Danrem 052/Wkr Pimpin Sertijab Dandim 0503/JB

Foto: Danrem 052/Wkr Brigjen TNI Tri Budi Utomo saat Sertijab Dandim 0503/JB dari pejabat lama Kolonel Kav Valian Wicaksono Magdi, S.Sos kepada Dandim 0503/JB baru Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki.

dutainfo.com-Jakarta: Kodim 0503/Jakarta Barat melaksanakan pergantian jabatan Komandan Kodim di Makorem 052/Wkr, Jalan Diponegoro Boulevard Lippo Karawaci Tangerang, Sertijab dipimpin langsung Danrem 052/Wkr Brigjen TNI Tri Budi Utomo SE, Senin (6/7/2020).

Pada kesempatan itu Danrem 052/Wkr Brigjen TNI Tri Budi Utomo memberikan arahan kepada Dandim 0503/JB Yang baru Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki Sip, agar senantiasa mengikuti perkembangan pengajuan KPLB untuk almarhum Sertu RH Saputra anggota Kodim 0503/JB, dan kenali kelompok masyarakat disekitar wilayahnya termasuk kelompok anarko.

Selain itu Danrem Brigjen TNI Tri Budi Utomo juga mengucapkan terimakasih atas kinerja Kolonel Kav Valian Wicaksono selama menjabat Dandim 0503/JB, dan selamat bertugas ditempat yang baru sebagai Kasi Intel Korem 101/Antasari Kodam VI/Mulawarman.

“Pergantian jabatan ini merupakan hal yang biasa dilakukan sebagai pembinaan karir,” ungkap Brigjen Tri.

Dalam Sertijab kali ini dilakukan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan dalam pencegahan wabah Virus Covid-19.

Sementara mantan Dandim 0503/JB Kolonel Kav Valian Wicaksono Magdi, S.Sos mengucapkan terimakasih kepada seluruh Perwira, Bintara, Tamtama, dan PNS Kodim 0503/JB selama bertugas telah mendukung program-program kerja satuan.

“Kami mengucapkan terimakasih pada Perwira, Bintara, Tamtama, PNS, serta masyarakat Jakarta Barat selama kami menjabat Dandim 0503/JB selalu bersinergitas bersama-sama guna mendukung pembinaa teritorial diwilayah,” ujarnya.

Hadir dalam Sertijab Dandim 0503/JB para Perwira Staf Korem 052/Wkr, Para Perwira Staf Kodim, Dan Para Danramil.
(Hdr)

Polres Jakbar Tangkap 9 Orang Sipil Terkait Penusukan Babinsa Kodim 0503/JB

Foto: Kapolres Jakbar Kombes Audie S Latuheru saat konpers terkait penusukan Babinsa Serda RH Saputra

dutainfo.com-Jakarta: Satuan Reskrim Polres Jakarta Barat bersama personel Polda Sulsel berhasil menangkap 9 orang pelaku peristiwa pengerusakan dan pensusukan terhadap anggota Babinsa Koramil 02/Tambora Kodim 0503/Jakarta Barat.

Kapolres Jakarta Barat Kombes Audie S Latuheru mengatakan total semua pelaku ada 12 orang, namun yang diamankan Polres Jakarta Barat ada 9 orang pelaku, 3 pelaku lainnya anggota TNI dan diamankan Polisi Militer TNI (POM TNI).

“Ya 9 pelaku warga sipil, tiga lainnya ditangani Polisi Militer TNI,” ujar Kombes Audie, Jumat (3/7/2020).

Masih kata Audie, peristiwa itu berawal dimana pelaku RW itu pertama kali datang ke Hotel Mercure untuk menanyakan keberadaan pacarnya didalam daftar pasien karantina, namun tak ditemukan daftar tersebut tapi yang bersangkutan masih penasaran dan akhirnya terjadi keributan dengan Security hotel.

“RW kemudian memecahkan termogan hingga membuat suasana makin panas diantara yang bersangkutan dan security hotel hingga akhirnya RW melakukan penusukan terhadap korban Babinsa Sertu RH Saputra hingga meninggal dunia,” ungkap Kombes Audie.

