KPK Tangkap Bupati Mesuji Berikut 1 Kardus Uang

dutainfo.com-Lampung:Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi kembali menangkap Bupati di Lampung, kali ini adalah Bupati Mesuji Khamami, selain itu tim juga menyita barang bukti berupa uang yang berada dalam dus sebanyak Rp 1 miliar.

“Ya benar tadi telah kita amankan uang dengan pecahan Rp 100 ribu,” ucap Humas KPK Febri Diansyah, Kamis (24/1/2019).

Masih kata Febri, uang yang diamankan diduga berasal dari realisasi proyek infrastruktur di dinas PUPR Kabupaten Mesuji.

“Diduga bagian dari realisasi komitmen fee proyek-proyek infrastruktur di dinas PUPR tahun anggaran 2018,” ungkap Febri.

Selain Bupati Mesuji, ada delapan orang yang ikut ditangkap dalam operasi itu, diduga ikut dalam realisasi pemberian suap terhadap Bupati Mesuji.

“Total delapan orang yang ditangkap tim ditempat berbeda di Lampung,” jelas Febri.

Lokasi penangkapan di tiga lokasi yakni Bandar Lampung, Lampung Tengah, dan Mesuji.

Sementara mereka diamankan ke Mapolda Lampung guna menjalani pemeriksaan awal.

KPK menduga ada beberapa proyek karena nilai Commitment fee nya cukup besar, nanti akan didalami lagi, tutup Febri Diansyah. (Hdr/tim)

Pengendara Motor Tewas Kecelakaan Di Daan Mogot

Foto: Korban kecelakaan lalu lintas di Daan Mogot Jakbar saat dievakuasi

dutainfo.com-Jakarta: Kecelakaan terjadi antara sepeda motor dengan mobil box di Jalan Daan Mogot Raya, Jakarta Barat, mengakibatkan pengendara motor yang bernama Ngatirin tewas ditempat, Rabu (23/1/2019) malam.

“Ya telah terjadi kecelakaan pada saat sepeda motor jenis Suzuki Satria AE 5766 QL melaju di Jalan Daan Mogot dari arah timur menuju barat, tepatnya depan Satelindo, mengakibatkan pengendara motor meninggal dunia ditempat,” ujar Kasat Lantas Jakarta Barat AKBP Ganet Sukoco, pada awak media, Kamis (24/1/2019).

Masih kata AKBP Ganet, pengemudi motor saat itu menghindari perbaikan jalan, bergerak ke kanan bagian stang kanannya menyerempet bagian mobil box B 9040 CEN yang dikemudian saudara Jaka Purnama.

“Akibatnya korban bersama sepeda motornya jatuh ke kiri dan korban terlindas roda belakang kiri mobil box yang melaju searah dengan korban.

Korban mengalami luka di bagian kepala dan meninggal dunia ditempat, ungkap Ganet.

“Jenazah korban sudah dievakuasi ke RSUD Tangerang, sedangkan sepeda motor korban kami amankan di unit Lantas Jakarta Barat,” tutupnya. (Chand)

Terkait Narkoba, Polsek Cengkareng Razia Kampung Ambon

Foto: Pelaku saat diamankan Polsek Cengkareng Jakbar

dutainfo.com-Jakarta: Sesuai arahan Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi SIk MH, untuk memberangus peredaran narkoba, disambut Kapolsek Cengkareng, Jakarta Barat Kompol H Khoiri SH MH, dalam giat operasi rutin khususnya di Komplek Permata atau bisa disebut Kampung Ambon.

“Ya saat kita sedang melakukan observasi di wilayah, anggota melakukan penggeledahan di Jalan Kristal Komplek Permata diduga akan melakukan transaksi narkoba,” ujar Kapolsek Cengkareng Kompol H Khoiri, Rabu (23/1/2019).

Masih kata Kompol Khoiri didalam pengeledahan, anggota tidak menemui barang bukti, namun setelah diinterogasi seorang tersebut ternyata sering membeli narkoba dari seseorang yang tidak jauh dari lokasi Komplek Ambon.

Selanjutnya anggota melakukan penangkapan terhadap tersangka DA alias SO di kamar kost lantai 2 Jalan Gotong Royong Kapuk Cengkareng, Jakarta Barat.

“Anggota berhasil mengamankan pelaku yang diduga sebagai pemasok narkoba jenis sabu, selain itu kita amankan juga tiga paket sabu, satu unit airsoftguns, dan timbangan digital”, ungkap Khoiri.

Sementara Kanit Reskrim Polsek Cengkareng AKP Antonius menambahkan dari penangkapan tersangka diperoleh keterangan bahwa pengedar sering beroperasi di sepanjang Jalan Kristal ujung atau velbak saling bekerjasama hal pengadaan barang, antaranya OL diduga pengedar dan memproduksi narkoba jenis sabu.

