Kapolsek Cengkareng Dan Danramil 04/Ckr Besuk Tokoh Agama

Foto: Kapolsek Cengkareng Kompol H Khoiri SH MH dan Danramil 04/Ckr Kapten Inf Sudarsono saat membesuk KH Abdul Mubin

dutainfo.com-Jakarta: Disela-sela kesibukannya melaksanakan pengamanan persiapan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI, Kapolsek Cengkareng Kompol H Khoiri SH MH, dan Danramil 04/Ckr Kapten Inf Sudarsono serta para personel tetap meluangkan waktu untuk membesuk salah satu tokoh agama KH Abdul Mubin guru Pondok Pesantren Al Itqon, di Rumah Sakit Hermina, Kalideres Jakarta Barat, Jumat (18/10/2019).

“Niat kita adalah silahturahmi dan semoga KH Abdul Mubin yang sedang sakit diberikan ketabahan dan kesembuhan,” ujar Kompol H Khoiri.

Dalam kesempatan itu Kapolsek juga menitipkan diri dan mohon bantuan dalam memerangi faham radikalisme.

“Dengan bantuan para Kyai melalui pondok pesantren kami yakin faham radikalisme tidak akan berkembang,” ucapnya.

Dan tak lupa Kapolsek juga menyampaikan tentang persekusi maupun ancaman hukuman bagi pelakunya.

“Mari kita bersama menjaga keamanan dan kenyamanan Cengkareng Jakarta Barat, apabila menjumpai postingan yang sekiranya bersifat Sara ataupun Fitnah silahkan laporkan ke Polisi dan jangan sampai melakukan persekusi,” ungkapnya.

Sementara Danramil 04/Ckr Kapten Inf Sudarsono mendoakan bagi kesembuhan KH Abdul Mubin.

“Mari kita doakan kesembuhan dan kesehatan KH Abdul Mubin,” kata Kapten Inf Sudarsono.

Selain membesuk dan berdoa untuk kesehatan KH Abdul Mubin, tentu ini bentuk silahturahmi dan mempererat hubungan yang baik.
(Chand/Hdr)

Lagi Tim Intelijen Kejagung Tangkap Buron Kasus Korupsi

Foto: Jamintel Kejagung Jan S Maringka saat di KPK (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Tim Intelijen Kejaksaan Agung, kembali tangkap buronan kelas kakap Soedirjo Aliman alias Jeng Tang, setelah dua 2 tahun dinyatakan buron, buronan Jeng Tang ditangkap di Senayan, Jakarta, pada Kamis 17 Oktobers 2019, pukul 00.15 WIB.

“Ya benar ditangkap di Senayan, Jakarta,” ujar Jamintel Kejagung, Jan S Maringka, pada awak media, Kamis (17/10).

Masih kata Jan Maringka, saat ini buronan Jeng Tang sementara dititipkan di Kejari Jakarta Selatan.

Buronan Jeng Tang ditangkap terkait kasus korupsi sewa lahan di Makasar, Sulawesi Selatan.

“Dalam perbuatan Jeng Tang telah menyebabkan terhambatnya pembangunan Pelabuhan Makassar New Port, yang termasuk dalam proyek strategis nasional,” ungkap Jan Maringka.
(Tim)

Polres Jakarta Barat Bersama TNI Gelar Doa Bersama

dutainfo.com-Jakarta: Menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI pada 20 Oktober 2019 sekaligus meningkatkan soliditas mengawal NKRI, Polres Jakarta Barat bersama TNI melaksanakan doa bersama, pada Rabu (16/10/2019) malam.

Kegiatan tersebut diawali pembacaan Surat Yasin serta doa yang dipimpin Ustad Sulaiman.

Dalam sambutannya Kasat Intelkam Polres Jakarta Barat AKBP Yuniar Sik, mengatakan TNI dan Polri bersatu kita hebat, TNI-Polri bersama kita kuat.

Sementara Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi Sik MH, menambahkan bahwa tema hari ini adalah tema doa bersama.