Atas kejadian itu anggota yang dipimpin Kanit Krimum Polres Jakarta Barat AKP Dimitri Mahendra dan Kasubnit Jatanras Ipda Ruben George melakukan pengejaran terhadap 9 lainnya dan berhasil menangkap R di daerah Bukukkamba Sulawesi Selatan dengan kerjasama tim Resmob Polda Sulawesi Selatan.

“Setelah kejadian itu pelaku melarikan diri ke Sulawesi Selatan hingga akhirnya kami tangkap pada 1 Juli 2020 kemarin,” kata Audie.

Adapun kesembilan tersangka yang diamankan AI, S, R, HN, DA, AS, RW, RA dan RA dalam melakukan aksinya mereka punya peran masing-masing.

“Didalam melakukan aksinya para pelaku minum-minuman keras terlebih dahulu,” ucapnya.
Sementara Kanit Reskrim Polres Jakarta Barat Kompol Teuku Arsya Khadafi menambahkan keberhasilan dalam pengungkapan peristiwa ini tak lepas dari kerjasama yang baik antara pihak Polri dan Jajaran TNI yang sudah bekerjasama guna mengungkap peristiwa ini sehingga menjadi terang.

“Diketahui pula motif dari peristiwa ini adanya ajakan dari tersangka RW lantaran dendam dengan pihak security hotel, diamana awalnya hotel daerah karantina ABK COVID maka ada pengamanan dengan aparat.

Saat berselisih dengan satu orang tersangka mengajak rekan-rekannya untuk melakukan pengerusakan hingga berbuntut penusukan terhadap korban Babinsa,” katanya.

Para pelaku saat ini masih berada di Mapolres Jakarta Barat guna proses hukum lanjutan.
(Elw/Hdr)

Kodim 0503/Jakarta Barat Terima Warga Baru

Foto: Tradisi penerimaan warga baru di Kodim 0503/JB

dutainfo.com-Jakarta: Tradisi penerimaan warga baru di Kodim 0503/JB adalah hal biasa yang dilakukan saat menerima Komandan Kodim 0503/JB yang baru, dari masa ke masa, berempat di Makodim 0503/JB, Kolonel Inf Dadang Ismail Marjuki diterima sebagai warga baru Kodim 0503/JB yang selanjutnya akan menempati jabatan sebagai Dandim 0503/JB mengantikan pejabat lama Kolonel Kav Valian Wicaksono Magdi, pada Jumat (3/7/2020).

Dalam kesempatan itu Dandim 0503/JB Kolonel Kav Valian Wicaksono Magdi S.Sos menyampaikan selamat datang untuk Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki sebagai Dandim 0503/JB yang Baru.

“Selamat datang Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki Dandim baru dan selamat datang di Jakarta Barat,” ujar Kolonel Valian.

Masih kata Kolonel Valian, dalam kegiatan tradisi penerimaan warga baru ini tentunya kami tetap mengikuti protokol kesehatan.

Sementara Perwira Kodim 0503/JB Lettu Inf Sriyanto menambahkan acara tradisi penerimaan warga baru ini dihadiri seluruh personel baik Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS Kodim 0503/JB.

Bertindak sebagai pimpinan acara tradisi penerimaan warga baru adalah Kasdim 0503/JB Letkol Inf BJ Hutauruk.

Sebelumya memasuki ruang utama Makodim 0503/JB, Kolonel Inf Dadang Ismail Marjuki terlebih dahulu disambut dengan penghormatan jajar para personel Kodim yang dipimpin Kasdim Letkol Inf BJ Hutauruk.

Selanjutnya Kolonel Dadang beserta Ibu Endah Annadia El Dahlia diterima langsung oleh Dandim Kolonel Kav Valian Wicaksono dan Ibu Ratih Anggraeni di Lobby Rakyat Makodim 0503/JB.

