugaan korupsi pengadaan obat vaksin dan perbekalan kesehatan untuk penyakit AIDS tahap pertama Kemenkes tahun 2016.

“Tulus diperiksa terkait dengan pembayaran dan penerimaan atas penjualan obat AIDS dan PMS kepada PT Kimia Farma Trading & Distribution dan pembelian obat AIDS dan PMS ke perusahaan Myland, Hetero,” ungkap Mukri.

Kasus dugaan tindak pidana korupsi ini pada tahun 2016 Direktorat Tata Kelola obat publik dan perbekalan kesehatan pada Direktorat Jenderal ke Farmasian dan alat Kesehatan Kementrian Kesehatan dengan dana bersumber dari APBN, telah melaksanakan pengadaan obat, vaksin, dan pembekalan kesehatan tahap ke 1 dan selaku penyedia barang yakni PT Kimia Farma Trading & Distribution dengan nilai kontrak Rp 211.649.987.736.

Penyidik menduga telah terjadi penyimpangan dengan tidak mempedomani peraturan-peraturan pengadaan barang atau jasa pemerintah, tutupnya. (Tim)

BNNP DKI Ungkap 3 Ribu Ekstasi Di Jakbar, 4 Oknum TNI Diserahkan Ke POM TNI

Foto: Wakil Asisten Administrasi Garnisun 1/Tetap Jakarta Letkol Amir Hidayat, saat press Conference di BNNP DKI

dutainfo.com-Jakarta: Badan Narkotika Nasional Provinsi DKI, Jakarta berhasil mengungkap peredaran narkotika jenis pil ekstasi sebanyak 3 ribu butir, di hotel kawasan Tamansari, Jakarta Barat.

Dari tujuh tersangka yang diamankan, 4 orang merupakan oknum TNI.

“Ya para tersangka ditangkap pada Senin (2/9) di kamar hotel kawasan Tamansari, Jakarta Barat,” ujar Kepala BNNP DKI, Brigjen Pol Tagam Sinaga, pada awak media, Kamis (5/9/2019).

Masih kata Brigjen Tagam, kita amankan 7 orang tiga orang sipil, sedangkan 4 oknum TNI.

“Tim telah mengawasi 3 tersangka warga sipil yakni SN (46), MSN (45), dan NDL, kami awasi bebrapa bulan terakhir,” ungkapnya.

Namun begitu kita grebeg ternyata didalam ada juga 4 orang yang diduga oknum TNI.

Selanjutnya karena 4 orang ini diduga oknum TNI, maka prosesnya kita serahkan pada Polisi Militer Garnisun Tetap 1/Jakarta.

Selain 7 tersangka, kami juga menyita barang bukti 3 ribu pil ekstasi, 1 pucuk airsoftguns, 17 Hp dan dua unit mobil.

Sementara Wakil Asisten Administrasi Garnisun 1/Tetap Jakarta Letkol Amir Hidayat menambahkan ada sekitar 5 oknum TNI yang ikut diamankan, 3 sudah diserahkan ke Pomal, dan 2 lainya diambil Polisi Militer Kodam Jaya (Guntur).

“Kami akan menyelidiki secara mendalam terhadap para oknum TNI itu, dan akan diperiksa di POMDAM JAYA,” ungkap Letkol Amir.
(Tim)

Polres Jakarta Barat Ungkap Ribuan Narkoba Dalam Waktu 2 Bulan

Foto: Barang bukti Ribuan Narkoba Dimusnahkan Polres Jakarta Barat

dutainfo.com-Jakarta: Dalam kurun waktu 2 bulan Polres Jakarta Barat, memusnahkan barang bukti narkoba terdiri dari 32.9 kg sabu, 12,9 kg ganja, dan 44 ribu butir pil ekstasi, total senilai Rp 50 Milyar.

Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi Sik,MH, mengatakan karena barang bukti dalam jumlah besar, pihaknya harus segera memusnahkan, hal ini juga untuk melengkapi Berkas Acara Pemeriksaan.

“Narkoba adalah musuh besar negara dan kami jajaran tidak akan mentolerir hal tersebut,” ujar Kombes Hengki.

Masih kata Hengki, barang bukti yang dimusnahkan adalah hasil ungkap bulan Juli sampai Agustus 2019 dengan barang bukti 32,9 kg sabu, 12,9 kg ganja, dan 44 ribu pil ekstasi.

“Untuk ganja merupakan sindikat jaringan lintas kampus, sedangkan sabu merupakan sindikat Internasional Malaysia-Indonesia yang kita ungkap di Kepulauan Riau,” ungkap Hengk, pada awak media, Kamis (5/9/2019).

Dalam ungkap kasus terakhir Kasat Narkoba Polres Jakarta Barat AKBP Erick Frendriz Sik Msi, telah melaksanakan penyelidikan selama 2 bulan dimulai adanya informasi dari keterangan para tersangka penangkapan sebelum yakni narkotika jenis sabu sebanyak 30 kg pada bulan Juni 2019 lalu di Siak Kepualaun Riau.

Dalam penyelidikan itu pengiriman narkotika sabu dan pil ekstasi serta psikotropika yang dikirim dari Malaysia oleh tersangka PK (DPO) melalui jalur laut menggunakan speed boat, lalu menghubungi tersangka NR untuk mengambil narkotika di pantai Tanjung Leban, Bengkalis Riau.

“Setelah dilakukan penyelidikan kita tangkap dan pengerebekan di Perumahan Griya Tika Utama Tanah Merah, Pekan Baru Riau dan menangkap 3 orang NR (36), MP (34), dan RC (23),” kata Hengki.

Selain para pelaku petugas juga menyita barang bukti 4 bungkus plastik besar berisi sabu seberat 4 kg, 2 plastik berisi 20 ribu ekstasi, 13 bungkus plastik 10 ribu pil happy five, dan 2 unit mobil.

Masih lanjut Hengki, dalam pemusnahan barang bukti narkoba senilai 50 Milyar merupakan harga dilevel end user dalam ungkap selama periode dua bulan dengan 12 kasus, 1 kasus home industri dan 1 kasus jaringan Internasional Malaysia-Indonesia denga jumlah tersangka 16 orang.

Hadir pada pemusnahan barang bukti narkoba di Polres Jakarta Barat, yakni Wakil Walikota Jakarta Barat M Zein, Kasi Pidsus Kejari Jakarat Barat Edwin Beslar, Danramil 03/GP Kapten Inf Irwan, dan Para Perwira Staf Polres Jakarta Barat. (Hdr/elw)