Franky Si Penabrak Tamansari Konsumsi Sabu Setiap Hari

Mobil yang digunakan Franky saat tabrak lari di Taman Sari Jakarta Barat

dutainfo.com-Jakarta: Masih ingat pelaku tabrak lari di Jalan Hayam Wuruk, Taman Sari, Jakarta Barat, Franky (40) disebut sudah lama menggunakan sabu, bahkan dia harus mengunakan narkoba jenis sabu setiap hari.

“Benar, setiap hari dia bisa dikatakan menggunakan sabu, secara rutin, mungkin karena levelnya sudah rutin,” ujar Kanit Reskrim Polsek Taman Sari AKP Tango Siregar, pada awak media, (2/9).

Masih kata AKP Rango dari pengakuan Franky dirinya selalu membawa paket sabu agar mudah dikonsumsi setiap harinya, alasan konsumsi sabu agar semangat menjalani rutinitas.

“Jelas dia pemakai berat. Setiap hari bawa sabu,” ungkap AKP Rango.
Sebelum kejadian tabrak lari, Franky sempat menggunakan sabu di parkiran kawasan Lokasari, mungkin dia sudah agak drop lantas mengkonsumsi sabu, namun tempatnya tidak pasti bisa dimana saja.

Sebelumnya diketahui Franky mengendari mobil Grand Livina warna hitam dengan Nomor Polisi B 1965 UIQ, diduga telah menabrak lari di Jalan Hayam Wuruk, Taman Sari, Jakarta Barat, kendaraannya sempat dirusak massa dan Franky juga sempat dihakimi massa. Beruntung ada petugas yang datang membawanya ke Pos Lantas. (Hdr/Elw)

Polres Jakarta Barat Tangkap Tiga Pemuda Bawa Tramadol Dan Bong Sabu

Foto: Barang bukti dan pelaku saat diamankan Tim Pemburu Preman
Polres Jakbar

dutainfo.com-Jakarta: Tiga pemuda asal Tambora Jakarta Barat, yakni HTH (22), HI (20), dan DE (17), ditangkap Tim Pemburu Preman (TPP) Polres Jakarta Barat, karena kedapatan membawa dua butir obat jenis Tramadol dan tiga jenis Exemer, pada Minggu (2/9/2018) dini hari.

“Ya benar kejadian tersebut saat tim melakukan observasi wilayah, dan mencurigai gerak-gerik ke tiga pemuda tersebut,” ucap Kepala Tim 3 TPP Polres Jakarta Barat Bripka Alex pada awak media (2/9).

Dari ketiga pemuda itu kita sita Tramadol dan tiga jenis Exemer, selanjutnya kita lakukan pengembangan kasus.

Dari pengembangan kasus, kita berhasil mengungkap para pelaku membeli di toko, dan hasilnya tim mengamankan barang bukti 50 pil Tramadol, 4 strip Tramadol, dan 4 alat hisap sabu (Bong) serta 1 bungkus sisa sabu.

Selain barang bukti petugas juga berhasil mengamankan pemilik toko obat UY (55), dan AL (27) hingga saat ini para pelaku dan barang bukti masih menjalani pemeriksaan di Mapolsek Tambora, Jakarta Barat, ungkap Bripka Alex. (Hdr/Elw)

Penyidik KPK Langsung Tahan Mantan Mensos Idrus Marham

dutainfo.com-Jakarta: Mantan Menteri Sosial Idrus Marham, resmi langsung ditahan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), setelah menjalani pemeriksaan perdana, Idrus dijadikan tersangka atas dugaan kasus suap proyek pembangunan PLTU-Riau-1, Jum’at (31/8/2018) adalah hari Kramat baginya.

Setelah selesai menjalankan pemeriksaan oleh penyidik KPK, sekitar pukul 18.15 WIB, Idrus keluar ruangan dengan memakai rompi oranye bertuliskan tahanan KPK.
Sementara Humas KPK Febri Diansyah mengatakan penahanan Idrus Marham dilakukan selama 20 hari kedepan dan dapat diperpanjang.

Kasus ini bermula saat penyidik KPK menetapkan Eni Maulani Saragih sebagai tersangka diduga menerima suap terkait proyek pembangunan PLTU Riau-1.

Didalam operasi tangkap tangan oleh tim KPK berhasil menyita uang Rp 500 juta dari Eni Maulani Saragih.
Tersangka Eni diduga menerima Rp 4,5 miliar terkait proyek dari pemegang saham Blackgold Natural Resources Ltd, Johannes B Kotjo yang juga sudah menjadi tersangka. (Hdr/elw)

KPK: Eni Maulani Saragih kembalikan uang Rp 500 juta

Foto: Humas KPK Febri Diansyah

dutainfo.com-Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), tersangka Kasus dugaan suap PLTU Riau-1, Eni Maulani Saragih telah mengembalikan uang Rp 500 juta pada KPK.

“Ya benar tersangka EMS sudah mengembalikan uang Rp 500 juta kepada penyidik KPK,” ujar Humas KPK Febri Diansyah, pada awak media (30/8/2018).

Masih kata Febri uang itu akan dijadikan barang bukti dalam kasus ini.

Febri juga berharap pihak lainnya yang turut menerima aliran dana itu segera mengembalikan juga ke penyidik KPK.

“Ya ini jelas perlu kita lihat sebagai sikap kooperatif” katanya.

Sebelumnya diketahui kasus ini berawal mula dari Operasi Tangkap Tangan KPK terhadap Eni Maulani Saragih yang saat itu menjabat Wakil Ketua Komisi VII DPR RI.

Kemudian penyidik KPK menetapkan Eni sebagai tersangka diduga menerima suap dari Johannes Kotjo pemegang saham Blackgold Natural Resources Ltd. (Elw/Hdr)

Didalam Mobil Penabrak Motor Di Tamansari Ditemukan narkoba

Foto: Mobil Pelaku Franky ringsek hajar Trotoar busway (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Penabrak motor dengan mobilnya di Tamansari, Jakarta Barat, Franky sempat mencoba untuk kabur, namun dihadang massa dan merusak mobilnya, beruntung dia diamankan ke Pos Polantas.

“Pengemudi motor yang ditabrak tidak ada luka-luka, hanya kerusakan motor saja,” ujar Kasat Lantas Polres Jakarta Barat AKBP Ganet Sukoco, pada awak media (30/8/2018).

Peristiwa itu terjadi pada siang tadi sekitar pukul 13.00 WIB di Jalan Hayam Wuruk, Tamansari, Jakarta Barat.

Pelaku Franky hingga kini masih menjalani pemeriksaan secara intensif di Mapolsek Tamansari, diketahui didalam mobilnya diketemukan barang bukti narkoba dan alat hisap sabu (bong).

Polisi melakukan tes urine terhadap Franky hasilnya positif menggunakan narkoba.
(Hdr/tim)