Lagi Tim Intelijen Kejagung Tangkap Terdakwa Korupsi

dutainfo.com-Jakarta: Terdakwa kasus korupsi batu bara Rp 477 miliar, Kokos Jiang, ditangkap tim Intelijen Kejaksaan Agung RI, di Ciracas Jakarta Timur, Senin (11/11/2019).

Ya benar tim Intelijen Kejaksaan Agung mengamankan di Jalan TB Simatupang, Ciracas Jakarta Timur pada pukul 19.00 WIB,” ujar Jaksa Agung Muda Intelijen Kejaksaan Agung RI Jan Maringka, pada awak media, (11/11).

Masih kata Jamintel Jan S Maringka, terdakwa Kokos sempat divonis bebas oleh Pengadilan Tipikor Jakarta.

“Setelah Jaksa mengajukan Kasasi dan menganulir vonis bebas Pengadilan Tipikor Jakarta,” ungkapnya.

Berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor 3318 K/Pid.Sus/2019 tanggal 17 Oktober 2019, bahwa terdakwa Kokos Jiang alias Kokos Leo Liem terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana, tegas Jan.

Terdakwa Kokos divonis atas kasus proyek pengadaan batu bara yang telah merugikan negara Rp 477 miliar, vonis kasasi menetapkan terdakwa Kokos Jiang dihukum 4 tahun penjara dan Rp 200 juta dan pidana tambahan membayar uang penganti Rp 477 miliar, ucap Jan.
(Tim)

Jaksa Agung Senang Bila Banyak Pihak Awasi Kinerja Jaksa

Foto: Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin (ist)

dutainfo.com-Jakarta: Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin, saat kunjungan kerja ke KPK mengatakan sangat menyambut baik jika semakin banyak pihak yang melakukan pengawasan terhadap kinerja Kejaksaan.

“Jujur saja kalau makin banyak yang mengawasi saya lebih suka. Dan jika ada Jaksa yang kena, ini pendapat pribadi saya biarlah sebegai seleksi alam yang memunculkan terbaik nanti,” ujar Burhanuddin, di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (8/11/2019).

Namun Jaksa Agung ST Burhanuddin juga akan tetap memberikan pembinaan terhadap para Jaksa lainya, agar apa yang dilakukan Jaksa terjerat pidana tidak dilakukan hal serupa pada Jaksa lainya.

“Kita berikan pembinaan apa yang sudah terjadi agar menjadi contoh jadi pelajaran untuk yang lain,” ungkapnya.

Sementara Wakil Ketua KPK Laode Syarif, mengatakan soal anggapan bila ada kasus yang menjerat Jaksa penangananya akan diambil alih oleh pihak Kejaksaan Agung.

Lebih lanjut Laode mengatakan tidak ada istilah ambil alih dalam penanganan kasus-kasus di KPK.

“Memang ada beberapa kasus yang bukan diambil alih, sebenarnya kami koordinasi ke Kejaksaan,” ucapnya.

Koordinasi dilakukan karena KPK percaya kepada Kejaksaan Agung dalam menangani perkara, hal itu juga dilakukan agar kepercayaan publik terhadap Kejaksaan semakin meningkat, tutup Laode.
(Tim)

Operasi Sikat Jaya Polsek Kembangan Jakbar Amankan 13 Orang 1 Kedapatan bawa narkoba

Foto: Polsek Kembangan amankan Premanisme

dutainfo.com-Jakarta: Operasi premanisme di gelar di Jakarta Barat, secara serentak oleh Polsek wilayah hukum Jakarta Barat, salah satunya Polsek Kembangan berhasil mengamankan 13 orang premanisme dan satu orang kedapatan membawa narkoba jenis sabu.

Kegiatan operasi dipimpin Kapolsek Kembangan Jakarta Barat AKP Fahrul Sudiana yang didampingi Kanit Reskrim AKP Rulian Syauri.

“Ya operasi sasarannya adalah debt colector, juru parkir liar, dan premanisme, yang kerap meresahkan warga,” ujar AKP Fahrul Susiana, pada awak media, Jumat (8/11/2019).

Selain mengamankan 13 orang, kami juga menyita 7 dus minuman keras, dan juga mengamankan seorang berinisial ADS karena kedapatan membawa 3 bungkus kecil narkoba jenis sabu.

“Kita tetap proses hukum dan penyelidikan lebih lanjut terhadap tersangka,” ungkapnya.

Operasi Sikat Jaya yang digelar merupakan langkah menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan ini sesuai arahan dari Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi Sik MH, tutupnya.
(Chand/elw)

Operasi Sikat Jaya Polsek Kembangan Jakbar Amankan 13 Orang 1 Kedapatan bawa narkoba

Foto: Polsek Kembangan amankan Premanisme

dutainfo.com-Jakarta: Operasi premanisme di gelar di Jakarta Barat, secara serentak oleh Polsek wilayah hukum Jakarta Barat, salah satunya Polsek Kembangan berhasil mengamankan 13 orang premanisme dan satu orang kedapatan membawa narkoba jenis sabu.

Kegiatan operasi dipimpin Kapolsek Kembangan Jakarta Barat AKP Fahrul Sudiana yang didampingi Kanit Reskrim AKP Rulian Syauri.

“Ya operasi sasarannya adalah debt colector, juru parkir liar, dan premanisme, yang kerap meresahkan warga,” ujar AKP Fahrul Sudiana, pada awak media, Jumat (8/11/2019).

Selain mengamankan 13 orang, kami juga menyita 7 dus minuman keras, dan juga mengamankan seorang berinisial ADS karena kedapatan membawa 3 bungkus kecil narkoba jenis sabu.

“Kita tetap proses hukum dan penyelidikan lebih lanjut terhadap tersangka,” ungkapnya.

Operasi Sikat Jaya yang digelar merupakan langkah menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan ini sesuai arahan dari Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi Sik MH, tutupnya.
(Chand/elw)

Polsek Tanjung Duren Tangkap Puluhan Preman Di TB Angke Jakbar

Foto: Kapolsek Tanjung Duren Kompol Lambe Patabang Birana Sik, saat mengamankan puluhan premanisme di TB Angke Jakbar

dutainfo.com-Jakarta: Operasi premanisme yang digelar Polsek Tanjung Duren Jakarta Barat, berhasil menangkap puluhan preman yang kerap meresahkan masyarakat, di Jalan TB Angke Jakarta Barat.

Kapolsek Tanjung Duren Kompol Lambe Patabang Birana Sik, mengatakan operasi premanisme dilakukan di sepanjang jalan TB Angke, warung remang-remang, yang pernah terjadi pemaksaan dan jambret kemudian pak ogah yang sudah meresahkan pengendara.

“Dalam operasi ini kami melakukan pengeledahan terhadap orang yang dicurigai sebagai preman dan selanjutnya kami amankan ke Mapolsek Tanjung Duren,” ujar Kompol Lambe, pada awak media, Jumat (8/11/2019).

Masih kata Kapolsek, pihaknya akan melakukan penyisiran ditempat yang diduga terindaksi premanisme, dan akan terus kita giatkan patroli wilayah.

“Kita akan perikasa secara selektif, jika terindikasi melawan hukum akan kita proses,” tegasnya.

Kegiatan operasi preman ini merupakan atensi dari Kapolres Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi Sik MH, untuk menjadikan wilayah Jakarta Barat bersih dari aksi premanisme dan tidak ada tempat bagi premanisme,” ungkap Kompol Lambe.
(Elw/Hdr)