Polda Metro Jaya: 39 polisi dan 265 mahasiswa terluka saat Demo

Foto: Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Edy Pramono, saat Konpers terkait kericuhan aksi demo di Ged DPR RI (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono menyebutkan ada 39 polisi dan mahasiswa jadi korban luka saat demo di Gedung DPR RI Jakarta Pusat yang berakhir pada kericuhan.

“Kita sudah melakukan pendataan ada 254 yang dirawat jalan di berbagai rumah sakit dan 11 orang lainnya dirawat inap,” ujar Irjen Eddy Gatot Eddy, saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Rabu (25/9/2019).

Namun Kapolda Metro Jaya tidak merinci luka apa saja dari pihak mahasiswa dan polisi.

Kami masih melakukan pendalaman apa penyebabnya.

“Terdapat mahasiswa yang terkena gas air mata lantas dorong-dorongan,” ungkapnya.

Selain adik-adik mahasiswa juga terdapat korban dari pihak kepolisian yang terluka saat mengamankan demo.

“Ada kerugian korban dari kepolisian sebanyak 39 orang luka terkena lemparan batu, ada juga yang tangannya patah sekarang masih dirawat inap,tutup Gatot.
(Tim)

Polda Metro Jaya: 39 polisi dan 265 mahasiswa terluka saat Demo

Foto: Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Edy Pramono, saat Konpers terkait kericuhan aksi demo di Ged DPR RI (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono menyebutkan ada 39 polisi dan mahasiswa jadi korban luka saat demo di Gedung DPR RI Jakarta Pusat yang berakhir pada kericuhan.

“Kita sudah melakukan pendataan ada 254 yang dirawat jalan di berbagai rumah sakit dan 11 orang lainnya dirawat inap,” ujar Irjen Eddy Gatot Eddy, saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Rabu (25/9/2019).

Namun Kapolda Metro Jaya tidak merinci luka apa saja dari pihak mahasiswa dan polisi.

Kami masih melakukan pendalaman apa penyebabnya.

“Terdapat mahasiswa yang terkena gas air mata lantas dorong-dorongan,” ungkapnya.

Selain adik-adik mahasiswa juga terdapat korban dari pihak kepolisian yang terluka saat mengamankan demo.

“Ada kerugian korban dari kepolisian sebanyak 39 orang luka terkena lemparan batu, ada juga yang tangannya patah sekarang masih dirawat inap,tutup Gatot.
(Tim)

Polres Jakarta Barat Amankan 17 Perusuh Yang Bakar Pospol Slipi

Foto: Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi Sik MH

dutainfo.com-Jakarta: Terkait pelemparan molotov di Pospol Slipi, Polres Jakarta Barat amankan 17 orang perusuh.

“Ya hingga kini kami telah mengamankan 17 orang terkait kasus pengerusakan dan pembakaran pos lantas di Slipi,” ujar Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi Sik MH, pada awak media, Rabu (25/9/2019).

Masih kata Kombes Hengki, para pelaku pembakaran Pos Polisi yang diamankan rata-rata masih berusia dibawah umur.

“Para pelaku diamankan dibawah kolong tol Slipi dan Petamburan, mereka bukan warga Jakarta,” ungkap Hengki.

Semua pelaku bukan berasal dari Jakarta ini akan terus kami selediki.

Kapolres juga mengatakan pola aksi yang dilakukan para pelaku mirip dengan saat aksi 22 Mei 2019.

“Ini bukan mahasiswa tetapi perusuh, polanya sangat mirip 22 Mei,” kata Hengki.

Ada dugaan massa liar yang sengaja datang bikin kerusuhan, tutupnya.
(Tim/Hdr)

Secara Persuasif Personel Kodam Jaya Dan Marinir Minta Mahasiswa Bubarkan Diri

Foto: Personel TNI secara persuasif minta mahasiswa bubarkan diri (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Personel TNI dari Kodam Jaya dan Marinir berada di garda terdepan guna memenangkan aksi demo mahasiswa yang masih bertahan di Jakarta Convention Center Senayan dan sekitar gedung DPR RI, pada Selasa (24/9/2019) malam.

Para prajurit TNI meminta secara persuasif kepada mahasiswa untuk dapat membubarkan diri, himbauan ini berhasil dan sejumlah mahasiswa mengucapkan “Terima Kasih TNI, Hidup TNI.

Situasi sudah mulai kondusif personel TNI dan Mahasiswa terlihat mencairkan suasana dan saling bercanda.

Sementara aparat kepolisian tetap siaga di barisan kedua.
(Tim)

Pagar DPR RI Dirusak Mahasiswa Pasukan TNI Siaga

Foto: Pagar gedung DPR RI yang dijebol mahasiswa (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Ratusan Mahasiswa merusak pagar belakang gedung DPR RI dan merangsek masuk gedung, pasukan TNI ikut bersiaga antisipasi masuknya mahasiswa.

Setelah sebelumnya ratusan mahasiswa ini sempat dibubarkan polisi dengan gas air mata, sekitar pukul 18.00 WIB, didepan gedung DPR RI.

Namun mahasiswa menuju ke belakang gedung DPR RI, dan merusak pagar hingga jebol, polisi pun kembali menembakan gas air mata, hingga mahasiswa terlihat lari terpecah ke arah Palmerah.

Sementara gerbang belakang gedung DPR RI yang dijebol mahasiswa mendapat penjagaan ketat dari pihak TNI. (Tim)