Masih kata Hengki saya sering memberikan Quote kepada teman-teman tentang orang tidak percaya kalau ada pahlawan, jika dia tidak mengetahui bapak saya karena bapak saya adalah tentara.

“TNI adalah benteng terakhir dari NKRI. Karena benteng terakhir akan dirusak oleh pihak ke 3. TNI dan Polri hanya beda seragam saja akan tetapi tugas TNI-Polri sama- sama menjaga NKRI, menjagamu ideologi NKRI,” ugkapnya.

Melalui doa bersama ini, lanjut Hengki TNI-Polri menunjukan sinergitas kolaborasi untuk menjaga keamanan negara, optimistis pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih nanti berjalan lancar.

“TNI-Polri rukun dan damai mari kita tunjukan soliditas kita. Mari kita tunjukan persamaan kita. Tidak ada tugas seberat apapun yang tidak bisa kita selesaikan secara bersama. TNI-Polri akan mengahadapi siapapun yang menggangu pelantikan Presiden pada tanggal 20 oktber mendatang,” tegas Hengki.

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi Sik, MH, para Perwira jajaran Polres Jakarta Barat, Anggota TNI, Brimob, dan Ibu Bhayangkari.
(Elw/Hdr)

Polsek Kembangan Jakbar, Amankan Pemuda Yang Aniaya Pacarnya

Foto: Pelaku saat diamankan Polsek Kembangan Jakarta Barat

dutainfo.com-Jakarta: Seorang pria berinisial RH (26), diamankan Polsek Kembangan, Jakarta Barat, diduga melakukan penganiayaan terhadap teman dari pacarnya.

Korban Aprian Pancahyo dianiaya RH di Pasar Pengampunan, Srengseng, Kembangan Jakarta Barat pada Senin 16 September 2019, dan mengalami luka yang cukup parah.

Kapolsek Kembangan Jakarta Barat, AKP Fahrul mengungkapkan kejadian bermula pada Senin 16 September 2019, kala itu RH bersama Putri menyewa apartemen harian.

Selanjutnya Putri meminta izin kepada pelaku untuk menjemput temannya di lobi apartemen namun dirinya tak kembali lagi ke kamar apartemen sehingga pelaku menelpon namun tidak diangkat.

Pelaku RH langsung mendatangi rumah putri dengan membawa pisau dapur yang terselip dipinggang.

Ketika sampai di rumah putri pelaku melihat korban sedang berjalan dengan sang pacar, dibakar api cemburu pelaku ribut dengan korban.

“Pelaku melakukan penganiayaan dengan cara menusuk korban dengan menggunakan pisau ke arah kepala korban sehingga korban luka parah,” ujar AKP Fahrul, Rabu (16/10/2019).

Sementara Kanit Reskrim Polsek Kembangan AKP Rulian Syauri menambahkan pelaku saat ini sudah diamankan dan sudah diperiksa.

“Kita sudah amankan bersama Panit dan anggota reskrim,” ungkapnya.

Selain itu kami juga melakukan penyisiran mencari barang bukti yang dibuang pelaku.

Hingga saat ini pelaku dan barang bukti kami amankan di Mapolsek Kembangan, guna menjalani proses hukum lanjutan. (Chand/Hdr)

Wali Kota Medan Ditangkap KPK

Foto: Humas KPK Febri Diansyah

dutainfo.com-Jakarta: OTT KPK kali ini mengamankan Walikota Medan Dzulmi Eldin, dan barang bukti uang Rp 200 juta.

“Ya ada uang lebih dari Rp 200 juta diduga praktik setoran dari dinas-dinas sudah berlangsung beberapa kali,” ujar Humas KPK Febri Diansyah, pada awak media, Rabu (16/10/2019).

Namun Febri belum merinci secara detail dari mana sumber uang tersebut.

Selain Dzulmi Eldin, tim OTT KPK juga mengamankan 6 orang lainnya.
Ketujuh orang tersebut masih diperiksa secara intensif oleh penyidik KPK.
(Tim)