Kegiatan berjalan lancar dan aman serta tetap mematuhi protokol kesehatan, tutupnya.
(Hdr)

Satpol PP Jakbar Dibantu TNI-Polri Grebeg Diskotek Top One

dutainfo.com-Jakarta: Diskotek Top One di Jakarta Barat, digrebek Satpol PP Jakarta Barat bersama TNI-Polri, pada Jumat (3/7/2020) pagi, dari hasil pengerebekan itu, petugas gabungan mengamankan sekitar 100 orang, termasuk karyawan Diskotik Top One.

“Ya benar telah dilakukan pengerebekan di Diskotik Top One Kebon Jeruk Jakarta Barat,” ujar Kasi OPS Satpol PP Jakarta Barat Ivand Sigiro, pada awak media, Jumat (3/7).

Masih kata Ivand, namun petugas gabungan mengalami kesulitan saat mengamankan pengunjung karena mereka bersembunyi didalam ruangan-ruangan Diskotik Top One.

“Pengerebekan kami lakukan karena pengunjung melanggar PSBB transisi, hingga saat ini tempat hiburan malam di Jakarta belum diperkenankan untuk beroperasi,” ungkapnya.

Kami bersama Dinas Pariwisata sudah melakukan investigasi pada Diskotek Top One sejak Jumat 3 Juli 2020 dinihari.

“Kita berikan sanksi bagi pengunjung yang tidak menerapkan protokol kesehatan yang tidak memakai masker diberi sanksi sosial,” kata Ivand.

Ditanya sanksi pencabutan perizinan terhadap Diskotek Top One, Kasi Ops Satpol PP Jakarta Barat Ivand Sigiro mengatakan itu akan dirapatkan kembali.

“Akan dirapatkan kembali mengenai pencabutan izin usaha Diskotek Top One,” tutupnya.
(Tim)

Penyidik Kejagung Periksa 3 Saksi Terkait Kasus Importasi Tekstil

Foto: Kapuspenkum Kejaksaan Agung RI Hari Setiyono

dutainfo.com-Jakarta: Penyidik pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, Kejaksaan Agung RI, terus mengusut kasus dugaan korupsi importasi tekstil pada Dirjen Bea dan Cukai pada tahun 2018 hingga 2020.

Tim penyidik Kejagung telah memeriksa tiga saksi guna dimintai keterangan terkait proses impor barang, Kamis (2/7/2020).

“Ya benar penyidik pada Jampidsus Kejagung RI kembali memeriksa tiga saksi terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam importasi tekstil pada Dirjen Bea dan Cukai tahun 2018-2020,” ujar Kapuspenkum Kejagung RI Hari Setiyono, pada awak media, (2/7).

Masih kata Hari, ketiga orang yang diperiksa sebagai saksi yakni Direktur PT Berkah Anugerah Shabilla Batam Dewi Sulastri, Erwin Erenano Hoesni pimpinan kerjasama operasi (KSO) Sucofindo-Surveyor Indonesia, dan Pelaksana Pemeriksaan Bidang Penindakan dan Penyidikan Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai Batam Saiful Amri Sinaga.

Pemeriksaan ketiga saksi itu guna mencari barang bukti yang terkait dengan tindak pidana dan guna mencari pihak yang dapat dimintai pertanggungjawaban.

“Pemeriksaan ini sebagai pengusaha pengurusan jasa kepabeanan (PPJK) dan dua orang pejabat yang aktivitasnya diwilayah kepabeanan dilakukan guna mencari serta mengumpulkan bukti proses import barang dari luar negeri, khususnya tekstil apa dan bagaimana syarat dan prosedurnya yang sering digunakan oleh para pengusaha importir tekstil, PPJK serta bagaimana aturan yang seharusnya,” kata Hari.

Sebelumya diberitakan penyidik Kejagung telah menetapkan lima orang tersangka terkait kasus dugaan penyalahgunaan wewenang dalam importasi tekstil pada Dirjen Bea dan Cukai tahun 2018 hingga 2020.

Empat orang tersangka merupakan pejabat Bea dan Cukai Batam, satu orang berasal dari pihak swasta pengusaha.
(Tim)