“Info terakhir pelaku OL menepati rumah lama samping gereja Komplek Permata, namun saat dilakukan pengerebekan pelaku sudah tidak ada”, kata Antonius.

Kemudian didapat informasi tersangka UC yang merupakan ipar dari OL, ada juga NK seorang residivis yang baru keluar sebulan lalu dalam kasus senjata tajam.

NK saat ditangkap pada tahun 2016 lalu sempat ditembak petugas karena melawan.

Saat ini dia kembali menjadi pengedar narkoba di Jalan Kristal Ujung, katanya.

Hingga saat ini tim narkoba Polsek Cengkareng masih terus melakukan pengembangan dan penyelidikan terhadap pelaku pengedar tersebut (Hdr/Chand)

Hercules: Saya tidak tahu perusakan Nila Alam

dutainfo.com-Jakarta: Terkait perusakan di Ruko milik PT Nila Alam Kalideres Jakarta Barat, perusakan itu dibantah Hercules, bahwa itu dilakukan anak buahnya yang bernama Fransiskus Soares Rekardo alias Boby, saya sudah balik kanan kata Hercules Rosario Marshal, pada saat persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Rabu (23/1/2019).

“Saya sudah balik kanan, Bobi yang bongkar (pintu kantor), setelah pemasangan plang saya balik kanan, dan Bobi yang jaga,” ujar Hercules, di Pengadilan Negeri Jakarta Barat.

Beberapa saksi mata dari pegawai PT Nila Alam, perusakan dilakukan pada pintu gedung yang akan dijadikan kantor pemasaran dan gerbang depan.

Di gedung itu sambung saksi, ada Bobi dan rekan lainya sudah menginap sambil berjaga.

“Saya tidak lihat pembongkaran tapi sebelumnya pintu terkunci dan digembok tidak rusak,” ungkap saksi dari PT Nila Alam, Suwito.

Masih keterangan saksi Suwito, Hercules beberapa kali datang ke lokasi dengan membawa rombongan, cuma kontrol dan beberapa kali sempat ukur tanah.

Di lokasi selama tidak ada Hercules, Bobi yang pegang kendali. Petugas keamanan PT Nila Alam Ipe Sukarmin, sempat dipesan oleh Bobi agar selalu melapor jika ada tamu.

Terkait perkara ini Hercules Rosario Marshal didakwa dengan tiga pasal yakni Pasal 170 Ayat 1 KUHP juncto Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP, Pasal 335 Ayat 1 ke-1 KUHP, dan Pasal 167 Ayat 1 KUHP juncto Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP. (Tim)

Polisi Tangkap 13 Pelaku Tawuran dan 3 Orang Positif Narkoba

dutainfo.com-Jakarta: Tawuran antar dua kelompok pemuda Krukut dan kelompok Tanah Sereal Tambora Jakarta Barat, terjadi di Jalan Raya Tambora Jakarta Barat, pada Minggu (20/1/2019) dinihari, lalu mengakibatkan seorang korban jiwa bernama Adam Ilham (16) yang merupakan warga Tanah Sereal, meninggal dunia akibat luka bacok di bagian tubuhnya.

“Ya benar telah terjadi aksi tawuran dan mengakibatkan korban Adam meninggal dunia,” ujar Kapolsek Tambora Kompol Iver Son Mannosoh, pada awak media, Rabu (23/1/2019).

Masih kata Kompol Iver Son, saat itu korban bersama tiga rekannya menggunakan sepeda motor untuk mengisi bahan bakar di SPBU, selasai mengisi bahan bakar korban melewati Gang Thalib, Krukut Tamansari dimana lokasi tersebut merupakan tempat nongkrong kelompok Gasbar 03 Thalib Taman Sari Jakarta Barat.

Nah saat melewati tempat tersebut sempat mengejek beberapa anak muda yang sedang nongkrong, sehingga pelaku (F) bersama temannya langsung mengejar korban, dan terjadilah lempar batu.
“Saat dikejar korban terjatuh di Jalan Raya Tanah Sereal Raya dan langsung dibacok secara bergantian oleh para pelaku dengan menggunakan clurit dan klewang hingga korban mengalami luka bacok di vagina bahu belakang sebelah kanan, lengan sebelah kiri, punggung dan leher sebelah kiri, ungkap Kompol Iver Son.

Dalam kasus ini pihak Polsek Tambora berhasil mengamankan 13 pelaku tawuran yakni R,F,A,F,R,S dinyatakan sebagai pelaku utama pembacokan.
Tiga diantaranya positif menggunakan narkoba setelah dilakukan test urine, tutupnya. (Hdr/iyl)